Koran Jakarta | November 20 2017
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Dana Tak Tepat Sasaran, Kemiskinan Sulit Turun

Senin 20/11/2017 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Pengentasan kemiskinan itu meningkatkan produktivitas penduduk miskin. Menkeu khawatir, jangan-jangan dana tidak betul-betul dirasakan masyarakat.   JAKARTA - Penurunan...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Dana Tak Tepat Sasaran, Kemiskinan Sulit Turun

Senin 20/11/2017 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font

Pengentasan kemiskinan itu meningkatkan produktivitas penduduk miskin.

Menkeu khawatir, jangan-jangan dana tidak betul-betul dirasakan masyarakat.

 

JAKARTA - Penurunan angka kemiskinan di Indonesia tercatat berjalan lamban karena sekitar 5 persen dari dana untuk menekan kemiskinan tersebut dinilai tidak tepat sasaran.

Selain itu, tidak ada sinergi berbagai program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan pemerintah pusat maupun daerah. Sebab, sering kali setiap kementerian dan lembaga terkait mempunyai program pengentasan kemiskinan sendiri- sendiri sehingga kerap terjadi tumpang-tindih kebijakan atau program.

“Ada ketidaktepatan sasaran. Jadi, harus ada koordinasi antarkementerian termasuk lembaga internasional seperti Bank Dunia. Itu lebih bagus diintegrasikan, jadi lebih bermanfaat dan tepat sasaran,” kata ekonom Universitas Indonesia, Telisa A Valianty, di Jakarta, Minggu (19/11).

Untuk itu, dia berharap ketepatan sasaran program pengentasan kemiskinan perlu ditingkatkan lagi. Hal itu lagi-lagi juga terkait pendataan yang tidak sinkron. “Kita menghitung 5 persen yang tidak tepat sasaran. Tapi perlu dicek ke lapangan lagi, benar nggak itu warga miskin.

Beberapa kasus belum update data, sudah meninggal masih ada namanya. Penyalahgunaan seperti itu yang harus diminimalisir. Makanya, pengecekan di kelurahan itu sangat penting,” kata Telisa.

Seperti dikabarkan, pemerintah mengakui telah menggelontorkan dana cukup besar untuk menekan angka kemiskinan. Akan tetapi, faktanya hingga kini angka kemiskinan di Tanah Air tidak turun secara signifikan.

Oleh karena itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengkhawatirkan telah terjadi penyimpangan penyaluran anggaran untuk penanggulangan kemiskinan itu sehingga dana tidak benar-benar sampai ke tangan masyarakat.

“Kalau kita tidak melihat kemiskinan turun cepat, kita harus waspada. Jangan-jangan banyak dana yang turun ke bawah tidak betul-betul dirasakan masyarakat,” ujar Sri Mulyani.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan Indonesia per Maret 2017 mencapai 27,77 juta orang atau 10,64 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Jumlah itu bertambah 6.900 ribu orang dibandingkan posisi September 2016 yang sebesar 27,76 juta orang (10,70 persen).

Menurut Telisa, program pemerintah sering kali hanya untuk membantu daya beli masyarakat karena penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini adalah konsumsi rumah tangga. Makanya, jika belakangan ini terjadi perlambatan konsumsi, salah satunya disebabkan bantuan sosial dari pemerintah terlambat.

Lapangan Kerja

Dia menekankan kunci sukses program pengentasan kemiskinan adalah ketersediaan lapangan pekerjaan. Sebab, masyarakat miskin harus mandiri, bukan semata-mata diberikan bantuan dan habis untuk konsumsi saja.

“Untuk keberlangsungan hidup mereka, betul harus ada konsumsi. Tapi dalam jangka menengah, program pengentasan kemiskinan itu meningkatkan produktivitas penduduk miskin supaya mereka bisa naik kelas,” tutur Telisa.

Sementara itu, peneliti Indef, Achmad Heri Firdaus, mengatakan strategi pemerintah daerah dalam mengelola anggaran pengentasan kemiskinan mesti ditinjau kembali. Meskipun anggaran dari pemerintah pusat, namun daerah sebagai eksekutornya.

Ia pun mengaitkan korelasi antara desentralisasi fiskal dan ketimpangan. Memang, dengan kebijakan otonomi daerah terjadi penurunan angka kemiskinan walaupun kurang impresif. “Kecil sekali, hanya nol koma sekian persen.

Padahal, anggaran yang dikeluarkan itu semakin besar. Muncul pertanyaan, apakah uangnya kurang atau uang cukup, tapi strateginya kurang bagus? Apalagi sejak adanya otda indikator kesejahteraannya sulit membaik,” ungkap dia.

Untuk itu, lanjut Heri, pemerintah daerah dituntut lebih kreatif menggali potensi ekonomi daerahnya sehingga secara tidak langsung turut mengentaskan kemiskinan melalui penyediaan lapangan kerja. “Misalnya, potensi daerahnya pariwisata dan pertanian, nanti dikembangkan sehingga masyarakatnya bisa lebih sejahtera,” papar dia. ahm/WP

Tampilkan Semua

Setya Novanto Dipindahkan ke Rutan KPK

Senin 20/11/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Setya Novanto, dipindahkan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, ke rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (19/11) malam. Perpindahan...
Selengkapnya

Operasi Tumpas KKB untuk Keselamatan Warga

Senin 20/11/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
TIMIKA - Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menegaskan operasi penumpasan Kelompok Kriminal Bersenjata-Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (KKB-TPN OPM) di wilayah Kimberly dan Banti, Distrik Tembagapura,...
Selengkapnya

Revisi Aturan SPT Diduga untuk Fasilitasi Pemilik “Dana Gelap”

Senin 20/11/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA — Revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 118/PMK.03/2017 tentang kemudahan harta yang belum dimasukkan dalam Surat Pernyataan Harta (SPH) atau Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) diduga akan dimanfaatkan untuk pemilik...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Setara Institute Rilis 10 Indeks Kota Toleran

Jumat 17/11/2017 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKAR TA - Setara Institute dan Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi mengeluarkan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (16/11). Dalam IKT tersebut, terdata 10 kota di Indonesia dengan nilai toleransi tertinggi dan 10 kota dengan skor toleransi terendah. Menurut Peneliti Setara Institute, Halili, dari hasil penelitian, selama setahun terakhir, terdapat 10 kota dengan skor toleransi tertinggi, diatas 5 dengan skala 1-7. Ke-10 kota tersebut adalah Manado (dengan skor 5,90), Pematangsiantar (5,90), Salatiga (5,90), Singkawang (5,90), Tual (5,90), Binjai (5,80), Kotamobagu (5,80), Palu (5,80), Tebing Tinggi (5,80), dan Surakarta (5,72).

Dijelaskannya, kota dengan no urut 1-5 memiliki skor yang sama, karena penilaian didasarkan pada hasil skoring dari 1-7. “Dimana skoring dihitung berdasarkan pembacaan dokumen sebagai data penelitian yang sudah ditentukan sebelumnya, kemudian dinilai dengan skala Likert. Dengan skala skoring yang terbatas dari 1-7, maka kesamaan skor akhir sangat dimungkinkan,” kata Halili. Dan karena kota dengan urutan 1-5 itu skornya sama, bukan berarti Manado menempati posisi pertama sebagai kota paling toleran. “Karena empat kota yang lain pun memiliki skor yang sama. Urutan 1-5 itu menunjukkan dan dapat dibaca bahwa ada lima kota dengan tingkat toleransi yang tinggi,” tukas Halili. Eko/AR-3

Tampilkan Semua

Muhammadiyah Akan Gelar Milad ke-105 di Kraton Yogyakarta

Jumat 17/11/2017 | 07:30
A   A   A   Pengaturan Font
Yogyakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar perayaan Milad ke-105 tahun salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu di Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada Jumat (17/11). Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP)...
Selengkapnya

Presiden Minta Pembangunan 10 Destinasi Wisata Diselesaikan

Jumat 17/11/2017 | 07:30
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pembangunan 10 prioritas destinasi wisata atau dikenal 10 Bali Baru segera dirampungkan. Hal itu dilakukan untuk menarik wisatawan ke Indonesia. “10 Bali baru ini harus cepat...
Selengkapnya

Presiden Diminta Lindungi Masyarakat Adat

Jumat 17/11/2017 | 07:20
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima puluhan orang berbaju adat dari seluruh Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/11). Kedatangan mereka untuk melakukan audiensi terkait adat kebudayaan yang ada...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

COP23 Sepakati soal Pendanaan Pencegahan Perubahan Iklim

Senin 20/11/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

BONN — Konferensi Para Pihak (Conference of Parties/ COP) Ke-23 untuk Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) berakhir dengan dicapainya kesepakatan soal pendanaan oleh seluruh pihak untuk mencegah terjadinya perubahan iklim.

Sebelumnya, isu pendanaan memiliki skema di mana negara-negara kaya akan mengumpulkan dana sebesar 100 miliar dollar AS per tahun hingga tahun 2020 untuk menolong negara-negara miskin melakukan pembangunan yang ramah lingkungan serta bisa mencegah terjadinya perubahan iklim.

Target konferensi perubahan iklim PBB 2017 di Bonn, Jerman ini, tidak terlalu muluk- muluk. Bila Kesepakatan Paris bisa berjalan, hal itu sudah menjadi sebuah kesuksesan. Climate Change Paris 2015 bertujuan untuk membatasi emisi global.

“Pembicaraan soal iklim di Bonn bersifat mendasar. Pembicaraan ini melandasi jalan untuk merampungkan serangkaian peraturan yang menyokong Kesepakatan Paris tahun depan.

Konferensi di Bonn ini menjadi peluang bagi banyak negara untuk menyatakan komitmen mereka meningkatkan target sendiri hingga 2020,” kata Paula Caballero, Kepala Urusan Iklim Global dari World Resources Institute, pekan lalu.

Konferensi di Bonn yang berlangsung 6–17 November ini merupakan pertemuan badan lingkungan PBB yang pertama sejak Presiden Donald Trump mundur dari Kesepakatan Iklim Paris 2015, yang ikut diperjuangkan pendahulunya, Presiden Barack Obama.

Kesepakatan Iklim Paris menegaskan agar negaranegara dunia berkomitmen menjaga ambang batas kenaikan suhu bumi di bawah dua derajat Celsius (2’C) itu dan berupaya menekan hingga 1,5’C. Untuk itu maka masingmasing negara juga terikat agar mengurangi emisi pada tahun 2020 sesuai dengan komitmennya.

Pertemuan ini digelar setiap tahun dengan dihadiri para penandatangan Kerangka Konvensi mengenai Perubahan Iklim PBB (United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) -yaitu kesepakatan untuk menetapkan batasan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) ke atmosfer bagi tiap negara.

Walaupun Kesepakatan Paris sudah ditandatangani dua tahun lalu, namun peraturan bagi kerangka energi global ini belum ditetapkan. Buku peraturannya akan dirumuskan di konferensi iklim PBB 2018 di Katowice, Polandia.

Sikap Buruk

Pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus, adalah salah satu sosok yang mengkritik secara keras pihak-pihak yang menolak kesepakatan global tentang perubahan iklim.

Paus terang-terangan menyebut mereka yang menolak kesepakatan global tentang perubahan iklim itu memiliki jiwa buruk. Paus, selama sambutan yang disampaikan kepada para perunding mengenai perundingan iklim di Jerman, menyebut perubahan iklim adalah salah satu fenomena paling mengkhawatirkan yang dihadapi umat manusia.

Dia menambahkan, upaya untuk memerangi perubahan iklim tertahan oleh orangorang yang menyangkal ilmu pengetahuan, mereka yang tidak peduli atau pasrah terhadap isu itu hingga mereka yang berpikir bahwa hal itu dapat dipecahkan dengan solusi teknis.

“Kita harus menghindari jatuh ke dalam sikap buruk ini, yang tentu saja tidak membantu penelitian jujur dan dialog yang tulus dan produktif.

Jelas, mereka yang menolak perubahan iklim adalah mereka yang memiliki sikap dan jiwa yang buruk,” kata Paus, akhir pekan lalu. Paus mendesak para juru runding pada pertemuan COP23 di Bonn untuk mengambil tindakan bebas dari kepentingan khusus dan tekanan politik atau ekonomi.

Paus asal Argentina itu juga meminta adanya dialog jujur mengenai masa depan planet ini. Negosiator di pertemuan COP23 Bonn sedang bekerja untuk mengimplementasikan Climate Change Paris 2015 yang bertujuan untuk membatasi emisi global.

Paus tidak menyebutkan nama negara mana pun. Namun, Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya mengumumkan bahwa Amerika Serikat menarik diri dari Kesepakatan Paris. Pada tahun 2016, Paus mengatakan bahwa pemanasan global terjadi karena aktivitas manusia dan dia meminta bahan bakar fosil untuk secara bertahap dihapus tanpa penundaan. uci/ DW/The Independent/P-4

Tampilkan Semua

ASEAN Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran

Sabtu 18/11/2017 | 06:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan rencana aksi untuk menjalankan Konsensus ASEAN tentang Promosi dan Perlindungan Buruh Migran yang ditandatangani saat Konferensi Tingkat Tinggi ke-31 di Filipina, Selasa (14/11). Direktur...
Selengkapnya

Partisipasi Kaum Hawa Semakin Diperlukan dalam Atasi Perubahan Iklim

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ada pemandangan berbeda dalam pertemuan perubahan iklim COP23 di Bonn, Jerman, pada pekan ketiga November ini. Achala Abeysinghe, ahli bidang hukum dari perundingan perubahan iklim PBB, terlihat luwes memberikan nasihat pada anggota...
Selengkapnya

Tiongkok Bangun Pesawat Luar Angkasa Nuklir

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING – Tiongkok saat ini sedang dalam tahap awal untuk membangun pesawat luar angksa ulang alik bertenaga nuklir. Rencana amat ambisius ini dilaporkan di halaman muka harian People’s Daily edisi Jumat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Penataan Pelanggan Diyakini Tak Picu Inflasi

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta– Pemerintah menilai penyederhanaan golongan pelanggan listrik tidak akan memicu inflasi, seperti yang dikhawatirkan sejumlah pihak. Namun, pemerintah tak menampik kemungkinan lonjakan konsumsi listrik akibat rencana penghapusan sejumlah golongan pelanggan listrik tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan penyederhanaan golongan pelanggan listrik yang saat ini tengah dibahas Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) tidak akan mendorong inflasi. “Kalau konsumsi (listrik) yang naik, ya, tidak ada masalah. Inflasi itu kalau pengeluaran orang naik,” kata Darmin di Jakarta, Jumat (17/11).

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu memandang tidak ada masalah mengenai rencana penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga nonsubsidi tersebut. “Selama melaksanakan bisnisnya tidak menaikkan tarif begitu saja, ya, tidak akan menyebabkan inflasi,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menyatakan penyederhanaan golongan tarif tersebut, selain memudahkan pembagian golongan listrik yang memiliki tarif yang sama, juga dalam rangka memudahkan masyarakat mendapatkan akses listrik yang sesuai dengan kebutuhannya.

Golongan 450 VA dengan pelanggan 23 juta rumah tangga dan 900 VA sejumlah enam juta rumah tangga yang disubsidi pemerintah tidak mengalami perubahan dan tidak terpengaruh rencana penyederhanaan ini. Tarif untuk pelanggan rumah tangga 450 VA tetap sebesar 415 rupiah tiap kilowatt per hour (kWh) dan 900 VA sebesar 586 rupiah per kWh.

Golongan rumah tangga nonsubsidi tidak akan mengalami perubahan tarif listrik setelah penyederhanaan. Seluruh golongan pelanggan masih tetap mendapatkan harga listrik sesuai saat ini. Besaran tarif tenaga listrik masih mengacu pada Permen ESDM Nomor 41 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 mengenai Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN.

Rencana penyederhanaan golongan tarif meliputi 900 VA (nonsubsidi) akan didorong menjadi 1.300 VA dengan tarifnya tetap 1.352 rupiah/ kWh; 1.300 VA 2.200 VA, 3.300 VA dan 4.400 VA akan naik menjadi 5.500 VA (tarif tetap 1.467,28 rupiah/ kWh). Golongan tarif di atas 5.500 VA hingga 13.200 VA akan menjadi 13.200 VA dengan tarif sama 1.467,28 rupiah/ kWh + PPN. Di atas 13.200 VA ke atas akan loss stroom dan tarif tetap 1.467,28 rupiah/ kWh + PPN.

Munculkan Risiko

Terkait rencana itu, Peneliti Ekonomi dari Institute of Development for Economics and Finance (Indef), Bima Yudisthira meminta pemerintah membatalkan rencana itu lantaran hanya menciptakan sejumlah risiko terhadap perekonomian nasional. Dia memperingatkan langkah itu bakal memicu inflasi ke depannya.

“Jika kebijakan ini terus dilanjutkan, dikhawatirkan inflasi bisa meroket di atas empat persen 2018,” ujarnya, beberapa waktu lalu. mad/Ant/E-10

Tampilkan Semua

Kontrak Jual Beli Listrik PLTU Dievaluasi

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) meninjau ulang kontrak jual beli listrik (PPA) dengan pihak swasta. Permintaan itu termuat dalam surat Kementerian ESDM bernomor...
Selengkapnya

Sriwijaya Air Bertekad Raih Sertifikat IOSA

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TANGERANG – Sriwijaya Air berkomitmen meraih IATA Operational Safety Audit (IOSA) pada tahun depan untuk meningkatkan pelayanan sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pelanggannya. Sertifikat IOSA dinilai sangat penting...
Selengkapnya

Utang Luar Negeri Naik Jadi 343,1 Miliar Dollar AS

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Utang luar negeri Indonesia selama kuartal III 2017 naik 4,5 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2016 atau menjadi sebesar 343,1 miliar dollar AS karena pertumbuhan utang publik, atau utang pemerintah dan bank...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

UGM Bantu Buton Selatan Kembangkan Jambu Mete

Senin 13/11/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kabupaten Buton Se­latan, Sulawesi Teng­gara (Sultra), selama ini dikenal sebagai “Negeri 1001 Pesona Misteri”. Sebutan itu mengemuka karena Buton Selatan memiliki beberapa destinasi wisata yang mister­inya sampai saat ini belum terpecahkan.

Misteri objek wisata ter­sebut, antara lain makam Maha Patih Gadjah Mada yang ada di Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga. Ada juga jangkar di laut Buton Selatan dengan ukuran lebih besar dari jangkar di Keraton Buton, yang tidak jelas asal usulnya.

Untuk mengembangkan daerahnya, Bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat, melakukan banyak kerja sama dengan kampus-kampus besar di Indonesia, seperti Univer­sitas Hasanuddin di Makasar. Dijalin juga kerja sama di bidang penelitian dan pengab­dian masyarakat dengan Uni­versitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dikerjakan untuk memajukan wilayah Bu­ton Selatan, wartawan Koran Jakarta, Eko Sugiarto Putro berkesempatan mewawan­carai Bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat, seusai menandatangani kerja sama dengan UGM, di Yogyakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apa saja potensi Buton Selatan yang akan dikem­bangkan?

Kami punya pertambangan, minyak dan gas (Migas), kehutanan, perkebunan, per­ikanan, pertanian, industri, dan pariwisata. Semua masih butuh kerja keras untuk me­ngembangkan. Kami berusaha semaksimal mungkin un­tuk mengoptimalkan kinerja birokrasi dan mendorong kemandirian masyarakat da­lam mengembangkan potensi daerahnya masing-masing.

Untuk memacu kemajuan Buton Selatan sudah dijalin kerja sama dengan pihak mana saja?

Untuk itu, kami banyak bekerja sama dengan semua pihak, baik dengan pemerin­tah pusat dalam hal ini kemen­terian terkait, provinsi, swasta, maupun kampus. Kerja sama ini kami harap bisa meng­optimalkan apa yang kami kerjakan di dalam.

Dengan UGM, kerja sama yang dijalin seperti apa?

UGM dan Kabupaten Buton Selatan sepakat untuk meng­adakan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyara­kat. Kami juga sepakat dalam menjalin kerja sama dalam upaya peningkatan fungsi pemerintah dan pelayanan ma­syarakat di Kabupaten Buton Selatan.

Apakah ada target khusus dari kerja sama dengan UGM ini?

Tadi, saya memaparkan sa­lah satu potensi Buton Selatan di bidang pertanian. Terkait potensi bidang pertani­an, dalam hal ini jambu mete sebagai komo­ditas unggulan Buton Selatan. Salah satu kendala perkebunan kacang mete di Buton Se­latan yakni produk­tivitasnya yang masih rendah.

Lebih detailnya harapan dari kerja sama dengan UGM ini apa?

Dalam hal ini kami membutuhkan support dari UGM untuk dapat membantu memberikan solusi mening­katkan produktivitas kacang mete sebagai produk prima­dona Buton Selatan. UGM kan punya fakultas pertanian dan teknologi pertanian yang maju dan sudah teruji. Ini terbukti mampu membantu banyak daerah, bahkan perusahaan swasta besar.

Bagaimana tanggapan dari pihak UGM atas per­mintaan bantuan tersebut?

UGM memiliki sumber daya manusia yang dapat membantu mengembangkan Buton Selatan. Tadi Rektor UGM, Panut Mulyono, menga­takan pada prinsipnya UGM melalui fakultas dan pusat studi akan dengan senang hati merumuskan kegiatan-ke­giatan relevan yang dibutuh­kan Buton Selatan. n N-3

Tampilkan Semua

Selayar Terus Kembangkan Wisata Bahari

Senin 30/10/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selayar, sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Sela­tan yang sebagian wilayah­nya kepulauan. Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Ibu Kota Benteng ini memiliki luas 10.503 km² (wilayah daratan dan lautan) dan berpenduduk...
Selengkapnya

Jatim Terus Gencar Kembangkan Sektor Pariwisata

Senin 23/10/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sektor pariwisata me­miliki makna strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Bagi sejumlah nega­ra, pariwisata telah menjadi andalan utama dalam menam­bah devisa negara. Berkem­bang sebagai industri,...
Selengkapnya

Sidoarjo Bertekad Menjadi Kabupaten Terbaik

Senin 16/10/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Sidoarjo bertekad menjadi ka­bupaten terbaik, tidak hanya di Jawa Timur (Jatim), tapi juga tingkat nasional. Ber­bagai inovasi diciptakan untuk mempermudah layanan kepada masyarakat. Masyarakat bisa ce­pat mengakses...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Hunian Lokal Bersaing di Kawasan ASEAN

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk., menuai prestasi.

Hunian yang berlokasi di Jl Raya Cakung-Cilincing, exit tol Cakung Timur, Jakarta Timur ini, menjadi satu dari beberapa kawasan perumahan yang terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang Grand Final PropertyGuru Asia Property Award 2017 yang digelar di Sands Expo & Convention Center, Singapura, pekan lalu. Penghargaan tersebut dihadiri langsung oleh Sami Miettinen selaku Direktur Utama PT Mitra Sindo Sukses. 

Terpilihnya JGC dalam ajang penghargaan prestisius bagi industri properti di Negara-negara Asia tersebut, setelah sebelumnya berhasil memenangkan ajang penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Awards 2017 yang dihelat di Hotel Fairmont, Jakarta pada 12 September 2017 lalu. 

Dalam ajang itu, dewan juri memilih JGC sebagai pemenang untuk 2 kategori sekaligus yakni Best Housing Development untuk kawasan Jakarta dan Best Housing Development untuk Indonesia. 

Atas torehan prestasi tersebut, maka JGC berhak mewakili Indonesia ke level berikutnya yakni Grand Final PropertyGuru Asia Property Award 2017 untuk selanjutnya kembali disanding dengan para pemenang regional dari Negara-negara lainnya seperti Kamboja, Filipina, Vietnam, Myanmar, Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Grand Final PropertyGuru Asia Property Award 2017 merupakan even tahunan yang digelar oleh PropertyGuru Group, salah satu portal properti terkemuka di Asia. Ajang penghargaan yang telah tujuh kali digelar ini diberikan kepada proyek-proyek properti terbaik di Asia yang sebelumnya telah melalui tahapan penjurian yang cukup ketat oleh para professional dan ahli di bidangnya, yang berasal dari 10 negara. 

Untuk tahun ini  Grand Final PropertyGuru Asia Property Award 2017  mengusung tema ‘bigger, better, stronger’, sebagai representasi kondisi sektor properti Asia. JGC sendiri dalam ajang bergengsi tersebut terpilih sebagai finalis untuk kategori Best Housing Development (Asia).

Terkait prestasi yang berhasil diraih di even internasional tersebut, Sami Miettinen mengaku jika pihaknya bersyukur karena JGC kembali mendapatkan kesempatan untuk bisa mewakili Indonesia di ajang penghargaan bergengsi  PropertyGuru Asia Property Awards 2017.

 “Hal ini sangat membanggakan dan akan membuat kami lebih bersemangat dalam mengembangkan Jakarta Garden City sehingga menjadi sebuah kawasan yang nyaman, aman, dan berkualitas bagi penghuninya. Jakarta Garden City terus berkembang seiring bertambahnya fasilitas-fasilitas gaya hidup yang telah mulai beroperasi,” ujar Sami.  

Sami mengatakan, saat ini adalah waktu yang tepat berinvestasi di Jakarta Garden City. Pasalnya harga tanahnya masih jauh lebih terjangkau tetapi telah dilengkapi fasilitas modern seperti AEON Mall yang mulai beroperasi penuh pada 30 September 2017. 

Selain itu, peritel IKEA yang berasal dari Swedia akan bergabung pula di Jakarta Garden City. “Jakarta Garden City merupakan kawasan sunrise property yang sedang berkembang dan terus membangun. Karena itu, berinvestasi disini akan menghasilkan investasi tinggi di masa depan,” kata Sami.

Dalam kondisi teraktual, kawasan Perumahan Jakarta Garden City semakin mudah dan cepat diakses dengan beroperasinya Jalan Tol Tanjung Priok yang merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) dan tersambung dengan Jalan Tol Dalam Kota yang akan menghubungkan lalu lintas dari JORR ke Cawang, Pluit, dan tentunya menuju Pelabuhan Tanjung Priok. 

Keberadaan akses baru ini akan semakin menambah kemudahan mobilitas penghuni Jakarta Garden City. Akses lainnya adalah jalan tembus Tipar Cakung yang membuat perjalanan dari Kelapa Gading menuju Jakarta Garden City dan sebaliknya dapat ditempuh hanya dalam 20 menit saja. Jakarta Garden City pun hanya ‘selangkah’ menuju pintu tol JORR.

Lebih lanjut dalam kesempatan terpisah Freddy Chan, Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk. mengatakan, PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) sepanjang tahun 2016 lalu  berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,46 triliun yang berasal  dari penjualan properti Rp2,36 triliun, pendapatan hotel dan sewa Rp53,4 miliar dan pendapatan golf dan restoran club house 51,3 miliar rupiah. yun/E-6 

Tampilkan Semua

Properti Kreatif akan Laris di Pasar

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Majalah Property&Bank dan Aliansi Jurnalis Properti dan Keuangan (AJPK) menggelar malam anugerah Indonesia Property&Bank Award (IPBA) untuk ke-12 kalinya.  Acara yang digelar  di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta,...
Selengkapnya

Mengejar Target untuk Rumah Rakyat

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) optimistis mampu mencapai target pembangunan 200 ribu unit rumah rakyat hingga akhir tahun ini. Bahkan, bukan tidak mungkin bisa melampaui target tersebut. Berdasarkan data sementara yang...
Selengkapnya

Dukung Nawa Cita melalui Rumah Rakyat

Senin 13/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk merangkul para pelaku UMKM yang tergabung dalam Balai Ekonomi Desa (Balkondes) untuk "Go Digital", selain memenuhi target 6 juta UMKM tersambung teknologi informasi juga mengembangkan potensi ekonomi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Solusi Microsoft untuk Transformasi Digital

Kamis 16/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Bisnis di Indonesia kini tengah menghadapi proses transformasi digital. Transformasi digital dipercaya akan mengubah bagaimana masyarakat menjalani hidupnya, bekerja, dan bermain di waktu mendatang.

Hasil riset Microsoft pada 2017, 90 persen pemimpin bisnis di Indonesia percaya bahwa dibutuhkan sebuah transformasi digital agar dapat berkembang dimasa mendatang, dan hanya 27 persen  yang menyatakan bahwa mereka telah memiliki strategi digital sepenuhnya.

Untuk mendukung tranformasi digital Microsoft memiliki tiga solusi baru untuk membantu pelanggan dari beragam industri dalam melakukan transformasi digital. Solusi terbaru tersebut adalah Microsoft 365, Azure Stack, dan Microsoft SQL Server 2017.

 Ketiga solusi ini dirancang untuk mendukung kinerja tim, melindungi bisnis, dan menyederhanakan manajemen TI dengan satu solusi. “Solusi Microsoft membantu perusahaan dapat terhubung dengan pelanggan, memberdayakan karyawan,  dan mengoptimalisasi proses pengerjaan dan transformasi produk dan model bisnis,” ujar Linda Dwiyanti, Chief Marketing and Operations Microsoft Indonesia pada acara Microsoft Industry Summit 2017 di Jakarta Rabu (15/11).

Lebih jauh Linda mengatakan, kemajuan teknologi mobile dan komputasi awan, salah satu aspek terpenting dari proses transformasi digital di Indonesia.  Solusi  tersebut membantu karyawan bekerja dimanapun dan kapanpun dengan aman.

Microsoft 365, sebuah solusi intelijen yang lengkap untuk pelanggan komersial baik besar atau kecil, sehingga setiap orang dalam organisasi dapat lebih kolaboratif, mendukung kreativitas dengan cara yang aman dihadirkan.

Microsoft 365 menghadirkan Office 365, Windows 10, dan Enterprise Mobility + Security yang digunakan untuk memampukan organisasi-organisasi di Indonesia agar dapat merampingkan manajemen TI dalam satu solusi, yang khusus dirancang untuk bisnis.

Sementara produk Azure Stack memiliki kelebihan pada  ketangkasan dan inovasinya terhadap komputasi awan yang cepat.  Solusi ini memungkinkan konsistensi saat menjalankan platform hybrid cloud yang dapat membantu pelaku bisnis mengoptimalkan operasional mereka dan dan memaksimalkan produktivitas.

“Telkom Telstra dan CBN merupakan mitra awal yang menyediakan solusi bagi konsumen pengguna Azure Stack di Indonesia,” ungkap Linda.

Solusi ketiga adalah SQL Server 2017, sebuah sistem manajemen database relasional yang dikembangkan untuk mengoptimalkan operasional dan pengelolaan penyimpanan untuk bisnis mereka. Sistem ini dapat diakses melalui Windows, Linux, dan Docker.

 SQL Server 2017 menyediakan kemampuan Always Encrypted, Transparent Data Encryption, dan Dynamic Data masking yang mampu menyembunyikan data-data sensitif, juga Row-Level Security yang dapat mengontrol akses ke dalam baris-baris database. 

Microsoft SQL Server 2017 juga menyediakan kemampuan baru Machine Learning and Deep Learning yang mendukung seluruh data  dengan solusi komperhensif.

 “Misi kami adalah untuk mendukung setiap orang dan juga setiap organisasi di Indonesia untuk dapat mencapai lebih banyak hal, juga untuk mentransformasi model bisnis, dan menemukan kembali nilai didalamdunia yang kerap berubah ini,” jelas Linda. hay/E-6

Tampilkan Semua

Layar Ponsel Maksimal dengan “Full View”

Kamis 16/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ponsel pintar dengan layar penuh full view saat ini menjadi tuntutan konsumen. Adanya layar yang memenuhi hampir seluruh ponsel membuat tampilan layar menjadi maksimal, tidak diisi oleh ruang kosong yang mengurangi nilai estetika. Salah...
Selengkapnya

Fitur Lengkap Domain E-mail Berbayar

Kamis 16/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada ranah maya, kredibilitas menjadi sangat penting. Surel dengan nama perusahaan menentukan kesuksesan perusahaan dalam berbisnis. Perusahaan perlu membangun kepercayaan di mata mitranya. Menurut Country Manager Exabytes Indonesia,...
Selengkapnya

Cloud Handal dan Murah untuk Usaha Kecil

Selasa 14/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Maraknya UKM yang go online, membuat PT Biznet Gio Nusantara (Biznet) menggarap pasar potensial ini. Perusahaan penyedia jaringan serta optic dan cloud ini menawarkan produk terbaru yaitu NeoCloud. Produk NeoCloud...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Roda Dua Listrik Lebih Siap

Jumat 17/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sepeda motor juga telah menggunakan baterai sebagai sumber tenaganya. Di Indonesia, komersialisasisepeda motor listrik secara luas diawali dengan mereka lokal Viar, yang dikenal sebagai produsen kendaraan angkutan barang roda tiga.

Gesits sebagai merek lokal hasil kerjasama antara Garansindo dan ITS akan segera masuk jalur produksi. Penandatanganan perjanjian kerjasama produksi sepeda motor listrik Gesits (Garansindo Electric Scooter ITS ) pada 18  Agustus 2017 di kawasan industri Wijaya Karya (Wika)  Bogor.

Chief Executive Officer Garansindo Group, Muhammad Al Abdullah, mengatakan pabrik perakitan Gesits akan menempati luas total areal 30 hektar. Dalam tahap awal pabrik akan menggunakan salah satu bangunan seluas 2.400 meter persegi sebagai fasilitas penerimaan komponen, perakitan kendaraan, dan pengujian akhir. Adapun hasil produksi akan ditampung dalam sebuah gudang penyimpanan sementara seluas 1.400 meter persegi.

Dalam tahap awal pabrik PT Wika Industri dan Konstruksi mampu memproduksi 50.000 unit gesits per tahun. Selanjutnya kapasitas produksi akan dikembangkan hingga mampu mencapai produksi 100.000 unit per tahun. Poduksi Gesit akan dilakukan dimulai awal 2018.

Skutik Gesits mengaplikasi motor elektrik berdaya 5kW dengan torsi mencapai 15Nm pada 3.000 rpm dari sumber baterai Lithium-ion dengan sistem manajemen baterai yang seluruhnya merupakan produk dalam negeri.

“Hanya dibutuhkan waktu maksimal 3 jam untuk mengisi ulang energi pada baterai. Dalam kondisi baterai terisi daya penuh Gesits mampu menempuh jarak 80-100 Km dengan kecepatan maksimum mencapai 100 km per jam,” ujar Abdulllah.

Gesits bahkan  juga telah melakukan penjajakan kerjasama dengan PLN  dan Pertamina untuk penyediaan sistem pengisian ulang daya dan penggantian (swap) baterai di berbagai SPBU.

Melihat potensi yang besar, merek Jepang yang selama ini diuntungkan dengan mesin bakar juga sudah mememerkan motor listrik. 

Yamaha pada akhir Oktober  2017 telah mengenalkan Yamaha Electric Vehicle (YEV) dalam bentuk e-Fino.

YEV telah disempurnakan daripada generasi sebelumnya, dan kali ini dalam bentuk skuter matik, yang ringan dan cocok digunakan dijalanan Indonesia. 

Sekutik yang membutuhkan waktu  isi ulang 3 jam dengan baterai 110 volts memiliki berat cukup ringan, hanya 66 kg saja. "Kami sangat percaya diri untuk menghadapi era kendaraan listrik di Indonesia. Yamaha siap berkontribusi untuk hal ini," kata Presiden Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Minoru Morimoto. hay/E-6 

Tampilkan Semua

Tantangan Kendaraan Listrik

Jumat 17/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kendaraan listrik dengan beberapa kelebihan dibandingkan kendaraan konvesional, sangat mendesak untuk diwujudkan dalam produk masal. Kendaraan listrik memiliki kelebihan pada emisi karbon yang rendah, efisiensi, ramah lingkungan, ringan,...
Selengkapnya

Menuju Era Truk Listrik

Jumat 17/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Adopsi teknologi mobil listrik bukan hanya pada kendaraan pribadi. Kendaraan komersial listrik akan segera meluncur sebagai solusi menekan angka polusi udara dan efisiensi biaya operasional. Teknologi mobil sudah semakin maju, terutama...
Selengkapnya

Note E-Power, Mobil Listrik Masa Depan

Rabu 15/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah tampil di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Nissan kini memperkenalkan Note e-Power dengan melakukan ujicoba. Ujicoba yang dilakukan di Tangerang Selatan, Senin (13/11). "Sistem penggerak motor listrik...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Celtics Cetak Rekor

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

ATLANTA - Setelah kalah di dua laga awal musim, Boston Celtics, mampu terus menorehkan hasil gemilang dengan meraih kemenangan ke-15 beruntun di awal musim NBA ini. Kemenangan teranyar diraih Celtics atas tuan arumah Atlanta Hawks.

Bertandang ke markas Hawks di Philips Arena, Minggu (19/11) WIB, Celtics berhasil memetik  kemenangan dengan skor 110-99. Catatan Celtics tersebut menjadi yang paling kinclong di NBA musim ini, juga menyamai rekor dalam 17 laga awal. Kemenangan dalam 15 partai berturut-turut juga menjadi rentetan terpanjang kelima buat klub tersebut.

Kyrie Irving memainkan peran besar dalam kemenangan Celtics tersebut dengan mencetak 30 poin, plus empat rebound dan lima assist. Sementara itu Jaylen Brown menyumbang 27 poin buat Celtics, tertinggi dalam kariernya.

Tuan rumah Hawks sebenarnya tampil ngotot di awal kuarter. Hawks bahkan mampu memimpin 35-20 di akhir kuarter pertama. Celtics mampu mengikis selisih jadi tiga bola saja, 44-50, di akhir paruh pertama.

Pada Kuarter ketiga menjadi momen kebangkitan Celtics. Skor berhasil disamakan Brown lewat tembakan tiga angka dalam kedudukan 65 sama dengan 6,5 menit tersisa. Celtics sudah berbalik unggul 80-77 di akhir kuarter itu.

Hawks, yang tak mau kalah begitu saja di depan pendukungnya sendiri, memberi perlawanan sengit di kuarter keempat. Tapi duel ketat cuma berlangsung di separuh awal kuarter ini karena setelah itu Celtics berhasil menjaga keunggulannya hingga menutup laga dengan skor akhir 110-99. Rtr/S-2

Tampilkan Semua

Ribuan Peserta Ikuti Borobudur Marathon

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MAGELANG – Sebanyak 8.754 peserta dari dalam dan luar negeri mengikuti lomba Bank Jateng Borobudur Marathon yang digelar di Taman Lumbini Kompleks Candi Borobudur, Magelng, Minggu (19/11). Ribuan peserta itu dilepas oleh Menteri...
Selengkapnya

Daniel Whitehouse Juarai Etape Dua Tour de Singkarak

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dengan susah payah, Daniel Whitehouse, memenangi etape dua Tour de Singkarak setelah bersaing ketat dengan juara tiga kali ajang ini, Ghader Mizbani. SAWAHLUNTO - Daniel Whitehouse finish tercepat pada Tour de Singkarak (TdS) 2017 etape...
Selengkapnya

Goffin Ukir Sejarah di ATP Finals

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Sejarah tercipta di gelaran ATP Final. Petenis Belgia, David Goffin, secara mengejutkan mampu menghentikan langkah petenis peringkat dua dunia, Roger Federer, pada babak semifinal di ATP Finals, Sabtu (18/11) waktu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Perlu Persistensi untuk Meraih Mimpi

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Persisten

Penulis : MHusnil dan Pandji P

Penerbit : Bentang Pustaka

Cetakan : September, 2017

Tebal : xvi + 172 halaman

ISBN : 978-602-291-419-8

Apa itu persisten? Persisten berarti kegigihan. Persisten menjadi kunci keberhasilan seseorang menghadapi setiap kendala tugas atau pekerjaan. Cerita dialami komika Pandji P selalu berhasil menemukan jalan keluar setiap permasalahan untuk menyukseskan misi keliling dunia. Dalam buku ini, pembaca tidak hanya disuguhkan cerita perjuangan mencapai mimpinya, tapi juga dapat mempelajari sikap yang harus dimiliki seseorang, jika ingin sukses.

Dibutuhkan tim yang juga sama ngotot untuk bisa mewujudkan mimpi-mimpi. Tim yang bisa menemani dalam perjalanan panjang. Dalam proses meraih mimpinya, manajemen banyak membantu (hlm 30). Dengan bantuan manajemen, dia selalu berhasil menemukan cara melewati berbagai kendala. Contoh menjelang tampil di Medan hampir gagal karena panitia tidak siap. Tiket sejumlah 1.000 lembar baru terjual 17. Dia lalu menggeber promo di radio dan mendatangi lokasi publik agar banyak orang tahu agenda penampilannya.

“Dengan mengabaikan istirahat dan masa-masa menikmati Kota Medan, panitia akhirnya berhasil menjual tiket sampai 300 lembar. Memang tidak mencapai target, tetapi setidaknya jumlah itu lebih baik ketimbang 17 lembar” katanya (hlm 93).

Masalah tak berhenti di situ. Beberapa hari setelah pulang dari Jerman, Pandji dan manajemen harus menerima pil pahit karena diputus kontrak oleh sponsor dan hampir mengancam perjalanan Afrika Selatan dan Jepang. Beruntung masih ada dana untuk terbang ke Afrika Selatan dan Jepang.

Namun, setelah itu tidak ada dana ke Australia yang tinggal menghitung hari dan Amerika Serikat berlangsung dalam hitungan minggu. Proposal ke berbagai perusahaan, belum direspons.

“Dia memang gagal, tetapi kekuatannya untuk mengatasi kegagalan lebih besar” (hlm 107). Dengan persistensi, Pandji dan manajemen tidak menyerah begitu saja. Mereka akhirnya bisa mendapat dana transportasi yang cukup untuk ke Australia, Amerika Serikat, dan Inggris.

Dana didapat dari penjualan tiket pertunjukan Jakarta. Sehari terjual 1.500 lembar! Ini terjadi karena mereka menjual tiket presale untuk peringatan HUT Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus.

Selain inspiratif, dan penuh pesan moral, buku dilengkapi guyonan-guyonan dan berbagai cerita lucu dalam perjalanan ke 24 kota di lima benua. 

Diresensi Muhammad Fajar Rivaldi, Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Tampilkan Semua

Tantangan Ekonomi Nasional

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perekonomian Indonesia tahun 2018 diprediksi bakal lebih baik dari 2017. Sehingga pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,4 persen. Pertumbuhan ekonomi yang optimis tersebut akan dicapai melalui dukungan konsumsi...
Selengkapnya

Mengapa Gaji Tak Kunjung Naik

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertanyaan : Bu Rossa, saya sudah 4,5 tahun bekerja di sebuah perusahaan swasta tapi tidak ada peningkatan gaji yang signifikan. Apa alasan perusahaan tidak menaikkan gaji karyawannya? Mohon advisnya Bu. Tony, Tangerang Jawaban : Ada...
Selengkapnya

Kinerja Pembangunan Infrastruktur

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Dr Edy Purwo Saputro, SE, MSi Menjelang akhir tahun 2017, review pembangunan infrastruktur menjadi penting demi pelaksanaan 2018 dan alokasi pendanaan RAPBN 2018 yang telah disahkan DPR akhir pekan lalu. Di satu sisi, infrastruktur...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Jambore Jazz Kampus FIA UB Satukan Perbedaan Lewat Musik

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Alumni Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (IKAFIA UB) menggelar puncak rangkaian Dies Natalis ke-57 FIA UB, Sabtu (18/11).  Puncak kegiatan tahun ini dikemas dengan acara Jambore Jazz Kampus (JKK) ke-8 yang berlangsung di UMM Dome, Kota Malang.

Berbeda dengan sebelumnya, JKK tahun ini menampilkan sejarah musik Jazz mulai dari tahun 1960 hingga 2017, yang semua dibawakan oleh mahasiswa. Tujuan acara ini adalah memberikan ruang bagi musisi muda khususnya mahasiswa untuk tampil bermusik jazz.

Dimulai pukul 15.00 WIB, JJK dipungkasi oleh Kahitna yang tampil prima sesuai karakter ajang ini yang dilahirkan dari para maestro jazz indonesia Buby Chen, Indra Lesmana, Beny Likumahua, Harvey Malaiholo, dan grup legenda Karimata.

Dida juga mengungkapkan dalam JJK ini ada 7 musisi, yakni ITS Yes, UI, Paperline UB, GreyFIA UB, Gelas Kaca, dan bintang tamu Wake Up Airis, Andry Sofyan serta Kahitna. Kegiatan yang juga bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Bank BRI ini berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 5000 penonton.

 “Hanya musik yang dapat menyatukan perbedaan dan musik jazz ini tetap disukai dan bukan hanya penggemar tapi juga  generasi muda bisa bermain lagu-lagu tahun 60-an," kata Ketua IKAFIA UB, Dida Sarkhan.

Dida mengatakan lewat kegiatan ini, para alumni juga melakukan pembinaan dan pembimbingan pada mahasiswa FIA. Sinergitas mahasiswa dan alumni ini diberikan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengelola even.

Sedangkan, untuk para musisi kampus diharapkan kegiatan ini akan mewadahi musisi jazz untuk menampilkan bakat dan kemampuannya. “Kami ingin konser seperti ini bisa mengembangkan bakat para mahasiswa, menjadi wadah silahturahmi antara mahasiswa dan alumni FIA UB," tambahnya.

Menurutnya, momen pertemuan musisi kampus perlu diperbanyak dan JJK ini sudah berputar delapan kali dengan kualitas dan standart yang ditetapkan panitia penyelenggara. Oleh karena itu, alumni tahun 84, berharap kegiatan JJK nantinya semakin terus baik dan bisa mengundang teman-teman pemain jazz dari universitas luar negeri dan juga bisa mendatangkan bintang jazz internasional.

Dida juga mengatakan lewat kegiatan ini, IKAFIA UB juga turut mengajak mahasiswa untuk menjaga persatuan dengan berbagai kegiatan positif. “Musik paling bisa menyatukan perbedaan. Karena itu, kami juga mengajak pada generasi muda untuk saling berbuat kebaikan dan positif, bukan hanya lewat musik,” ulasnya.

Diketahui, dalam rangkaian Dies Natalis FIA ke 57 UB, IKAFIA UB juga menggelar kegiatan silahturahmi FIA Funday dan Konfrensi Alumni FIA UB. Dalam kegiatan Konfrensi FIA, menghadirkan tokoh diantara Djarot Syaiful Hidayat, dan Prof Dr Masud Sa'id. Sedangkan untuk kegiatan FIA Funday, IKAFIA juga turut memberikan beasiswa pada mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kurang. SB/S-2

Tampilkan Semua

Kukus atau Rebus, Kuliner Sehat yang Enak Dinikmati

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mengolah makanan dengan cara dikukus atau direbus, konon jauh lebih sehat. Meski tidak sepopuler dengan teknik memasak seperti menggoreng, menumis atau memanggang, tetapi mengukus atau merebus juga bisa menghasilkan masakan yang lezat...
Selengkapnya

Melihat Keunikan dan Pesona Budaya Melayu

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Beberapa waktu lalu Lembaga Adat Melayu (LAM) mendeklarasikan Pulau Penyengat yang berada di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai warisan budaya dunia, sekaligus saksi sejarah tempat kelahiran Bahasa...
Selengkapnya

Mengenalkan Tari Tradisional pada Generasi Kekinian

Senin 20/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Rutin diselenggarakan sejak 2012, Indonesia Menari 2017 kembali hadir. Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara ini dilangsungkan bersamaan di tiga kota sekaligus yaitu, Jakarta, Solo, dan Bandung pada Minggu (19/11). Indonesia...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Diamond Club Ditutup Permanen

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup permanen tempat hiburan Diamond Club and Karaoke, di Tamansari, Jakarta Barat. “Proses penutupannya sudah dilaksanakan pada Kamis (16/11) malam, sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” kata Kepala Seksi Operasi Satpol PP DKI Harry Apriyanto, di Jakarta, Jumat (17/11).

Berdasarkan instruksi tersebut, menurut Harry Apriyanto, maka Gubernur Anies meminta agar dilakukan tindakan tegas terhadap seluruh tempat hiburan yang terbukti melanggar peraturan daerah (perda).

“Jadi, kami melakukan pemberhentian atau penutupan secara permanen untuk kegiatan usaha diamond karaoke yang pada 15 September ditutup sementara sambil menunggu hasil menyelidikan Polda Metro Jaya,” ujar Harry.

Dia menuturkan proses penutupan berlangsung aman karena semenjak disegel pada September 2017 lalu, Diamond Karaoke sudah berhenti beroperasi, sehingga saat eksekusi penutupan berlangsung, tidak ada tamu atau pengunjung yang datang. “Sebanyak enam penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dan 15 anggota Satpol PP dikerahkan untuk melakukan penutupan tempat hiburan tersebut,” tutur Harry.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa Diamond Karaoke telah terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan.

Pasal 99 Perda tersebut, sambung dia, berisi ketentuan soal pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) bagi perusahan hiburan malam yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan, dan pemakaian narkoba dan/atau zat adiktif “Oleh karena itu, Pak Gubernur pun segera memerintahkan Satpol PP untuk mengambil langkah tegas dengan menutup permanen Diamond Karaoke,” ungkap Harry.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies R Baswedan memerintahkan agar Diskotek Diamond ditutup. Dia menyatakan takkan ada kelonggaran atau kompromi bagi tempat hiburan malam di Ibu Kota yang menjadi sarang penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan catatan Koran Jakarta di tempat itu setidaknya sudah dua kali kedapatan ada narkoba pada 2017. Pertama pada April, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menemukan peredaran narkoba di tempat hiburan malam yang berada di Jakarta Barat itu.

Sebelumnya Diskotek Diamond disegel setelah adanya kasus penangkapan politisi Partai Golkar, Indra J Piliang, bersama dua rekannya. Indra dan kedua rekannya dinyatakan positif menggunakan sabu berdasarkan tes urine.

Menurut Perda tersebut, jika sudah terdapat dua kali peredaran narkoba di pusat hiburan malam maka segera ditutup. Namun sampai saat ini Pemprov belum menutup secara permanen. emh/Ant/P-5

Tampilkan Semua

Dishub Siagakan 1.300 Personil untuk Asian Games

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menyiagakan 1.300 personel selama perhelatan Asian Games 2018 mendatang. “Kami siagakan 1.300 personel Dishub untuk mengatur pengalihan arus dan mengawal para atlet,”...
Selengkapnya

Puluhan Nasabah BPR Syariah Bekasi Alami Kredit Macet

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BEKASI - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat sekitar 60 dari total 2.000 lebih nasabahnya mengalami kredit macet. “Banyak faktor yang mempengaruhi nonperforming financing (NPF) atau...
Selengkapnya

Agenda

Sabtu 18/11/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Musical Drama Suara Hati Drama musikal ini dibuat khusus dalam rangka 10 tahun The Resonanz Children’s Choir (TRCC), menampilkan suara emas dari anak-anak berbakat TRCC, salah satu paduan suara anak terbaik di Indonesia...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Pangeran Mohammed Ingin Menundukkan Keluarga Kerajaan melalui Kekuasaan

Kamis 16/11/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Penangkapan 11 pangeran, empat menteri dan sejumlah pejabat lainnya oleh lembaga antikorupsi Arab Saudi mengejutkan banyak pihak.

 

Penahanan itu menghembuskan dugaan adanya upaya pembersihan yang dilakukan Mohammed bin Salman, sang Putra Mahkota. U ntuk mengulas di balik perubahan di Arab Saudi, Koran Jakarta mewawancarai Yon Machmudi, dosen pada program Studi Arab, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Berikut petikan wawancara.

Apa yang sebenarnya sedang dilakukan Putra Mahkota, Mohammed bin Salman?

Saya melihat apa yang dilakukan oleh bin Salman, pertama berkaitan dengan upaya penyelamatan Arab Saudi ke depan dengan menjaga stabilitas ekonomi dan politik. Harga minyak turun, ekonominya defisit.

Mereka ingin melakukan perubahan dengan melakukan pembangunan ekonomi investasi yang beroritentasi ke dalam. Kerajaan Arab Saudi ingin para pangeran berinvestasi ke dalam negeri. Namun kenyataannya, ada beberapa pangeran yang tidak mendukung.

Lalu, apa lagi selain itu?

Jika ekonomi tidak membaik, maka ini akan memengaruhi proses transisi dari Raja Salman ke anaknya, yang sekarang menjadi Putra Mahkota, Mohammed bin Salman. Dia tidak mau ada krisis politik.

Dalam penangkapan itu terdapat beberapa pangeran yang kritis terhadap Mohammed bin Salman. Mereka mengkritisi Putra Mahkota atas perintah agresi militer ke Yaman, yang menyedot banyak keuangan Kerajaan.

Apakah akan ada perlawanan?

Dengan kekuatan yang dimiliki Mohammed bin Salman sekarang, para pangeran dan pejabat elite Arab Saudi lainnya dipaksa mengikuti kebijakan Putra Mahkota.

Ada potensi dana yang bisa diambil dari uang para pangeran tersebut demi stabilitas perekonomian Arab Saudi. Tidak menutup kemungkinan, ke-11 pangeran yang ditahan akan melakukan serangan balik.

Bagaimana peta politik 2018?

Saya kira ini kemudian berpotensi pada krisis berkepanjangan di Arab Saudi jika tidak ada rekonsiliasi di kalangan keluarga kerjaan.

Sekarang ini, Mohammed bin Salman sudah menabuh genderang perang internal keluarga, termasuk peperangan di luar negara seperti mengusik Lebanon.

Apa tantangan terbesar Pangeran dalam mewujudkan misi 2030?

Menyelamatkan Arab Saudi dari ancaman kebangkrutan. Kalau negara ini bangkrut maka dia tidak bisa menjadi raja. Terlebih, Mohammed bin Salman ini termasuk junior sehingga dia harus bisa menundukkan keluarga Kerajaan melalui kekuasaannya. suci sekarwati/AR-3

Tampilkan Semua

“Bandara Soekarno Hatta Tidak Akan Dijual”

Rabu 15/11/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Ramainya pemberitaan yang menyebutkan jika pemerintah akan menjual Bandara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang, Banten, dibantah langsung PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola bandara tersebut. Karena menurutnya, hingga kini...
Selengkapnya

Banyak Kepala Daerah Tak Paham Dalam Menangani Konflik

Selasa 14/11/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pada 2018, kembali pemilihan kepala daerah serentak digelar. Ada 171 daerah yang akan menggelar pemilihan. Tapi, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sendiri sejak awal sudah mewanti-wanti, pilkada serentak 2018 berbeda dinamikanya dengan...
Selengkapnya

“Jika Serius Ingin Ikut Pemilu, Parpol Harus Melengkapi Data”

Senin 13/11/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
KPU memiliki sejumlah catatan terkait pendaftaran dengan menggunakan aplikasi yang dikelurkan KPU, yaitu sistem informasi partai politik (SIPOL).   Untuk mengupas hal itu lebih jauh, Koran Jakarta mewawancarai Komisioner Komisi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Arakan Bugil dari Cikupa

Sabtu 18/11/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Hari Sabtu, seminggu lalu, malam hari M, 20 tahun, perempuan, merasa lapar. Ia minta pacarnya, R,28 tahun, membelikan makan. Keduanya, agaknya pekerja siang hari, sehingga baru bisa merencanakan makan bersama, pukul 22.00.

R pun datang membawa makan malam, dua bungkus untuk menikmati “dinner time”. Kemesraan makan bersama dari nasi bungkus terganggu karena gedoran di pintu oleh G, yang adalah ketua RT di desa Sukamulya, Cikupa, provinsi Banten.

Yang datang bersama beberapa orang yntuk menggerebk—bukan menyambangi, seperti bahasa yang sekarang diperhalus kalau konotasinya terjadfi penangkapan. Lalu selanjutnya adalah kisah horor.

Pasangan ini dipaksa mengaku berbuat asusila, lalu ditelanjangi, juga dipukuli—terbukti dari hasil visum kemudian, dilecehkan, dan ditelanjangi. Mula-mula R, kemudian M.

Sampai di sini R masih mencoba melindungi kekasihnya, namun malah menambah permusuhan dan kebencian yang dituangkan ke arahnya oleh Pak RT yang kemudian dianggap provokator. Karena menyuruh warga memotret, atau melecehkan, ketika diarak dalam keadaan bugil ke rumah Pak RW.

Video arakan bugil itu diunggah, dan menyebar dan viral. Pasangan Cikupa ini sempat tak melakukan aktivitas apapun, karena malu, karena merasa hina.

Sampai kemudian polisi menanyakan kebenarannya. Untunglah aparat kepolisian sigap, karena viralnya video arakan bugil meresahkan masyarakat. Dan bahkan sudah menetapkan 6 tersangka— termasuk di antaranya Pak Rt dan Pak RW. Arakan bugil untuk pelaku tindak asusila bukan sekali ini terjadi.

Di Sukorejo, Jawa Tengah juga terjadi tahun lalu. Hanya di sini prianya yang dibugili. Di Riau tiga tahun lalu juga terberitakan kasus yang sama. Kadang juga aneh, kisah gadis pencuri sandal juga dipaksa dibugili.

Ada sesuatu yang ganas, yang bisa telengas, sebagai tindakan kejam atas perbuatan asusila. Dengan menelanjangi, mengarak, mentertawakan, mungkin juga meludahi. Kejijikan yang dimuntahkan dengan penuh kebencian.

Yang bahkan kalau pun pasangan yang melakukan, hukuman itu tidak pantas. Ada tata krama, ada tata nilai untuk memastikan perbuatan asusila, dan tentu saja sangksisanksi apapun yang menyertai.

Kita tak tahu apa yang ada di pikiran Pak RT—atau Pak RW, atau yang ikutan merundung dengan brutal— atau kenapa begitu “nafsunya” melampiaskan dengan keji—untuk sasaran yang belum pasti bersalah.

Ada sesuatu yang busuk yang berkecamuk dalam sikapnya, atau itu gambaran nilai yang dianggap benar dan wajar. Dan orang seperti itu, sangat mungkin sekali masih ada. Bukan hanya di Sukamulya, tetapi bisa di mana saja, Riau, Samarinda, Sragen Juga di luar negeri—setidaknya dari berita yang termuat di media.

Sisa-sisa pikiran untuk main hakim sendiri sesegera mungkin, keinginan menghukum sebrutal mungkin dengan menghina dan atau menelanjangi. Kunci jawaban ini adalah tegaknya hukum.

Aparat kepolisian di sini bergerak cepat, lugas, dan berhasil memetakan persoalan. Mana yang korban, mana yang memprovokasi kekerasan, bagaimana kronologi kejadian, dengan data dengan fakta.

Dengan begitu peristiwa tidak meluas menjadi masalah yang terkaitkan dengan SARA, bahkan mungkin pilkada, atau apa saja. Kepolisian bertindak pas. Juga misalnya ketika urusan di pengadilan.

Menjadi jelas, nyata, terukur, dan masyarakat bisa belajar dari arak-arakan bugil yang menjijikan ini.

Tampilkan Semua

Helmy Fauzi

Sabtu 18/11/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Helmy Fauzi menjadi Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk Republik Mesir, di Istana Negara, Jakarta, pada 26 Februari 2016 silam....
Selengkapnya

Menggali Sifat Antioksidan dari Spesies Tomat Liar

Sabtu 18/11/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Periset mulai aktif menganalisis sifat antioksidan dan agronomi. Sifat ini digali dari tiga jenis spesies tomat liar dan membandingkannya dengan sifat yang sama pada tomat yang dibudidayakan. Spesies liar secara signifikan melampaui...
Selengkapnya

Tomat dengan Antioksidan yang Disempurnakan

Sabtu 18/11/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Peningkatan komponen pendukung kesehatan pada tanaman pangan merupakan area penelitian yang sangat penting. Sebuah penelitian baru yang dilakukan para ilmuwan dari Hong Kong University (HKU) berhasil mengidentifikasi sebuah strategi baru...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta