Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Seperempat Pusat Kesehatan di Dunia Kekurangan Air Bersih

📅 Jumat, 05 Apr 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seperempat Pusat Kesehatan di Dunia Kekurangan Air Bersih Doc: AFP/Ahmad AL-BASHA
Ket. Krisis Air l Warga Kota Taez, di wilayah konflik Yaman, berkumpul sambil membawa jerigen untuk mendapatkan air bersih pada Rabu (3/4). Berdasarkan laporan PBB, saat ini 1 dari 4 pusat kesehatan secara global mengalami kekurangan pasokan dan akses terhadap air bersih.

LONDON - Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis Rabu (3/4) menyatakan 2 juta orang di seluruh dunia menggunakan fasilitas pusat kesehatan dengan akses air bersih yang terbatas. Temuan PBB itu didukung dengan data yang memperlihatkan 1 dari 4 pusat kesehatan kekurangan air bersih. Bahkan di negara-negara termiskin dunia, setengah dari fasilitas kesehatan tidak miliki layanan air bersih yang memadai.

"Masalah krisis air bersih ini berdampak buruk pada ibu dan bayi yang baru lahir. Lebih dari satu juta bayi baru lahir meninggal dunia akibat proses persalinan yang tidak higienis. Sementara rasio infeksi pada seluruh pasien di pusat-pusat kesehatan ini mencapai 15 persen," demikian laporan PBB.

Di seluruh dunia, hampir 900 juta orang tidak memiliki akses air bersih di pusat-pusat kesehatan lokal atau mereka harus menggunakan air dari sumur yang tidak bersih. Sementara 1 dari 5 pusat kesehatan kekurangan toilet.

Para pemimpin dunia pada 2015 lalu menyetujui akses kepada air bersih dan sanitasi menjadi salah satu target sebelum 2030. DW/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Olahraga
PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol...
Olahraga
Gagal Juara Bukan Akhir! Ti...
Daerah
Antisipasi Gempa Susulan, M...
Pemkab Bogor Rancang Pusat Ekonomi Baru untuk Buka Lapangan Kerja

Pemkab Bogor Rancang Pusat Ekonomi Baru untuk Buka Lapangan Kerja

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.