Koran Jakarta | January 19 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Bersihkan Lingkungan Dekat Presiden dari Pemburu Rente

Jumat 18/1/2019 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
>> Impor harus dilandasi kepentingan nasional, bukan demi keuntungan rent seeker.

>> Meningkatnya kualitas hidup petani, nelayan, dan buruh, perkuat fondasi ekonomi.

>> Impor harus dilandasi kepentingan nasional, bukan demi keuntungan rent seeker.>> Meningkatnya kualitas hidup petani, nelayan, dan buruh, perkuat fondasi ekonomi. ...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Dugaan Penyuapan

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Bupati Tulungagung Nonaktif Dituntut 12 Tahun Penjara

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
SIDOARJO - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem­berantasan Korupsi (KPK) menuntut Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo dengan hukuman 12 tahun penjara, denda 700 juta rupiah subsider kurungan penjara 6 bulan dalam kasus suap....
Selengkapnya

Bakamla Minta Saran KPK agar Tak Salah Kelola Dana

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman meminta saran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar lembag­anya tidak salah dalam pengelolaan anggaran. Bila ada pengadaan, KPK akan membantu...
Selengkapnya

Ratusan Ha Sawah di Cilacap Terendam Banjir

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
CILACAP - Ratusan hektare (Ha) sawah yang baru ditanami padi di wilayah Kabupaten Ci­lacap dan Banyumas, Jawa Te­ngah, terendam banjir akibat tingginya curah hujan di wila­yah itu dalam dua hari terakhir. Badan Penanggulangan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Tersangka Korupsi

Jumat 18/1/2019 | 04:57
A   A   A   Pengaturan Font

Tersangka kasus dugaan pungli dana rekonstruksi masjid pascagempa yaitu Kasubag Organisasi Tata Laksana dan Kepegawaian Kanwil Kemenag NTB berinisial SL, menutupi wajahnya ketika digiring keluar dari mobil penyidik di Mapolres Mataram, NTB, Kamis (17/1). Polres Mataram menetapkan SL sebagai tersangka ketiga karena diduga memerintahkan untuk melakukan penarikan fee kepada pengurus masjid penerima dana rekonstruksi pascagempa.

Tampilkan Semua

Majelis Syuro PBB Dukung Prabowo-Sandi

Jumat 18/1/2019 | 04:51
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) memberikan rekomendasi kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat PBB, mengikuti ijtima ulama mendu­kung pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno...
Selengkapnya

Sinergi TNI-Polri 170119

Jumat 18/1/2019 | 04:49
A   A   A   Pengaturan Font
Sejumlah prajurit Grup 1 Kopassus TNI AD dan personel Polda Banten bersiap mengikuti upacara bulanan di Mako Grup 1 Kopassus di Serang, Banten, Kamis (17/1). Acara bertema Menggalang Sinergitas TNI-Polri tersebut digelar untuk mempererat...
Selengkapnya

600 Perempuan dari 494 Desa di Jateng Deklarasi Awasi Pemilu

Jumat 18/1/2019 | 04:37
A   A   A   Pengaturan Font
MAGELANG – Sekitar 600 perempuan berasal dari 494 desa dan kelurahan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mendeklarasikan keikutsertaan dalam pengawasan Pemilu 2019 di kawasan selatan Provinsi Jawa Tengah itu, Kamis (17/1)....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Peringatan Gempa Kobe

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Pentagon Ingin Bangun Sensor Luar Angkasa

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
WASHINGTON DC – Laporan dari Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menyatakan bahwa AS harus melakukan riset bagi mengembangkan teknologi baru seperti membangun tabir sensor di luar angkasa yang bisa melacak dan...
Selengkapnya

Australia-Fiji Pererat Sektor Pertahanan

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
WELLINGTON – Australia dan Fiji diwartakan akan mempererat hubungan pertahanan dan perekonomian setelah masing-masing perdana menteri yaitu Scott Morrison dan Frank Bainimarama melakukan perundingan pada Kamis (17/1). Pertemuan itu...
Selengkapnya

New York Paling Banyak Dikunjungi Turis pada 2018

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
NEW YORK – Dinas Pariwisata New York pada Rabu (16/1) melaporkan bahwa Kota New York, Amerika Serikat (AS), sepanjang 2018 telah dikunjungi 65,2 juta turis. Berdasarkan angka kunjungan turis yang amat tinggi itu, maka New York...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

PAPARAN KINERJA 18012019

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri : Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Teddy Prasetya, Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Stephanus Paulus Lumintang, dan Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi saat paparan kinerja RFB 2018 di Jakarta, Kamis (17/1).

Tampilkan Semua

Bursa Efek London Menguat

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pedagang memperhatikan pergerakan nilai tukar poundsterling dan indeks harga saham Bursa Efek London saat Parlemen Inggris melakukan pemilihan suara terkai Brexit di London, Rabu (16/1). Kurs poundsterling bertahan dan indeks Bursa Efek...
Selengkapnya

FASILITAS KPR

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (dua kanan), Senior Director PT Ciputra Residence, Marius Ignatius Meiko Handoyo Lukmantara (dua kiri), berjabat tangan setelah Penandatanganan Kerja Sama antara BNI Syariah dengan PT...
Selengkapnya

Tiket.com Kejar Pertumbuhan 350 Persen

Jumat 18/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Perusahaan jasa tiket dalam jaringan (on­line), Tiket.com optimistis mampu meningkatkan pen­jualan sebesar 350 persen di saat kegiatan politik fokus pada pemilihan umum. Sebab, saat tahun politik tiba,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Salatiga Langganan Menjadi Juara Kota Toleran

Senin 14/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Salatiga, kota kecil yang berada tepat di te­ngah-tengah antara Semarang dan Solo, memiliki kondisi geografis dataran tinggi dan bentang alam yang indah. Kondisi ini membuat Pemerin­tah Hindia Belanda menyebut Salatiga sebagai Salatiga Dea Schoonnste Staad Van Midden Java atau Salatiga Kota Paling Indah di Jawa Tengah.

Bentang alam Salatiga me­mang lengkap. Kawasan ini dikelilingi Gunung Merbabu, Gunung Gajah, dan Gunung Telomoyo, serta memiliki da­nau alam, yakni Danau Rawa Pening. Hal ini menjadikan Salatiga benar-benar idaman para pejabat kolonial waktu itu.

Seiring dengan perkem­bangan zaman, kota ini terus berbenah dengan aneka tero­bosan dan inovasi sehingga pelayanan kepada warganya makin baik. Semua itu dinilai berhasil dan memang dirasa­kan manfaatnya oleh masya­rakat sehingga mendapatkan sejumlah penghargaan.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilaku­kan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga ke depan, wartawan Koran Jakarta, Eko Sugiarto Putro berkesempat­an mewawancarai Wali Kota Salatiga, Yulianto, di Yogya­karta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apa kabar terakhir Salatiga?

Pemkot Salatiga mendapat banyak penghargaan pada 2018. Namun, hal itu tidak menjadikan kami terlena. Penghargaan itu justru mema­cu kami untuk lebih baik lagi. Pada Senin (7/1), saya mem­berikan pengarahan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Salatiga untuk terus mening­katkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Apa saja penghargaan yang diraih Salatiga?

Penghargaan tersebut, antara lain Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Inagara Award, dan National Procure­ment Award. Pemkot Salatiga juga menerima Anugerah Parahita Ekapraya, peng­hargaan sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM), penghargaan Kota Cerdas, dan penghargaan Kota Tertoleran nomor 2 setelah Kota Sing­kawang, Kalimantan Barat.

Toleransi adalah kata penting di Indonesia akhir-akhir ini. Bagaimana Salatiga menjaganya sehingga bisa menjadi yang terbaik?

Singkawang meraih nomor 1, tapi berada di Kalimantan dan Salatiga nomor 2. Itu artinya di Jawa yang bebera­pa kali terjadi ketegangan, Salatiga no­mor 1. Tentu saja, ditetap­kannya Salatiga sebagai kota paling toleran tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang selalu menjaga keberagaman antarumat beragama serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat pendidikan serta menekan angka kemiskinan lewat pro­gram ekonomi kerakyatan.

Kami selalu memberikan kesempatan kepada setiap umat beragama untuk me­rayakan perayaan kegiatan keagamaan dengan nyaman. Umat muslim maupun kris­tiani sama-sama merayakan hari besarnya di lapangan dan arak-arakan atau karnaval di jalanan. Namun, itu semua tidak akan bermakna kalau pembangunan sektor pendi­dikan, kesehatan, dan eko­nomi rakyat tidak jalan.

Apa saja program untuk hal itu?

Sektor pembangunan pen­didikan, kami mengalokasikan anggaran pendidikan hingga 40 persen dari total dana APBD, padahal nasional kan hanya 20 persen. Di bidang kesehatan kami membangun rumah sakit tipe A dan C, baik oleh peme­rintah maupun swasta.

Adakah program khusus untuk mengurangi kemis­kinan?

Untuk mengurangi tingkat kemiskinan, Pemkot dan swas­ta bekerja sama mengucurkan berbagai program untuk tujuh kelurahan yang sebelumnya tingkat kemiskinannya terting­gi. Hasil dari berbagai program di atas, tingkat kemiskinan di Salatiga kini turun tinggal 5 persen. Keberhasilan menu­runkan angka kemiskinan dan meningkatnya angka indeks SDM menjadikan Salatiga ber­ada di posisi kedua kebupaten lain di Jawa Tengah sebagai kabupaten dengan penduduk miskin paling sedikit.

Saya ingin katakan bahwa toleransi juga sangat terkait dengan indeks kemiskinan, pendidikan, dan kese­hatan, yang semuanya terangkum dalam indeks kualitas sumber daya manusia. Hal itu mem­buat masyarakat Salatiga tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isu yang ber­kaitan dengan SARA.

Kami semua ingin masya­rakat wasis, waras, dan wareg, tidak gampang diprovokasi atau diajak melakukan hal-hal yang tidak baik atau melanggar hukum.

Selain pendidikan dan kesehatan, Anda juga mem­prioritaskan koperasi dan ekonomi kerakyatan. Bisa diceritakan bagaimana perkembangan koperasi di Salatiga?

Di bidang koperasi dan eko­nomi kerakyatan karus diakui masih banyak yang harus kami tingkatkan. Koperasi ini kan lama stagnan dan kurang ber­kembang. Maka Pemkot selalu mendorong koperasi yang ada di Salatiga untuk berinovasi terutama dalam hal pengguna­an teknologi.

Inovasi harus dilakukan karena koperasi kalau tidak menyesuaikan zaman, akan di­tinggal anak-anak muda. Kalau tidak ada anak muda, tidak ada kader yang akan meneruskan­nya. Yang pertama, tentu saja kepercayaan kepada sistem kerja koperasi harus diting­katkan. Kehadiran Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi tentu bisa memberikan keper­cayaan masyarakat. Koperasi yang sehat dan inovatif, pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. N-3

Tampilkan Semua

Jadikan Banggai sebagai Tujuan Wisata Internasional

Senin 7/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Banggai yang memiliki luas wilayah daratan sekitar 9.672,70 Km² atau sekitar 14,22 % dari luas Provinsi Sulawesi Tengah. Luas lautnya sekitar 20.309,68 Km² dengan garis pantai sepan­jang 613,25 km. Secara...
Selengkapnya

Pemprov Terus Berinovasi untuk Rakyat Sumbar

Senin 31/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menempati posisi tiga besar dalam Malam Penghargaan Innova­tive Government Award 2018 di Jakarta, baru-baru ini. Peringkat pertama diduduki Provinsi Jawa Barat, sedang­kan peringkat kedua diduduki...
Selengkapnya

Pemprov NTT Terus Kembangkan Sektor Wisata

Senin 17/12/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi kawasan pariwisata baru yang muncul seiring dengan meningkatnya popularitas Pulau Komodo, Danau Kelimutu di Ende, dan beberapa destinasi pantai lain. Segala upaya dilakukan pe­merintah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Kunjungi Desa Binaan

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Mantan Menteri Permukiman dan Pengembangan Wilayah di era Presiden Gus Dur, Erna Witoelar (tengah) dan Duta Besar Indonesia dan Utusan Khusus Presiden RI untuk Pengendalian Perubahan Iklim, Rachmat Witoelar (kanan) berbincang saat melakukan kunjungan ke salah satu desa binaan PT. South Pacific Viscose Eco Village Kampung Ciasem, Purwakarta, Kamis (17/1). Eco Village Kampung Ciasem merupakan penghasil kerajinan tangan yang berasal dari bekas kayu pallet dari PT. South Pacific Viscose, dan juga peraih Eco Village Award tahun 2018 dari Gubernur Jawa Barat.

Tampilkan Semua

Lebih Indah dengan Kombinasi Warna

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Warna pastel kerap dianggap sebagai warna aman. Padahal, keberanian memoleskan beragama warna pada dinding, suasana rumah akan terlihat lebih nyaman dan privat sesuai selera pribadi. Diana Nazir, desainer interior mengatakan perlu...
Selengkapnya

Fleksibel dan Dinamis, Ruang Kerja Para “Startup”

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Para startup dapat menggunakan warnawarna berani ke sejumlah dinding ruang kerjanya, seperti warna hijau maupun kuning. Para startup (entrepreneur baru) yang bekerja mengandalkan perangkat teknologi bukan berarti tidak membutuhkan ruang...
Selengkapnya

Meisterstadt Batam, Superblok Berstandar Jerman

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengembang properti PT Pollux Barelang Megasuperblok– perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ. Habibie memastikan proses konstruksi Tower A1 yang merupakan bagian...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Pengembangan Ekosistem Digital

Kamis 17/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Head Of Digital Lifestyle Telkomsel, Crispin Tristram (kiri) dan VP Brand and Communications, Nirwan (kanan), menghidupkan lampu bersama Director of Content, Astro Agnes Rozario (kedua kiri) dan pemeran tokoh ‘Nawangsih cilik’, artis Gisellma, saat peluncuran serial drama horor “Nawangsih” di Jakarta, Rabu (16/1). Nawangsih merupakan web series drama horor kolaborasi MAXstream dengan ASTRO, sebagai layanan video streaming berkualitas, sejalan dengan misi Telkomsel dalam mengembangkan ekosistem digital di Indonesia, dengan memberikan pengalaman gaya hidup digital terbaik.

Tampilkan Semua

Teknologi Finansial Perluas Layanan

Kamis 17/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi finansial menjadi salah satu layanan keuangan digital yang cepat. Pelaku di bisnis ini terus memperluas layanan untuk meningkatkan pendapatan. Pemain pada teknologi finansial (tekfin) saat ini telah mencapai 73 buah. Dari...
Selengkapnya

Sensor Ponsel Tampilkan Gambar 3D

Kamis 17/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pabrikan ponsel asal Tiongkok, Oppo, termasuk yang giat dalam melakukan inovasi. Dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan, Oppo menciptakan aplikasi AR Measurement yang terpasang pada Oppo R17 Pro. Aplikasi AR Measurement, mampu...
Selengkapnya

Vendor Fokus Kembangkan Jaringan Distribusi

Kamis 17/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah kompetisi yang sengit, pabrikan elektronika asal Korea Selatan, Samsung, terus berusaha keras untuk mempertahankan pangsa pasar ponsel di Indonesia. Salah satu yang dilakukan adalah dengan meluncurkan Samsung.com Shop, yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Tampil Mewah dan Lebih Modern

Rabu 16/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Penampilan baru Avanza resmi dikenakan ke publik. PT Toyota-Astra Motor (TAM), Selasa (15/1), meluncurkan New Avanza dan New Veloz dengan penampilan semakin modern.

Tampilnya model baru MPV (mobil keluarga multifungsi) laris ini seperti menyudahi rasa penasaran para penggemar Avanza. Ada beberapa penyegaran yang dilakukan TAM. Penyegaran yang dilakukan menghadirkan karakter yang kuat berkualitas global yang diproduksi di Indonesia dengan fitur terbaru untuk pengalaman berkendara yang berbeda untuk para konsumen.

Kehadiran New Avanza dan New Veloz diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya yang tercatat bertahan sebagai market leader. Data mencatat, terhitung sejak diperkenalkan pada akhir 2003 dan resmi dipasarkan pada awal 2004 dan menjadi mobil MPV dengan penjualan terbanyak dengan membukukan total penjualan lebih dari 1,7 juta unit di 15 tahun kehadirannya di Indonesia.

Sejatinya, Avanza pun sangat diterima di lebih dari 30 negara di dunia. Meski persaingan semakin ketat, posisi Avanza belum tergoyahkan.

Pada 2018 lalu, Avanza membukukan angka penjualan 82.167 unit, Avanza tidak hanya bertahan sebagai market leader di segmen low MPV, tapi juga berhasil bertahan sebagai mobil terlaris. “Selama 15 tahun kehadirannya di Indonesia, Kami besyukur Avanza dapat menjadi produk yang mampu mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia,” Kata President Director PT Toyota- Astra Motor (TAM) Yoshihiro Nakata. Selain itu Avanza juga tercatat pada rekor MURI untuk pencapaian penjualan 1 juta unit tercepat untuk semua kategori jenis mobil.

“Kami optimis, sejumlah penyegaran yang dilakukan pada New Avanza dan New Veloz akan memberikan nilai tambah lebih kepada konsumen melalui total ownership experience yang lebih tinggi,” tambah Nakata. Memasuki 15 tahun kehadiran di Indonesia, New Avanza dan New Veloz memberikan kesan yang berbeda dengan tampil lebih modern. Tampilannya lebih lengkap dan juga lebih nyaman, tanpa meninggalkan DNA utamanya yang memang sudah diterima dengan baik oleh penggunanya di Indonesia dan menjadi salah satu faktor keberhasilan produk kendaraan terlaris di Indonesia.

Perubahan mendasar pada penampilan New Avanza terlihat pada bagian depan yang tampak semakin kokoh, stylish, dan modern. Perubahan mencolok terlihat pada empat lampu headlamp yang dibelah mengekspresikan desain stylish dan modern. Tampilan headlamp yang menggunakan lampu LED dan ditunjang dengan disain garnish yang menarik mampu mengekspresikan sorotan yang tajam dan ramping.

Fender lebar memberikan penampilan yang lebih berkelas dan stabil. Bumper depan tampil kian berkarakter dipadu dengan desain rumah lampu kabut yang tajam menonjolkan desain yang kuat dan modern. Garis bodi yang melewati lampu depan terus ke samping telah memberikan kesan penampilannya menjadi lebih panjang dibandingkan pendahulunya. Penyegaran pada roda (velg) makin memperkuat penampilan New Avanza yang semakin berkelas.

Sementara, tampilan yang lebih kuat terlihat pada New Veloz. Disain trapesium pada grille-nya, menjadikan New Veloz terlihat lebih gagah dan semakin stylish. Pada bagian belakang, tampilan New Avanza dan New Veloz juga tampak lebih lebar berkat desain terbaru dari lampu belakang.

Penggunaan plate chrome pada pintu belakang kian mendukung kesan lebih lebar pada New Avanza. Sisi interior hadir dengan warna interior yang mewah serta cover seat baru, pada New Veloz bahkan stitching nya berwarna merah menegaskan nuansa yang sporti di kabin. Untuk pengemudi, tampilan meter cluster pun hadir lebih modern dan mudah dibaca informasinya, sementara desain center cluster dan A/C control juga mengalami penyegaran.

Semua varian New Avanza dan New Veloz menggunakan console box yang dilengkapi illumination lamp, power slot (row 1 dan 2), dan USB port ( row 3). Untuk memberi nilai tambah yang lebih tinggi kepada konsumen, New Avanza dan New Veloz mendapatkan sejumlah fitur terbaru seperti smart entry, desain outer mirror yang kini hadir dengan fitur retractable auto folding. Semua varian Veloz kini menggunakan fitur teknologi lampu Follow Me Home Light yang memberikan pencahayaan saat malam hari untuk pemilik kendaraan pada saat memasuki hunian. Head unit pada semua varian New Veloz dan sebagian New Avanza menggunakan teknologi touchscreen,steering switch.

Disamping itu, semua varian menggunakan sistem audio dengan 6 speaker. Selain itu, untuk semua varian Veloz dan Avanza 1.5 G, head unit, security system back sensor, dan outer mirrornya juga telah menggunakan integrated system. Penyegaran juga dilakukan pada bagian rangka dan kaki-kaki. Desain suspensi New Avanza dan New Veloz lebih disempurnakan sehingga kendaraan lebih stabil dan nyaman.

Keduanya juga mengalami ubahan program pada Electric Power Steering sehingga lebih enak dikendarai baik dalam kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi. New Avanza dan New Veloz lebih senyap dibandingkan pendahulunya karena improvement pada insulator yang diletakkan di sasis bagian belakang, floor serta dash panel bagian depan, sehingga suara kian kedap memberikan kenyamanan ekstra untuk seluruh penumpang.

Pada fitur keselamatan All New Avanza dan All new Veloz dilengkapi dengan Dual SRS Airbags, Seatbelt with Pretensioner & Force Limiter, ABS (Anti-Lock Braking System), ISOFIX, 3-Points Seatbelt, Side Impact Beam, dan Front Passenger Seat belt Warning. Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menambahkan, berbagai kelebihan yang dimiliki New Avanza dan New Veloz menjadikan mobil ini tetap menjadi pilihan pelanggan setianya.

Sejak diperkenalkan pada 2003, hingga kini Avanza telah terjual lebih dari 1,7 juta unit. “Sentuhan yang kami berikan pada New Avanza dan New Veloz senantiasa didasarkan kebutuhan pasar,” kata Henry. yun/E-6

Tampilkan Semua

Motor Retro Makin Diminati

Rabu 16/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Animo terhadap modern retro semakin menarik perhatian konsumen otomotif, dengan banyaknya motor hasil modifikasi. Dengan berdesain lawas dari pabrikan pecinta motor tidak perlu melakukan modifikasi. Kawasaki menawarkan varian terbaru...
Selengkapnya

All New Camry Lebih Mewah dan Agresif

Rabu 9/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mengawali 2019, Toyota menghadirkan All New Camry sebagai kendaraan Outclass Elegance, untuk memberi pengalaman berkendara lebih menyenangkan, mewah dan sporty. Pabrikan Jepang menggebrak pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan...
Selengkapnya

Ajang Pamer Mobil Unggulan

Rabu 9/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai salah satu barometer industri otomotif dunia, North American International Auto Show (NAIAS) 2019 akan menampilkan beberapa mobil baru baik dengan tenaga listrik ataupuan mesin konvensional. Pada pemeran yang dikenal dengan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Rossi Tetap Kompetitif di Kepala 4

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LESMO – Tahun ini akan menjadi ajang Moto GP kelas utama ke-20 bagi pebalap veteran Italia Valentino Rossi. Salah satu legenda hidup Moto GP itupun akan berusia 40 ta­hun saat tampil di Moto GP musim 2019.

Bukan hal mudah bagi seorang pebalap untuk bisa tetap bertahan di salah satu ajang balap motor paling ber­gengsi tersebut.

“Secara pribadi, saya tidak pernah ter­pikirkan untuk balapan sampai berusia 40 tahun. Ini adalah sesuatu yang tidak biasa, tapi yang penting adalah tetap kompetitif. Mungkin hal ini akan menjadi sesuatu yang wajar di masa depan,” katanya.

Rossi pun menceritakan perbedaannya membalap di usia muda dengan situasinya saat ini. Rossi sendiri tak memungkiri di usianya saat ini mentalnya untuk mengam­bil resiko di lintasan tidak seperti ketika diri­nya masih muda.

“Pengalaman itu sangat penting ketika mengenal trek dengan baik dan bekerja dengan baik untuk balapan. Seorang pebal­ap muda akan mendorong motor mereka tanpa terlalu memikirkan resiko, sedikit lebih berani. Ketika Anda muda, Anda ku­rang takut untuk jatuh,” ujar Rossi, dilansir Speedweek, Kamis (17/1).

“Dan ketika Anda jatuh, Anda biasanya tidak terlalu sakit atau setidaknya Anda le­bih cepat bugar,” jelasnya. Tetapi semua pe­balap memiliki satu kesamaan: “Jika Anda cedera, Anda ingin segera kembali ke motor. Mungkin itulah salah satu hal yang dimiliki seorang pebalap,” katanya.

Sepanjang karoernya, sebanyak tujuh gelar juara telah berhasil diraih rekan satu tim Maverick Vinales itu. Pencapaian terse­but membuatnya menjadi salah satu pe­balap terbesar dalam sejarah ajang balap MotoGP. S-1

Tampilkan Semua

Anthony Melaju, Jonatan Terhenti

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di babak perempat final Anthony akan berhadapan dengan Chen Long dengan rekor pertemuan 5-2 untuk Anthony. KUALA LUMPUR – Beda hasil diperoleh dua wakil tunggal putra Pelatnas PBSI, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di...
Selengkapnya

Atlet Junior di SEAG 2019 60 Persen

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
 JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan pada perhelatan SEA Games 2019 Indonesia akan mengirim atlet junior dengan persentase mencapai 60 persen. “Akan dikirim lebih banyak atlet muda atau junior....
Selengkapnya

CLS Knight Kalahkan Formosa Dreamers

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pelatih klub BTN CLS Knights Indonesia Brian Rowsom mengatakan, ke­berhasilan skuatnya menaklukkan tim asal Taiwan, Formosa Dreamers dengan skor 99-73 dalam lanjutan Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2018-2019 dicapai...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Mempertimbangkan Tradisi Leluhur

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh Heri Priyatmoko

Koran ini menurunkan artikel Bambang Rianto Rustam berkepala “Peremajaaan Sawit Rakyat” (8/1). Dibeberkan, perkebunan kelapa sawit Indonesia mencapai 13 juta hektare, termasuk terluas dunia. Produksi tahunan sebesar 42 juta ton. Prospek bisnis perkebunan kelapa sawit masih bagus. Maka, perlu memikirkan terbosan dalam agenda menyukseskan peremajaan sawit rakyat.

Yang perlu dicermati, situasi Indonesia kontemporer diterpa persoalan kehancuran biodiversitas hutan gara-gara kebun sawit yang monokultur. Di Kalimantan, misalnya, budi daya lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman menggusur pohon tengkawang, pohon enau, nibung, dan durian. Ekspansi sawit rupanya bukan hanya merusak lingkungan. Namun, lambat laun juga menggerus pengetahuan lokal mengenai keragaman tumbuhan beserta faedahnya.

Setiap komunitas budaya yang hidup ratusan tahun, memiliki pengetahuan dan kearifan lokal perihal tanaman yang notabene menjadi sahabat manusia. Dalam ekologi hutan, sawah, tegalan maupun pekarangan, tidak dapat dibenarkan penerapan pola tanam monokultur.

Fenomena kelapa sawit ini menerbangkan ingatan pada relasi manusia Jawa klasik dengan pohon kelapa yang ditanam di pekarangan dan bibir sawah atau tegal sebagai variasi serta menjaga tradisi. Pohon kelapa tidak mendominasi. Dia bisa tumbuh dalam “komunitas” beragam.

Menyirit pemikiran penekun flora, Resosoedarmo (1987), komunitas tumbuhan dari berbagai jenis hidup alami di suatu tempat. Mereka membentuk suatu kumpulan spesies yang saling menemukan lingkungannya sendiri agar bisa melangsungkan kehidupannya.

Mereka juga membentuk toleransi kebersamaan, hubungan timbal balik yang menguntungkan dan membentuk keterpaduan. Kondisi alam Nusantara menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman jika kesuburan disimpan dalam tanah. Tanaman tumbuh dalam habitat seperti itu telah mengadaptasi diri dan mengembangkan suatu sistem untuk mencegah kehilangan makanan.

Kemudian, komunitas tumbuhan juga menerbitkan keindahan tatkala pada aneka pepohonan dipergoki burung sedang bertenger, ayam kate berkeliaran, dan hewan lainnya. Intinya, ada ruang yang nyaman untuk makhluk lainnya.

Manusia diajarkan tidak kemaruk, meski pohon kelapa memiliki banyak faedah. Misalnya, memenuhi kebutuhan dapur, dagangan pasar, atau untuk ritual. Masyarakat yang masih mewarisi tradisi Hindu-Buddha menempatkan kelapa sebagai unsur utama upacara di pura atau tempat lainya.

Merujuk pada perkembangan sejarah kebudayaan, ingatan melayang pada cengkir gading. Disebutkan dalam Bausastra Jawa (1939), cengkir merupakan krambil enom ngarepake dadi degan. Atau, kelapa muda yang siap menjadi degan. Cengkir gading adalah buah kelapa berwarna kuning seperti gading.

Kelapa dua biji yang dilukis sepasang tokoh wayang Kamajaya dan Kamaratih ini dipakai saat upacara brojolan. Dukun bayi dan masyarakat Jawa klasik punya pandangan, cengkir gading adalah simbol bayi yang masih di kandungan. Kelak, jika bayinya seorang pria akan setampan Kamajaya. Bila bayi yang lahir perempuan akan secantik Kamaratih.

“Brojolan”

Di Jawa, tradisi tingkepan pada perempuan hamil hingga kini masih ditemukan. Dalam ritual itu, ada upacara brojolan yang berasal dari kata “brojol.” Artinya, lepas-jatuh dari lubang (mrucut metu ing bolongan). Brojolan adalah tahapan yang dilakoni usai orang tua calon ibu bersama sesepuh memberi toya suci (air suci). Calon ibu memakai lurik (selembar kain) yuyu sekandhang, lantas orang tua calon ibu berikut sanak saudara turut memegangi kain.

Orang tua (ibu) menjatuhkan atau mbrojolake cengkir gading ke bawah. Sedangkan bapak dari bawah menerima cengkir dan menggedongnya memakai selendang. Setelah itu, degan dibawa keluar dari hadapan tamu undangan untuk dipecah. Brojolan bermakna pengharapan keluarga besar terhadap calon ibu dapat melahirkan dengan lancar, selamat, dan cepat.

Setelah itu, warga pecah degan. Memecah degan bergambar Dewa Kamajaya dan Kamaratih oleh bapak calon ibu memakai bendho (sejenis parang berukuran kecil). Dalam sekali tebas, tepat di tengah dan air mencuat keluar, dipercaya bahwa bayi yang lahir nanti laki-laki. Namun, bila membelahnya melenceng atau tidak sekali tebas, bayinya kelak perempuan.

Mencermati serangkaian simbol tadi, kesimpulan yang diunduh, kelapa merupakan lambang kesakralan dan simbol dari para dewa. Itulah yang menyebabkan para kalangan usadawan atau balian sering memakai kelapa sebagai sarana pengobatan.

Kelapa diyakini telah diberkati para dewa, sehingga mampu mengusir kekuatan negatif seperti penyakit yang disebabkan ilmu hitam. Dalam upacara Hindu, kelapa bermakna magis dan mistik. Sebab, secara tak langsung, kelapa telah melewati rangkaian upacara dengan bermacam penyucian, penyupatan, dan pasupati, sehingga mengandung kekuatan dewata atau energi positif.

Sementara itu, dari pengalaman empiris masyarakat tradisional, air kelapa gading berfaedah bagi kesehatan tubuh. Caranya, kelapa gading muda dikupas sampai ketemu batok lunaknya. Lalu haluskan dari cangkang yang keras ambil bagian kelapa yang lunak.

Airnya dikeluarkan dan direbus bersamaan dengan daging kelapa. Air direbus hingga berubah warna memerah menyerupai darah, lantas diminum selagi hangat. Dengan kenyataan ini, wajar masyarakat lokal punya ikatan emosional dengan buah gading untuk kepentingan kesehatan maupun religi.

Sekali lagi, pohon kelapa bersama spesies lainnya menjadi sumber pangan, tempat bermain-main satwa, dan penjaga keserasian antara manusia dan alam. Maka dari itu, sepatutnya manusia membalas dengan merawat harmoni jagad cilik (dunia) dan jagad gedhe (alam raya) dengan memperhatikan local genius yang hidup dalam komunitas adat ratusan tahun. Menanam pohon sawit dengan cara memperkosa hutan, serta mengabaikan tumbuhan lainnya, sama saja mengundang alam murka.

Selain terlihat kemaruk, investor perkebunan pohon sawit tak menghargai pula kekayaan sumber daya alam. Bagi penduduk lokal, sumber daya alam bisa digunakan untuk kesejahteraan manusia karena memberi sumbangan hasil alam yang besar bagi negara.

Dalam konteks kekinian, hutan dengan keragaman tumbuhan dipakai untuk objek wisata alam. Hutan memiliki potensi yang bisa dipakai sebagai sarana rekreasi sekaligus mengagumi keagungan (ciptaan) Tuhan. Ringkasnya, sebagian pebisnis telah mengingkari ciptaan Tuhan dan memberangus pengetahuan lokal yang sudah turun-menurun.

Penulis Dosen Universitas Sanata Dharma

Tampilkan Semua

Brexit, Krisis Inggris

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, berhasil lolos dari mosi tidak percaya di Parlemen Inggris, Rabu (16/1), setelah anggota House of Commons dengan selisih suara besar tidak meloloskan rencana perceraian (Brexit) Inggris dari Uni...
Selengkapnya

Melestarikan Jamu sebagai Warisan Adiluhung

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Jamu, Pusaka Penjaga Kesehatan Bangsa Penulis : Murdijati, dkk Tebal : vi+ 198 halaman Penerbit : Gadjah Mada University Press Cetakan : Oktober 2018 ISBN : 978-602-386-330-3 Sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat...
Selengkapnya

Debat dan Masa Depan Bangsa

Kamis 17/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Bimo Joga Sasongko Acara debat Pilpres 2019 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak lima putaran, yang dimulai hari ini, jangan sekadar tahapan pemilu. Biaya Pemilu 2019 yang mencapai 24,8 triliun rupiah harus...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Menikmati Sajian Semur Khas Nusantara

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Variasi semur menjadi beragam di berbagai daerah di Indonesia. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki sajian dan resep kuliner yang berbeda-beda.

Awalnya smoor atau semur lebih merujuk pada hidangan daging yang di­masak dengan cara direbus dalam kuah coklat pekat dari kecap dan bumbu lainnya. Namun dalam perkembangnya, semur tak melulu soal daging tetapi juga bahan-ba­han lainnya bahkan tahu atau tempe sekalipun.

Semur memiliki cita rasa manis gurih yang dominan. Sebagai salah satu kuliner khas Indonesia, semur memiliki akar sejarah yang cukup panjang dan menjadi bukti akultura­si budaya yang ada di Indonesia da­lam ranah budaya kuliner Indonesia.

Hidangan daging rebus ber­bumbu dengan cita rasa manis pekat ini, sudah dikenal sejak lama di Indonesia. Semur setidaknya sudah sejak tahun 1600-an. Namun be­berapa bukti sejarah justru melihat keberadaan semur sudah ada jauh sebelum 1600-an.

Diperkirakan sebagai sebuah menu makanan, semur sudah mulai dikenal sejak abad ke 9 masehi. Tapi saat itu lebih pada hidangan daging rebus berbumbu saja. Dagingnya menggunakan daging kerbau atau daging kambing.

Interaksi antar masyarakat Belanda dan Indonesia melengkapi cita rasa semur. Kata semur sendiri bahkan sebenarnya merujuk pada bahasa Belanda yakni Smoor. Smoor di Belanda lebih pada teknik masak dengan cara merebus lama dengan api kecil hingga daging empuk. Bumbunya adalah bawang dan juga tomat.

Hasil gambar untuk semur

Pada masa Hindia Belanda, semur terus berkembang. Varianya juga mulai banyak berkembang. Tak lagi hanya dengan bahan daging sapi saja, tetapi juga pada daging ayam.

Semurpun menjadi menu yang dikembangkan dan disajikan di dapur-dapur nyonya Belanda atau kaum peranakan Eropa. Semur juga menjadi menu utama dalam perja­muan bangsa Belanda.

Beragam bahan

Popularitas semur dengan cita ra­sanya yang khas membuat hidangan satu ini diadaptasi di ber­bagai daerah di Indonesia. Rupa variasi semurpun menjadi sangat be­ragam di berbagai daerah di Indonesia.

Hampir semua daerah di Indonesia memiliki sajian kuliner semurnya masing-masing. Meski ada di seluruh penjuru Indonesia dan dengan nama yang berbeda-beda tetapi pada dasarnya tetap pada satu jenis.

Hanya bahan pelengkapnya saja terkadang yang membedakan antara sajian kuliner dari satu daerah de­ngan daerah lain.

Di Betawi misalnya, masyarakat Betawi memasak semur dengan bumbu yang cukup banyak. Setidak­nya ada 14 jenis bumbu yang digu­nakan dalam semur Betawi. Mulai dari bawang merah, bawang putih, tomat, hingga kecap manis.

Bahan yang digunakan untuk semur Betawi juga menggunakan daging kerbau sebagai bahan bakunya. Yakni apa yang disebut seba­gai semur Andilan.

Semur andilan biasa­nya dihi-dangkan saat perayaan idul fitri. Dulunya, warga terbiasa bergotong royong untuk membeli dan merawat kerbau kemudian mema­saknya bersama-sama sebagai sajian untuk hari raya idul fitri. Karena gotong royong inilah yang kemudi­an membuat semur yang dihasilkan menjadi semur andilan.

Hasil gambar untuk semur

Tidak hanya menggunakan da­ging, dalam variasinya masyarakat Betawi juga menggunakan jengkol sebagai bahan baku untuk olahan semurnya. Hingga lahirlah semur jengkol

Selain Betawi, masyarakat di Palembang juga memiliki Malbi. Semur khas Palembang ini juga biasa disajikan saat perayaan hari raya idul fitri dan menjadi satu-satunya kuliner manis masyarakat Palembang yang lebih dikenal dengan cita rasa masakan yang pedas. Biasanya malbi disajikan bersama dengan nasi kuning.

Di Samarinda, semur lebih simpel. Masyarakat Samarinda memasak semur hanya dengan menggunakan 11 jenis bumbu. Bahan baku yang digunakan bisa berupa daging sapi dan juga daging ayam atau yang disebut sebagai semur soun atau disebut juga sebagai ayam masak abang.

Tidak hanya menggunakan dag­ing-dagingan seperti sapi, kerbau, kambing atau ayam, kreasi semur juga meluas pada sayuran. Di pulau jawa misalnya, mengenal semur terong yang cukup praktis namun tetap lezat. Atau semur kentang dan semur tempe dan tahu yang juga tak kalah nikmatnya. nik/berbagai sumber/E-6

Lezat dan Kaya Gizi

Keistimewaan semur ini adalah perpaduan rasa yang sudah dimodifikasi antara masakan Barat dan Timur. Sehingga sensasi makan semur ini sudah sesuai dengan lidah orang-orang Indonesia, juga untuk orang-orang Barat.

Karena ada bumbu rempah yang kuat dari Timur, tetapi bumbu dasarnya juga tidak terlalu rumit. Ada beberapa yang membedakan dengan bistik, yakni kalau semur sedikit berkuah. Bahkan, ada pilihan kuah yang bisa kita tambahkan.

Misalnya kuah semur yang kental atau yang encer. Sedangkan bistik merupakan daging panggang yang cenderung kering. Selain berbagai macam bahan yang digunakan dalam resep masakan ini, ada juga yang memakai kaldu daging sebagai kuah untuk bistik.

Namun hal itu tentunya akan memakan waktu lama, sehingga semur dengan kuah dari air tomat dirasa lebih praktis dan tidak memakan banyak tenaga. Namun, jika memang ingin menambahkan rasa kaldu pada kuah, bisa menggunakan kaldu bubuk yang banyak dijual di pasaran.

Dengan begitu rasa kaldu bisa didapat serta dengan tetap menyingkat waktu dan menyimpan tenaga. Menu semur memang akan memuaskan perut dan hati.

Selain itu, gizi yang dibutuhkan oleh tubuh juga akan terpenuhi. Kandungan protein, lemak, karbohidrat, dan zat lain dalam daging sapi akan memberi energi untuk beraktivitas. nik/E-6

Semur Isi Cumi-cumi

Dalam perkembangnya, semur tidak hanya merujuk pada daging sebagai bahan utamanya. Semua bahan makanan bahkan termasuk sea food sekalipun dapat di olah dengan cita rasa khas semur. Cumi-cumi salah satunya.

Bahan :

- 8 ekor (1 kg) cumi, bersihkan

- 1 sdt air jeruk nipis

- ½ sdt garam

Isian cumi:, aduk rata:

- 1 buah (250 gram) tahu cina, dihaluskan

- 1 butir telur ayam

- 1 sdt kecap ikan

- ¼ sdt pala bubuk

- ¼ sdt garam

- ¼ sdt gula pasir

- ¼ sdt merica putih bubuk

Kuah Semur:

- 1 ½ L air

- 2 lembar daun salam

- 2 cm lengkuas, memarkan

- 2 cm jahe, memarkan

- 2 sdt air asam jawa (dari 1 sdt asam jawa yang dilarutkan dengan 2 sdm air)

- 12 sdm Kecap Manis Bango

- 1 sdt garam

- ½ sdt merica putih bubuk

- ½ sdt pala bubuk

- 1 sdt gula pasir

Bumbu, haluskan:

- 6 butir bawang merah

- 2 siung bawang putih

- 3 butir cengkih

Cara memasak :

  1. Lumuri cumi dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit.
  2. Ambil 1 ekor cumi, isi dengan bahan isian.
  3. Tempelkan kepala di badan cumi, rapatkan.
  4. Sematkan tusuk gigi di atasnya. Sisihkan.
  5. Di dalam panci, masukkan air dan bumbu halus. Didihkan. Masukkan daun salam, lengkuas, jahe, dan air asam, didihkan kembali.
  6. Masukkan Kecap Manis Bango, garam, merica, pala bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Masak hingga mendidih.
  7. Tambahkan cumi isi, aduk. Masak di atas api kecil hingga kuah mengental dan cumi kecokelatan. nik/E-6
Tampilkan Semua

Astari Indah Vernideani Bangga Rebut Mahkota Miss Tourism Internasional

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Seusai memenangkan ajang Miss Tourism Internasional 2018, di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (13/1) lalu, Astari Indah Vernid­eani kembali ke Tanah Air dengan bang­ganya membawa mahkota juara. Putri Pariwisata Indonesia 2017 ini...
Selengkapnya

Sentra Lukisan yang Butuh Perhatian

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Memasuki Jalan Jelekong Kabupaten Bandung, di kanan dan kiri akan dijumpai kanvas-kanvas, baik yang sudah dibingkai ataupun masih berupa lembaran, dengan beragam gambar lukisan dipajang di teras-teras rumah. Kampung Jelekong, demikian...
Selengkapnya

Paris Jackson Tepis Rumor Dirinya Jalani Perawatan

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Paris Jackson, putri semata wayang mendiang penyanyi Michael Jackson, menyebut berita yang mengatakan dirinya sedang menjalani perawatan itu ber­lebihan. Dia mengaku "bahagia, sehat dan lebih baik dari sebelumnya." Gadis 20 tahun...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

DKI Ajak Kemendikbud Kembangkan Profesi Guru

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani kesepakatan kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) untuk pengembangan keprofesian dan kompetensi berkelanjutan bagi guru, pendidik, dan tenaga pendidik lainnya.

“Kepala sekolah memegang peran penting dalam membangun ekosistem belajar mengajar yang baik di sekolah,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (17/1), usai menandatangani kerja sama tersebut.

Kesepakatan kerja sama tersebut juga melingkupi peningkatan mutu dan kompetensi para kepala sekolah di Jakarta. “Peran dan kepemimpinan kepala sekolah sangat vital dalam membangun ekosistem sekolah yang baik dan hadirnya MoU ini kami sangat apresiasi karena dampaknya akan sangat besar kepada para siswa di Jakarta, kata Anies.

Menurutnya, peningkatan mutu para kepala sekolah ini dirasa sangat tepat terlebih kepala sekolah yang harus menyiapkan para gurunya karena peserta didik pada masa sekarang berhadapan dengan perubahan zaman yang cepat, sehingga mereka memerlukan bekal lebih agar siap menyambut masa depan. “Kita berharap kepala sekolah dan guru dapat membekali anak kita dengan kompetensi untuk masa depan, kita harus gerak cepat dan harus berikan fokus pada konten pendidikannya, kata Gubernur.

Ditambahkannya bahwa Pemprov DKI Jakarta ke depan akan merangkul para profesional agar memberikan sumbangsih terhadap peningkatan kompetensi dan kepemimpinan para kepala sekolah di Jakarta. “Jakarta punya konsentrasi putra putri terbaik di Indonesia, kita perlu undang para profesional dan direksi dari institusi yang berhasil untuk menjadi mentor bagi kepala sekolah di Jakarta, kata Anies.

Dalam kesempatan ini, Anies berpesan agar kerjasama ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta. Kesepakatan itu diharapkan menjadi milestone yang akan membuka kesepakatan kerjasama lainnya dengan Kemendikbud.

Pada tahun 2019 ini, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi DKI Jakarta telah menganggarkan program peningkatan kompetensi bagi tenaga pendidik. pin/p-5

Tampilkan Semua

Harga Tiket Pesawat mulai Bersahabat dengan Kantong

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sekitar akhir pekan lalu, kegaduhan terjadi di media sosial. Beberapa orang merasa kalau harga tiket sangat memberatkan sehingga menjadi hambatan untuk masyarakat yang ingin merayakan Natal di kampung halaman dan Liburan akhir tahun....
Selengkapnya

Gandeng Korea Atasi Remaja Bermasalah

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Dinas Sosial DKI Jakarta bekerja sama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) Indonesia untuk mengatasai remaja bermasalah di DKI Jakarta. Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah, menyampaikan kerja sama...
Selengkapnya

Pendidikan Mitigasi Bencana Saatnya Masuk Kurikulum Sekolah

Jumat 18/1/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR - Pendidikan mitigasi bencana tsunami sangat tepat masuk dalam kurikulum pendidikan lingkungan hidup, karena bencana tersebut erat kaitannya dengan kerusakan lingkungan. “Sangat tepat jika pendidikan mitigasi bencana tsunami...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Guru Honorer yang Telah Mengabdi Lebih dari 10 Tahun Diprioritaskan

Jumat 18/1/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Beberapa waktu lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, meminta para kepala sekolah tidak lagi mengangkat guru-guru honorer baru untuk mengajar. Jika butuh tenaga pengajar, kepala sekolah diminta untuk mengangkat kembali tenaga pengajar yang telah pensiun.

Untuk mengupas masalah ini, Koran Jakarta mewawancarai Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Supriano, di Jakarta, Selasa (15/1). Berikut petikan wawancaranya.

Apa dasar kebijakan guru honorer baru tidak bisa diangkat?

Para guru honorer yang sudah mengabdi lama, terutama lebih 10 tahun itu akan diprioritaskan diangkat oleh pemerintah melalui skema perjanjian kerja. Persoalan ini (guru honorer) akan terus mengemuka jika kepala sekolah mengangkat guru-guru baru, yang pada akhirnya berharap ada pengangkatan. Akan tetapi, berbeda jika kepala sekolah memperpanjang masa bakti guru yang pensiun.

Kalau (guru honorer yang baru) diangkat kepala sekolah nanti persoalan tidak selesai. Cukup yang pensiun. Kan, rata-rata usia pensiun 60 tahun dan untuk mengabdi beberapa tahun lagi masih bisa.

Bagaimana skema perjanjian kerja yang dimaksud?

Nanti ada tes penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan digelar pada Februari 2019 dan sudah dibicarakan juga sama Pak Syafrudin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN- RB).

Nah, dalam tes nanti penerimaan para tenaga honorer, khususnya guru akan menjadi prioritas. Sebab kan cukup banyak tenaga guru honorer yang tidak bisa mengikuti tes CPNS lantaran terkendala usia. Nantinya, pemerintah akan rekrut 75 ribu PPPK berbeda juga dengan CPNS kan.

Mengapa data guru honorer belum sinkron?

Iya, kemarin Senin (14/1), dapat sorotan juga dari anggota DPR, belum sinkron. Sementara kan di Kemendikbud, data guru honorer yang terverifikasi untuk mengikuti PPPK ada 159 guru. Kemudian, data yang pernah disampaikan KemenPAN- RB dan BKN, jumlahnya hanya 157 ribu, dikurangi 6 ribu yang lulus CPNS. Masih akan kami kaji lagi.

Untuk hak dan kewajiban apakah yang didapat sama dengan PNS?

Presiden Joko Widodo kemarin kan telah meneken Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. Aturan ini diharapkan membuka peluang seleksi dan pengangkatan bagi tenaga honorer yang telah melampaui batas usia pelamar PNS.

PPPK juga akan memiliki kewajiban dan hak keuangan yang sama dengan ASN yang berstatus sebagai PNS dalam pangkat dan jabatan yang setara.

Tapi, juga jangan salah persepsi, PP itu diperuntukkan bagi seluruh profesi yang ingin menjadi ASN. Jangan dikira PP Manajemen PPPK hanya untuk menampung 735 ribuan guru honorer yang di dalamnya ada honorer K2 (kategori dua). Ini PP yang memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja untuk menjadi ASN PPPK.

Bagaimana guru honorer yang ingin setara dengan guru PNS?

Sebetulnya kan guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu kepada peserta didiknya. Namun, tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya, termasuk pemanfaatan kemajuan teknologi informasi.

Untuk pengembangan dalam meningkatkan kemampuan serta kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini adalah pendidik, diperlukan kualitas SDM yang tangguh, unggul, kreatif, inovatif, berdaya saing tinggi, dan memiliki nilai-nilai karakter yang baik. Kualitas, profesionalisme, dan cerdas IT seorang pendidik merupakan aset yang sangat penting bagi kehidupan dalam upaya menghadapi revolusi industri 4.0. 

 

angie ariesta/AR-3

Tampilkan Semua

Capres-Cawapres Harus Sampaikan Visi Misi secara Mendalam

Kamis 17/1/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pelaksanaan Pilpres 2019 akan sampai pada tahap debat. Namun, berdasarkan penelitian dari berbagai lembaga survei, swing voter atau undiceded voter masih cukup tinggi. Salah satu penyebab hal tersebut adalah kampanye Pasangan Calon...
Selengkapnya

Kemendagri Fasilitasi Pertemuan agar Perizinan Tak Salahi Aturan

Rabu 16/1/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasanah, di pengadilan kasus suap perizinan proyek Meikarta menungkapkan kesaksian yang menyeret nama Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Neneng mengaku dalam sebuah pertemuan yang difasilitasi Kementerian...
Selengkapnya

Maskapai Diminta Bijaksana Tentukan Harga Tiket

Selasa 15/1/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan dengan keluhan masyarakat terhadap melonjaknya harga tiket pesawat sehingga hal tersebut memberatkan bagi yang ingin bepergian menggunakan transportasi udara. Terlebih lagi, saat itu merupakan masa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Capres Segar: Nurhadi-Aldo

Sabtu 12/1/2019 | 06:31
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

 

Pekenalkan—walau mungkin kini sudah ter­kenal, pasangan capres dan cawapres baru, di luar yang sudah diumumkan. Nama yang diperkenalkan adalah Nurhadi-Aldo Suparman. Kurang nyaman karena disingkat menjadi “dildo”—alat pemuas seks yang kurang nyaman dibicarakan. Se­jak bulan lalu, pasangan ini mer­ampas perhatian. Karena segar, tidak kaku, dan sedikit melompat dari tata krama yang ada.

Maklum, ini sebenarnya adalah pasangan fiktif, pasangan yang tidak benar-benar ada, tidak benar-benar maju dalam pilpres. Foto Nurhadi yang ditampilkan lewat media sosial, sebenarnya seorang pemijat di wilayah tem­pat tinggal di Kudus, Jawa Tengah. Sejak empat tahun lalu, foto dirin­ya yang “meyakinkan” dengan tampang pejabat sudah muncul di media sosial dengan pengi­kut lumayan banyak dan terus bertambah. Bersama dengan Aldo, keduanya dicalonkan Partai untuk Kebutuhan Iman—tentu saja ini juga partai politik tidak benar-benar ada, mereka berdua dipasangkan, ditampilkan. Dalam hal ini, semua ini ulah admin, atau dalang, dan kita mengenal dengan sebutan Edwin.

Edwin, dan para pendu­kung pasangann Nurhadi-Aldo menyapa masyarakat. Dengan humor segar khas anak muda, dengan nada satire—yang meledek pasangan resmi yang sok menggurui, dan ada kesan akrab-lucu. Masyarakat tidak dipaksa-paksa memilih misalnya. Dan ternyata, pendekatan ini mendapat respons masyarakat. Ibarat kotak kosong, Nurhadi- Aldo membuat persaingan di pilpres ada lucunya. Tidak melulu tentang kehancuran suatu negara, atau pameran kebencian.

Dengan pengikut yang sudah ratusan ribu, bisa dipastikan ban­yak yang mengikuti, dan mem­berbincangkan, sehingga pesan yang disampaikan, kalau dijum­lah mencapai jutaan kali dibaca. Dan Edwin, mengelola dengan baik. Beberapa postingan mem­beri kesan lebih mendidik dan tidak membosankan. Kalau celah ini dimasuki, capres bohongan ini malah lebih real, lebih nyata dalam bersapa. Ini menunjuk­kan kembali bahwa komunikasi dalam masyarakat kita bisa tetap ketat, tapi juga lucu, bisa tetap gecul . Ada sindiran, ada kritik, tapi dalam balutan senyum. Kutipan-kutipan yang dimuncul­kan selama ini menunjukkan itu.

Memang sebelum ada banyak capres-cawapres yang dimuncul­kan. RSS mungkin salah satunya yang menimbulkan kelucuan karena naifnya. Sebagai calon yang mencalonkan diri, mem­buat polling sendiri di akunnya, padangan bisa melambung-lam­bung. Semua rakyat dijanjikan akan diberi duit misalnya. Semua yang punya utang akan dilunasi. Saya termasuk yang mengikuti, meskipun ketika disusun susunan kabinet, nama saya tak termasuk di dalamnya. Ketika cuitan-nya mulai menjurus mendukung ke salah satu calon, ditinggalkan pengikutnya.

Nurhadi-Aldo berbeda, mudah-mudahan. Sejak awal pemuncu­lannya memberi kesan ini fiksi, ini “main2”, dan justru karena itu menghibur—sesuatu yang amat sangat dibutuhkan dalam komuni­kasi politik saat ini. Dengan segala kesederhaan dalam penampilan di postingan, memperkuat bahwa yang disampaikan perlu diden­gar. Bukan hanya oleh pengge­marnya, melainkan, justru oleh tim pemenangan calon-calon resmi yang berkuasa dan ber­punya dana.

Atau jangan-jangan, Nurha­di-Aldo lebih serius dari yang selama ini ada. Karena bahkan dengan modal cuitan saja, telah bisa ratusan ribu orang menoleh, dan merasakan selingan yang menyehatkan. Yang mengembalikan bahwa pilpres juga suatu pesta, juga kegembiraan, suatu senyum dan tawa, yang kini dirampas ketegangan permusuhan.

Nurhadi-Aldo, teruskan teruslah berkarya dengan bebas murni sampai pilpres sebenarnya nanti.

Tampilkan Semua

Doni Monardo

Sabtu 12/1/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Letnan Jenderal (Letjen) TNI Doni Monardo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1) pukul 09.00 WIB. Letjen Doni yang menjabat Sekretaris...
Selengkapnya

Jamur Bionik yang Menghasilkan Energi

Sabtu 12/1/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah rekayasa jamur biasa yang diambil dari sebuah toko kelontong mampu diproses menjadi bionik yang mampu menghasilkan energi. Peneliti membuat rekayasa jamur biasa menjadi jamur bionik supercharging dengan cyanobacteria 3Dcetak. Jamu...
Selengkapnya

Rekayasa Tanaman Padi untuk Meningkatkan Panen

Sabtu 12/1/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah pendekatan bioengineering tengah dilakukan peneliti global. Riset baru ini untuk meningkatkan kemampuan fotosintesis pada tanaman padi diharapkan dapat meningkatkan hasil gabah hingga 27 persen. Pendekatan baru, yang disebut...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta