Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | July 13 2020
iklan koran jakarta

Kandungan Lokal Perlu Ditingkatkan

Senin 13/7/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Coba kalau kredit disalurkan ke sektor riil dan petani pasti mempunyai efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi. » Coba kalau kredit disalurkan ke sektor riil dan petani pasti mempunyai efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi.   JAKARTA – Kenaikan peringkat Indonesia oleh Bank...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Kandungan Lokal Perlu Ditingkatkan

Senin 13/7/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Coba kalau kredit disalurkan ke sektor riil dan petani pasti mempunyai efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi.

 

JAKARTA – Kenaikan peringkat Indonesia oleh Bank Dunia menjadi negara berpen­dapatan menengah atas atau upper middle income akan sulit dipertahankan kalau tidak ada upaya serius dan konsisten untuk meng­atasi ketimpangan pendapatan sebagai salah satu kunci meningkatkan daya saing.

Peningkatan daya saing sendiri menjadi modal bagi Indonesia untuk lolos dari jebak­an negara berpendapatan menengah (mid­dle income trap) menuju negara berpenda­patan tinggi yang ditargetkan bisa terealisasi pada 2045 mendatang.

Ekonom dari Universitas Atma Jaya Jakarta, Suhartoko, di Jakarta, Minggu (12/7), menga­takan daya saing suatu produk akan bermuara pada biaya yang dikeluarkan rata-rata murah. “Salah satu yang bisa menurunkan biaya ada­lah penggunaan kandungan lokal yang sema­kin besar dalam satu produk,” kata Suhartoko.

Penggunaan bahan baku kandungan lokal yang lebih besar, jelas Suhartoko, akan menu­runkan biaya, terutama ongkos transportasi dari impor dan sekalian menghemat devisa ne­gara serta menghidupkan perekonomian lokal.

Masalahnya, kata Suhartoko, produk lokal Indonesia belum efisien, kalah bersaing de­ngan produk asing. Salah satu penyebab keti­dakefisienan adalah masih maraknya praktik kolusi, korupsi, dan nepostisme atau kronisme.

Sementara itu, Ekonom dari Univeristas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri As­tuti, mengatakan meskipun transparansi su­dah dibangun dalam hal layanan data pribadi, pembayaran pajak, kredit perbankan, subsidi dan pendapatan, namun tidak menjamin ti­dak terjadinya kronisme, seperti dominasi in­termediasi perbankan yang dominan ke sek­tor properti, kredit konsumsi untuk produk impor, dan pembiayaan ke konglomerasi.

“Tata kelola dalam penyaluran kredit sudah dibangun dengan sangat baik, tapi apakah pe­merintah mau, kroninya tidak mendapat kue? Coba kalau disalurkan ke sektor riil dan petani pasti mempunyai efek berganda bagi pertum­buhan ekonomi, ” kata Esther.

Direktur Eksekutif Indonesia for Global Jus­tice (IGJ), Rachmi Hertanti, mengatakan ling­karan sistem politik yang diisi oleh orang atau kelompok yang berupaya mempertahankan sistem oligarki menyebabkan industri lokal te­rus diupayakan disuntik mati melalui banjirnya barang impor dengan tujuan mencari rente.

Dari sisi fiskal pun, kebijakan anggaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak pro pembangunan ekonomi perdesaan dan tidak memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain itu, daya saing sumber daya manu­sia Indonesia di kancah global tak kompeitif karena sistem pendidikan tidak berbasis pada link and match dengan lapangan kerja. Belum lagi korupsi dan pajak-pajak siluman merajale­la yang sulit ditertibkan. “Kami mengimbau agar kebijakan dan peraturan yang tidak pro kemandirian pangan, kurang berpihak pada pengembangan industri dalam negeri, dan impor substitusi agar direvisi,” katanya.

Terkait pajak di AS, untuk pertumbuhan dan pendapatan pemerintah di masa men­datang, Presiden Donald Trump justru me­mangkas tarif pajak. Sedangkan Singapura, untuk meningkatkan investasi dari negara tetangga telah menurunkan corporate tax rate menjadi 17 persen.

Pengembangan Koperasi

Ekonom dari Konstitusi, Defiyan Cory, menambahkan, krisis akibat pandemi Co­vid-19 menjadi momentum bagi pemerintah untuk menegakkan kembali sistem politik ekonomi berdasarkan Demokrasi Pancasila dengan menolak campur tangan oligarki par­tai politik melalui penguatan sistem ekonomi konstitusi yang berbasis pengembangan eko­nomi Koperasi dan Badan Usaha Milik Nega­ra (BUMN).

“Hanya melalui cara inilah kronisme da­pat diminimalisir dengan berpihak pada ke­lompok terbesar bangsa ini yang selalu men­jadi penopang ekonomi di masa-masa sulit dan krisis,” kata Cory.

Dari tiga krisis setelah Proklamasi 17 Agustus 1945 yakni pada 1965, tahun 1998 dan pada 2018 lalu, usaha rakyat, kata Cory, tetap bertahan. Sebaliknya, saat krisis, jus­tru pemerintah lebih sering membantu para konglomerat dan bank-bank lewat kebijakan bantuan keuangan menutupi kebangkrutan (bailout) seperti subsidi negara pada obligasi rekap Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sejak 1998 yang sudah bunga berbu­nga hingga 3.000 triliun rupiah. n ers/SB/E-9

Tampilkan Semua

Pembangunan Lumbung Pangan Nasional (LPN), agar Tidak Mengabaikan Pelaksanaan Pemeliharaan dan Operasi Irigasi Sepadan dari Lahan Pangan yang Sudah Ada

Senin 13/7/2020 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh: Prof. Dr. Ir. Sigit Supadmo Arif, M.Eng   Terjadinya pandemi Covid 19 telah mempengaruhi kehidupan masyarakat ba­nyak beserta sistem sosial-ekonomi dan politik suatu negara termasuk ketersediaan pangannya. Apalagi setelah...
Selengkapnya

“Face Shield” Harus Dilengkapi dengan Masker

Senin 13/7/2020 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Penggunaan masker dalam jangka waktu lama membuat tidak nyaman saat bernapas, namun hal itu mutlak harus dilakukan di tengah pandemik.   JAKARTA – Penggunaan face shield (pelindung wajah) tanpa masker tidak akan...
Selengkapnya

LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN

Senin 13/7/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN I Warga berolahraga pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta, Minggu (12/7). Masih banyak warga yang mengabaikan Physical Distancing...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Pemilih Milenial Jenuh dengan PAP

Senin 13/7/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

SINGAPURA – Partai poli­tik mana pun di seluruh du­nia akan senang jika berhasil meraih 89 persen kursi dalam pemilihan umum, tetapi itu tidak terjadi di Singapura.

Partai Aksi Rakyat atau People’s Action Party (PAP) pimpinan Perdana Menteri Lee Hsien Loong memenang­kan 83 dari total 93 kursi par­lemen. Walaupun menang telak, tapi kemenangan ke-13 beruntun ini justru adalah ha­sil terburuk yang diraih partai berlambang petir itu.

Secara perolehan kursi, ini adalah jumlah terendah dalam sejarah yaitu hanya 89,25 persen kursi parlemen. Angka suara nasional anjlok 8,26 persen dari pemilu 2015.

Oposisi Partai Pekerja (WP) meraih hasil gemilang dengan menambah jumlah kursi di parlemen dari enam menjadi 10 kursi. Angka dua digit ini adalah jumlah kursi tertinggi dalam sejarah oposisi Singa­pura yang selama ini dikenal sangat lemah dan terpecah-belah.

Lee Hsien Loong mengucapkan selamat kepada Partai Pekerja dan mengakui semakin meningkatnya suara dari pemilih muda atau milenial yang menginginkan lebih banyak parlementarian oposisi. “Saya tetap akan memimpin Singapura untuk melewati krisis yang sedang melanda,” ucap Loong.

Prediksi Pengamat

Awalnya banyak pengamat politik yang memprediksi PAP akan meraih hasil lebih baik dari Pemilu 2015, bahkan bisa menyapu seluruh kursi parlemen. Tradisi warga yang memilih untuk berlindung di balik pemerintahan petahana di tengah krisis nasional telah terlihat di sejumlah pemilu misal di Korea Selatan. Na­mun, rupanya hal itu tidak terjadi di Singapura.

Kontroversi penanganan Covid-19, terutama kasus pe­kerja asing di asrama, men­jadi faktor kemarahan pemil­ih terhadap PAP. Selain itu, pemilih milenial mulai jenuh dengan pemerintahan domi­nan satu partai PAP. Mile­nial sudah tidak lagi memiliki memori yang melekat lagi terhadap kemakmuran Sin­gapura yang dibangun sosok Pendiri Singapura Lee Kuan Yew yang juga ayah PM Lee.

“Lihatlah populasi anak-anak muda, mereka siap memberikan suara menen­tang pemerintah pada saat krisis, yang belum pernah ter­jadi sebelumnya,” kata pakar dari Departemen Ilmu Politik Universitas Nasional Singa­pura, Bilveer Singh.

PAP akan menghadapi tantangan mencegah suaranya terus tergerus sambil memenuhi kebutuhan elektoral pemilih muda. Apalagi Lee telah mengisyaratkan akan menyerahkan kekuasaan ke­pada Deputi PM merangkap Menteri Keuangan Heng Swee Keat dalam beberapa tahun ke depan. Heng sendiri tidak meraih hasil yang menggem­birakan dalam pemilu. Dia hanya menang tipis di dapil grup East Coast dengan selisih suara tipis 6,82 persen dari Partai Pekerja. SB/SCMP/P-4

Tampilkan Semua

Bill Gates Sebut Obat Covid-19 Harus Tersedia Bagi Yang Membutuhkan

Minggu 12/7/2020 | 22:34
A   A   A   Pengaturan Font
ZURICH - Filantropi miliarder Bill Gates menyerukan agar obat dan vaksin Covid-19  tersedia untuk negara-negara dan orang-orang yang paling membutuhkan, bukan untuk "penawar tertinggi". "Jika kita membiarkan obat dan vaksin dijual...
Selengkapnya

Provinsi Jiangxi di Tiongkok Umumkan Siaga Banjir Tertinggi

Minggu 12/7/2020 | 21:44
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING - Provinsi Jiangxi di Tiongkok selatan mengeluarkan peringatan tertinggi banjir pada Sabtu (11/7). Media milik pemerintah melaporkan para pejabat memprediksi luapan besar dari sebuah danau yang terhubung dengan Sungai Yangtze...
Selengkapnya

Inggris: Perlu Landasan Kuat, Berkelanjutan, dan Inklusif

Minggu 12/7/2020 | 20:48
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Pandemi Korona telah meluluhlantakkan sendi-sendi perekonomian secara global yang dirasakan seluruh negara. “Virus korona merupakan sebuah peringatan hubungan manusia dan alam. Dalam proses pemulihan, keputusan yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Polkam

Menteri PUPR Tegaskan Penentuan Tarif Tol Dibicarakan dengan BUJT

Rabu 24/6/2020 | 16:00
A   A   A   Pengaturan Font

 

Jakarta,- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa penetapan tarif tol bukan keputusan sepihak pemerintah dan harus dibicarakan dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) karena menyangkut kepercayaan pasar terhadap investasi di Indonesia.

"Kalau untuk penetapan tarif tol, karena ini punya investor bukan milik pemerintah maka saya harus berbicara dengan para BUJT terkait tarif tersebut," ujar Menteri Basuki dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu.

Menurut Menteri PUPR, penentuan tarif tol bukan keputusan pemerintah sepihak, karena menyangkut kepastian investasi.

Misalnya ketika meminta pemerintah untuk melakukan diskon tarif tol, maka harga saham investor tol akan langsung turun.



"Mengingat hal ini menyangkut kepercayaan pasar terhadap investasi di Indonesia," kata Menteri Basuki.

Sebelumnya tarif Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) yang dirasa masyarakat Kalimantan Timur terlalu memberatkan menjadi sorotan khusus Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho.

Lebih lanjut, politisi F-Demokrat tersebut juga menyampaikan lewat surat titu kepada Menteri PUPR. Seperti diberitakan sebelumnya, besaran tarif Tol Balsam yang ditetapkan Menteri PUPR lebih besar dari usulan tarif sebelumnya. PT. Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) mengusulkan tarif Rp 1.000 per kilometer.



Pada tiga tol sepanjang 64,87 km itu, tarif terjauh untuk kendaraan Golongan I dengan jenis sedan, jip, pikap atau truk kecil dan bus adalah Rp64.870.

Namun, tarif dalam SK Menteri justru Rp75.500 yang jatuhnya Rp1.179 per km. Sedangkan, Golongan II-III adalah Rp 1.935 per kilometernya. Untuk Golongan IV-V adalah Rp2.582 per km-nya.AntP-4

Tampilkan Semua

Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Langgar Prosedur

Selasa 26/5/2020 | 12:05
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menyatakan wawancara yang dilakukan presenter Deddy Corbuzier dengan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari, pada Rabu (20/5/2020), di RSPAD Gatot Soebroto,...
Selengkapnya

30% Dana Bantuan Negara Diusulkan untuk Perempuan

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk bisa menyiapkan calon pemimpin bangsa yang berintegritas, khususnya dari kalangan perempuan maka partai harus anggarkan dana khusus kederisasi kaum hawa. JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengusulkan 30...
Selengkapnya

Panwas Pilkada Soppeng Dilindungi Asuransi

Jumat 7/2/2020 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR - Panitia pengawas (Panwas) pemilihan ke­pala daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng mendapat per­lindungan asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan So­sial Ketenagakerjaan. Sebanyak 611 pengawas didaftarkan pada dua...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Ekonomi

Ekspor Perikanan Meningkat

Senin 13/7/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Panen Meningkat

Senin 13/7/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Produksi Garam Turun

Senin 13/7/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Reklamasi Pascatambang

Senin 13/7/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Menparekraf Sambut Danau Toba Ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark

Minggu 12/7/2020 | 16:42
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/KaBaparekraf,) Wishnutama Kusubandio, menyatakan menyambut baik ditetapkannya Danau Toba di Sumatera Utara sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG).

Menparekaf Wishnutama Kusubandio dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (12/7), menjelaskan, Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas telah tersertifikasi tingkat dunia oleh UNESCO Global Geopark (UGG) sehingga Danau Toba akan semakin terkenal di level dunia dan yang terpenting memberi manfaat bagi masyarakat setempat.

“Danau Toba bisa menjadi sumber pendapatan untuk masyarakat yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan jadi destinasi wisata. Memadukan 3 potensi utama yaitu ‘geodiversity’, ‘biodiversity’, ‘culture diversity’, Danau Toba memiliki peranan penting menopang sektor pariwisata,” kata dia.

Menparerkaf menjelaskan, melalui pengembangan geopariwisata yang berkelanjutan, diharapkan akan membuat masyarakat setempat memiliki peluang untuk meningkatkan budaya, produk lokal, dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.

“Penetapan ini memberi kesempatan plus tanggung jawab bagi Indonesia, untuk mendorong pengembangan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di kawasan sekitar,” imbuh dia.

Kaldera Toba atau yang lebih dikenal sebagai Danau Toba ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Perancis, Selasa, 2 Juli 2020.

Kaldera Toba berhasil masuk daftar UNESCO setelah dinilai dan diputuskan oleh UNESCO Global Geoparks Council pada Konferensi Internasional UNESCO Global Geoparks ke-IV di Lombok, Indonesia, pada 31 Agustus-2 September 2019. Ant/I-1

Tampilkan Semua

Tren Wisata Normal Baru: Destinasi Dekat Rumah Semakin Dilirik

Rabu 8/7/2020 | 07:52
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA  - Sebelum wabah korona menghantam industri pariwisata global, para pelancong bebas berkelana ke mana pun mereka mau. Di tengah ruang gerak yang kini terbatas, perilaku konsumen sontak berubah, tren wisata pun jadi berbeda...
Selengkapnya

Sepeda Konversi yang Menawan

Jumat 26/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dari laman Trendhunter.com terkuak bahwa kini penggemar sepeda bisa menikmati kegiatan bersepeda atau belanja dengan mengendarai sepeda konversi yang menawan. Sepeda konversi ini bisa dikembangkan bagian tengahnya untuk penyimpanan...
Selengkapnya

Mewujudkan Bengkulu yang Maju, dan Berdaya Saing

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gubernur Bengkulu saat ini, Rohidin Mersyah bertekad untuk mewu­judkan Bengkulu yang ma­ju, sejahtera dan bermartabat dan berdaya saing tinggi. Un­tuk mengupas itu lebih lan­jut Koran Jakarta berkesempa­tan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Otomotif

Sedan "Hybrid" Pertama Maserati Ghibli Hadir Tahun Ini

Senin 15/6/2020 | 14:16
A   A   A   Pengaturan Font

 

Jakarta- Perusahaan mobil mewah Italia, Maserati akan mengenalkan mobil hybrid pertamanya, Ghibli Hybrid, pada tahun ini.

Ghibli Hybrid akan menjadi tonggak mobil ramah lingkungan yang menandai era baru Maserati.

Dalam siaran pers di laman resmi perusahaan yang dikutip Senin, Maserati mangatakan bahwa "hibridisasi adalah katalisator perubahan, dengan elemen-elemen berbeda yang saling berbenturan dan bersatu, bertemu, saling menemukan dan berevolusi, untuk memunculkan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya."

"Dari inspirasi itu, muncul Ghibli Hybrid baru, yang pertama dalam barisan kendaraan di era baru Maserati," tambah pernyataan itu.

Perusahaan berlogo trisula "lightning-rod" itu tidak mengungkap sedikit pun spesifikasi Ghibli Hybrid. Mereka juga tidak memberikan bocoran foto mobil terbaru itu.

Mereka hanya menyebutkan bahwa mesin yang dipakai Ghibli Hybrid akan menjadi sejarah bagi Maserati, juga pengembangan otomotif berkinerja tinggi.

Sebelumnya, Ghibli Hybrid direncanakan hadir pada April 2020, namun pandemi COVID-19 yang menerjang dunia membuat mereka menunda rencana itu.

Beberapa media otomotif Eropa menyebut bahwa Maserati Ghibli akan hadir pada akhir tahun .Ant/P-4

 

Tampilkan Semua

MG Motor Donasi 10.000 APD untuk Tenaga Medis

Kamis 21/5/2020 | 18:50
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Meski baru masuk pasar otomotif Indonesia pada awal tahun ini, namun Morris Garage (MG) Motor Indonesia turut berkontribusi memberikan bantuan langsung kepada warga dan tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19...
Selengkapnya

Pembelian Honda secara “Online” Meningkat

Kamis 21/5/2020 | 17:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Honda Prospect Motor mencatatkan peningkatan pembelian mobil secara online atau daring sebesar 20 persen dari seluruh total penjualan pada April 2020 atau bertepatan dengan pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial...
Selengkapnya

MPV dengan VIP Wall Anti Covid-19

Rabu 13/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah wabah virus korona seperti sekarang ini pengguna kendaraan membutuhkan pengaman khusus untuk mengindari penularan Covid-19. Perusahaan modifikasi PT Lombardi Auto Indonesia Mobil melakukan desain ulang sedemikian rupa agar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

Hadapi New Normal, BAKTI Siapkan 2.000 Titik Akses Internet

Kamis 4/6/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan 2.000 titik akses internet di lokasi baru sebagai respons New Normal, dimana hal itu kegiatan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah di tengah pandemi COVID-19. 
 
“Kita coba solusikan secara cepat dengan menyiapkan lokasi baru akses internet sebanyak 2.000 titik. Karena inilah solusi jangka pendek yang bisa kita lakukan khususnya dalam periode sekarang pandemi COVID-19 ini,” kata Direktur Utama BAKTI Anang Latif pada Web dan Seminar (Webinar) yang mengambil tema "Solusi Bakti Kominfo di Tengah Pandemi" di Jakarta, Kamis (4/6).
 
Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang menyusun titik-titik dimana saja yang menjadi  prioritas dari 2.000 titik ini, sehingga rencananya pasca pandemi covid-19 ini, tim akan dibentuk untuk segera menyusun dan bergerak ke lapangan. 
 
Sejauh itu, kata Anang, BAKTI telah menyelesaikan pembangunan peningkatan sebanyak 600 BTS USO 2G menjadi 4G. Saat ini total 1.000 BTS USO telah ditingkatkan ke 4G. BAKTI menargetkan untuk menyelesaikan peningkatan 600 BTS USO pada akhir Juni ini. 
 
“Dengan harapan bahwa adanya layanan 4G ini memudahkan mereka melakukan aktivitas semuanya dari rumah, WFH, belajar dari rumah, dan lain-lain. Tentunya ini memeratakan kesempatan tidak hanya kita yang ada di kota besar, namun juga bisa dirasakan di daerah 3T dan perbatasan,” katanya.
 
Dalam upaya percepatan penanganan COVID-19, jelas Anang, BAKTI juga telah melakukan optimalisasi jaringan di daerah 3T (terpencil, terluar, dan tertinggal) untuk mendapatkan kemampuan ICMS (Integrated Management Content System). 
 
Selain, Dirut BAKTI Kominfo Anang Latif, Webinar yang diselenggarakan PWI Jaya itu itu juga menghadirkan pembicara yaitu Pengamat Telekomunikasi/Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institut, Heru Sutadi. Webinar juga diikuti tak kurang dari 100 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.
 
Banyak Trobosan

Sementara itu, Heru Sutadi menilai, BAKTI sudah melakukan banyak terobosan dengan hadirnya internet di daerah 3T. Heru mengatakan, new normal di Indonesia dapat menjadi momen pemanfaatan teknologi untuk menjalankan kehidupan dan ekonomi baru yang berjarak.
 
"Kami meyakini kalau masyarakat harus lebih adaptif terhadap teknologi digital agar dapat terus produktif menjalani aktivitas, sembari mencegah penularan pandemi lebih luas. Yang jelas berkerumun masih berisiko. Tetap harus mengurangi kumpul-kumpul. Teknologi digital dengan internetnya masih menjadi solusi new normal, termasuk cashless payment,” tutupnya. mza
Tampilkan Semua

INFINIX Luncurkan Produk Baru dengan Baterai Jumbo

Selasa 2/6/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sebagai salah satu Global brand yang selalu up to date dalam menyediakan teknologi smartphone muktahir kepada konsumen, INFINIX Indonesia kini sudah berhasil membuka awal tahun 2020 sampai saat ini dengan beragam produk baru...
Selengkapnya

WhatsApp Nantinya Bisa Aktif di Dua Perangkat

Selasa 5/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan aplikasi perpesanan itu bisa dijalankan atau aktif bersamaan setidaknya di dua perangkat berbeda. “Sejak tahun lalu, WhatsApp mengembangkan fitur baru yang...
Selengkapnya

Aplikasi Daring untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Selasa 5/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi digital hadir untuk membantu dalam upaya mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19. Aplikasi-aplikasi perang melawan Covid-19 dikembangkan oleh Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) yang dimulai pada akhir Maret lalu....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut ruang di dalam rumah sebagai ruang kerja. Pindahnya ruang kerja dari kantor ke rumah tidak dipungkiri membawa sejumlah konsekuensi. Para pekerja perlu beradaptasi “di tempat baru” untuk menyelesaikan pekerjaannya yang biasa dilakoni kurang lebih selama delapan jam per hari.

Alhasil, mereka pun membutuhkan ruang kerja yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaannya. Dilansir dari laman Dezeen, ruang kerja di dalam rumah dapat memanfaatkan bagian rumah yang menghadap ke jendela, sehingga saat bekerja, para pekerja dapat memandang lingkungan di luar ruangan. Konsep ruang kerja semacam ini membuat kerja tidak membosankan, menumbuhkan ide baru serta menciptakan suasana yang tidak terpisah dengan lingkungan sekitar.

Dalam konsep tersebut, penghuni dapat meletakkan tempat tidur di belakang meja kerja yang digunakan untuk melepas lelah saat jeda kerja. Di tempat tersebut juga dapat digunakan untuk membaca buku secara lebih santai. Perlu Sentuhan YLAB Arquitectos, studio arsitek di Bercelona, Spanyol, merekomendasikan ruang kerja dapat dibuat dengan meja yang menempel pada lemari dinding. Meja kerja tersebut terlihat disembunyikan di lemari dinding. Saat akan digunakan, meja yang bergabung dengan lemari dibuka serta dilenngkapi dengan kursi kerja.

Sementara itu, IDIN Architects, studio arsitek di Bangkok, ailand, menggunakan meja kerja yang terdapat dalam tempat tinggal sebagai ruang kerja.

Selain leluasa, meja kerja yang terhubung dengan dapur mampu memberikan kedekatan di antara anggota keluarga. Lantaran ruangan yang ditujukan untuk pasangan muda ini dengan bebas dapat melongok aktivitas pasangannya untuk mempererat hubungan pribadi.Widger Architecture, studio desain interior di London, Inggris, menggunakan bagian loteng at untuk ruang kerja.

Ruang tersebut ditutup dengan kayu lapis warna cerah untuk bagian langit-langit dan dinding. Material serupa digunakan untuk membuat meja build in.

Sebagai padanannya, material dekorasi (seperti lampu, bingkai kursi, dan jendela) menggunakan warna hitam. Padanan warna tersebut menjadikan ruang kerja yang terletak di loteng tidak terasa pengap serta menjadikan ruang terasa lebih hidup. Jendela yang menempel pada dinding loteng memberikan salah satu keuntungan.

Karena loteng yang identik sebagai ruang bukan digunakan untuk beraktivitas mampu memberikan kehidupan untuk penghuninya. Alhasil, dengan sedikit sentuhan desain serta memahami makna ruangan, tempat tinggal pun dapat menjadi ruang kerja yang nyaman terutama selama WFH. din/S-2

Tampilkan Semua

Pandemi Covid-19 Bakal Pengaruhi Desain Interior

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 dinilai bakal mampu menelurkan ide baru dan memengaruhi adanya perubahan dalam desain interior, baik untuk hunian maupun perkantoran. Selain itu, adanya pola hidup untuk selalu menjaga kebersihan juga akan menjadi...
Selengkapnya

Desain Pasar Mikro untuk Minimalisir Penyebaran Korona

Selasa 7/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pasar saat ini menjadi lokasi yang patut dihindari seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19.  Mengingat pasar merupakan lokasi yang tidak dapat dihindari oleh masyarakat di tengah wabah virus, dipandang perlu...
Selengkapnya

Bangunan untuk “Rumah Sakit Darurat”

Senin 30/3/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19, banyak bangunan yang berubah fungsi menjadi “rumah sakit dadakan”. Perubahan fungsi ini tentu harus memenuhi standar rumah sakit agar modifikasi yang dilakukan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Dua Penalti Ronaldo Selamatkan Juventus

Minggu 12/7/2020 | 20:35
A   A   A   Pengaturan Font

TURIN - Dua penalti Cristiano Ronaldo menghindarkan Juventus dari kekalahan di tangan Atalanta untuk bermain imbang 2-2, pada pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Stadion Allianz, Turin, Sabtu waktu setempat atau Minggu (12/7) dini hari WIB.

Tim tamu Atalanta membuka keunggulan melalui gol Duvan Zapata (16'), sebelum penalti Ronaldo (55') menyamakan kedudukan. Atalanta kemudian kembali unggul lewat gol pemain pengganti Ruslan Malinovskyi (81'), dan Ronaldo (90') mengeksekusi penalti kedua untuk menyelamatkan satu poin.

Tambahan satu poin membuat pemuncak klasemen Juve kini memiliki 76 poin, unggul enam poin atas tim peringkat kedua Lazio. Sedangkan Atalanta memangkas keunggulan Lazio menjadi hanya satu poin dengan koleksi 67 poin.

Timothy Castagne tampil baik pada awal pertandingan, saat ia melewati Juan Cuadrado, namun Zapata gagal menyundul bola dengan sempurna. Atalanta mendominasi permainan pada 15 menit pertama, dan Ilicic melepaskan sepakan melengkung dari tepi kotak penalti.

Upaya keras Atalanta menuai hasilnya tidak lama kemudian. Papu dan Zapata bekerja sama, sebelum sang pemain Kolombia menggunakan kekuatannya untuk mengungguli Rodrigo Bentancur dan menaklukkan kiper Wojciech Szczesny.

Paulo Dybala melepaskan tembakan lurus tertuju kepada Pierluigi Gollini, namun Juan Cuadrado mendapat kartu kuning karena pelanggarannya terhadap Zapata dan akan absen saat melawan Sassuolo.

Bianconerri tampil lebih agresif pada babak kedua. Umpan silang Dybala mengenai siku Marten de Roon di kotak penalti. Ronaldo yang menjadi eksekutor penalti tidak menyia-nyiakan peluang dan sukses menaklukkan Gollini.

Momentum permainan kemudian menjadi milik Juventus, dan mereka kini menguasai permainan. Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini kemudian memasukkan Luis Muriel dan Malinovskyi.

Langkah tersebut segera memberi dampak positif. Pemain Ukraina Malinovskyi melepaskan sepakan menyudut ke tiang jauh saat ia tinggal menaklukkan Szczesny.

Ronaldo kemudian memiliki peluang bagus untuk Juve, setelah melakukan pergerakan bagus untuk menghindari pemain bertahan Atalanta ia melepaskan sepakan setengah voli yang masih dapat ditahan kiper Gollini.

Atalanta kemudian kembali unggul saat Muriel mengirimkan umpan kepada Malinovskyi di tepi kotak penalti, dan melepaskan tembakan keras dengan kaki lemahnya yakni kaki kanan ke sudut bawah gawang Juve.

Namun pada menit terakhir, wasit Piero Giacomelli kembali menunjuk titik putih. Sang wasit menganggap tangan Muriel mengenai bola umpan silang Gonzalo Higuain di kotak terlarang, dan Ronaldo melepaskan tembakan mendatar masuk ke sudut bawah gawang meski Gollini mampu menebak arah bola. (ion/AFP/S-2)

Tampilkan Semua

Watford Tundukkan Newcastle

Minggu 12/7/2020 | 20:29
A   A   A   Pengaturan Font
WATFORD - Dua tendangan penalti yang diperoleh dan dieksekusi dengan baik oleh Troy Deeney mengantarkan Watford bangkit menundukkan tamunya Newcastle United 2-1 dalam laga pekan ke-35 Liga Inggris tanpa penonton di Stadion Vicarage Road,...
Selengkapnya

Chelsea Tumbang di Kandang Sheffield United

Minggu 12/7/2020 | 19:02
A   A   A   Pengaturan Font
SHEFFIELD- Celsea tumbang saat bertandang ke markas Sheffield United usai menelan kekalahan telak 0-3 dalam laga pekan ke-35 Liga Inggris tanpa penonton di Stadion Bramall Lane, Sabtu waktu setempat atau Minggu (12/7) WIB. David...
Selengkapnya

Burnley Tahan Imbang Liverpool di Anfield

Minggu 12/7/2020 | 18:57
A   A   A   Pengaturan Font
LIVERPOOL - Burnley mengubur ambisi Liverpool menyapu bersih kemenangan laga kandang Liga Inggris musim ini setelah menahan imbang sang juara 1-1 dalam pertandingan pekan ke-35 tanpa penonton di Stadion Anfield, Sabtu waktu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Energi Surya

Sabtu 11/7/2020 | 13:15
A   A   A   Pengaturan Font
Sungguh ironi jika itu terjadi. Indonesia impor listrik tenaga surya, padahal matahari bersinar tidak kurang dari 8 jam per hari sepanjang tahun

Pemanfaatan matahari sebagai sumber energi alternatif untuk mengatasi krisis energi, khususnya minyak bumi, yang terjadi sejak 1970-an, mendapat perhatian yang cukup besar dari banyak negara di dunia. Di samping jumlahnya yang tidak terbatas, pemanfaatannya juga tidak menimbulkan polusi yang dapat merusak ­lingkungan.

Letak Indonesia yang berada di garis khatulistiwa, mempunyai potensi yang sangat besar mengembangkan energi surya. Matahari terus bersinar sepanjang tahun dengan rata-rata bersinar 6–8 jam per hari. Lamanya penyinaran ideal (puncak matahari) yang bisa memproduksi listrik pada panel surya di Indonesia adalah 4 hingga 5 jam per hari.

Wilayah paling barat dan paling timur mempunyai potensi penyinaran ideal paling lama yaitu 5 jam. Di barat, area tersebut meliputi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan sebagian Bengkulu. Sedangkan di timur penyinaran ideal berada di wilayah Papua, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan sebagian Sulawesi dengan lama penyinaran ideal 4,5–4,8 jam per ­hari.

Untuk Jawa, Jakarta memiliki penyinaran ideal paling kecil, hanya 3–3,5 jam per hari disusul Bandung dan Bogor. Potensi energi terbesar di Jawa ada di Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan rata-rata penyinaran ideal 4 jam. Pulau Kalimantan potensinya cukup baik, antara 4–4,5 jam per hari. Perbedaan lamanya penyinaran ideal di pulau ini pun tidak terlalu besar.

Berdasarkan data dari Dewan Energi Nasional, potensi energi matahari Indonesia rata-rata 4,8 kilowatt hour per kilometer persegi per hari (kWh/m2/per hari). Jika dibandingkan dengan luasan lahan di Indonesia, potensi tersebut 10 kali lipat dari potensi Jerman dan Eropa.

Sayangnya, potensi sumber daya EBT yang sedemikian besar itu belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10 MWp (megawatt peak). Dibanding negara yang mempunyai potensi serupa, Indonesia jauh tertinggal.

India contohnya, belum lama mencanangkan akan membangun energi surya sebesar 100 GW sebagai bagian pembangunan ernegi baru terbarukan (EBT) sebesar 175 GW di 2022. Saat ini yang sudah dibangun 24,4 GW.

India selama ini terlalu bergantung kepada energi fosil batu bara yang telah membuat kota-kota di India tercemar kabut asap. Tidak kurang 20 kota di India masuk dalam daftar kota-kota tercemar di dunia.

Sedangkan Australia, saat ini sedang membangun ladang tenaga surya terbesar di dunia. Sebagian besar daya yang dihasilkan dari pedalaman gurun di Northern Teritory, akan diekspor langsung sejauh 3.800 kilometer ke Singapura melalui kabel bawah laut bertegangan tinggi.

Singapura sendiri akan meningkatkan secara bertahap penggunaan energi matahari. Selama ini, sekitar 95 persen listrik Singapura dihasilkan dari gas alam, dengan sebagian besar berasal dari gas alam cair (Liquefied Natural Gas) impor.

Sebenarnya, Indonesia bisa mengembangkan energi surya dalam skala besar. Potensi yang dikembangkan bisa mencapai 30–45 GW dalam 10 tahun menatang. Makanya, Indonesia harus mulai dengan mendorong pemerintah lewat regulasi, kebijakan, dan affirmative action.

Indonesia harus sadar bahwa energi surya dan EBT lainnya seperti energi tenaga angin (bayu) dan energi panas bumi adalah emas baru yang tidak bisa dilepaskan. Bila abai, kita khawatir Indonesia bisa seperti Singapura, impor tenaga surya dari Asutralia.

Apalagi sudah jauh-jauh hari beberapa akademisi mengkhawatirkan akan terjadinya defisit energi. Jika hanya berdiam diri, tidak melakukan upaya-upaya pengembangan EBT, laju ancaman defisit energi akan semakin cepat.

Indonesia harus mengubah paradigma pengembangan EBT yang dinilai sangat rendah. Hal ini tecermin dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang menetapkan target bauran EBT hanya 23 persen pada 2025.

Jika semua itu tidak dilakukan, kekhawatiran Indonesia bernasib sama seperti Singapura, mengimpor listrik tenaga surya dari Australia bukan hal mustahil. Sungguh ironi jika itu terjadi. Indonesia impor listrik tenaga matahari, padahal matahari bersinar tidak kurang dari 8 jam per hari sepanjang tahun. ν

Tampilkan Semua

Amerika Polisi Dunia

Jumat 10/7/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
AS ingin menyebarkan American Values di seluruh dunia dan menjaga superioritas negara itu sebagai adidaya tunggal. Ingin tetap menjadi polisi dunia. Itulah julukan yang diberikan kepada Amerika Serikat (AS) walaupun berkali-kali Presiden...
Selengkapnya

Covid-19 Menyebar lewat Udara

Kamis 9/7/2020 | 13:03
A   A   A   Pengaturan Font
Pengakuan WHO ini meralat keyakinannya bahwa Covid-19 menyebar terutama melalui droplet Sudah hampir tiga bulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna meredam penyebaran Coronavirus ­Disease 19 (Covid-19) diberlakukan, namun...
Selengkapnya

Tiongkok Dikepung

Rabu 8/7/2020 | 13:39
A   A   A   Pengaturan Font
Tidak ada negara di dunia ini yang tidak menggunakan produk Tiongkok, bahkan AS sekalipun Di tengah goncangan dunia akibat penyebaran Covid-19 yang bermula di Wuhan, konflik Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) bersama sekutunya terus...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Waspadai Aplikasi Pra-Instal dalam Ponsel

Minggu 12/7/2020 | 23:18
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan berdasarkan hasil riset 14,8 persen pengguna perangkat seluler yang menjadi target malware atau adware pada 2019, menderita infeksi partisi sistem, sehingga menyebabkan file berbahaya tidak dapat dihapus, di mana aplikasi default pra-instal ada berperan di dalamnya.

Risiko adanya malware dalam aplikasi pra-instal, menurut Kaspersky, tergantung pada merek ponsel. Risiko aplikasi yang tidak dapat dihapus bervariasi dari satu hingga lima persen terdapat pada perangkat biaya rendah (low-end), dan dapat meningkat hingga 27 persen dalam kasus ekstrem.

"Analisis kami menunjukkan bahwa pengguna seluler tidak hanya secara signifikan diserang oleh adware dan ancaman lainnya, tetapi perangkat mereka juga mungkin berisiko bahkan sebelum sampai di tangan," ujar peneliti keamanan Kaspersky, Igor Golovin, dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (12/7).

Infeksi partisi sistem mengandung risiko tingkat tinggi bagi pengguna perangkat yang terinfeksi, karena solusi keamanan tidak dapat mengakses direktori sistem yang berarti tidak dapat menghapus fail berbahaya.

Menurut Kaspersky, jenis infeksi ini menjadi cara lebih umum untuk menginstal adware perangkat lunak yang dibuat untuk menampilkan iklan yang mengganggu.

"Beberapa pemasok perangkat seluler berfokus pada memaksimalkan keuntungan melalui alat iklan dalam perangkat, bahkan jika alat tersebut menyebabkan ketidaknyamanan bagi pemilik perangkat," kata Igor Golovin.

Infeksi dapat terjadi melalui dua jalur, yaitu ancaman memperoleh akses root pada perangkat dan menginstal adware di partisi sistem, atau melalui kode untuk menampilkan iklan masuk ke firmware perangkat bahkan sebelum berakhir di tangan konsumen.

Di antara ancaman yang ditemukan dalam direktori sistem, Kaspersky menemukan berbagai program berbahaya - mulai dari Trojan yang dapat menginstal dan menjalankan aplikasi tanpa sepengetahuan pengguna hingga yang paling sederhana dan tidak begitu mengancam seperti tampilan iklan, namun tetap mengganggu.

Dalam beberapa kasus, modul adware bahkan sudah diinstal sebelum pengguna menerima perangkat mereka, sehingga dapat mengakibatkan konsekuensi yang tidak diinginkan.

Misalnya, banyak ponsel cerdas memiliki fungsi yang menyediakan akses jarak jauh ke perangkat, namun jika disalahgunakan, fitur seperti itu dapat menyebabkan kompromi data pada perangkat pengguna.

"Saya menyarankan pengguna untuk melihat dengan cermat model ponsel cerdas yang ingin mereka beli dan memperhitungkan risiko ini. Akhirnya, mungkin pengguna akan dihadapkan pada pilihan antara membeli perangkat yang lebih murah atau yang lebih ramah pengguna," ujar Igor Golovin.

Untuk menghindari risiko yang ditimbulkan oleh adware pada perangkat seluler, Kaspersky menyarankan untuk memeriksa ulasan pengguna sebelum membeli perangkat.

Jika perangkat terinfeksi, periksa pembaruan firmware atau cobalah untuk memasang firmware alternatif, dengan berbagai pertimbangan sebelumnya, serta menggunakan solusi kemanan yang dapat membantu mendeteksi berbagai ancaman, termasuk adware. Ant/I-1

Tampilkan Semua

Apple Uji Coba Produksi Lensa Kacamata Pintar

Minggu 12/7/2020 | 23:06
A   A   A   Pengaturan Font
  JAKARTA - Apple bersama produsen terbesarnya, Foxconn, dilaporkan sedang menguji coba produksi lensa dengan teknologi realitas tertambah (AR) semi transparan untuk kacamata pintarnya, setelah melewati tahap prototipe dua bulan...
Selengkapnya

Penyebab Risiko Kena Osteoartritis Lutut Jadi Lebih Tinggi

Minggu 12/7/2020 | 22:58
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sebuah studi baru-baru ini menemukan, beberapa aktivitas tertentu lebih rentan menyebabkan seseorang menderita osteoartritis lutut. Aktivitas ini termasuk melakukan banyak pendakian, mengangkat berat, berlutut, jongkok dan...
Selengkapnya

"Hand Sanitizer" Bisa Picu Alergi Parah

Minggu 12/7/2020 | 22:46
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA -  Seorang pria berusia 43 tahun memiliki reaksi alergi parah saat terpapar hand sanitizer atau cairan pembersih tangan, ungkap sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal July, Alcohol and Alcoholism, belum lama ini. Dia,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Disdik Depok Minta Sekolah tak Berita Tugas Berlebihan

Minggu 12/7/2020 | 23:10
A   A   A   Pengaturan Font

DEPOK - Dinas Pendidikan Kota Depok Provinsi Jawa Barat meminta kepada sekolah agar tidak memberikan tugas pelajaran yang berlebihan saat pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sehingga memberatkan para siswa untuk mengerjakan tugas tersebut.

"Memberikan pekerjaan rumah (PR) tidak apa-apa namun jangan berlebihan sehingga membebani siswa, diharapkan batas waktu pengumpulannya juga diberikan keringanan," kata Kepala Disdik Kota Depok Mohammad Thamrin dalam keterangannya di Depok, Minggu.

Dalam kondisi saat ini perlu melihat realita yang ada karena masih ada anak yang harus meminjam perangkat gawai milik orang tuanya untuk melaksanakan tugas-tugas sekolah.

Selain itu, Thamrin juga meminta satuan pendidikan untuk membentuk tim pengajar. Langkah tersebut guna meminimalisir banyaknya tugas yang diberikan kepada siswa.

Ia mencontohkan kelas satu gurunya ada lebih dari dua di satu mata pelajaran, maka bahan ajarnya harus sama. Jangan sampai ada kelas yang anaknya mendapatkan tugas, sementara yang lain tidak. Padahal sama-sama satu angkatan.

Untuk itu katanya setiap guru untuk mengatur jadwal mengajarnya, terutama mereka yang mengajar mata pelajaran yang sama.

"Contohnya di hari pertama ada guru yang bertugas mengajar di sekolah, sisanya menyiapkan bahan ajar di rumah, begitu seterusnya secara bergilir," jelasnya.

Dinas Pendidikan Kota Depok menerapkan PJJ saat tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli 2020 dengan jam belajar dimulai pada pukul 07.00 - 12.00 WIB.

"Biasanya sekolah mulai pukul 07.30 WIB, kali ini di masa PJJ jam wajib belajar atau sekolah menjadi 07.00 - 12.00 WIB. Keputusan ini berlaku untuk siswa SD dan SMP," katanya.

Ia mengatakan pada waktu tersebut anak-anak harus belajar dan tidak boleh berada di luar rumah. Meskipun, materi pelajaran selesai sebelum waktu yang telah ditentukan.

"Peraturan ini berlaku juga untuk guru bukan hanya murid," katanya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah menyusun draft Peraturan Wali Kota (Perwal) mengenai PJJ. Salah satu poinnya, akan bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan monitoring di wilayah. ant/P-5

Tampilkan Semua

150 Bus di Stasiun Akan Kurangi 4.500 Penumpang KRL

Minggu 12/7/2020 | 22:35
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR  - Pemerintah Kota Bogor menargetkan bus bantuan sebanyak 150 unit untuk mengurangi kepadatan penumpang commuterline atau kereta rel listrik (KRL) sampai 4.500 penumpang warga Bogor yang akan berangkat kerja ke Jakarta, pada...
Selengkapnya

Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Tewasnya Editor Metro TV

Minggu 12/7/2020 | 22:04
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA  - Penyidik Kepolisian telah memeriksa 20 saksi terkait kasus pembunuhan terhadap editor Metro TV Yodi Prabowo. "Sudah 20 (saksi)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. di Jakarta,...
Selengkapnya

Kampung Tangguh Jawara Solusi Atasi Covid-19 dan Ekonomi

Minggu 12/7/2020 | 20:27
A   A   A   Pengaturan Font
TANGERANG SELATAN – Pe­merintah Kota Tangerang Selatan mencanangkan kedepannya agar keberadaan Kampung Tangguh Jawara Tangsel  tak hanya percepatan pena­nganan Covid-19 tetapi juga so­lusi ekonomi warga dengan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

Alat Anti Kontak Langsung yang Serbaguna

Senin 13/7/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Agar tidak melakukan kontak langsung dengan barang-barang yang ada di fasilitas umum atau rumah, tombol lift, gagang pintu dan lainnya, maka dibuatlah alat penyambungnya.

Dalam kegiatan sehari-hari, membuka pintu, mendorong daun jendela, menekan angka di ATM atau menekan tombol lift tidak bisa dihindari. Banyak usaha dilakukan untuk mengatasi tidak terjadinya sentuhan langsung pada barang-barang tersebut untuk menghindari tertularnya virus corona.

Laman Trendhunter.com menampilkan sebuah produk yang menarik yang mampu menjadi alat pencegah sekaligus hiasan. KeySmart  CleanKey  terbuat dari paduan tembaga antimikroba adalah produk yang dimaksud.  CleanKey adalah gantungan kunci yang berfokus pada kesehatan yang akan bekerja untuk menghilangkan kontak yang tidak perlu dengan permukaan barang-barang keseharian  seperti gagang pintu, keypad, tombol lift dan banyak lagi.

Gantungan kunci ini  dibuat dengan paduan tembaga 70 persen  yang secara alami antimikroba agar tetap bersih saat digunakan  dengan tidak membiarkan patogen bertahan di permukaannya bersama dengan seng 30 persen.

Perangkat ini juga dapat digunakan pada layar sentuh untuk memudahkan pengguna melakukan transaksi di mesin ATM tanpa harus khawatir  terkena barang yang  menyebarkan patogen. KeySmart 'CleanKey' dapat dibersihkan ketika usai penggunaan  dengan kain wol atau pembersih disinfektan tanpa harus khawatir akan merusak permukaan gantungan kunci tersebut.


KeySmart CleanKey  adalah gadget seukuran telapak tangan yang terbuat dari paduan tembaga antimikroba. Seperti namanya, produk ini berbentuk kunci. Di satu sisi ada bentuk melingkar yang ergonomis untuk dipegang, dan bagian  ujung lurusnya digunakan untuk menekan tombol dan berinteraksi dengan layar sentuh. Jangan mencobanya di ponsel cerdas Anda, karena bisa menggores layar. Potongan tambahan bercabang pada sudut untuk membentuk kait, yang dapat digunakan untuk menarik tuas dan gagang pintu.

Inovasi dalam permukaan antimikroba adalah penemuan bahwa tembaga dan paduannya seperti kuningan, perunggu, kupronikel, tembaga-nikel-seng, dan lainnya adalah bahan antimikroba alami yang memiliki sifat intrinsik untuk menghancurkan berbagai mikroorganisme. Bahan –bahan ini  memiliki kemampuan bawaan untuk membunuh beragam mikroba berbahaya secara relatif cepat, dalam waktu dua jam atau kurang dan dengan tingkat efisiensi yang tinggi. ars

Tampilkan Semua

Aksesori Pelindung Jari dari Virus

Senin 13/7/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Virus corona masih menjadi masalah serius bagi dunia kesehatan saat ini. Selama pandemi virus corona belum teratasi, maka diwajibkan menggunakan masker ketika berada di tempat umum dan mempraktikkan kebersihan, seperti mencuci tangan...
Selengkapnya

Hindari Virus dengan Gantungan Kunci Silikon

Senin 13/7/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ketika wabah Covid-19 merebak, ketakukan orang pada barang-barang yang terkontaminasi oleh virus tersebut terus meningkat. Berbagai pencegahan dilakukan utamanya dengan melindungi jari tangan. Mengetahui kalau menggunakan sarung tangan...
Selengkapnya

Gelang Kabel Konektor Torro

Sabtu 11/7/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gelang Pintar dilengkapi fitur canggih yang bisa mengoperasikan fungsi dasar seperti Smartphone, sehingga tidak kaget kalau alat ini pun disebut dengan gelang android yang ekonomis. Beberapa pembuat produk inovasi telah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Hingga Juni 2020, Sebanyak 15 ASN Terpapar Radikalisme

Sabtu 11/7/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

 

Selain itu, juga telah diterbit­kan Surat Keputusan Bersa­ma (SKB) yang ditandatan­gani 11 instansi. Kemudian, juga dibentuk satuan tugas.

Untuk mengupasnya, Koran Ja­karta berkesempatan mewawanca­rai Menteri Pendayagunaan Apara­tur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, di Jakarta. Berikut petikannya.

Pemerintah telah menerbit­kan SKB tentang Pencegahan dan Penanganan Radikalisme di lingkungan ASN. Bisa dijelaskan soal SKB itu?

SKB itu tentang Penanganan Ra­dikalisme Penguatan Kebangsaan pada Aparatur Sipil Negara. SKB ini diteken 11 instansi pada tang­gal 12 November 2019. Kesebelas instansi itu Kementerian Pen­dayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kemendagri, Kemenkominfo, Kemenag, Kemendikbud, Kemen­kumham, BNPT, BIN, BKN, BPIP, dan KASN.

Tindak lanjut dari SKB itu, apa saja?

Ya, Kemenkominfo kemudian menindaklanjuti SKB dengan membuat portal https://aduanasn.id/. Portal ini yang menampung aduan masyarakat terkait praktik intoleransi dan radikalisme yang dilakukan ASN. Selain itu, untuk mengawal pelaksanaannya juga telah dibentuk Satuan Tugas atau (Task Force) dari unsur 11 instansi pemerintah itu.

Hasilnya bagaimana?

Hasilnya, pada tahun 2019, melalui portal telah masuk 86 ad­uan. Setelah dilakukan profill­ing oleh Kemenkominfo, kemudian diverifikasi BKN, maka terjaring 21 ASN yang diduga terpapar radikalisme.

Setelah diperiksa ulang ber­dasarkan bukti-bukti, terdapat 11 ASN. Yang 10 tidak terbukti. Untuk menindaklanjuti 11 ASN terduga radikal, Satgas Anti Radikalisme telah mengirim surat rekomen­dasi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-ma­sing untuk diproses lebih lanjut.

Kalau di tahun 2020 ini, apakah ada aduan serupa?

Ya, pada tahun 2020, hingga Juni 2020, terjaring 50 pengaduan masyarakat. Rinciannya, 16 pengaduan melibatkan ASN dan 34 non-ASN. Dari keenam belas ASN terduga tersebut, satu tidak terbukti. Jadi, ada 15 ASN yang sedang dilakukan profilling oleh Kemenkominfo. Mereka terbukti terpapar radikalisme. Un­tuk selanjutnya ini dibahas oleh tim Satgas agar diterbitkan rekomen­dasi kepada PPK masing-masıng.

Yang saya ungkapkan harus terus dilaksanakan secara konsisten agar benih-benih intoleransi yang bisa menjadi radikalisme dicegah agar tidak menjadi terorisme.

Soal keterlibatan BNPT dalam pengawasan potensi radikalisme di lingkungan ASN seperti apa bentuknya?

Terkait keterlibatan BNPT dalam penanganan radikalisme di lingkungan ASN, ini dalam rangka penguatan wawasan kebangsaan dari pemerintah. Semata untuk mencegah munculnya radikalisme di kalangan ASN.

Karena Kemenpan RB tidak bisa menangani masalah radika­lisme ASN sendirian. Kita harus terus berkolaborasi dan bersinergi untuk mengatasi masalah ini, demi menjaga keberlanjutan masa depan bangsa. Maka saya sangat mendo­rong BNPT mencegah munculnya benih-benih intoleransi di lingkungan ASN.

Selain SKB 11 instansai, aturan-aturan pencegahan radikalisme di kementerian dan lembaga pemerintah lainnya?

Dalam rangka pencegahan pa­ham intoleransi dan radikalisme di lingkungan ASN, beberapa kemen­terian telah menerbitkan berbagai ketentuan dalam bentuk peraturan menteri/kepala lembaga.

Contoh Mendikbud mener­bitkan SE Nomor 5 Tahun 2019 tentang Kegiatan Penumbuhan Wawasan Kebangsaan dalam Masa Pengenalan Lingkup Sekolah. Lalu, Menpan RB juga menerbitkan SE Nomor 137 Tahun 2018 Penyebar­luasan Informasi melalui Media Sosial bagi ASN. agus supriyatna/G-1

Tampilkan Semua

Dokumen Kependudukan Kini Bisa Dicetak di Rumah

Jumat 10/7/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) mengeklaim proses digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan atau adminduk kini terus bergerak maju, termasuk di masa pandemi ini. ...
Selengkapnya

Kuota untuk PPDB Jalur Zonasi Diubah Menjadi 50 Persen

Kamis 9/7/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
  Rapat koordinasi dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Mu­hammad Hudori. Rapat koordinasi dihadiri Direktur Jenderal Pem­bangunan Daerah Kemendagri, Hari Nur Cahya Murni, Sekretaris...
Selengkapnya

Kegiatan Budaya dan Ekonomi Kreatif Harus Sesuai Protokol Kesehatan

Rabu 8/7/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi virus korona baru atau Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan saja. Hampir seluruh sektor terpukul, termasuk juga sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif.   Para pekerja di sektor tersebut menghentikan kegiatan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Guru Besar Emeritus STF Driyarkara, Prof Dr Franz Magnis-Suseno, SJ : Konyol, RUU yang Bisa Mendorong Rakyat Kembali Meributkan Pancasila

Sabtu 11/7/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bangsa ini tengah menghadapi banyak beban, utamanya pandemi Covid-19 dengan segala turunannya, seperti membuat orang di-PHK, ekonomi mandek, dan rakyat makin jatuh miskin. Namun, di tengah situasi seperti itu, sekarang masyarakat dibuat bingung oleh DPR. Rakyat sudah tenang, damai, dan penuh persaudaraan, tiba-tiba dibuat RESAH karena "wakil rakyat" (atas usul Badan Legislasi DPR) tanpa angin dan sebab, memunculkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Apa yang dicari DPR? Apa urgensinya membahas RUU-HIP. Mereka ngonggreh-onggreh Pancasila yang tidak bermasalah dan telah diterima seluruh rakyat, lembaga, dan agama-agama. Semua sudah berjalan baik.

 

Apa tujuan mereka? Kok membahasnya di saat negara dipusingkan mengatasi pandemi virus korona (Covid-19)? Apa mereka sengaja memanfaatkan situasi genting ini agar tak mencolok atau menyedot perhatian rakyat? Langkah DPR malah bisa membuat kisruh lagi. Dan benar saja, protes di mana-mana atas pembahasan RUU-HIP. Untuk mengetahui masalah tersebut dan berbagai persoalan bangsa lainnya, wartawan Koran Jakarta, Aloysius Widiyatmaka, mewawancarai Guru Besar Emeritus Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (STF) Jakarta, Prof Dr Franz Magnis-Suseno, SJ. Berikut petikannya.

 

Bagaimana pandangan Romo secara sekilas tentang kondisi bangsa secara (1) sosial, (2) budaya, dan (3) politik sekarang ini?

Andai kata tidak ada ancaman Covid-19, keadaan bangsa pada garis besarnya normal. Dengan Covid-19, situasi akan tergantung pada apakah pemerintah berhasil mencegah peluasan kemiskinan, bahkan ancaman kelaparan. Kalau kita ke luar dari pandemi ini dengan tidak terlalu buruk, masyarakat akan makin mantap.

 

Apakah kondisi tersebut sudah lumayan baik atau perlu banyak perbaikan? Apa saja?

Selalu perlu ada perbaikan. Sekurang-kurangnya dengan mengantisipasi tantangan masa depan. Sekarang, tentu fokus harus pada pencegahan jatuhnya ke dalam kemiskinan bagian masyarakat 50 persen ke bawah.

 Kira-kira masih kuatkan rakyat secara mental dan psikologis menghadapi beratnya hidup sekarang ini?

Saya tak bisa spekulasi

Apa yang harus dilakukan masyarakat di tengah krisis ini? Romo di kanal YouTube mengajak masyarakat bersolidaritas. Sudah maksimalkah solidaritas rakyat?

Sekarang kita harus bersatu dalam saling membantu mengatasi krisis Covid-19. Kita harus memberi perhatian pertama kepada orang kecil yang sangat terancam. Mereka yang ekonominya bagus harus bersedia diminta membantu mereka yang lemah.       

Apa yang perlu dilakukan negara dalam menghadapi krisis karena pandemi korona ini?

Negara dan rakyat menghadapi dua ancaman sekaligus dan itu tidak gampang. Ancaman terhadap kesehatan, bahkan nyawa masyarakat karena Covid-19. Kemudian, ancaman kehancuran perekonomian. Hal ini membawa akibat yang paling dirasakan oleh orang kecil, di antaranya terjadi PHK besar-besaran karena perusahaan-perusahaan tutup atau terpaksa mengurangi produksi. Kemudian, ambruknya ekonomi informal di pinggir jalan, juga ekonomi masyarakat yang hidup dari apa yang mereka peroleh hari sebelumnya.

Sudah tepatkan langkah-langkah yang diambil negara untuk mengatasi beratnya hidup rakyat?

Saya berpendapat bahwa meskipun pemerintah kadang-kadang kelihatan ragu dan tidak selalu konsisten, namun pada dasarnya pemerintah/Presiden Joko Widodo menangani krisis dengan cukup baik, juga kalau dibandingkan dengan banyak pemerintah lain di dunia.

Presiden menyadari bahwa tidak mungkin memilih menyelamatkan nyawa dari Covid-19, tetapi membiarkan hancur lebih banyak nyawa karena keambrukan perekonomian. Menurut saya, pilihan antara berbagai tingkat lockdown di satu pihak dan keterbukaan di lain pihak, cukup baik.

Belum lama, Presiden Joko Widodo marah di depan para menteri. Mereka dianggap tidak memiliki sense of crisis. Bagaimana Romo menilai kinerja menteri/kabinet secara umum, dan khususnya Menteri Kesehatan (dalam menangani Covid-19)?

Saya tidak dalam posisi bisa menilai mereka. Menteri Kesehatan memang berkesan meragukan, dan saya juga berkesan bahwa perlu diangkat orang-orang lain untuk menangani Covid-19.

Integritas amat penting bagi para pejabat. Bagaimana pandangan Romo tentang integritas para pejabat secara umum?

Tentu integritas penting. Integritas berarti kejujuran dan fokus pada tugas dan tanggung jawab. Integritas berarti bebas dari segenap unsur korupsi, dapat dipercayai.

Apakah dengan situasi integritas seperti itu, mereka akan mampu membawa perbaikan kondisi sosial, mental, dan integritas bangsa?

Selain integritas juga perlu kompetensi.

Kira-kira, langkah apa untuk memperbaiki integritas para pejabat agar tidak korup?

Integritas tak bisa diperbaiki. Orang itu integer atau tidak. Jadi, pejabat yang diangkat sudah jelas harus integer. Tetapi ada salah satu kriteria, tidak korup. Jadi, pejabat yang diangkat harus bebas dari korupsi. Hal itu tidak hanya pada masa sekarang, tetapi juga di waktu lampau.

Bisakah para pejabat lepas dari mental korup karena sudah akut? Hal itu terlihat dari terus saja kepala-kepala daerah, legislator-legislator, bahkan menteri-menteri “diambil” KPK.

Itu akan berarti bahwa mereka itu memang tidak integer, dan bahwa telah diizinkan berkembang suatu iklim yang tidak menuntut integritas. Dengan kata lain, orang bisa korup dalam sistem kita. Hal ini sangat berbahaya.

Bagaimana memberantas korupsi?

Harusnya, KPK memainkan peranan. Tetapi, KPK sudah diperlemah oleh pemerintah dan DPR. Selain itu, harus ada peraturan yang jelas, sistem kontrol, ancaman sanksi yang setimpal, dan opini publik yang terus mengawasi dan tidak membiarkan korupsi ditutup-tutup.

Pancasila masih penting, Romo?

Pancasila mutlak! Pancasila adalah konsensus, kesepakatan, dan kompromi luhur bangsa Indonesia untuk saling menerima dalam kekhasan/kemajemukan/identitas (etnik, budaya, agama) masing-masing. Kalau Pancasila diperlemah, persatuan Indonesia akan terancam.

Sekarang muncul RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Perlukan itu? Urgenkah HIP?

Saya membaca teks RUU-HIP itu. Substansinya adalah memberi kedudukan hukum lebih kuat kepada BPIP. Hal ini boleh saja. Tetapi teks RUU itu mempunyai kekurangan-kekurangan serius  seperti sudah banyak dikemukakan. Ini terutama dimasukkannya kembali pemerasan Pancasila oleh Soekarno yang dulu sudah mengancam Pancasila (karena mengaburkan tiap-tiap sila).

Bahwa RUU-HIP ditolak oleh pihak-pihak agama yang kesetiaannya kepada Pancasila dan pemerintah tidak bisa diragukan bahwa hal itu menunjukkan betapa buruknya RUU tersebut. Pasal-pasal yang tidak diramaikan pun, dalam pandangan saya bla-bla saja, omongan itu-itu saja, tidak membuat jelas apa tantangan Pancasila bagi kita sekarang.

Untuk apa kira-kira HIP?

Saya tidak tahu.

Apakah tidak malah melahirkan konflik di masyarakat dengan munculnya RUU HIP? Padahal selama ini sudah cukup kondusif, meski tanpa HIP.

Memang demikian. Kok pada saat di mana NKRI ber-Pancasila oleh seluruh mainstream masyarakat sudah diterima – (yang menolak hanya pihak-pihak yang betul-betul ekstrem) - direncanakan sebuah UU yang malah bisa meributkan kembali Pancasila itu sendiri. Konyol itu.

Kiranya tidak lepas dari kebijakan DPR yang sangat tidak bijaksana, yaitu untuk memakai masa di mana perhatian masyarakat fokus pada pandemi Covid-19 untuk mengegolkan berbagai RUU. Mereka menghindari sorotan dan bahasan publik: sesuatu yang tidak demokratis dan memberi kesan buruk pada integritas DPR kita.

G-1

Tampilkan Semua

Tingkatkan Hubungan Bilateral dengan 5 Rencana Aksi

Sabtu 4/7/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Malaysia dan Indonesia sebagai negara bertetangga serta serumpun selalu dihadapkan pada banyak persoalan seperti hubungan kedua negara yang pasang surut terkait batas wilayah darat, laut, dan udara, masalah pandemi virus Covid-19 atau...
Selengkapnya

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra Esok Selalu Ada Harapan Lebih Baik

Sabtu 27/6/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Industri penerbangan Tanah Air telah mengalami masa-masa sangat sulit dalam satu tahun belakangan. Setelah masalah tarif tiket yang dinilai amat mahal pada tahun lalu, sehingga menurunkan jumlah penumpang, terpaan pandemi Covid 19 pada...
Selengkapnya

Nicke Widyawati Pertamina Harus Jadi “Driver” Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sabtu 20/6/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah pandemi korona, PT Pertamina menghadapi tugas berat. PT Pertamina tetap harus menjadi “driver” pertumbuhan ekonomi nasional sehingga tidak boleh hanya berhitung untung-rugi sebagai perusahaan semata, tetapi juga dituntut...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta