Koran Jakarta | December 13 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Perang Dagang Jadi Ancaman Serius Ekonomi Global

Kamis 13/12/2018 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>>Kebijakan ekonomi yang terfragmentasi menambah kerentanan global. >>RI mesti bersiap-siap menghadapi kemungkinan buruk krisis ekonomi.   JAKARTA - Dampak...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Terobos Banjir

Kamis 13/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Kasus Kalapas Sukamiskin

Kamis 13/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Publik Perlu Diberi Pemahaman atas Keamanan Produk Jamu

Kamis 13/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
SEMARANG - Masyarakat sebagai konsumen harus di­berikan kesadaran dan pemahaman yang benar tentang keamanan produk herbal, khususnya jamu tradisional. Ke­sadaran dan pemahaman itu sangat penting seiring mere­baknya obat-obat...
Selengkapnya

5.785 Pengajuan Paspor Ditunda

Kamis 13/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sebanyak 5.785 pemohon paspor ditunda penerbitannya selama 2018 karena sebagian besar diduga akan menjadi tenaga kerja ile­gal di luar negeri. Jumlah terse­but meningkat tipis dibanding data pada tahun 2017 sebanyak...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Ridwan Kamil Lantik Wali Kota Cirebon

Kamis 13/12/2018 | 04:41
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan anggaran senilai 30 miliar rupiah untuk revitalisasi alun-alun Kota Cirebon dan 40 miliar rupiah untuk pengembangan wisata Kota Cirebon. Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik Nasrudin Aziz dan Eti Herawati sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon periode 2018-2023.

“Alun-alun kami berikan dua kali lebih besar dari pada alun-alun kota lainnya. Saya ingin alun-alun Cirebon menjadi alun-alun terbesar dan terbaik di Jabar,” katanya Rabu (12/12).

Emil, demikian akrab dipanggil, mengatakan Cirebon memiliki keraton yang menjadi daya tarik unik sehingga kepala daerah terpilih harus mampu mengelola potensi tersbeut sebagai potensi wisata unggulan. “Soal sejarah keraton saya tidak akan ikut campur. Namun saya harap akan ada pengembangan, karena ini unik. Saya serahkan kepada pihak Kota Cirebon dan pengelola keraton agar bisa diselesaikan dengan baik dan adil,” tegasnya. tgh/AR-3

Tampilkan Semua

Uji Materi UU

Kamis 13/12/2018 | 04:38
A   A   A   Pengaturan Font
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) didampingi hakim MK memimpin sidang putusan uji materi di Ruang Sidang Gedung MK, Jakarta, Rabu (12/12). MK menolak sejumlah uji materi yang diajukan pemohon, diantaranya...
Selengkapnya

LIPI Usul Bawaslu Dibubarkan

Kamis 13/12/2018 | 04:31
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) usulkan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dihapuskan dari sturktural penyelenggara pemilu karena dalam bekerja tidak berjalan efektif. Akibatnya, banyak pelanggaran dalam...
Selengkapnya

Oesman Harus Mundur Sebelum 21 Desember

Kamis 13/12/2018 | 04:29
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyurati Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang untuk segera mengundurkan diri sebagai Ketua umum Hanura jika tetap ingin dimasukkan dalam daftar calon tetap (DCT) calon anggota legislatif Dewan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Lintasi DMZ

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Polisi Buru Pelaku Penembakan di Strasbourg

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
STRASBOURG – Ratusan polisi Prancis yang dibantu unit helikopter, pasukan khusus antiteror, dan tentara, diwartakan terus memburu pelaku tunggal aksi teror penembakan di sebuah pasar malam di Kota Strasbourg, Prancis timur, yang...
Selengkapnya

Trump Ancam Tutup Pemerintahan AS

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan dirinya akan menutup pemerintahan AS jika anggaran miliaran dollar AS bagi pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko ditolak. Ancaman itu disampaikan Presiden...
Selengkapnya

Kongres Setuju Perpanjang Darurat Militer di Mindanao

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MANILA – Kongres Filipina pada Rabu (12/12) menyetujui usulan Presiden Rodrigo Duterte untuk memperpanjang status darurat militer di wilayah Mindanao, Filipina selatan, hingga pengujung 2019. Usulan ini merupakan perpanjangan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Relokasi Kantor Layanan

Kamis 13/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Peningkatan Layanan

Kamis 13/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

IHSG Melaju Menguat Terbatas

Kamis 13/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat terbatas karena secara teknikal kembali terkonsolidasi di atas 6100. Indikator Stochastic dan RSI sebagai momentum menjadi pemberat pergerakan sehingga member...
Selengkapnya

Mega Perintis Jadi Emiten Ke-56

Kamis 13/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Mega Perintis Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke-56 di tahun ini dengan kode saham ZONE. Perseroan meraup dana segar sebesar 58,71 miliar rupiah dengan melepas sebanyak 197 juta saham...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Tumbuhkan Semangat Wirausaha Warga Surabaya

Senin 26/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kehadiran ekonomi kreatif berperan penting dalam perekonomian nasional sehingga mampu menyumbang Pendapatan Do­mestik Bruto (PDB) hingga 922 triliun rupiah pada 2016. Jum­lah itu diperkirakan akan terus naik 10 persen setiap tahun.

Pemerintah Kota Surabaya bersama sejumlah pihak sukses menjadi tuan rumah Startup Nations Summit ketujuh. Ajang tahunan yang mengumpulkan jaringan pembuat kebijakan kewirausahaan dari seluruh dunia untuk mengidentifikasi dan mengungkit kebijakan inovasi dan bisnis baru yang di­dorong sektor publik, terutama wirausahawan muda.

Untuk mengetahui apa saja yang diakukan dalam ajang Startup Nations Summit pada 14–18 November 2018 serta yang diraih dari kegiatan terse­but, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesempatan mewawancarai Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, di Surabaya, baru-baru ini. Beri­kut petikan selengkapnya.

Apa latar belakang kegia­tan Startup Nations Summit?

Negara kita dihuni jumlah penduduk besar, pastinya dii­kuti dengan tingkat konsumsi kebutuhan yang tinggi. Banyak negara besar dengan jum­lah penduduk kecil, mampu berkembang pesat ekonominya. Apalagi, seperti Jepang dan Eropa, tenaga kerja manu­sia sudah banyak digantikan oleh robot.

Dengan begitu, kebutuhan pegawai berkurang?

Kebutuhan pegawai di dunia industri lambat laun terus menurun. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat beberapa perusahaan memilih robot untuk menggan­tikan tenaga manusia. Mobil-mobil di Jepang dan Eropa, semuanya sudah pakai robot.

Artinya, daya tampung pegawai juga sedikit. Ka­lau menunggu jadi pegawai terus kapan? Contohnya kami mengundang investor, buat pabrik di Surabaya. Tapi dia juga bawa robotnya, untuk apa dia bingung cari orang kalau bisa ditangani robot. Enak ti­dak perlu diurus dan memberi makan.

Tujuan acara Startup Na­tions Summit?

Acara ini merupakan salah satu upaya kami mendorong angkatan-angkatan baru, anak-anak muda untuk mem­buat start up. Se­lama ini, banyak anak-anak muda yang lebih condong menjadi pekerja, bu­kan pen­cipta lapangan kerja. Penduduk Surabaya terdiri dari 40 per­sen usia muda, sehingga saya ingin anak-anak Surabaya, dan anak-anak lainnya di Indonesia bergerak mengikuti perubahan.

Kami sengaja ngotot menjadi tuan rumah Startup Nations Summit ini karena ingin membangunkan anak-anak Surabaya, dunia sudah berubah. Saya buat acara selama sekitar satu minggu dengan menggandeng Startup Nations Summit, Bekraf. Kami menggelar acara innocreativa­tion untuk membuat shock, se­hingga anak muda yang berjiwa pengusaha dan sedang merintis usaha, bisa bergerak dan berani mengambil keputusan.

Alasan lain?

Saya tidak ingin anak muda Surabaya saling berebut lapan­gan kerja, ti­dak perlu mencari dan menunggu lowongan. Sudah saatnya un­tuk bisa menciptakan peker­jaan sendiri.

Bagaimana iklim kewirau­sahawan di Surabaya?

Saya bersyukur karena warga Surabaya mau diajak berwirausaha, sekarang perger­akannya sangat pesat. Terlihat dari banyaknya peserta Pahla­wan Ekonomi dan Pejuang Muda yang rutin digelar setiap minggu. Saya mulai dengan 89 kelompok dan saat ini sudah mencapai 9.500 lebih kelompok yang tumbuh di Surabaya.

Tentunya saya masih ingin banyak lagi start up yang tumbuh. Kalau kita punya perusahaan, kita juga bisa jadi pegawainya. Jadi bisa merang­kap. Makanya, saya kemarin ngotot bagaimana mengubah mindset kita supaya bisa mem­buka usaha.

Faktor apa saja yang bisa jadi pendukung lahirnya wirausahawan?

Kota Surabaya telah didu­kung dengan berbagai faktor yang memadai, seperti wila­yah geografis dan transpor­tasi. Kalau kita buka usaha, harusnya kita jadi peme­nang. Tentunya kita lebih murah, karena kita jalur lebih dekat, karena jalur transportasi lebih murah.

Peluang berkarier di pemerintahan?

Hampir lima tahun ini tidak ada penerimaan ca­lon pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketika awal saya menjabat, ASN di lingkungan pemkot mencapai 23 ribu orang. Namun terus menurun hingga sisa 13 ribu orang. Yang paling banyak dari kalangan tenaga pendidik. Anak-anak muda agar tidak serta-merta berpangku tangan mengandal­kan pemerintah.

Pemerintah terus berupaya memberikan berbagai fasi­litas. Masyarakat juga harus berperan mendukung pe­merintah dalam mengurangi angka pengangguran dengan membuka lapangan usaha. Ti­dak bisa semuanya bergantung pada pemerintah. Makanya kita mencoba aksesnya. Bekraf juga akan bantu.

Dalam rangkaian acara juga digelar seminar soal smart city, bisa dijelaskan?

Penerapan smart city di Surabaya terbagi menjadi enam bagian, yaitu smart people, smart living, smart government, smart economy, smart mobility, dan smart environment. Enam poin ini yang menjadi parameter un­tuk mengembangkan smart city di Kota Surabaya. Peran smart city membuat pemer­intah mampu membangun kota serta masyarakatnya meskipun dengan biaya yang terbatas. Apa kita kerja harus menunggu uang dulu, kan tidak mungkin. Kita harus berani melangkah.

N-3

Tampilkan Semua

Bersatu Membangun Maybrat secara Bermartabat

Senin 19/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak dimekarkan tahun 2009, permasalahan Ibu Kota Kabupaten Maybrat tidak ada titik temu. Dalam UU Nomor 13 Tahun 2009, Ibu Kota Maybrat ditetapkan di Kumurkek. Tapi, UU itu kemudian digugat ke Mahka­mah Konstitusi (MK). Dalam...
Selengkapnya

Pemkab Belitung Sejahterakan Rakyat lewat Pariwisata

Senin 12/11/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, sejumlah upaya dilakukan pemerintah daerah didukung pemerintah pusat, dalam hal ini Kemente­rian Pariwisata (Kemenpar). Seperti dilakukan Kabupaten Belitung yang akan mengge­lar...
Selengkapnya

Inovasi Kreatif untuk Atasi Kemiskinan di Sumedang

Senin 29/10/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   Kabupaten Sumedang merupakan wilayah yang berada di te­ngah antara Bandung dan Majalengka. Posisinya ini sebenarnya sangat mengun­tungkan, mengingat Sumedang akan menjadi penyangga dari pusat Ibu Kota Jawa Barat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

PROPERTI

Senin 10/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri; Presiden Direktur Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono, Senior Housing Spesialist World Bank Dao Harrison dan Direktur Rumah Umum dan Komersial Moch. Yusuf Hariagung, berbincang usai menjadi pembicara dalam kongres Fiabci, Global Business Summit 2018 di Denpasar, Bali, Kamis (6/12).

Tampilkan Semua

REI dan Provider Cat Beri Edukasi Tukang

Senin 10/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi terkait dengan Program Sejuta Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Real Estate Indonesia (REI) terus berkomitmen mendukung dan mewujudkan program tersebut. Kerja sama pun dilakukan REI...
Selengkapnya

Membentuk Ekosistem di Program Hunian Terjangkau

Senin 10/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Penyediaan perumahan tidak hanya urusan bank sebagai penyedia pembiayaan dan pengembang. Tapi iuga butuh peran pemerintah pusat dan daerah untuk menyediakan iklim usaha yang kondusif. Program penyediaan rumah terjangkau atau rumah murah...
Selengkapnya

Kolaborasi Pengembang Bangun Kawasan Hunian di Jakarta

Senin 10/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Keppel Land Limited (Keppel Land), melalui anak perusahaannya, Keppel Land (Indonesia) Pte Ltd, dan PT Metropolitan Land Tbk (Metland), menandatangani Perjanjian Kerja Sama Keseluruhan untuk pengembangan proyek di lahan perumahan milik...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Menjaga Agar Data Internal Aman

Kamis 13/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Data yang dicuri selanjutnya dijual di pasar gelap (black market), dimana saat ini pasar gelap menawarkan banyak daya berharga dengan cara mudah. Studi oleh Ponemon menyebutkan 60 persen resiko keamanan datang dari dalam bukan dari luar.

Ingat Edward Snowden, mantan pekerja di Central Intelligence Agency (CIA) dan tenaga kontrak pada pemerintah AS? Ia adalah orang dalam menyalin dan membocorkan informasi rahasia dari National Security Agency (NSA) kepada public pada tahun 2013. Direktur APAC ObserveIT, Albert Lee, mengatakan ancaman kemananan seperti yang dilakukan Snowden sangat umum. Banyak orang dalam berusaha mencuri data, melakukan sabotase untuk tujuan tertentu.

Perusahaan seringkali tidak melakukan penggalian informasi terkait masa lalu, dan kondisi psikologi karyawan selain hanya meneliti terkait dengan pengalaman kerja dan pendidikan. “Tuntutan gaji yang tidak terpenuhi membuat orang bisa melakukan sabotage. Mereka akan membuat “bom” yang akan akti saat sudah keluar dari pekerjaan. Resikonya misalnya service level perusahaan menjadi turun,” ujar Lee di Jakarta.

Orang dalam juga dapat mencuri data perusahaan seperti informasi source codedan juga informasi personal pelanggan, dan data rahasia perusahaan lain yang berharga terutama untuk para kompetitor. Data yang dicuri selanjutnya dijual di pasar gelap (black market), dimana saat ini pasar gelap menawarkan banyak daya berharga dengan cara mudah. “Studi oleh Ponemon menyebutkan 60 persen resiko keamanan datang dari dalam bukan dari luar,” kata Albert Menurut Ponemon, rata- rata biaya insiden yang disebabkan oleh ancaman dari dalam adalah 8.76 juta dolar AS per tahun. Oleh karenanya tidak bisa ditawar lagi organisasi mutlak memiliki alat yang tepat untuk mendeteksi ancaman dari dalam dan solusi pencegahannya.

Solusi Deteksi dan Pencegahan

ObserveIT, memiliki solusi untuk mencegah resiko keamanan dari dalam dengan nama Insider Threat Management (IMT) yang telah dipakai oleh 1.800 pelanggan dari bermacam industri di seluruh dunia, seperti Samsung, Coca Cola, Allianz, IBM, Microsoft, Xerox, Siemens dan lainnya. Dipasarkan oleh PT Inov Perdana Teknologi (Inov), solusi IMT dari ObserveIT menawarkan purpose-built platform, yang memiliki 300 indikator ancaman dari dalam yang tidak umum. Indikator tersebut mampu mengidentifikasi tindakan pengguna (user) yang tidak sesuai kebijakan organisasi.

“Misalnya perpindahan data dari komputer atau server yang tidak seharusnya, penggunaan aplikasi yang tidak diperbolehkan, tindakan yang tidak sah dan sejenisnya. IMT dapat mendeteksi, menginvestigasi dan menghentikan ancaman dari dalam,” kata Albert. Direktur PT Inov Perdana Teknologi Willy T.W. Hioe, mengatakan, bermitra dengan provider platform IMT dari ObserveIT, memberi Inov kesempatan untuk menampilkan solusi terbaru dan terbaik yang dapat mengatasi ancaman dari dalam. “Ancaman dari dalam menjadi perhatian yang semakin besar dari pelanggan kami,” ujar Direktur PT Inov Perdana Teknologi Willy T.W. Hioe. Willy mengatakan, IMT dari ObserveIT memiliki banyak cara agar informasi dan data sensitif dapat terlindungi, terutama data yang disimpan di berbagai lokasi cloud. Organisasi perlu melakukan pendekatan modern dalam menjaga keamanan data dan fokus dalam memahami dan melakukan sesuatu terhadap risiko yang ditimbulkan oleh pengguna serta melindungi staf dan sistem dari hacker luar.

hay/E-6

Tampilkan Semua

Peluncuran INI Cloud

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Lagi, Terobosan mBanking dari Operator Seluler

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Telkomsel meluncurkan aplikasi mobile banking yang menyediakan layanan perbankan dari puluhan bank dalam satu aplikasi. Dengan satu aplikasi mBanking ini, pengguna bisa mengakses rekening dari lembaga perbankan di Indonesia...
Selengkapnya

Binar Academy Rambah Jabodetabek melalui Digital Hub BSD City

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sekolah teknologi informasi yang telah sukses melahirkan 400 engineer di Yogyakarta dan Batam, Binar Academy kini membuka akademi baru di The Breeze, BSD City, Serpong. Binar Academy adalah coding school yang fokus kepada teknologi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Peluncuran “Charging Station”

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Irit Sekaligus Nyaman untuk Jarak Jauh

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah sempat didera kekhawatiran terkena kemacetan di jalur tol Jakarta-Cikampek, akhirnya perjalanan menuju kota Yogyakarta dengan menggunakan Suzuki SX4 S-Cross tetap melalui jalur bebas hambatan yang di kanan-kirinya penuh dengan...
Selengkapnya

Era Mobil Listrik Dimulai

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai kendaraan masa depan yang hemat dan ramah lingkungan, mobil listrik membutuhkan infrastruktur pengisian daya listrik di banyak tempat. Untuk memudahkan konsumennya APM (agen pemegang merek) merintis penyediaan stasiuan pengecasan...
Selengkapnya

Trik Aman Menerobos Genangan Banjir

Rabu 5/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Musim hujan merupakan tantangan bagi pengemudi dalam mengendari mobil. Banyaknya masalah yang timbul karena curah hujan yang tinggi menjadi masalah bagi lalu lintas dan juga keselamatan, mulai dari kemacetan, pohon tumbang, tanah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

“The Reds” Lolos dari Lubang Jarum

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Meski kalah pada tiga pertandingan tandang mereka di Grup C, tiga kemenangan di Anfield cukup untuk membuat Liverpool lolos ke babak sistem gugur.

LIVERPOOL- Penjaga gawang Alisson Becker diberi label penyelamat hidup oleh pelatih Liverpool Jurgen Klopp setelah “The Reds” mengamankan kemenangan 1-0 atas Napoli. Hasil pertandingan yang berlangsung di Anfield, Rabu (12/12) dini hari WIB memastikan langkah Liverpool melaju ke babak 16 besar Liga Champions.

Upaya solo Mohamed Salah yang menakjubkan menempatkan tuan rumah di depan 11 menit sebelum jeda. Tapi Liverpool hampir membayar mahal karena kehilangan serangkaian peluang babak kedua.

Alisson beberapa kali diuji dan kiper asal Brasil itu melakukan penyelamatan gemilang untuk upaya Arkadiusz Milik menyamakan kedudukan. Aksinya itu membenarkan Alisson bernilai 67 juta pound yang menjadi rekor dunia untuk seorang penjaga gawang saat Liverpool membayongnya dari Roma Juli lalu.

“Jika saya tahu Alisson sebagus ini, saya akan membayar dua kali lipat,” canda Klopp. “Mo mencetak gol dan penyelamatan yang dilakukan Ali (adalah) tidak bisa dipercaya. Itu tentu saja penyelamat hidup bagi kami malam ini,” sambungnya.

Meskipun kalah pada keseluruhan tiga pertandingan tandang mereka di Grup C, tiga kemenangan kandang di Anfield cukup untuk membuat Liverpool lolos ke babak sistem gugur. Liverpool finis di posisi kedua di belakang Paris Saint-Germain, yang menang 4-1 atas Red Star Belgrade untuk mengamankan posisi teratas. 

“Saya masih penuh adrenalin, saya bisa merasakannya. Permainan ini luar biasa. Anak-anak bermain dengan sepenuh hati di lapangan,” ujar Klopp.

Laju Liverpool ke final Liga Champions musim lalu dipelopori oleh torehan 44 gol milik Salah. Dan setelah menunjukkan dirinya kembali ke performa terbaiknya dengan mencetak hattrick dalam kemenangan 4-0 di Bournemouth Sabtu lalu, yang mengirim Liverpool ke puncak klasemen Liga Inggris, gol ke-13 Salah musim ini memastikan Napoli terdegradasi ke Liga Europa.

“Ini benar-benar memalukan, usaha kami tidak mendapatkan ganjaran setimpal,” ujar pelatih Napoli Carlo Ancelotti yang tim asuhannya hanya mengalami satu kekalahan di Liga Champions musim ini.

“Kami tidak memiliki penyesalan. Secara keseluruhan pemain telah melakukannya dengan sangat baik. Kami tidak bisa berharap saat datang ke Liverpool dan menciptakan 10 peluang yang sangat bagus, kami memiliki satu atau dua dan tidak memiliki keberuntungan,” sambungnya.

Peran Van Dijk

Hasil yang diraih Liverpool bisa sangat berbeda jika Virgil van Dijk diusir daripada hanya menerima kartu kuning yang akan membuatnya absen pada leg pertama babak 16 besar. Bek asal Belanda itu menerima kartu kuning karena tekel berbahaya kepada Dries Mertens setelah laga berlangsung hanya 15 menit.

UEFA akan memperkenalkan sistem video assistant wasit (VAR) untuk babak 16 besar dan Ancelotti meratapi kelambatan dalam menggunakan teknologi selama babak penyisihan grup.

“Melihat di video, saya tahu itu adalah kartu merah,” ujar Ancelotti. “VAR akan digunakan di Liga Champions, tapi itu sudah terlambat,” sambungnya.

Liverpool mengambil kendali saat babak pertama berlangsung dan memecah kebuntuan ketika Salah melewati Kalidou Koulibaly sebelum menendang bola di bawah Ospina dari sudut sempit.

Ospina membuat penyelamatan akrobatik untuk menggagalkan upaya Salah. Sadio Mane gagal menjaringkan bola dengan dua peluang emas. nya menyamping di sisi gawang.

Tapi kesempatan terbaik mereka datang ketika Alisson berhasil menjaga clean sheet ke-12 dalam 22 penampilan dan memastikan Liverpool tetap hidup untuk bertempur di Liga Champions musim ini.  ben/AFP/S-1

Tampilkan Semua

Tottenham Jawab Keraguan

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BARCELONA - Mauricio Pochettino mengaku sangat senang setelah tim asuhannya Tottenham berhasil menjalani misi mustahil. Klub asal London itu bermain imbang dengan Barcelona, Rabu (12/12) dini hari WIB dan lolos ke babak 16 besar Liga...
Selengkapnya

Malaysia tahan Vietnam 2-2 di Final Pertama

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Tuan rumah Malaysia bermain imbang 2-2 melawan Vietnam pada pertandingan leg pertama final kejuaraan sepakbola Asia Tenggara Piala AFF 2018, Selasa (11/12). Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil,...
Selengkapnya

PSG Hindari Berpuas Diri

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BELGRADE - Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel mengatakan tim asuhannya perlu tetap rendah hati. Hal itu diungkap Tuchel setelah PSG menundukkan Red Star Belgrade 4-1, Rabu (12/12) dini hari WIB. Hasil itu membuat PSG lolos ke...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Sosok Multatuli dalam Puisi

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Kepada Toean Dekker

Penulis : Isbedy Stiawan ZS, dkk

Tebal : xxxvii + 349 halaman

Penerbit : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak

Cetakan : Pertama, September 2018

ISBN : 978-602-52709-0-1

Buku Kepada Toean Dekker merupakan antologi puisi para penyair Nusantara dalam “Festival Seni Multatuli 2018” Program Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak bekerja sama Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Platform Kebudayaan Indonesiana.

Puisi-puisi yang terhimpun di dalamnya ditulis 142 penyair dengan jumlah 203 puisi bertemakan atau mengambil inspirasi dari Multatuli dan novel Max Havelaar.

Pembaca diajak kembali melihat sejarah hitam menggenang dalam gelas penjajahan lalu mencicipi pahit dan manisnya sebuah kenyataan dari perjuangan seorang Multatuli atau Eduard Douwes Dekker melalui novelnya Max Havelaar. Penjajahan suatu bangsa berkaitan erat dengan penghisapan antarsesama anggota dari suatu bangsa.

Pertama ada kolonialisme dan kedua feodalisme. Kesadaran itu pertama kali muncul dalam sastra. Multatuli adalah orang pertama yang menggarisbawahi ketersambungan keduanya (hal v–vi). Tentu akan ditemukan berbagai interpretasi yang berbeda dari tiap-tiap penyair dalam penulisan. Ada yang menganggap Multatuli sebagai pahlawan. Ada pula yang menjadikannya tetap sebagai penjajah. Ada yang mengeksplorasi romantik-tragis kisah Saidjah dan Adinda, bahkan ada yang menggugat Multatuli. Sebagaimana di negaranya, Belanda, Multatuli pun sosok yang memiliki dua penafsiran: protagonis dan antagonis.

Bagi orang-orang yang terlalu percaya hanya ada satu kebenaran di muka bumi, maka kejadian ini akan menjadi malapetaka. Tapi dalam dunia sastra, multi-interpretasi sudah biasa (hal xvii). Namun, buku antologi puisi ini sedikit banyak mencoba meluruskan pandangan yang menyamakan antara Eduard Douwes Dekker dan Ernest Douwes Dekker atau yang lebih dikenal dengan Danudirja Setiabudhi. Kedua tokoh tersebut berbeda dan peran dalam sejarah pun demikian.

Selain memiliki penafsiran berbeda tentang Multatuli, para penyair pun menyajikan puisi-puisi dengan beragam aliran. Ada yang menulis puisi imajis, ekspresionis, impresionis, realisme, romantisme, naturalisme, deskriptif, dan lirik.

“Bukankah kau diutus ke hindia/sebab mengantongi nama raja?/bermil-mil berkendara gelombang/sampai di batavia kau pun gamang/inikah negeri jajahan, 30 juta lebih/disiksa atas nama raja yang mulia (puisi Kepada Toean Dekker). “Merenungi benda-benda kenangan/ Membaca kisah demi kisah silam/ Sejarah selalu berputar kembali//.... (puisi Multatuli).

“Kamar Au Prince Belge/ Pernah menyaksikan engkau/ mencatat perjalanan menjejak/ Hindia Belanda yang kelaparan/ Dari kesuburan tanahnya//...” (puisi Sebuah Kamar di Brussel Belgia). “Salju musim dingin benar-benar telah meleleh. Di kota/ Amsterdam suara anti kolonialisme bersemi seperti mekar/ Bunga tulip. Max Havelaar mencium nurani” (puisi Kopi Amsterdam).

Setiap pilihan aliran gaya penulisan tersebut memiliki keunggulan masing-masing yang tak harus dibandingkan satu dengan lainnya. Karena itu, antologi puisi ini bukan saja kumpulan penyair Nusantara, tapi juga himpunan aliran gaya penulisan puisi yang kaya dengan idiom-idiom dan diksi. Multatuli sendiri pun belum menuliskannya dalam novelnya, sekalipun dia menuliskan pula puisi di dalamnya.

Sebenarnya, antologi puisi ini juga menggugah, “Tugas manusia adalah menjadi manusia” (Multatuli). Seperti dikatakan Hilmar Farid Ph.D, buku puisi ini disusun sebagai persembahan pada ingatan bersama akan Multatuli. Ia dikenal sebagai seorang pengarang prosa, bukan penyair.

Namun, di dalam prosanya, pembaca temukan juga puisi bangsa yang tertindas: suasana batin rakyat kecil yang mengalami penjajahan berlapis. Puisi sejarah inilah yang menjadikan Max Havelaar dengan mudah menjadi rujukan bagi setiap penyair yang mau mengambil posisi kritis terhadap warisan kolonialisme.

Diresensi Faris Al Faisal, Pegiat Dewan Kesenian Indramayu

Tampilkan Semua

Dana Pensiun Kaum Milenial

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Abdul Rachman Tantangan besar mengadang industri dana pensiun (DP) di era milenial. Arah kebijakan dan pertumbuhannya, mau tidak mau, perlu digeser ke kaum milenial. Karena saat ini terdapat sekitar 62 juta generasi milenial dari...
Selengkapnya

Program Satu Peta

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Geoportal Kebijakan Satu Peta (KSP) atau One Map Policy, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (11/12). Geoportal itu bertujuan untuk menyediakan satu peta akurat dan akuntabel sebagai acuan dalam...
Selengkapnya

Digitalisasi Sektor UMKM

Rabu 12/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
OLEH R WULANDARIUpaya-upaya pendampingan serta penyediaan sejumlah fasilitas dari pemerintah terhadap para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diperlukan guna mendongkrak daya saing UMKM di era perdagangan bebas. Era ini...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Carissa Putri Nikmati Peran Sebagai Ibu

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Setelah menikah dan dikaruniai anak, aktris dan model Carissa Putri mulai membatasi kariernya di dunia hiburan. Menurutnya, seusai berkeluarga ia semakin sulit membagi waktu jika harus aktif seperti dulu. Tak heran jika artis yang debut kariernya sejak 2004 lalu itu mengatakan bahwa membagi waktu adalah sebuah tantangan yang besar buatnya sekarang ini. Apalagi, setelah ia dikaruniai anak keduanya.

Artis kelahiran Frankfurt, Jerman, 12 September 1984 ini pun menyatakan harus bisa membagi perhatiannya untuk kedua anaknya. Carissa tak ingin perhatiannya berkurang antara kedua anaknya itu. "Saya berusaha untuk nggak sering memarahi Quenzino," ujar Carissa Putri, baru-baru ini, di Jakarta.

Dengan dua anak, Quenzino dan Zenecka, pelakon di film "Ayat-ayat Cinta" (2008) ini meski repot namun sangat menikmati aktifitasnya sebagai seorang ibu. Carissa seakan tak ingin melewatkan perkembangan dua anaknya, baik yang sulung maupun si bungsu. "Aku masih menyusui penuh, anakku laki-laki yang minumnya kuat banget. Aku kayak zombie, suka begadang," seloroh artis yang menikah dengan Navies Abdullah Naif pada 31 Maret 2012 silam.

Bicara soal ASI, Carissa bahkan mengaku kandungan ASI-nya sangat cukup untuk kedua anaknya. "Kalau ASI aku sih banyak banget ya. Habis nyusuin, aku bisa mompa lagi. Kayak nggak ada waktu istirahat. Kalau kata dokter, kurangi aja suplemen, atau berhenti saja karena udah terlalu banyak, ya akhirnya udah aku stop," tuturnya. Carissa pun berharap, kedua anaknya bisa bertumbuh kembang dengan baik.  yzd/S-1

Tampilkan Semua

John Mayer Konser di Indonesia April 2019

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabar gembira untuk para penggemar John Mayer di Indonesia. Bulan April 2019 mendatang, tepatnya 5 April, pelantun tembang "Your Body Is a Wonderland" ini akan menyambangi Indonesia dalam tur konsernya di Australia dan Asia. John Mayer...
Selengkapnya

Perangkat Modern Penghasil Uap Super Panas

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Lapisan atas terbuat dari bahan yang secara efisien menyerap panas matahari, sementara lapisan bawah secara efisien memancarkan panas ke air di bawah. Para ilmuwan teknik di Massachusetts Institute of Technology (MIT) berhasil...
Selengkapnya

Fisikawan Ciptakan Sensor Mini Pendeteksi Kanker

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Liviu Movileanu, profesor fisika di College of Arts and Sciences di Syracuse University, menciptakan sensor kecil yang mampu mendeteksi, mengkarakterisasi dan menganalisis protein-protein interactions (PPI) dalam serum darah. Informasi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Menhub Bahas Tarif Batas Atas

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan membahas terkait penerapan tarif batas atas pesawat dengan maskapai selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

“Makanya, saya akan mengundang beberapa operator untuk bicara terkait hal itu,” kata Budi usai sambutannya dalam diskusi Background Study Rencana Strategi Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan 2020–2024 untuk Mendukung Pembentukan Badan Pengkajian Kebijakan Transportasi, di Jakarta, Rabu (12/12).

Dia mengimbau agar maskapai tidak terlalu mematok harga tinggi selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. “Sebenarnya batas atas tidak terjadi, tetapi walaupun batas atas tidak terjadi, tetap masih tinggi,” katanya.

Sebelumnya, Menhub juga mengimbau maskapai agar tidak mengambil keuntungan saat musim ramai (peak season) Natal dan Tahun Baru 2019.

“Semakin dekatnya masa angkutan Nataru (Natal-Tahun Baru), kami berharap agar maskapai jangan mematok tarif hingga batas atas, agar para pengguna angkutan udara terutama mereka yang merayakan Natal di dominasi oleh saudara saudara kita di daerah Indonesia Timur,” ujar Budi.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, yang telah mengeluarkan surat edaran kepada operator. “Saya sudah mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada para operator. Kepada maskapai, saya tekankan agat tidak boleh menjual tiket penerbangan melebihi aturan di PM 14 tahun 2016 itu,” ujar Polana.

Namun demikian, lanjut Polana, maskapai masih bisa menjual layanan tambahan secara opsional yang tidak diatur dalam PM, misalnya bagasi tambahan, asuransi tambahan, dan sebagainya.

Hal itu telah diatur dalam PM 14 tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Untuk melakukan pengawasan terkait tarif ini, Polana menyatakan sudah menugaskan inspektur dari Direktorat Angkutan Udara dan Kantor Otoritas Bandar Udara di wilayahnya masing-masing di seluruh Indonesia. Selain itu, pengawasan juga dilakukan melalui agen tiket dan pengawasan secara online.

Polana menyatakan pihaknya akan menindak tegas maskapai yang melanggar aturan terkait tarif ini sesuai aturan yang berlaku.

“Jadi, kalau di media sosial itu beredar berita bahwa pemerintah tidak mengadakan pengawasan sehingga harga tiket melambung tinggi, itu tidak benar,” katanya.

Di sisi lain, Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, mengatakan pihaknya menjual tiket 90 persen dari tarif batas atas dalam masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019. Ant/p-5

Tampilkan Semua

Pengoperasian Angkot Modern Tunggu Kesepakatan

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR – Pengoperasian angkutan kota modern atau TPK 4 ditangguhkan hingga menunggu kesepakatan sopir angkot Ciawi yang masih menolak program konversi tersebut. Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor, Jimi Hutapea, di...
Selengkapnya

Jelang Natal, Pasokan Pangan Aman

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, beberapa komoditas pangan mulai mengalami kenaikan harga. Namun, pemerintah memastikan pasokan setiap kebutuhan pangan itu aman. Bahkan, harga pangan tersebut masih dalam kategori...
Selengkapnya

Anies Akan Tertibkan Parkir Liar

Kamis 13/12/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, segera memanggil Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran untuk meminta kejelasan problem perparkiran. Pemanggilan ini terkait dengan kasus pengeroyokan anggota TNI yang diduga...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Saya Sedih, Masih Ada Kepala Daerah Kena OTT

Kamis 13/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tang¬kap tangan (OTT). Kali ini yang kena jaring dalam operasi tangkap tangan adalah Bupati Kabupaten Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Penangkapan diduga karena terkait dengan suap.

 

Ditangkapnya Bupati Cianjur me­nambah panjang daftar kepala daerah yang terjaring OTT kasus korupsi. Di luar yang tertangkap OTT, juga ada sederet kepala daerah, baik itu bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, gubernur, dan wakil gubernur yang terjerat kasus korupsi.

Untuk mengupas itu, Koran Jakarta ber­kesempatan mewawancarai Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Berikut petikan wawancaranya.

KPK tangkap tangan Bupati Cianjur. Tanggapan Anda?

Sebagai Mendagri, saya pribadi jujur, saya sedih masih adanya OTT. Padahal sudah banyak kasus serupa. Harusnya jadi pelajaran untuk tidak melaku­kan perbuatan serupa.

Apa yang salah, sistem yang salah?

Sistemnya sudah bagus kok. Fungsi pencegahannya juga ber­jalan dan terus ditingkatkan. Memahami area rawan korupsi itu yang penting dipahami. Jadi kembali ke orangnya. Ini masalah mental pribadinya masing-masing.

Tapi kenapa ini terus terjadi?

Seperti saya katakan, ini kembali ke orangnya masing-masing. Ke pribadinya masing-masing. Karena mulai Bapak Pres­iden, Bapak Wapres, Ketua KPK, dan diri saya sendiri selalu mengingatkan tentang area rawan korupsi.

Yang masuk area rawan korupsi apa saja?

Area rawan korupsi itu, antara lain per­encanaan anggaran, dana hibah, retribusi pajak, jual beli jabatan, perizinan, dan me­kanisme pembelian barang dan jasa. Mari kita hindari, dan ikuti mekanisme sesuai aturan dan etika yang ada. Hindari area rawan korupsi.

Imbauan Anda kepada Bupati Cianjur?

Saya berharap yang bersangkutan kooperatif terkait pemeriksaan oleh KPK. Dengan tetap berpegang pada asas praduga tidak bersalah sampai berkekuatan hukum tetap nantinya.

Anda sekarang seperti punya tradisi, setiap selesai pelantikan kepala daerah, selalu membawa para kepala daerah bertemu pimpinan KPK. Itu bagian dari pencegahan korupsi?

Ya benar. Tujuannya membangun komu­nikasi antara KPK dengan daerah. Diharap­kan para kepala daerah ini paham dan mencermati area rawan korupsi. Karena KPK itu kan tak hanya melakukan OTT, tapi juga memaksimalkan fungsi pencegahan.

KPK mendorong ada penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemer­intah (APIP). Ini juga untuk me­maksimalkan fungsi pencegahan?

Ya, karena inspektorat itu kan tugasnya mengawasi. Penguatan APIP itu prinsipnya pada aspek kelembagaan. Tujuannya agar APIP lebih independen, diperkuat. Dengan begitu lebih objektif, tidak gamang men­gambil keputusan. Tidak takut dimu­tasi kepala daerah sehingga hasil pengawasan tidak berkualitas. agus supri­yatna/AR-3

Tampilkan Semua

Ribuan E-KTP di Pondok Kopi, Jakarta Timur Sengaja Dibuang

Rabu 12/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kasus tercecernya ribuan keping e-KTP di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur, menyedot perhatian publik. Apalagi, sebelumnya ada kasus mirip, ketika ribuan keping e-KTP yang kemudian diketahui masuk kategori KTP rusak ditemukan di jalan raya...
Selengkapnya

Pemerintah Harus Optimal dalam Mengawasi E-KTP Menjelang Pemilu

Selasa 11/12/2018 | 06:29
A   A   A   Pengaturan Font
Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) seakan-akan tidak pernah habis masalahnya. Belum lama pengungkapan kasus penjualan blangko di toko online, masyarakat menemukan sekarung e-KTP yang tercecer di daerah Pondok Kopi, Duren Sawit,...
Selengkapnya

Ormas Harus Jadi Perekat Bukan Pemecah Belah NKRI

Senin 10/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Organisasi kemasyarakatan harus jadi garda depan dalam merawat keberagaman di negeri ini. Ormas juga punya tanggung jawab menjaga NKRI dan membela Pancasila. Terlebih saat ini dimana ketahanan nasionalisme kian menurun.   Untuk...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Penipu Kecil, Penipu Raksasa

Sabtu 8/12/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

Penipu melaku­kan kegiatan tidak terpuji karena memiliki informasi lebih, kesem­patan, juga kerakusan yang tak dimiliki yang menjadi korban. Penipu sadar yang dilakukan tidak baik, mencedarai, merusak, merugikan korban, tapi tetap dilakukan. Diulang pada korban yang lain. Sampai mungkin sekali, ketika per­buatannya, terbongkar. Bisa juga tetap melakukan dengan pendekatan berbeda.

Yang pernah ramai di masyarakat apa yang kita kenal dengan istilah “Mama Minta Pulsa”, yaitu munculnya sandek (pesan pendek atau sms) yang isinya seorang “Ibu kita” dalam sekarat dan minta dikirimi pulsa. “Ibu kita” tadi dalam keadaan gawat, sedang di kantor polisi karena ditangkap, atau di rumah sakit tak bisa keluar, atau sejenis dengan itu. Korbannya bisa siapa saja yang terg­erak rasa iba, rasa ingin membantu.

Jenis “pulsa” ini masih berseliweran melalui telepon, atau WA dengan berbagai variannya. Intinya sama, penipu mengakali korban. Caranya bisa macam-macam: pura-pura memberi hadiah uang, tak tahunya saldo korban terkuras. Bisa juga mengaku saudara—atau teman, sedang ditangkap polisi karena tak membawa surat kendaraan. Atau mengaku teman, menemukan dompet berisi jutaan rupiah. Atau bisa apa saja, kenal atau tidak. Mereka ini dengan meyakinkan. minta dibantu, atau kembali ke kasus klasik, keluarga tersandera di rumah sakit, kecela­kaan. Atau menawari barang mewah murah, termasuk mobil, motor yang bisa dibayar 10 persen saja, dan sisanya bisa dicicil suka-suka.

Melalui YouTube, kita bisa melihat ratusan—atau ribuan, contoh penipuan, baik dari tayangan tahun-tahun lalu, atau yang baru terjadi. Umumnya justru penipu yang tertipu. Karena korban pura-pura mengikuti instruksi, dan di menit terakhir muncul “punch line”, pukulan yang mematikan. Saat diminta segera transfer—atau mengambil duit, korban menjawab seenaknya: maaf tak bisa lagi “begituan”, atau ada yang minta dikawin saja, atau sejak awal memper­mainkan penipu dengan mengatakan sedang berada di luar negeri, mengajak bicara bahasa asing, atau mengaku poli­si dan sudah melacak nomor penipu.

Saya masih selalu nonton di ponsel, setiap kali jalan macet—atau tak macet. Merasa lucu, menertawai penipu yang dipermainkan habis, sampai termehek-mehek, termasuk minta ampun dan rela menyerahkan pacar. Asyik, lucu, haru, dan kalau tak salah ada ada satu orang yang khusus menjebak dan me­layani segala jenis penipuan.

Puas, lega, senang melihat para penipu menggelepar, dan seolah KO mutlak. Namun sesungguhnya penipu-penipu kecil ini pastilah pernah mem­peroleh kesuksesan. Berhasil menipu, mengingat korbannya begitu luas dan mudah diiming-imingi, digoda, dengan hadiah duit langsung. Tak semua mengetahui liku-liku hadiah, liku-liku perbankan, liku-liku transfer, liku-liku hal-hal yang tak diketahui sebelumnya.

Sesungguhnya mereka inilah korban penipu kecil dan atau penipu raksasa. Karena kurang informasi, tak memiliki akses dan pengetahuan, serbagodaan materi yang seketika, maka mereka ini yang menjadi korban beramai-ramai. Termasuk mereka yang menabung uangnya untuk bisa menunaikan ibadah haji, ternyata ditelantarkan, tanpa ada kepastian. Atau mereka yang diberi ke­mudahan pinjam, jumlah dana tertentu, dan ketika mencicil pengembalian, serbaseram karena tagihan, dan jumlah yang tak disadari—karena memang tak mengerti liku-liku dan perjanjian yang tak mungkin dibaca persyaratannya.

Sesungguhnya masih lebih banyak lagi yang terjebak, termakan, kegiatan yang tak diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, OJK, yang sekarang hidup di masyarakat. Dengan segtala perangkatnya.

Di sini, korban dibikin sengsara berkepanjangan. Bukan seperti pe­nipu yang remuk redam ditelanjangi. Di sini korban-korban ketidaktahuan ini masih terus berjatuhan, dan belum ada upaya penjelasan yang menyeluruh untuk menyelamatkan korban.

Yang mungkin sekali dilupakan. Tulisan ini inghin mengingatkan masih banyak korban-korban yang sebenarnya bisa diselamatkan.

Tampilkan Semua

Vincent Guerend

Sabtu 8/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Uni Eropa (UE) dibentuk berdasarkan Perjanjian Uni Eropa atau Perjanjian Maastricht tahun 1992. Tentu sebelum tahun tersebut, sudah banyak kerja sama antar-anggota UE sekarang, mesti belum formal bernama UE. UE boleh dikata dirintis...
Selengkapnya

Uji Coba Limbah Basah Menjadi Sumber Energi Cair

Sabtu 8/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah riset terbaru menunjukan kerberhasilan dalam mengubah biowaste basah, seperti kotoran babi dan sisa makanan, menjadi bahan bakar yang dapat dicampur dengan diesel. Temuan ini merupakan langkah menuju produksi bahan bakar mesin...
Selengkapnya

Upaya Mengubah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Sabtu 8/12/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah konversi plastik menjadi energi tengah dikembangkan para peneliti. Konversi kantong plastik ini menghasilkan bahan energi yang jauh lebih besar daripada yang dibutuhkan. Bahkan konversi menghasilkan bahan bakar transportasi seperti...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta