Koran Jakarta | December 19 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Bupati Mojokerto Beli 30 Unit Mobil atas Nama Pihak Lain

Rabu 19/12/2018 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP), kembali menjadi tersangka dalam dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Bupati Mojokerto Beli 30 Unit Mobil atas Nama Pihak Lain

Rabu 19/12/2018 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP), kembali menjadi tersangka dalam dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ini merupakan perkembangan penanganan perkara yang dilakukan melalui proses penyidikan terhadap Mustofa atas dua tindak pidana korupsi yakni dugaan suap terkait pembangunan Menara Telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto Tahun 2015 dan dugaan penerimaan gratifikasi.

Mustofa diduga menerima total pemberian gratifikasi sebesar 34 miliar rupiah yang diterima dari rekanan pelaksana proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Dinas dan Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) atau Organisasi Perangkat Daerah (ODP), Camat, Kepala Sekolah SD sampai SMA di lingkungan Kabupaten Mojokerto.

KPK menduga uang gratifikasi yang diterima Mustofa digunakan untuk keperluan lain bukan atas namanya atau pembelian sejumlah barang dengan nama pihak lain dengan tujuan agar dapat menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan tersebut. Salah satu barang yang dibeli Mustofa menggunakan pemberian uang gratifikasi adalah 30 unit mobil atas nama pihak lain.

“MKP diduga menempatkan, menyimpan, dan membelanjakan hasil penerimaan gratifikasi berupa uang tunai sebesar sekitar 4,2 miliar rupiah; kendaraan roda empat sebanyak 30 unit atas nama pihak lain; kendaraan roda dua sebanyak dua unit atas nama pihak lain dan jetski sebanyak lima unit,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (18/12).

 

Simpan Uang Tunai

 

Selain itu, Mustofa juga diduga telah menyimpan secara tunai atau sebagian disetorkan ke rekening bank yang bersangkutan atau diduga melalui perusahaan milik keluarga pada Musika Group, yaitu CV, Musika, PT Sirkah Purbantara (SPU-MIX) dan PT Jisoelman Putra Bangsa dengan modus utang bahan atau beton.

Febri menambahkan, penyidik KPK telah melakukan penyitaan sejumlah aset dan dokumen milik Mustofa saat melakukan penggeledahan di sejumlah tempat beberapa waktu lalu, yaitu berupa 30 unit mobil; dua unit sepeda motor; lima unit jetski; uang tunai sekitar 4,2 miliar rupiah; dan dokumen Musika Group yang terkait dengan Mustofa.

Sebelumnya, Mustofa juga diduga menerima suap sekitar 2,350 miliar rupiah dari Permit and Regulatory Division Head PT Tower Bersama Infrastructure (Tower Bersama Group), Ockyanto (OKY) dan sebesar 550 juta rupiah dari Direktur Operasi PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), Onggo Wijaya (OW) terkait dengan Pengurusan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto tahun 2015. 

 

ola/P-4

Tampilkan Semua

Curah Hujan Tinggi

Selasa 18/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Penuh Semangat

Selasa 18/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Pemalsu Data Kredit Daring Ditangkap

Selasa 18/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Ja­tim) mengungkap kasus pemalsuan data untuk cicilan be­lanja online, yang dilakukan seorang mantan tenaga pen­jualan sepeda motor. Modus tersangka, Diky Widiyanarko, asal...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Jalankan Kewenangan Konstitusional dengan Baik

Selasa 18/12/2018 | 04:53
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengajak tujuh anggota MPR PAW yang baru dilantik, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/12) untuk menjalankan tugas dan wewenang konstitusional MPR dengan sebaikbaiknya dan penuh tanggungjawab sehingga memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya sebagai anggota MPR PAW adalah Lukman Hakim Hasibuan dari Fraksi PPP Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara III menggantikan Fadly Nurzal; Erick Adrata Ritonga dari Fraksi Hanura Dapil Sumatera I menggantikan Rufinus Hotmaulana Hutahuruk; Ferdinand Sampurna Jaya dari Fraksi Hanura Dapil Lampung I menggantikan Frans Agung Mula Putra.

Kemudian, Timbul Manurung dari Fraksi Hanura Dapil Jawa Barat I menggantikan Moh Arief Suditomo; Erislan dari Fraksi Hanura Dapil Jawa Barat II menggantikan Dadang Rusdiana; pendeta Tetty Pinangkaan menggantikan Syarifuddin Sudding dan Jalaludin Akbar menggantikan Mukhtar Tompo, keduanya juga dari Fraksi Hanura. rag/AR-3

Tampilkan Semua

MA Pihak yang Berwenang Tentukan kebutuhan Hakim Agung

Selasa 18/12/2018 | 04:42
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, Senin (17/12) telah menggelar sidang pembacaan gugatan dengan Perkara No. 270/G/2018/PTUN-JKT terhadap Keputusan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Hakim Agung RI Tahun...
Selengkapnya

Serahkan Cindera Mata

Selasa 18/12/2018 | 04:36
A   A   A   Pengaturan Font
Ketua MPR Zulkifli Hasan (tengah) menyerahkan cinderamata kepada Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) HM. Munawaroh (kanan) usai menyampaikan paparan tentang sosialisasi empat pilar dan melantik PB PDHI di Kompleks...
Selengkapnya

Menyampaikan Pesan Pemilu Damai Lewat Wayangan

Selasa 18/12/2018 | 04:26
A   A   A   Pengaturan Font
Kesenian wayang kulit adalah kesenian tradisional di Indonesia. Tapi seiring perkembangan zaman, keberadaan kesenian tradisional kian terdesak. Maka, untuk melestarikan kesenian tradisional yang merupakan aset dan warisan bangsa,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Goldman Sachs Tuduh Malaysia Berbohong

Rabu 19/12/2018 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
Goldman Sachs kecewa, apalagi mereka tidak diberi kesempatan menjelaskan soal tuduhan itu, dan tiba-tiba diperkarakan.

NEW YORK- Perusahaan investasi atau bank penanaman modal dan jasa keuangan asal Amerika Serikat, Goldman Sachs, menyangkal tuduhan pemerintah Malaysia yang menyatakan mereka terlibat dan menerima jatah dalam skandal korupsi lembaga 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

Goldman Sachs balik menuduh Negeri Jiran itu berdusta sehingga merasa terjebak dalam pusaran kasus. “Sejumlah mantan pejabat Malaysia dan 1MDB berdusta kepada Goldman Sachs, di luar penasihat dan pihak lain, tentang penggunaan dari transaksi ini,” demikian pernyataan disampaikan Goldman Sachs, Selasa (18/12).

Selepas pemerintah Malaysia menyatakan akan memperkarakan Goldman Sachs ke meja hijau pada Senin, nilai saham bank investasi itu langsung anjlok 2,7 persen di bursa. Negeri Jiran menyatakan dua mantan bankir Goldman Sachs bertanggung jawab dalam skandal itu.

Mereka adalah mantan Kepala Cabang dan Direktur Operasional Goldman Sachs Asia Tenggara, Tim Leissner, serta mantan direktur Roger Ng Chong Hwa. Di samping itu, Malaysia juga menjerat mantan pegawai 1MDB, Jasmine Loo Ai Swan serta pengusaha sekaligus ahli keuangan Low Taek Jho atau Jho Low turut didakwa melakukan korupsi. Leissner telah bekerja sama melakukan penyuapan dengan Jho Low, untuk memastikan perusahaan itu menang dalam tender.

 

Akan Menyangkal

 

Goldman merasa kecewa, apalagi mereka tidak diberi kesempatan menjelaskan soal tuduhan itu, dan tiba-tiba diperkarakan. Mereka menyatakan akan menyangkal segala sangkaan melalui jalur hukum.

“Direktur dan dewan direksi 1MDB selalu melapor kepada perdana menteri saat itu, dan mereka menjamin dalam setiap transaksi tidak melibatkan pihak ketiga,” lanjut pernyataan Goldman Sachs.

Jho Low adalah tokoh yang disebut-sebut sebagai dalang di korupsi besar-besaran 1MDB, yang sampai saat ini masih buron. Goldman Sachs menjadi salah satu objek pemeriksaan lantaran diduga membantu menjual tiga obligasi 1MDB senilai 6,5 miliar dollar AS, dengan biaya jasa sebesar 600 juta dollar AS.

Penjualan obligasi itu juga tengah diselidiki oleh enam negara, termasuk Amerika Serikat. Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas, mengatakan dakwaan terhadap Goldman Sachs dikeluarkan berdasarkan Undang-Undang Sekuritas Negara.

Thomas menuturkan jaksa tengah mencari legalitas untuk menjatuhkan denda terhadap Goldman Sachs, yang diduga menyalahgunakan dana hasil penjualan obligasi 1MDB sebesar 2,7 miliar dollar AS. Goldman Sachs juga dituduh menerima imbalan 600 juta dollar AS karena membantu penjualan tersebut.

Kementerian Hukum AS menyatakan uang 1MDB sebesar 4,5 miliar dollar AS telah disalahgunakan, termasuk uang hasil penjualan obligasi yang dilakukan Goldman Sachs dan sejumlah pejabat 1MDB sejak 2009 hingga 2014. 

 

AFP/gma/P-4

Tampilkan Semua

PM May Peringatkan Bahaya Referendum Ulang

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PM Inggris memperingatkan bahwa referendum ulang Brexit bisa menyebabkan perpecahan, juga berpotensi merusak intergritas politik Inggris. LONDON - Perdana Menteri Inggris, Theresa May, akan memperingatkan anggota parlemen agar tak...
Selengkapnya

Dubes Kanada Bertemu Warganya yang Ditahan Tiongkok

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
OTTAWA – Duta Besar Kanada untuk Tiongkok, telah bertemu dengan warga negara Kanada kedua yang ditahan otoritas di Tiongkok karena tuduhan telah membahayakan keamanan nasional. Informasi itu disampaikan Kementerian Luar Negeri...
Selengkapnya

Prancis Segera Terapkan Pemangkasan Pajak

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PARIS – Pemerintah Prancis melalui parlemen diwartakan akan segera melaksanakan pemangkasan pajak dan menaikkan upah minimum. Langkah ini diambil untuk menghentikan aksi unjuk rasa antipemerintah yang telah berlangsung selama...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Paket Anyar Indosat

Selasa 18/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Group Head Core Proposition PT Indosat Ooredoo Tbk, Evelyn Jimenez (tengah) bersama Head of Region Jabotabek Indosat Ooredoo, Edi Riyanto, dan Content Creator, Rachel Goddard saat pelunuruan Unlimited Instagram di Jakarta, pekan lalu. Menyambut liburan dan perayaan akhir tahun, IM3 Ooredoo paket unlimited membuat internetan lebih seru, karena bisa akses ke aplikasi Instagram.

Tampilkan Semua

Kerja Sama Profesi

Selasa 18/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono (tengah) bersama Direktur BTN Iman Nugroho Soeko, Dirut IAPI Tarko Sunaryo, Dirut DPN-MAPPI Okky Danuza, dan Direktur Bank BTN Andi Nirwoto usai penandatanganan kerjasama di...
Selengkapnya

Panen Sawit_01

Selasa 18/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Buruh memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal perkebunan sawit di Kecamatan Ranomeeto Barat, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (17/12). Setiap buruh mendapatkan upah 17 ribu rupiah per ton dari pekerjaan itu ditambah...
Selengkapnya

Anak Usaha WSKT Beli Tanah Rp127,85 Miliar

Selasa 18/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), yakni PT Waskita Karya Realty (WKR) melakukan transaksi pembelian tanah dengan PT Graha Ekatama sebesar 127,85 miliar rupiah. Senior Vice President Corporate Secretary Waskita...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemprov NTT Terus Kembangkan Sektor Wisata

Senin 17/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi kawasan pariwisata baru yang muncul seiring dengan meningkatnya popularitas Pulau Komodo, Danau Kelimutu di Ende, dan beberapa destinasi pantai lain. Segala upaya dilakukan pe­merintah provinsi (Pemprov), yang mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat untuk mendongkrak jumlah kun­jungan wisatawan.

Dukungan juga dilaku­kan oleh BUMN, melalui PT Angkasa Pura I (Persero) dengan mengadakan kegiatan talkshow collaborative desti­nation development (CDD) bertema Explore The Amazing Destination at East Nusa Teng­gara. Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan pekan lalu tersebut guna mendukung pengembangan potensi pari­wisata di Provinsi NTT.

Untuk mengetahui lebih jauh upaya pengembangan pariwisata yang telah dan akan dilakukan di wilayah ini, wartawan Koran Jakar­ta, Muhammad Zaki Alatas, berkesempatan mewawan­carai Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, di Jakarta, belum lama ini. Berikut petikan se­lengkapnya.

Bagaimana Anda melihat acara talkshow CDD?

Ini sangat bagus dan secara pribadi saya berterima kasih kepada PT Angkasa Pura I (Per­sero), khusus kepada Dirut, Faik Fahmi, yang berinisiatif menggelar acara ini. Pertemu­an CDD tidak boleh berhenti dan mesti ditindaklanjuti.

Selain Pulau Komodo, NTT punya banyak potensi pariwisata yang bisa dikem­bangkan dan menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun internasional.

Namun, saya mengakui saat ini masih kurangnya inovasi dan kreativitas membuat po­tensi wisata yang ada belum bisa dinikmati secara maksimal.

Terkait jumlah kunjungan wisatawan bagaimana sebar­annya?

Jumlah wisatawan domestik di wilayah NTT masih didomi­nasi oleh Kota Kupang sebesar 50 persen. Sementara wisa­tawan mancanegara (wisman) dikontribusi oleh Kabupaten Manggarai Barat (Labuan Bajo) sebesar 62 persen, Ende 8 per­sen, Sikka (Maumere) 8 persen, dan Kota Kupang 7 persen.

Kenapa Kupang masih mendominasi?

Iya masih. Kota Kupang adalah gerbang utama bagi NTT, baik dalam mendukung kegiatan ekspor-impor mau­pun sebagai hub pariwisata, di mana konektivitas udaranya dikontribusi oleh penerbangan perintis intra 13 bandara.

Bagaimana dengan Pulau Komodo?

Pulau Komodo di Labuan Bajo masih menjadi tujuan utama favorit bagi wisatawan mancanegara. Sehingga diha­rapkan tren ini dapat memberi­kan dampak tidak langsung bagi Kupang. Kupang bisa di­optimalkan potensinya sebagai tempat transit bagi wisatawan dari Indonesia bagian timur dan Timor Leste ataupun luar negeri, khususnya Australia.

Memangnya berapa ba­nyak jumlah kunjungan wisa­tawan ke Pulau Komodo?

Berdasarkan data Balai Taman Nasional Komodo, kunjungan wisman Janu­ari–Agustus 2018 mayoritas dikontribusi oleh wisatawan asal Australia (8.100 orang). Diikuti wisman dari Inggris (7.300 wisatawan), Spanyol (6.900), Jerman (6.400), dan Amerika Serikat (6.000).

Apa saja dukungan PT Angkasa Pura I untuk pari­wisata di NTT?

Kami mendapatkan du­kungan dari PT Angkasa Pura I untuk meraih target wisatawan di NTT berupa peningkatan trafik pesawat dari dan me­nuju Kupang melalui Bandara El-Tari. Infomasi dari Dirut PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, kalau mereka akan mem­berikan insentif full berupa bebas biaya landing fee kepada maskapai yang membuka rute baru selama enam bulan serta bebas biaya promosi di bandara selama satu bulan.

Bagaimana dengan ren­cana Anda menaikkan harga tiket ke Pulau Komodo, bisa dijelaskan?

NTT itu indah dan kecil. Yang datang harus menge­luarkan biaya besar. Pulau Ko­modo itu indah, eksotik, dan langka. Jangan dijual murah. Turis asing yang masuk harus bayar 500 dollar Amerika Seri­kat (AS), semua ribut.

Tarif masuk ke Pulau Komodo tersebut tidak begitu mahal jika di­bandingkan de­ngan Bhutan yang me­netapkan tarif 250 dollar AS per hari bagi turis yang datang. Para turis pun diwajibkan untuk tinggal minimal 10 hari.

Memang sebelumnya berapa?

Saat ini tiket masuk ke Pulau Komodo berdasarkan Peraturan Pemerintah No 12 Tahun 2014 dan Keputusan Dirjen PHKA Nomor: SK.133/IV-SET/2014 adalah sebesar 150 ribu rupiah untuk wisa­tawan mancanegara dan 5.000 rupiah untuk wisatawan do­mestik. Harga tersebut berlaku untuk per orang per hari.

Jadi menurut Anda wajar jika tarif itu naik?

Sangat wajar jika harga tiket masuk ke Pulau Komodo di­naikkan. Apalagi Komodo me­rupakan satu-satunya hewan purba di dunia yang hanya ada di Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Biarlah komodo punya harga luar biasa. Masa hewan purba satu-satunya di dunia, murah lagi.

Lalu, untuk apa kenaikan tarif itu?

Kenaikan tarif masuk Pulau Komodo akan menggenjot ekonomi daerah dan warga se­kitar. Dengan adanya manfaat ekonomi tersebut, warga akan lebih menjaga lingkungan di kawasan wisata sehingga ke­berlanjutan industri wisata ke depan bisa terjaga.

N-3

Tampilkan Semua

Tumbuhkan Semangat Wirausaha Warga Surabaya

Senin 26/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kehadiran ekonomi kreatif berperan penting dalam perekonomian nasional sehingga mampu menyumbang Pendapatan Do­mestik Bruto (PDB) hingga 922 triliun rupiah pada 2016. Jum­lah itu diperkirakan akan terus naik 10 persen setiap...
Selengkapnya

Bersatu Membangun Maybrat secara Bermartabat

Senin 19/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak dimekarkan tahun 2009, permasalahan Ibu Kota Kabupaten Maybrat tidak ada titik temu. Dalam UU Nomor 13 Tahun 2009, Ibu Kota Maybrat ditetapkan di Kumurkek. Tapi, UU itu kemudian digugat ke Mahka­mah Konstitusi (MK). Dalam...
Selengkapnya

Pemkab Belitung Sejahterakan Rakyat lewat Pariwisata

Senin 12/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, sejumlah upaya dilakukan pemerintah daerah didukung pemerintah pusat, dalam hal ini Kemente­rian Pariwisata (Kemenpar). Seperti dilakukan Kabupaten Belitung yang akan mengge­lar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Apresisasi dan Penghargaan

Senin 17/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Ketua Panitia Perayaan 50 tahun Bangun Tjipta Sarana (BTS) Muhadjir Manan (tengah) berfoto bersama sejumlah mantan atlet dan atlet pada acara kick-off press conference Bangun Tjipta Golden Run, Jakarta, Sabtu (15/12). Dalam rangka menyambut HUT ke 50 Tahun, BTS akan menggelar Bangun Tjipta Golden Run 2019 pada 20 Januari 2019 mendatang dengan mengusung tema “Apresiasi Membangun Prestasi” dan akan memberikan apresisasi dan penghargaan dalam bentuk tabungan hari tua kepada enam mantan atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia.

Tampilkan Semua

Agar Ruang Terlihat Lebih Luas

Senin 17/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kadang para pemilik rumah lupa bahwa ruang tamu memiliki sumbu vertikal yang mampu dimaksimalkan untuk membuat ruangan nampak lebih luas. Dengan menambahkan dekorasi vertikal, mata akan fokus melihat ke arah atas. Dekorasi vertikal yang...
Selengkapnya

Padukan Bangunan Baru dan Lama

Senin 17/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Arsitek menggunakan prinsip perpaduan unik dalam rancangan proyek proyeknya. Tujuannya untuk melestarikan bangunan secara utuh. Rumah memerlukan renovasi menyesuaikan kebutuhan pemilik rumah yang terus berkembang. Renovasi bukan berarti...
Selengkapnya

Kombinasi Serasi dalam Menata Interior

Senin 17/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ada beberapa cara menata interior agar rumah terasa menyenangkan. Dengan suasana rumah yang segar, keluarga dan tamu yang datang akan merasa nyaman untuk berlama-lama tinggal di dalam rumah Anda. Menurut Arie, desainer dari...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Spirit of Millennials Games Day

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Peserta Game online di acara Spirit of Millennials Games Day di JI Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (13/12). Festival ini merupakan bagian dari program Spirit of Millennials yang diinisiasi Telkom Kementerian BUMN untuk memberikan wadah kreativitas dan inovasi bagi karyawan muda yang akan dibentuk di masing-masing BUMN guna mendorong semangat transformasi BUMN dalam menghadapi era perubahan.

Tampilkan Semua

Hindari “Overcharge” dengan “Powerbank” Pintar

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Produsen alat pengisian daya secara mobil asal Amerika Serikat, Rav Power menawarkan keunggulan pada kekuatan. Dengan teknologi iSmart 2.0 mampu mendeteksi kebutuhan daya perangkat sehingga tidak terjadi overcharge (mencas...
Selengkapnya

Ponsel Premium dengan e-SIM

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Apple secara resmi memasarkan produknya terbarunya yaitu iPhone X di Indonesia. Apple baru ini dikenalkan pada peluncuran perdana produk ini di Jakarta, Jumat (14/12). iPhone X ditawrkan dengan tiga seri yaitu iPhone XS, iPhone XS Max,...
Selengkapnya

Operator Fiber Optik Modernisasi Layanan

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Metode jaringan FTTH (fiber to the home) menjadi layanan internet terbaik untuk rumah tangga. Operator berusaha meluaskan cakupan, kualitas, dan variasi conten untuk menarik jumlah pelanggan. Di Indonesia pemain internet pita lebar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Peluncuran “Charging Station”

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Irit Sekaligus Nyaman untuk Jarak Jauh

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah sempat didera kekhawatiran terkena kemacetan di jalur tol Jakarta-Cikampek, akhirnya perjalanan menuju kota Yogyakarta dengan menggunakan Suzuki SX4 S-Cross tetap melalui jalur bebas hambatan yang di kanan-kirinya penuh dengan...
Selengkapnya

Era Mobil Listrik Dimulai

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai kendaraan masa depan yang hemat dan ramah lingkungan, mobil listrik membutuhkan infrastruktur pengisian daya listrik di banyak tempat. Untuk memudahkan konsumennya APM (agen pemegang merek) merintis penyediaan stasiuan pengecasan...
Selengkapnya

Trik Aman Menerobos Genangan Banjir

Rabu 5/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Musim hujan merupakan tantangan bagi pengemudi dalam mengendari mobil. Banyaknya masalah yang timbul karena curah hujan yang tinggi menjadi masalah bagi lalu lintas dan juga keselamatan, mulai dari kemacetan, pohon tumbang, tanah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

MU Disponsori Chivas

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Klub sepakbola Inggris, Manchester United (MUFC) mendapat dukungan sponsor dari produk minuman Chivas Regal selama tiga tahun, dimulai pada musim kompetisi 2018/2019. Secara resmi menjalin kerjasama, Chivas selama tiga tahun ke depan akan mendukung penuh perjuangan MUFC dalam menca­pai kesuksesan. Managing Director Pernod Richard Indonesia Edhi Sumadi, selaku perwakilan dari pihak Chivas mengatakan kolaborasi dengan MU merupakan yang pertama kalinya.

“Kolaborasi ini akan membawa kes­uksesan, perpaduan antara kehidupan, sepakbola, dan bahan gandum terbaik untuk pembuatan Chivas. Ini kesempatan pertama dari kerja sama tiga tahun yang dimulai pada musim 2018/2019. Kedua­nya merupakan brand besar dan sama-sama sukses di bidangnya. MU adalah klub sepakbola yang besar dan sukses, seperti halnya Chivas. Maka keduanya layak un­tuk bekerjasama meraih sukses,” ujar Edhi, dalam jumpa persnya di Blowfish, Jakarta, baru-baru ini.

Edhi menyebut bahwa MU memiliki penggemar yang besar di dunia. Klub asal Manchester, Inggris, itu bahkan sangat di­minati serta memiliki fans besar di Indone­sia. yzd/S-1

Tampilkan Semua

Napoli Jaga Jarak

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
ROMA – Gol tunggal Arka­diusz Milik di pengujung per­tandingan saat Napoli dijamu Cagliari, Senin (17/12) dini hari WIB, membawa pasukan be­sutan Carlo Ancelotti itu menjaga jarak dari pe­muncak klasemen Liga Serie...
Selengkapnya

Messi Bawa Barca Pesta Gol

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MADRID – Bintang Barcelona Lionel Messi kembali menunjuk­kan sihirnya ketika klub raksasa Catalan itu mengalahkan Levante 5-0, dalam pertandingan lanjutan La Liga yang digelar di Ciutat de Va­lencia, Senin (17/12) dini hari...
Selengkapnya

Hazard Percaya Peluang Chelsea

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Kemenangan Chelsea atas 2-1 tuan rumah Brighton & Hove Albion dalam pertandingan lanjutan Liga In­ggris, Minggu (16/12) malam WIB, membawa “The Blues” tetap menjaga harapan untuk persaingan gelar musim...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Meminimalkan Ancaman Fintech

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

OLEH DR NUGROHO, SBM, MSI

Industri jasa keuangan Indonesia saat ini tengah disibukkan kehadiran financial technology (Fintech), suatu gabungan antara jasa keuangan dan kemajuan teknologi informasi (TI). Pelayanannya menggunakan sistem online atau dalam jaringan (daring). Ada yang menyebut sumbangan fintech terhadap PDB Indonesia saat ini mencapai 25,97 triliun rupiah. Berkat fintech, konsumsi rumah tangga Indonesia juga didorong hingga mencapai 8,94 triliun. Kredit lewat fintech 7,64 riliun, sedangkan investasi sektor fintech 5,69 triliun.

Layaknya fenomena bisnis baru, fintech menimbulkan pro kontra karena manfaat dan masalah yang ditimbulkan. Banyak manfaat kehadiran fintech, di antaranya meningkatkan inklusi keuangan. Maksudnya, cara orang yang membutuhkan bisa mengakses jasa keuangan, terutama mendapatkan kredit dengan cepat dan mudah.

Sektor UMKM yang sering sulit mendapat pinjaman dari perbankan formal, sangat dibantu layanan fintech, meskipun kreditnya relatif kecil karena dibatasi OJK. Tapi, itu sudah membantu UMKM yang kadang-kadang memang tidak membutuhkan dana besar. Mereka juga membutuhkan prosedur yang gampang. Banyak syarat pinjaman fintech sangat mudah. Calon debitur cukup meng-upload e-KTP.

Kelompok lain yang diuntungkan kehadiran fintech adalah pelaku usaha dan masyarakat daerah terpencil yang tak ada jaringan kantor bank. Fintech membuat jasa keuangan bisa menjangkau daerah-daerah terpencil. Ini membantu BI dan OJK meningkatkan inklusi keuangan.

Pihak lain yanag dibantu, usahawan ataupun masyarakat biasa yang tak mau repot urusan birokrasi rumit perbankan. Bagi kaum milenial, fintech juga pas dengan gaya hidup mereka. Selain praktik, fintech juga menyangkut gaya hidup. Meminjam dana lewat fintech lebih bergengsi dari bank. Sama halnya kaum milenial lebih senang berbelanja daring daripada di mal, hanya karena pertimbangan gaya hidup.

Di samping membawa manfaat, fintech juga membawa ancaman dan masalah. Salah satunya, akan menggusur bank-bank formal dan konvensional. Dua dekade lalu, Bill Gates menyatakan, banking is necessary, banks are not. “Perbankan diperlukan, tetapi bank tidak dibutuhkan.” Pendiri Microsoft itu sudah memprediksi kehadiran virtual banking atau fintech.

Untuk menghadapinya, bank harus punya strategi. BRI, misalnya, berencana meluncurkan kredit online. Cara lain mempermudah prosedur pemberian kredit, khususnya UMKM. Biasanya, agunan menjadi masalah bagi UMKM untuk mendapat kredit bank. Kerja sama dengan, misalnya, PT Askrindo untuk menjaminkan kredit, UMKM bisa mendapat dana kredit secara mudah. Beberapa pemerintah provinsi seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat menganggarkan penjaminan kredit UMKM dari APBD.

Ilegal

Masalah timbul karena praktik fintech ilegal dan curang. Di antaranya, bunga kreditnya mencekik, penyalahgunaan data nasabah, penagihan tanpa etika, dan tindak penipuan lain. Contoh, penipuan oleh UN Swissindo. Dengan modus menyertakan sertifikat Bank Indonesia fiktif, organisasi ini menjanjikan penghapusan kredit bank setelah debitur menyerahkan sejumlah uang.

Demikian pula kasus investasi bodong oleh Koperasi Pandawa. Bermodal iming-iming tingkat bunga simpanan yang sangat menggiurkan, ribuan orang akhirnya terjebak sebagai korban penipuan. Kasus penipuan di sektor jasa keuangan terjadi lewat aplikasi online sesuai dengan ciri utama fintech. Tekniknya pun sangat beragam.

Metode yang sering digunakan, pemberian pinjaman tanpa melihat riwayat kredit, permintaan transfer sejumlah dana sebagai syarat pencairan kredit, serta permintaan informasi PIN atau password rekening perbankan. Melihat berbagai masalah tersebut pada akhir November 2018 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir 309 aplikasi dan 76 situs fintech ilegal.

Langkah ini mirip pemerintah Tiongkok. Secara historis industri fintech mulai populer di tirai bambu setelah otoritas perbankan mengetatkan penyaluran kredit pada 2010. Dalam laporan bertajuk “The Rise of Fintech in China: Redefining Financial Services,” Bank DBS dan Ernst & Young mencatat lima faktor pendorong bisnis fintech Tiongkok berkembang. Salah satunya, porsi kredit UMKM hanya 20-25 persen dari total pinjaman perbankan. Tak pelak kredit dari orang ke orang secara personal atau “peer to peer” (P2P) menjadi pilihan sumber dana para pelaku UMKM.

Masalah mulai muncul ketika terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan pengetatan likuiditas. Pada 2016 regulator tirai bambu menggambarkan industri ini sebagai skema Ponzi senilai 7,6 miliar dollar AS yang menipu hingga 900.000 orang. Tercatat sekitar 80 persen dari 6.200 platform P2P lending Tiongkok telah ditutup. Lantaran diawasi secara ketat di negeri asalnya, para pelaku kejahatan ini beralih menyasar ke negara lain, termasuk Indonesia.

BI mengantisipasi masalah fintech telah menerbitkan peraturan Nomor 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial. Isinya, seluruh penyelenggara fintech wajib terdaftar dan diawasi BI. Jumlah pelaku fintech sistem pembayaran resmi 45 penyelenggara. Demikian pula OJK juga mengeluarkan peraturan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis TI. OJK mencatat penyelenggara fintech P2P lending resmi per Oktober 2018 sebanyak 73 perusahaan.

Di samping PI dan POJK, perlu edukasi atau pembelajaran bagi masyarakat sangat untuk menangkal masalah-masalah yang ditimbulkan fintech. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2016 menunjukkan, indeks inklusi keuangan Indonesia baru mencapai 67,8 persen. Artinya, masyarakat pengguna layanan jasa keuangan di Indonesia mencapai 67,8 persen. Namun, hanya 29,7 persen yang melek keuangan. Kesimpulannya, banyak orang yang telah memiliki akses keuangan, tidak dibekali pemahaman produk jasa tersebut secara memadai.

BI bersama otoritas lain memang secara berkala mengedukasi masyarakat. Namun, perlu disadari tanggung jawab edukasi bukan hanya tugas regulator. PBI Nomor 16/1/PBI/2014 tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran menggarisbawahi, Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran juga wajib mengedukasi masyarakat

Materi edukasi, perlu mengingatkan konsumen agar tidak menjadi korban kejahatan fintech ilegal. Pastikan fintech tersebut terdaftar di BI atau OJK. Apabila terkendala, rakyat dapat mengonfirmasi langsung ke contact center, email, atau media sosial otoritas.

Masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur penawaran yang terlalu muluk. Konsumen harus tetap waspada menyikapi janji tingkat pengembalian dana yang lebih tinggi dari lembaga keuangan formal pada umumnya. “Too good to be true, it is not true.” Sesuatu yang tampak terlalu baik biasanya menyimpan salah. Jadi, fintech baik memaksimalkan inklusi keuangan dan kepraktisan. Cegah masalah dengan memperhatikan PBI dan POJK .

Penulis Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip

Tampilkan Semua

Perusakan Baliho

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Semakin dekat perhelatan Pemilu Serentak 2019 keadaan bukan tambah tenang, tapi justru kian “panas”. Hal ini tidak terlepas dari berbagai rentetan peristiwa di sejumlah wilayah. Terakhir adalah perusakan baliho dan atribut...
Selengkapnya

Strategi Mengelola Utang agar Produktif

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Utang Cerdas Masa Depan Kaya Penulis : Stanley Christian Tebal : 151 hal Penerbit : Elex Media Komputindo Cetakan : 2018 ISBN : 978-602-04-5923-3 Dalam kehidupan sehari-hari, mansuia tidak pernah bisa terlepas dari uang....
Selengkapnya

Hal yang Jangan Dilakukan Anak Baru

Senin 17/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertanyaan: Bu Rossa, saya baru diterima bekerja di sebuah perusahaan swasta. Apa yang harus saya perhatikan agar dapat diterima dengan baik di lingkungan kerja yang baru? Jawaban: Anak baru punya etikanya sendiri. Salah melangkah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Catriona Gray Miss Universe Keempat dari Filipina

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Malam Grand Final kontes kecantikan Miss Universe 2018 telah usai digelar di Bangkok, Thailand, Senin (17/12) malam. Wakil dari Filipina, Catriona Gray dinobatkan sebagai Miss Universe 2018. Sebuah kebanggaan tersendiri tentunya bagi Asia, khususnya bagi Filipina. Catriona Gray berhasil membawa pulang mahkota Miss Universe ke Filipina, dan menjadi gelar keempat yang berhasil diraih oleh Filipina di salah satu kontes kecantikan paling bergengsi di dunia itu.

Sejak sesi karantina hingga grand final, Catriona Gray mampu memikat hati para juri. Begitu pula pada saat sesi pertanyaan di babak akhir. Gray mendapat pertanyaan dari juri, dan ia menjawab dengan mantap. "Pelajaran apa yang paling penting yang telah Anda pelajari dalam hidup Anda, dan bagaimana Anda akan menerapkannya pada waktu Anda sebagai Miss Universe?" tanya salah satu juri. Dengan lugas, Gray pun menjawab santai.

"Saya banyak bekerja di permukiman kumuh Tondo, Manila, dan kehidupan di sana sangat miskin dan sangat sedih. Saya selalu belajar sendiri untuk mencari keindahannya, untuk mencari kebahagiaan di wajah anak-anak dan bersyukur. Saya akan membawa aspek ini sebagai Miss Universe, untuk melihat situasi ini, dan untuk menilai di mana saya bisa memberikan sesuatu, di mana saya bisa memberikan sesuatu sebagai juru bicara. Jika saya bisa mengajar orang juga orang untuk bersyukur, kita bisa memiliki dunia yang luar biasa di mana negativitas tidak bisa tumbuh dan berkembang, dan anak-anak akan memiliki senyum di wajah mereka. Terima kasih," ujar Gray mantap.

Dalam sambutannya, Catriona Gray merasa sangat senang dan terharu berhasil meraih mahkota Miss Universe. Gray berhasil menyisihkan pesaingnya, yakni Tamaryn Green dari Afrika Selatan yang menjadi runner up, dan Sthefany Gutierrez dari Venezuela yang meraih urutan ketiga. Sementara untuk sesi Best National Costume diraih oleh On Anong Homsobath dari Laos.

Gray terlihat sangat senang dan bangga saat ia berhasil menyumbangkan mahkota Miss Universe keempat bagi Filipina. Tak mudah tentunya bagi Gray, sebab ia harus bersaing dengan 93 orang wanita cantik dari seluruh penjuru dunia, dan ia mampu memenanginya. Tahun lalu, wakil Filipina hanya berhasil menempati urutan 10 besar.

Bagi Catriona Gray, gelar ini tentunya sangat penting. Bagaimana tidak, gelar tersebut tentunya bisa mengobati kegagalannya dua tahun lalu di kontes Miss World 2016, yang kala itu dimenangkan oleh Stephanie del Valle dari Puerto Rico. Gray hanya mampu finis di urutan empat di bawah wakil Indonesia Natasha Mannuela di urutan ketiga. Padahal kala itu, saat sesi Top 5, nama Gray sangat diunggulkan untuk meraih mahkota Miss World. yzd/S-1

Tampilkan Semua

Sonia Fergina Citra Bersyukur Bisa Raih Top 20

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perjalanan Puteri Indonesia 2018, Sonia Fergina Citra di kontes kecantikan Miss Universe telah usai. Indonesia patut bangga dengan prestasi yang diraih oleh Sonia. Pasalnya, model asal Belitung yang akrab disapa Sonia ini berhasil masuk...
Selengkapnya

Shakira Tersandung Kasus Penggelapan Pajak

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jaksa Spanyol telah menuntun Shakira dengan tuduhan penggelapan pajak. Penyanyi asal Kolombia itu diduga telah lalai membayar pajak sebesar 16,3 juta dolar AS atau 237,5 miliar rupiah antara tahun 2012 dan 2014. Dalam tuduhan yang...
Selengkapnya

"After Met You" Komedi Romantis Garapan RA Pictures

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah film Horor “Tumbal Nyai: Part Nyai, RA Pictures kembali memproduksi film terbarunya berjudul "After Met You". Dalam memproduksi film ini, RA Pictures pertama kalinya berkolaborasi dengan rumah produksi Mega Pilar Films....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Warga Mengaku Lebih Nyaman Gunakan “Pelican Crossing”

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Para warga yang menggunakan jasa bus Transjakarta di kawasan Tosari mengaku lebih nyaman menggunakan persimpangan pelican (pelican crossing) yang mulai dibuka untuk umum pada Minggu (16/12).

Persimpangan pelican dibuat untuk menggantikan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang selama ini dipakai para pengguna bus Transjakarta, namun JPO ini dibongkar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak beberapa hari lalu.

Seorang pengguna bus Transjakarta, Rivaldi, mengaku lebih nyaman menggunakan persimpangan pelican karena jaraknya lebih pendek. “Karena jika ingin ke JPO jaraknya lebih jauh dibandingkan pelican crossing,” kata Rivaldi, di Jakarta, Senin (18/12).

Ia mengatakan JPO juga tidak memiliki fasilitas yang cukup bagi penyandang disabilitas karena lift yang ada tidak berfungsi.

Senada dengan itu, pengguna bus Transjakarta lainnya, Putra, mengaku juga lebih suka memakai persimpangan pelican. “JPO itu harus naik dulu ya capek,” katanya.

Putra yang baru pertama kali menggunakan persimpangan pelican mengatakan meski harus menunggu lampu lalu lintas berwarna hijau, tidak ada masalah. Ia mengatakan lampu hijau bagi penyeberang selama 20 detik cukup untuk menyeberang jalan.

Dia berharap Pemprov DKI memberikan kenyaman bagi warga Jakarta, khususnya bagi pengguna bus Trans Jakarta dan pengguna kendaraan umum lainnya. Putra mengatakan jika pengguna angkutan umum nyaman, maka semakin banyak orang yang beralih ke transportasi umum.

Petugas bantu Seorang petugas Dinas Perhubungan, Nevo saat ditemui di sekitar persimpangan pelican di Tosari mengatakan petugas akan membantu para pejalan kaki yang ingin menggunakan persimpangan pelican.

Petugas Dinas Perhubungan akan secara permanen bertugas di persimpangan pelican, kata Nevo. “Hari ini baru pertama, nantinya kita akan ada yang bertugas setiap harinya di sini untuk membantu para pejalan kaki yang akan menyebrang,” kata Nevo.

Sementara itu,seorang pejalan kaki Bintang (40) juga menganggap persimpangan pelican kurang manusiawi bagi pejalan kaki. “Kan tidak manusiawi kalau para pejalan kaki disuruh panas-panasan menggunakan ‘pelican crossing”. Jauh lebih baik dengan JPO karena ada atap untuk melindungi dari panas matahari,” tambahnya. emh/ant/P-5

Tampilkan Semua

Pasokan BBM di Jawa Tengah Aman

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
SEMARANG - Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2019, PT Pertamina (Persero) membentuk satgas Natal dan Tahun Baru 2019 yang dimula 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019. Sejumlah program yang telah dipersiapkan Pertamina untuk...
Selengkapnya

Permenhub Dipicu Kasus Kriminalitas Grab

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Poin keamanan yang dikemas dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam peraturan transportasi daring terbaru diakui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dipicu oleh maraknya kasus kriminalitas dan pelecehan seksual oleh mitra...
Selengkapnya

Penyerapan Anggaran Baru Capai 67,5 Persen

Selasa 18/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ketidaktegasan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam mengisi kekosongan jabatan pada eselon 3 dan 4 menjadi penyebab penyerapan anggaran. JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meraih puluhan penghargaan bergengsi atas...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

KPU dan Bawaslu Harus Jemput Bola Hadapi Masalah Pemilu

Selasa 18/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menyongsong pesta demokrasi terbesar dalam sejarah Indonesia, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, masih banyak permasalahan yang menyelimuti proses penyelenggaraannya.

Kurang dari lima bulan lagi sebelum pemungutan suara, problematika yang dihadapi, baik dari pihak penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pemerintah, maupun dari peserta pemilu, tidak henti-hentinya usai.

Terakhir, kasus sengketa penetapan DCT (Daftar Calon Pemilih Tetap) dan terlambatnya penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang diiringi dengan insiden tercecernya KTP elektronik, membuat banyak pihak cemas akan kelancaran proses penyelenggaraan Pemilu 2019. Untuk mengupas hal tersebut lebih lanjut, Koran Jakarta mewawancarai peneliti bidang politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, di Jakarta, Kamis (13/12). Berikut petikannya:

Bagaimana Anda melihat proses penyelenggaraan Pemilu 2019?

Jadi, kita harus meninjau empat elemen pemilu. Pertama, kerangka hukumnya, yaitu UU Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan KPU. Sementara Peraturan KPU belum bisa ideal karena tidak sekuat UU, sehingga terkadang masih belum optimal dalam kepastian hukumnya. Kedua, kedua kontestannya, yaitu parpol (partai politik), calon legislatif, dan pasangan calon (presiden-wakil presiden). Parpol sering kali tidak siap dalam menghadapi pemilu karena selama ini parpol hanya menggunakan kepentingan sesaat, bukan kepada idealisme yang mereka junjung sebagai visi parpol tersebut. Ketiga, penyelengga pemilu, khususnya KPU dan Bawaslu yang belum memiliki integritas karena masih sering terlihat kedua lembaga tersebut tidak melakukan komunikasi yang baik. Kemudian, pemilih, yaitu warga negara Indonesia yang mempunyai hak untuk memilih calon pemimpinnya.

Lalu, dari keempat elemen tersebut, mana yang bermasalah?

Kalau kita meninjau empat elemen pemilu ini, tiga pertama itu masih bermasalah. Pemilih kita dikacaukan oleh tiga elemen sebelumnya yang belum sungguh-sungguh memfasilitasi pemilih kita sebagai pemegang kedaulatan politik. Makanya, menyedihkan kalau untuk menghadapi Pemilu 2019 mendatang, kita masih menghadapi masalah DPT (Daftar Pemilih Tetap). Ini masalah berulang.

Usulan untuk penyelenggara?

Kalau saya usulkan, baik KPU atau Bawaslu itu jangan menunggu masalah sampai jadi kumulatif, jadi sebaiknya KPU atau Bawaslu itu mengambil inisiatif atau dalam bahasa saya itu lebih menjemput bola. Jadi mesti ada inisiatif untuk menyelesaikan masalah sebelum masalah itu pecah secara publik gitu. Ini kan sudah diramaikan di media, baru kemudian penyelenggara pemilu sibuk. Padahal, bisa diantisipasi jauh lebih awal.

Kalau terlanjur pecah di publik?

Ya, tetap kita publik tentu menuntut supaya itu diselesaikan sesuai kerangka hukum yang berlaku, lewat undang-undang pemilu dan sebagainya.

Kemudian, terkait isu SARA, bagaimana menanggulinya?

Untuk mengantisipasi isu sara dalam menyongsong Pemilu 2019 itu tentu mesti ada penegakkan hukum sebab di dalam undangundang pemilu, eksplisit disebutkan bahwa mobilisasi berbasis ras, agama, suku, tidak boleh. Nah, kuncinya penegakkan hukum termasuk oleh Bawaslu, bukan hanya kepolisian. Kalau itu konsisten dilakukan tentu penyalahgunaan atau politisasi agama dan suku bisa diminimalkan.

Terakhir, apa yang harus dilakukan oleh peserta, terutama parpol?

Ya, secara singkat ke depan itu 2019 memang reformasi partai politik dengan pembenahan total atas lima elemen partai polutik, yaitu pentingkan melembagakan standar etik, melembagakan demokrasi internal, menegakkan sistem kaderisasi, sistem rekrutmen, dan melembagakan tata kelola keunagan yang baik.

Untuk kampanye dari peserta?

Walaupun sudah berlangsung dua bulan, tapi masih nol gagasan mengenai apa yang sesungguhnya hendak diperjuangkan oleh calon presiden untuk bangsa kita, untuk lima tahun yang akan datang. Belum ada yang fokus, masih kampanye yang sifatnya berbalas pantun. Yang satu soal tampang boyolali, yang satu soal politik sontoloyo. Saya berharap kampanye dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan kampanye secara maksimal itu dalam kaitannya adu gagasan. Gagasan mengenai kehidupan politik bangsa kita ke depan, bagaimana menatanya menjadi lebih baik, kan intinya itu.

 

trisno juliantoro/AR-3

Tampilkan Semua

Pembangunan Papua Tetap Harus melalui Pendekatan Adat dan Budaya

Senin 17/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo terhadap Papua sedang gencar-gencarnya. Tak tanggungtanggung, proyek pembangunan Trans-Papua yang mencapai 4.330 kilometer digenjot pengerjaannya agar konektivitas serta...
Selengkapnya

LPSK Siap Lindungi Saksi Kecurangan Pemilu 2019

Jumat 14/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merilis laporan akhir tahun 2018 yang menyatakan terjadi peningkatan drastis permintaan permohonan perlindungan saksi dan korban terhadap tiga kasus, korupsi, kekerasan seksual terhadap anak dan...
Selengkapnya

Saya Sedih, Masih Ada Kepala Daerah Kena OTT

Kamis 13/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tang¬kap tangan (OTT). Kali ini yang kena jaring dalam operasi tangkap tangan adalah Bupati Kabupaten Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Penangkapan diduga karena terkait dengan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

#kembalikekeluarga

Sabtu 15/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

 

Najwa Shihab, pembawa acara kelas prime time, menunjuk­kan kelebihannya sebagai pemandu acara yang sangat menarik, inspiratif, lembut, dan menyenangkan. Rabu lalu melalui program acara Mata Najwa, setelah pindah dari stasiun siar sebelumnya, mewawancarai keluarga Presiden Jokowi secara leng­kap, dengan Ibu Iriana, dengan tiga putri-putri, juga menantu, dan cucu.

Temanya menyangkut keluarga— tanpa ada kaitannya dengan kam­panye, atau riuh gaduh pilpres. Yang tampil justru suasana teduh, sejuk, menginspirasi bagi penon­ton dengan kata-kata sederhana, mudah dicerna, dan mengena.

“Jangan lupa bahagia”, pesan Ibu Iriana yang benar-benar makjleb. Tayangan itu sendiri dibuat sederhana, kasual, dengan pak­aian yang biasa dikenakan sehari-hari, dan berlangsung mengalir. Paling tidak, cucu pertama Presiden, Jan Ethes Srinarendra berlangsung secara apa adanya. Sungguh ini sajian yang mengena, yang baik, bermanfaat, tanpa perlu ngotot pura-pura.

Acara ini seperti menegaskan me­masuki akhir tahun dan suasana pesta awal tahun, pusat perhatian kembali ke keluarga. Bahkan sudah agak lama ada tagar #kembalikekeluarga, kembali ke keluarga. Seperti setelah dilupakan sekian lama, keluarga menjadi ingatan penting.

Kebersamaan sebuah keluarga menjadi penting, manakala dalam hubungan yang paling inti seperti ini sekalipun, bisa terjadi permusuhan karena beda pilihan. Dalam sistem demokrasi, berbeda pilihan siapa yang dicoblos hal yang wajar.

Namun menjadi kubu yang bermusuhan, sebaiknya jangan. Nilai-nilai kekeluargaan diresapi kembali secara sadar. Nilai-nilai pertalian asal-usul, nilai kebersamaan, nilai berbagi, nilai tanpa kebencian. Apa pun yang terjadi dalam keluarga, diibaratkan berada dalam jiniwit katut”, apa yang menimpa salah satu anggota dirasakan oleh anggota yang lain.

Saya terlarut dengan tema keluarga. Bukan kebetulan pernah menulis tentang keluarga, judulnya antara lain Keluarga Cemara. Terbit pertama sebagai cerpen seri, kemudian dibukukan, dijadikan sinetron (saya yang mem­produksi), dan kini beredar di gedung bioskop, awal tahun depan.

Biasa hari Kamis, karena film Indonesia mendapat giliran hari itu setiap ming­gunya. Kini sudah beredar trailer-nya, cuplikan di gedung bioskop, dan tentu saja di media sosial. Saya tersentuh dan bangga dan haru, melihat salah satu meme yang ada, yaitu kutipan lagu theme song, namun diikuti visualisasi gambar Presiden Republik Indonesia. Dengan edit model fade out fade in, gambar nampak dan lenyap secara ritmis ditampilkan keluarga orang pertama di Republik ini.

Silih berganti. Tanpa ada konflik, tanpa ada yang mengganggu satu dengan yang lainnya. Dengan keluarga—ayah, ibu, anak-anak yang mengesankan kejujuran kepolosan, bukan pencitraan atau rekayasa.

Saya menjadi emosional. Juga kalau menonton kesekian kali, tidak malu-malu juga kalau ada air mata di sudut. Saya tidak sendirian, setidaknya kalau membaca komentar yang diberikan. Perasaan yang sama juga dirasakan orang lain. Saat itu unsur subjektif yang saya alami menjadi pengalaman objektif.

Betapa damai, betapa rukun, be­tapa membangkitkan optimistis yang menggelora jika masing-masing keluarga menemukan kekuatan ini di masing-masing keluarga. Keluarga darah daging satu nenek-kakek, atau keluarga dalam penger­tian “keluarga pencinta bola”—yang karena tak perlu gebuk-gebukan ketika bermain bola.

Saya sadar tidak mudah menjadi “bersaudara”, berada dalam satu “keluarga”. Justru karena bersaudara, perpecah­kan bisa menjadi lebih sengit, dendam dan permusuhan tak ada akhir. Seperti dalam kisah-kisah keluarga yang berperang.

Saya sadar ini bukan perkara mudah. Justru itu menandai pentingnya menjadi keluarga, berada dalam kelompok yang sama secara aman, nyaman, serta memuliakan kehidupan. Kita akan diingatkan bahwa hal itu masih ada di program acara televisi, di gedung bioskop, panggung teater, dan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Selamat Hari Keluarga Nasional. Kita rayakan kembali setelah enam bulan lalu, dan enam bulan yang akan datang.

Tampilkan Semua

Yos Johan Utama

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Semua perguruan tinggi, termasuk Universitas Diponegoro, dituntut untuk terus meningkatkan kualitasnya. Guna bisa mewujudkan hal tersebut, jelas dibutuhkan kerja keras dari semua jajaran yang ada di Universitas Diponegoro, mulai dari...
Selengkapnya

Tisu, Andal untuk Menyerap Lemak Limbah Masakan

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Banyak tebaran kertas di muka bumi. Ada yang digunakan untuk keperluan sekolah dan pekerjaan, ada juga untuk keperluan bungkus. Kertas juga difungsikan sebagai pembersih atau tisu. Khusus kertas tisu, ternyata ada beberapa kelebihan...
Selengkapnya

Sensor Multifungsi dari Kertas Tisu

Sabtu 15/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sensor kertas toilet ini sangat ringan, fleksibel dan murah, serta memiliki aplikasi potensial dalam perawatan kesehatan, hiburan dan robotika. Penemuan-penemuan baru di bidang sains dan teknologi, terkadang tidak memerlukan bahan yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta