Koran Jakarta | February 22 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Kepastian Hukum Masih Ganjal Kemudahan Bisnis

Jumat 22/2/2019 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
Masalah penegakan hukum perlu diperhatikan karena dampaknya lebih besar daripada masalah makroekonomi, gejolak nilai tukar, maupun minimnya infrastruktur. Masalah penegakan hukum perlu diperhatikan karena dampaknya lebih besar daripada masalah makroekonomi, gejolak nilai tukar, maupun minimnya infrastruktur. ...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Diperiksa KPK

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Dugaan Penyuapan

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Warga Tak Perlu Khawatir dengan Aktivitas Merapi

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan kubah lava Gunung Merapi dalam kondisi yang stabil, bahkan volumenya relatif te­tap sejak 22 Januari 2019 yaitu 461.000 meter kubik....
Selengkapnya

Hakim Menolak Eksepsi Karen Agustiawan

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Surat dakwaan jaksa dari Kejagung dinilai telah cermat dan lengkap sehingga majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan mantan Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan. JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Ko­rupsi (Tipikor)...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Prajurit Lantamal Harus jadi Katalisator Persatuan

Jumat 22/2/2019 | 04:55
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Sebagai bagian dari komponen pertahanan negara, seluruh prajurit Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII-Pontianak diminta untuk tetap menjaga soliditas maupun sinergitas antara matra, instansi maupun dengan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KDAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji saat meresmikan Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XII-Pontianak di Wajok, Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (21/2) sebagaimana keterangan dari Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal).

“Jadikan kehadiran kalian sebagai katalisator persatuan dalam mewujudkan kedaulatan dan keamanan wilayah,” kata Siwi.

Siwi menjelaskan, pembangunan Mako beserta fasilitasnya harus dijadikan sebagai penunjang dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Lantamal. fdl/AR-3

Tampilkan Semua

Diskusi Norma Debat

Jumat 22/2/2019 | 04:48
A   A   A   Pengaturan Font
Dari kiri: Wakil Ketua DPR yang juga Dewan Pengarah BPN Pasangan Capres 02 Fadli Zon, Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja, dan Anggota DPR Fraksi PDIP yang juga Influencer TKN Pasangan Capres 01 Maruarar Sirait menjadi pembicara dalam...
Selengkapnya

Mahfud: Hoaks Digerakkan untuk Mengacau Pemilu

Jumat 22/2/2019 | 04:46
A   A   A   Pengaturan Font
SURABAYA – Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mohammad Mahfud MD mengatakan, Gerakan Suluh Kebangsaan lahir karena rasa prihatin dan khawatir terhadap perkembangan situasi politik belakangan ini, terutama menjelang pemilu. Dimana ada...
Selengkapnya

Ma’ruf Amin di Sulsel

Jumat 22/2/2019 | 04:39
A   A   A   Pengaturan Font
Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin (kanan) saat berziarah ke Makam Syeh Yusuf di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (21/2). Ma’ruf Amin melakukan safari politik serta melakukan pertemuan dengan tokoh adat dan agama di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Utusan Korut

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Utusan Khusus dari Korea Utara, Kim Hyok-chol (tengah) saat tiba di Hanoi, Vietnam, Kamis (21/2). Kedatangan Kim Hyok-chol di Hanoi ini untuk bertemu dengan Utusan Khusus dari AS, Stephen Biegun, yang membahas persiapan KTT antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korut, Kim Jong-un, yang agendanya digelar pekan depan.

Tampilkan Semua

Australia Izinkan Pelat Nomor Kendaraan dengan “Emoji”

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BRISBANE - Pelat nomor kendaraan yang dikombinasikan dengan gambar wajah emoji diizinkan untuk digunakan di Negara Bagian Queensland, Australia, terhitung bulan depan. Penggunaan emoji akan dikenakan biaya tambahan 70 hingga 500 dollar...
Selengkapnya

Inggris Harapkan Terjadinya Terobosan

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON - Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond, menyatakan bahwa saat ini terlihat ada beberapa indikasi bahwa Uni Eropa (UE) bakal membuat terobosan dalam perundingan keluarnya Inggris dari keanggotaan UE (Brexit) dalam beberapa hari...
Selengkapnya

Pangeran Salman Tiba di Tiongkok

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah ke Pakistan dan India, Pangeran Salman berkunjung ke Tiongkok. Agendanya Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi ini akan bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk peningkatan kerja sama ekonomi bilateral. BEIJING –...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Layanan Kesehatan

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Gerai Indosat Ooredoo

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

BNI Peduli Sampah

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Garuda dan CIMB Niaga Optimalkan Pasar Umrah

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menandatangani perjan­jian kerja sama (PKS) terkait fasilitas pembiayaan syariah deposit booking seat untuk pembelian tiket perjalanan ibadah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Atasi Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Senin 18/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Ketimpangan ekonomi merupakan masalah yang sering terjadi aki­bat akselerasi pembangunan yang tidak berimbang. Di satu sisi, daerah dengan kapasitas dan sumber daya ekonomi mapan dengan mudah men­catat pertumbuhan, sementara daerah yang minim sumber ekonomi sulit membuat pertumbuhan yang positif. Hal itu juga terjadi di Jawa Timur (Jatim).

Tantangan terbesar dalam pembangunan di wilayah dengan jumlah penduduk hampir 39 juta jiwa ini adalah meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi kesenjangan. Meski tercatat banyak kema­juan, tetapi masih diperlukan upaya menurunkan tingkat kemiskinan secara signifikan. Bagian selatan Jatim, diiden­tifikasi sebagai kawasan yang mengalami ketimpangan, dibandingkan kawasan utara yang memiliki aksesbilitas le­bih baik.

Untuk mengetahui upaya yang akan dilakukan jajaran Pemerintah Provinsi (Pem­prov) Jatim mengatasi ket­impangan tersebut, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesempatan mewawanca­rai Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, di Suraba­ya, pekan lalu. Berikut petikan selengkapnya.

Bisa dijelaskan tujuan roadshow ke daerah sisi sela­tan Jatim?

Kami ke Trenggalek seka­ligus menemui tiga kepala daerah, yakni Bupati Tulunga­gung, Bupati Kediri, dan Wali Kota Kediri. Kedatangan ini untuk menyampaikan pesan khusus ke warga Trenggalek dalam percepatan wilayah se­tempat. Ini sekaligus meru­pakan tanggung jawab moril saya sebagai mantan Bupati Trenggalek untuk berpamitan dengan warga Trenggalek serta menyampaikan pesan khusus Ibu Khofifah.

Seberapa besar tekad Pemprov mengatasi ketimpa­ngan ekonomi?

Ibu Khofifah ingin mene­gaskan komitmen pemerintah saat ini yang akan memastikan Jatim dibangun secara adil, mengurangi ketimpangan, dan meningkatkan perekonomian di Jatim. Diharapkan dengan berbagai program yang disiap­kan akan melahirkan jalur-jalur baru di kawasan selatan Pulau Jawa.

Upaya apa yang akan dilakukan?

Salah satunya di Treng­galek, pembangunan pelabu­han perintis niaga di kawasan Teluk Prigi untuk mendorong geliat perdagangan di jalur selatan Jatim. Kehadiran pelabuhan ini akan men­jadi spesial bagi Treng­galek dan Jatim karena di Indonesia hanya ada dua pelabuhan niaga di pesisir selatan Jawa. Belum lagi fakta bahwa ada proses pem­bangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) antara Trenggalek dan Tulungagung yang didanai Islamic Development Bank.

Proyek tersebut tengah memasuki tahap prakualifikasi yang mau rampung. Kami ter­us mengawal beberapa proyek pembangunan strategis nasi­onal yang tengah dikerjakan di Trenggalek, seperti proyek Bendungan Tugu, Bendungan Bagong, serta pemanfaatan anjungan cerdas. Perlakuan aset saat ini tengah dibahas dengan Kementerian PU ter­hadap ajungan tersebut yang potensi menjadi inkubator ekonomi di kawasan selingkar Wilis.

Apa materi pembahasan dengan para kepala daerah?

Kami mem­bahas beberapa proyek pem­bangunan di wilayah Mata­raman yang mengemuka. Salah satu dari sekian ren­cana pemba­ngunan adalah soal komitmen untuk mendorong pembangunan berbasis ke wilayahan, bukan sekadar sektoral. Maka pen­ingkatan peranan bakorwil segera dilakukan untuk men­jadi sebuah pembangunan kue ekonomi yang lebih efektif dengan kepala daerah di wila­yah eks Karesidenan Madiun dan Kediri.

Selanjutnya dibahas upaya mewujudkan poros utama lingkar Wilis maupun sirip-siripnya demi mewujudkan bersatunya ekonomi masyara­kat di enam kabupaten yakni Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, dan Kediri. Kawasan lingkar Gunung Wilis ini memiliki po­tensi yang cukup besar untuk dikembangan menjadi sebuah kawasan ekonomi baru wila­yah Mataraman.

Dibicarakan soal pe­ngembangan pariwisata terpadu antara Kawasan Popoh dan Pantai Prigi, serta potensi peman­faatan Pelabuhan Niaga untuk mengembangkan industri yang saat ini mulai bergeliat. Terkait produk unggulan di Tu­lungagung, seperti konve­ksi maupun marmer yang berpotensi dikirim ke Pulau Bali melalui pelayaran jalur selatan.

Bagaimana dengan JLS?

JLS Trenggalek nantinya menghubungkan Kabupaten Pacitan dan Tulungagung. Setelah JLS di Pulau Jawa tersambung, Trenggalek akan menjadi kota penghubung antara Yogyakarta dan Malang. Nanti tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang itu.

Proyek infrastruktur lain?

Bersama Wali Kota Kediri, kami membahas potensi besar yang dimiliki Kediri sebagai lo­kasi yang akan terkoneksi den­gan Jalan Tol Kertosono–Kediri, dan pembangunan bandara. Disampaikan rencana pemba­ngunan SMA Taruna sep­erti SMA Taruna Nusantara di Magelang dengan lahan sekitar 2,5 hektare dan membutuhkan kawasan di bawah lingkungan Perhutani, yang ada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dibahas banyak hal seperti online single submission yang dikhawatirkan tidak memper­hatikan yang menjadi perha­tian kepala daerah. Sebagai contoh, menjaga keandalan arus lalu lintas dan ketersedi­aan lahan parkir. Seperti ada pembangunan suatu mal, di­bangun bioskop jaringan besar di Kota Kediri dikhawatirkan menimbulkan kemacetan jika tidak disertai dengan keterse­diaan lahan parkir, dan mana­jemen rekayasa lalu lintas yang memadai. N-3

Tampilkan Semua

Tingkatkan Daya Saing untuk Kikis Kemiskinan di Sumut

Senin 11/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk memacu kesejahteraan dan mengurangi angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pemerintah setempat terus gencar melaksanakan pembangunan. Supaya arah pembangunan tepat sasaran dan sesuai dengan yang dibutuhkan warga,...
Selengkapnya

Pemkab Halmahera Utara Gencar Bangun Infrastruktur

Senin 4/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pariwisata tidak akan bisa berkembang tanpa dukungan dari infrastruktur. Kedua sek­tor ini memiliki hubungan yang sangat erat dan saling bergantung antara satu dan yang lainnya. Hal inilah yang dilakukan oleh Kabupaten Halmahera...
Selengkapnya

Pemkab Banyuwangi Terus Kembangkan Pariwisata

Senin 21/1/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Memasuki tahun 2019, Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Banyuwangi kembali meng­gelar event tahunan Banyu­wangi Festival (B-Fest). B-Fest merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi pada rentang waktu Oktober...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Diskusi Rumah DP 0 Rupiah

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri: Kepala UPT program rumah DP nol rupiah, Dzikran Kurniawan, bersama Direktur Utama PD. Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Timur, Andre Tirtoadji, berbicara saat diskusi publik bertema ‘Rumah DP 0 Rupiah Impian Warga DKI: Kolaborasi Dunia Usaha untuk wujudkan Rumah untuk warga DKI Jakarta’ di Jakarta, Rabu (20/2).

Tampilkan Semua

Menara Astra, Tanda Astra Menginspirasi Negeri

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sudah 62 tahun Astra berkiprah di Indonesia. Dari sebuah kantor sederhana di Jalan Sabang no. 36 A, Jakarta Pusat, lahirlah sebuah cita- cita mulia, membangun sebuah perusahaan yang dapat menjadi ‘pohon rindang’ dan...
Selengkapnya

Dinamis, Desain Hotel Era Revolusi Industri 4.0

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Era revolusi industri 4.0 memengaruhi desain interior hotel, khususnya kelas menengah. Para pengunjung tidak lagi menghabiskan waktu untuk berwisata melainkan untuk bekerja. Era teknologi memungkinkan masyarakat pekerja, khususnya para...
Selengkapnya

Kawasan Fatmawati Mulai Bergairah Lagi

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, kembali bergairah dengan hadirnya sejumlah gerai perlengkapan residensial maupun hospitality. Ini terjadi, karena pengerjaan proyek transportasi publik Moda raya terpadu atau mass rapid transit...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Serahkan Bantuan

Kamis 21/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Director & Chief Innovation and Regulatory Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta’in (ketiga dari kanan) dan Group Head Corporate Communications Turina Farouk (ketiga dari kiri) berbincang dengan perwakilan penerima CSR Donasi Komputer (dari kiri): CEO Yayasan Filantra Asep Nurdin, Head of IT Yayasan Cinta Anak Bangsa, Anton Suwoto, Ketua Umum Special Olympics Indonesia Faisal Abdullah, dan Strategy Management Director Wahana Visi Indonesia, Candra Wijaya usai penyerahan bantuan di Jakarta (20/2). Indosat Ooredoo, dengan visinya menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan, memberikan donasi 1.400 komputer untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia di Indonesia. Hal ini sejalan dengan dua pilar pada program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Indosat Ooredoo yaitu pilar Edukasi dan pilar Pengembangan Komunitas.

Tampilkan Semua

Ponsel Pintar Fokus di Fasilitas “Game”

Kamis 21/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Permainan game saat ini telah begitu popular di masyarakat. Game bahkan telah menjadi cabang olahraga resmi yang diperlombakan pada berbagai inven internasional dengan nama e-sport seperti pada Asian Games 2018 lalu. Keberadaan E-sport...
Selengkapnya

Gen Z Dorong Dunia Bisnis ke Era Digital

Kamis 21/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Generasi Z (Gen Z) merupakan generasi setelah Generasi Y, yang didefenisikan sebagai orang-orang yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 1995 sampai 2014. Tahun ini generasi yang lebih melek teknologi sebagian telah memasuki dunia...
Selengkapnya

Layanan Pintar untuk Perjalanan Dinas

Kamis 21/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tingginya aktivitas perjalanan dinas perusahaan terkadang merepotkan dalam pelaksanaannya. Melalui portal website, perusahaan rintisan menyediakan solusi menyeluruh dan mudah. Data Kementerian Pariwisata memperlihatkan bahwa selama...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Berfoto Bersama

Rabu 20/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Kenyamanan MPV Lokal Berkelas Dunia

Rabu 20/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Segmen MPV (multipurpose vehicle) menjadi segmen yang paling diminati masyarakat Indonesia. Kendaraan segmen ini mendapatkan minat yang paling tinggi karena tipenya yang multifungsi sebagai mobil keluarga. Mitsubishi Indonesia, melalui...
Selengkapnya

Serahkan Bantuan

Rabu 13/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Wapres sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (kiri) didampingi Pelaksana Harian Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita (kedua dari kanan), berbincang bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono...
Selengkapnya

Moge Berkonsep “Neo Sport Cafe”

Rabu 13/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PT Astra Honda Motor (AHM) menjawab kebutuhan pecinta motor big bike (motor gede/ moge) dengan menghadirkan Honda CB650R. pertama kali dihadirkan di Indonesia, CB650R memiliki revolusi desain Compact Neo Sport Café yang menawarkan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Timnas Benahi Pertahanan

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

PHNOM PENH – Tim nasional Indonesia U-22 berusaha untuk membenahi pertah­anan menjelang laga pamungkas penyisihan Grup B Piala AFF U-22 meng­hadapi tuan rumah Kamboja di Stadion Nasional, Phnom Penh, Jumat (22/2) esok.

Pelatih Timnas U-22 In­dra Sjafri mengaku akan lebih melakukan pendekatan indi­vidual dalam upaya pembenahan tersebut, mengingat menurut dia sulit untuk mem­perbaiki kekurangan tim dalam jangka waktu yang hanya ada sehari itu.

“Kesalahan dan kekurangan tim itu tidak bisa diperbaiki dalam satu hari, harus cu­kup waktu,” kata Indra selepas sesi latihan di Lapangan Western University, Phnom Penh, Kamis (21/2).

“Tapi pasti kami benahi secara individu, bicara sama mereka kenapa, perbaikannya bagaimana, pasti akan kami kasih solusi ke­pada mereka,” ujarnya menambahkan.

Lini belakang Indonesia di dua pertandin­gan Piala AFF U-22 memang bermain dalam tingkat kedisiplinan yang cukup baik, namun hal itu tak mampu membendung tiga gol yang sudah masuk ke gawang mereka sejauh ini.

Di laga pertama melawan Myanmar, Indo­nesia cukup meninggalkan lubang besar di sektor kiri pertahanan ketika menempatkan Samuel Christianson Simanjuntak dan ia ke­rap terlihat lambat untuk menutup areanya sendiri dalam situasi transisi menyerang ke bertahan.

Menghadapi Kamboja, Indonesia wajib menang jika ingin menentukan nasib sendiri untuk lolos ke babak semifinal tanpa terpe­ngaruh hasil apapun yang terjadi di laga Jumat (22/2) sore antara Malaysia melawan Myanmar. Ant/S-1

Tampilkan Semua

Atletico Kejutkan Juventus

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MADRID – Langkah Cristia­no Ronaldo bersama Juventus di Liga Champion terancam terhenti setelah Atletico Madrid menang 2-0 pada laga leg pertama babak 16 be­sar di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2) dini hari WIB. Ronaldo...
Selengkapnya

Sevilla Melaju di Liga Europa

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
SEVILLE – Peraih lima kali juara Liga Europa Sevilla melaju ke babak 16 besar dengan keme­nangan kandang 2-0 atas Lazio. Pada pertandingan yang berlangsung Kamis (21/2) dini hari WIB, Sevilla mencetak gol di setiap babak untuk...
Selengkapnya

PSG Tak Terbendung

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PARIS – Angel Di Maria mencetak gol lewat tendangan bebas dan tembakan Kylian Mbappe juga tepat sasaran saat Paris Saint-Germain menang 5-1 atas Montpellier. Hasil pertandingan yang berlangsung Kamis (21/2) dini hari WIB itu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Keterbatasan Fisik tak Menghalangi untuk Sukses

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Membuka Pintu Harapan

Penulis : Prito Windiarto

Penerbit : Quanta

Cetakan : I, 2018

Tebal : 227 hal

ISBN : 978-602-04-580-8-3

Tidak ada seorang pun yang lahir sempurna. Semua memiliki keterbatasan-keterbatasan tertentu. Namun, orang yang senantiasa memelihara harapan, kekurangan dan keterbatasan tak menghalangi untuk tetap tumbuh. Buku berbentuk self motivation ini berisi true stories kisah-kisah orang yang pantang menyerah. Mereka senantiasa berpikir positif dan penuh optimisme.

Salah satunya Heleen Keller. Dengan bantuan pengasuh, terutama gurunya, gadis difabel yang hanya bisa belajar lewat sensitivitas rabaan tangan kini berhasil menjadi sosok luar biasa yang sangat inspiratif. Ia menjadi pembicara di berbagai forum, menulis banyak buku motivasi, dan lainnya.

Hal sama juga ditunjukkan Nick Vujicik. Lahir tanpa tangan dan kaki, tak membuatnya putus harapan. Kekurangan itu malah membuatnya termotivasi untuk menunjukkan, bisa melakukan seperti orang ‘normal.’ Dengan keyakinan dan usaha keras, Nick mampu hidup mandiri. Bahkan dia juga terkenal sebagai pembicara andal dan penulis gemilang. Buku terkenalnya berjudul Life Without Limited (hal 19-20).

Hirotada Ototake senasib dengan Nick Vujicik. Oto, begitu ia disapa, sejak lahir sudah tidak memiliki tangan dan kaki. Meski demikian, ibunya tetap berbesar hati dan memiliki harapan besar untuknya. Ibu membesarkan Oto dengan penuh cinta. Kendala pertama ketika Oto memasuki masa sekolah. Banyak sekolah menolak. Namun, orangtua dan Oto tak putus asa, sampai kemudian menemukan sekolah yang mau menerima.

Oto pun sempat mengenyam pendidikan sampai bangku kuliah dengan prestasi baik. Setelah lulus, Oto mengajar di sekolah dasar dengan penuh dedikasi. Salah satu kunci keberhasilannya, tidak pernah menunda pekerjaan, tugas, dan latihan. Namanya melambung setelah buku inspiratif karyanya No One’s Prefect diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan dibaca jutaan orang (57-59).

Hee Ah Lee, pianis muda asal Korea ini, juga berhasil membuktikan, selama memiliki harapan, keterbatasan fisik benar-benar bukan rintangan untuk sukses. Yang spesial darinya, mampu bermain piano hanya dengan empat jari. Meski demikian, Hee berhasil menyabet segudang prestasi tingkat dunia.

Sejak lahir Hee Ah Lee hanya memiliki dua jari yang membentuk huruf V seperti capit kepiting. Kedua kakinya pun hanya sebatas lutut, sehingga kesulitan menginjak pedal piano. Hee juga didiagnosis menderita keterbelakangan mental. Beruntung ibunya menyimpan harapan besar untuk Hee.

Pada usia 6, atas saran seorang psikiater, Hee mulai dikenalkan piano. Guru piano pertamanya, Cho Mi Kyong melatihnya dengan keras. Hee berlatih secara rutin 5-10 jam. Pada gilirannya kerja keras itu melunasi janjinya. Hee berhasil menjadi pianis internasional. Amerika, Inggris, Tiongkok, Singapura, dan Indonesia contoh beberapa negara yang pernah menghelat konser gadis penuh inspiratif ini (hal 63-65).

Arini Ainun Haq senasib dengan Oto, Nick Vujicik, dan Hee yang cacat kaki sejak lahir. Ketika akan masuk SD, mayoritas sekolah umum menolak. Sang ayah yang mengantar Arini tidak putus harapan sampai akhirnya diterima di SD Al-Amin Solo. Arini mulai menunjukkan talentanya di bidang tulis-menulis. Dia berhasil merampungkan beberapa buku.

Meski, naskah-naskahnya ditawarkan berbagai penerbit dan ditolak sampai 30 kali, tak membuatnya putus asa. Dia terus menulis sampai akhirnya novel perdananya terbit. Kini sudah puluhan novel berhasil terbit dan laris di pasaran. Ia juga merupakan CEO sebuah penerbit indie, Arsha Teen. Ia mengajari pembaca untuk memaksimalkan diri dan tidak menyerah pada keterbatasan. Keterbatasann diri tak seharusnya menghalagi untuk berkreasi (hal 68).

Masih banyak kisah orang-orang luar biasa dalam buku ini. Secara keseluruhan kisah tersebut menegaskan, harapan adalah energi dahsyat yang memampukan seseorang melewati beragam kekurangan dan keterbatasan. Harapan adalah fondasi kuat untuk meraih kesuksesan. 

Diresensi Moh Romadlon, Pengurus TBM Sumber Ilmu Kebumen Jateng

Tampilkan Semua

Kontribusi Pertanian Tetap Tinggi

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Aulia Keiko Hubbansyah Dalam satu kesempatan acara diskusi di televisi, salah seorang juru bicara pasangan capres-cawapres mempersoalkan terus penurunan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian dari 24 persen pada 1983...
Selengkapnya

Manfaatkan Dana Desa secara Optimal

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang kali menyampaikan bahwa gelontoran dana desa (DD) dari pemerintah pusat mestinya tak balik lagi ke Jakarta. Oleh karenanya, dana tersebut harus dikelola secara baik dengan membelanjakan material di...
Selengkapnya

Langkah yang Harus Dilakukan saat Banjir

Kamis 21/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Panduan Tanggap Darurat Bencana Banjir Penulis : Ahmad Fauzi Penerbit : Esensi Cetakan : 2018 Tebal : 152 Halaman ISBN : 978-602-6847-799 Banjir bisa dikatakan sebagai bencana alam yang paling sering melanda dan merugikan....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Kelas Kecantikan di Cosmo Amaroossa Jakarta

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Setiap wanita tentunya ingin tampil cantik. Untuk tampil cantik itulah para wa nita melakukan berbagai ma cam cara seperti operasi plastik ataupun pe rawatan-perawatan yang butuh banyak uang banyak.

Hotel Cosmo Amaroossa Jakarta mengadakan kegiatan Beauty Class dengan tema Care About Beauty, Care About Healthy pada Kamis (14/2). Mengajak 23 staf wa-nitanya dalam acara tersebut agar peduli tentang kecantik-an dan kesehatan kulit.

Acara berlangsung selama 3 jam dan terdiri dari 3 tahap yaitu pengenalan kulit wajah, pengenalan alat make up dan grooming. Awalnya peserta diberikan informasi mengenai kondi-si kesehatan kulit wajah dan pengenalan jenis kulit wajah masing-masing. Hal ini sa-ngat berguna untuk menen-tukan produk apa yang cocok untuk dipakai dalam menja-ga kesehatan kulit wajah dan bagaimana merawatnya.

Berikutnya adalah saat dimana para peserta dapat mempraktekkan cara merias wajah dengan baik dan benar. Diawali dengan penggunaan cairan pembersih wajah, lalu dilanjutkan dengan penggu-naan moisturizer, foundation, alas bedak, eye-shadow, high-lighter, blush on, eye liner dan mascara.

Tim tata rias menjelaskan cara mengaplikasikan per-lengkapan make up tersebut dengan model sehingga para peserta mengerti dengan baik. Ada juga tutorial make up dan pengaplikasian langsung kepa-da semua peserta. ars

Tampilkan Semua

Mike Shinoda Ungkap Kemungkinan Linkin Park Cari Vokalis Baru

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mike Shi­noda telah mendis­kusikan kemungkinan merekrut vokalis baru untuk Linkin Park. Mike sekali lagi meng­ungkapkan perihal masa depan band-nya setelah kematian Chester Bennington. Meski belum yakin, Mike mengatakan jika...
Selengkapnya

Mengingat Sejarah Radio di Museum Kota Bandung

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Radio zaman dahulu bentuk dan ukurannya sama sekali tidak menarik. Yang terpenting fungsinya, yakni untuk menyampaikan siaran khususnya berita dan hiburan. Bentuknya seragam, kotak. Seperti terlihat saat puluhan radio antik dipajang di...
Selengkapnya

Aplikasi Pinjaman Online Akses Data Pribadi Nasabah, Untuk Apa?

Jumat 22/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi yang serba canggih membuat segalanya semakin mudah, termasuk dalam pinjam meminjam uang. Kebutuhan akan dana tunai kini bisa dipenuhi dengan mudah oleh penyedia pinjaman online. Bermodalkan gadget dan koneksi internet, dana...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Pesan Damai

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Warga melintas di antara mural Politik di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/2). Gambar mural tersebut memiliki pesan agar masyarakat tetap damai dan berteman meski berbeda dalam memilih calon presiden di Pilpres 2019.

Tampilkan Semua

Makanan Tradisional

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Anggota Bhayangkari Irwasum Mabes Polri dan Irwasda dari seluruh Polda se Indonesia mengadon dodol saat mengunjungi pabrik dodol Ny Lauw di Neglasari, Tangerang, Banten, Kamis (21/2). Selain mengunjungi pabrik dodol kunjungan kerja para...
Selengkapnya

Daur Ulang Sampah

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perajin menyelesaikan lukisan sampah kaleng bekas di kawasan Tanah Baru, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/2). Lukisan dengan media kaleng bekas tersebut selain hobi dan bisnis juga ikut menjaga kelestarian alam dengan memanfaatkan sampah...
Selengkapnya

Perbaikan Tanggul

Jumat 22/2/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pekerja dengan menggunakan alat berat membersihkan sisa longsor di kali Jantung, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/2). Turap Kali Jantung dengan panjang 100 meter yang ambrol pada Rabu (20/2) kini mulai di perbaiki.
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Payung Hukum Penyetaraan Penghasilan Perangkat Desa Sudah Disepakati

Kamis 21/2/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia Kebudayaan menggelar rapat koordinasi yang dihadiri menteri-menteri terkait. Salah satu menteri yang hadir, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Rapat koordinasi sendiri membahas penyetaraan penghasilan tetap bagi kepala desa dan perangkat desa. Usai rapat, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Berikut petikan wawancaranya.

Mengenai tuntutan para perangkat desa soal penyetaraan penghasilan, keputusan?

Tadi sudah selesai rapat perangkat desa sudah final. Tadi mengamankan kebijakan Presiden bahwa perangkat desa sudah final 100 persen setara golongan 2A, sudah final. Dan mudah-mudahan nanti hadir Setneg, Setkab, yang membawa revisinya ke Presiden untuk diteken, sehingga janjinya sudah.

Jadi untuk penyetaraan itu sudah ada payung hukumnya?

Ya, payung hukum itu. Firm. Jadi, mereka kalau suatu saat nanti itu tidak keluar, kalau sampai pemerintah tidak mengeluarkan 100 persen, ya dia bisa gugat. Kita mem-fix-kan tadi.

Karena kan pasti tuntutannya ketika sudah ditandatangani kok gaji saya masih sama padahal belum bisa tahun ini, mereka kan tak paham semua.

Nanti kan saya kumpulkan semua di sini, Sekda-sekdanya. Sekda kan yang punya perangkat ke bawah. Setelah selesai Kepres, mungkin bulan depan kita kumpulkan.

Untuk gaji perangkat desa, apa bisa tahun ini juga?

Enggak ada tuntutan. Kemarin sudah fix bahwa tuntutan 100 persen itu adalah merevisi PP (Peraturan Pemerintah) paling lambat Februari selesai. Perangkatnya sudah dipanggil Sekab, kepala staf, sudah.

Jadi tak masalah tidak tahun ini?

Lha ini masalah kemampuan, kan enggak bisa mengubah APBD itu. Ya tunggulah nanti kan ada pengumuman resmi setelah ditekennya revisi kan ada gimana nanti. Uang kan tak keluar dari kantong, dari APBD.

Apalagi gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga lewat situ ya?

Iya, ini kan satu rupiah punlewat revisi anggaran. Janji sudah lho 100 persen, gaji dipenuhi lewat PP. Realisasinya kan tahun anggaran baru dong, itu yang fix. Itu yang penting. Jadi harus tahu mekanisme itu.

Nanti formulanya bagaimana?

Oo sudah, pokoknya kan sudah ada PPnya, bahwa apa pun bentuknya tetap mereka akan dapat 100 persen.

Itu hitungannya minimal?

Ya, kalau kepala desa ada yang 5–10 juta, ya sudah biar saja. Tapi ada kepala desa yang di bawah 100 persen di luar-luar Jawa. Karena ada yang 300–400 ribu.

Kok bisa?

Itu tergantung Anggaran Dana Desa (ADD) di daerah. Makanya ADD yang masih kurang disubsidi oleh Kemenkeu, pemerintah. Tapi kan sekarang belum ada APBN-P.

Apa mungkin di tengah-tengah penyetaraan penghasilan dilakukan?

Enggak mungkin. Karena sudah diketok. Kita tak mau ngutik-ngutik APBD, tapi yang penting keputusan politik sudah dulu didok atau diketok, sudah final. 

 

agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

Proses Pindah Memilih Sangat Mudah, Cukup Tunjukkan E-KTP

Rabu 20/2/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mekanisme pengurusan pindah memilih sangatlah penting untuk memastikan pemilih tidak kehilangan hak suaranya pada saat waktu pencoblosan 17 April 2019. Mekanisme pindah memilih ini penting bagi pemilih banyak tinggal di daerah, tetapi...
Selengkapnya

Dukungan Alumni dan Purnawirawan Jadi Motor Penggerak Baru Jokowi-Ma’ruf

Jumat 15/2/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Dukungan kepada pasangan calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, terus mengalir. Terbaru, dukungan diberikan oleh para alumni perguruan tinggi/universitas, sekolah menengah atas (SMA) hingga purnawirawan TNI...
Selengkapnya

Negara dan Rakyat Tak Boleh Kalah oleh Teror

Kamis 14/2/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kasus pembakaran kendaraan bermotor yang dilakukan orang tak dikenal di Jawa Tengah telah meresahkan warga. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menengarai aksi pembakaran dilakukan oleh orang-orang terlatih.   Ganjar juga menduga,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Doa Nasional

Sabtu 16/2/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

 

Sakitnya Ibu Ani Yudhoyono disampaikan sendiri oleh Presiden RI ke-6, Bapak Susilo Bam­bang Yudjoyono, suaminya, ketika menemani berobat di Singapura. Dalam nada penuh emosi namun terkuasai, diutara­kan melalui pers konperensi.

“Saat ini saya sedang berada di Singapura, mendampingi Ibu Ani dalam mengatasi pengobatan dan perawatan.” Dijelaskan pula bahwa Ibu Ani menderita blood cancer, kanker darah. Angin keprihati­nan berembus menguat melalui medsos, yang sebelumnya masih dugaan dan perkiraan mengenai penyakit Ibu Ani.

Serentak dengan itu yang terus bersambut adalah keprihatinan bersama, doa bersama agar Ibu Ani segera disembuhkan penyakitnya, dan keluarga diberi ketabahan. Atau dengan tema dasar yang sama, yang biasanya memenuhi ruang di WA.

Seramai kalau ada yang ulang tahun, semua anggota saling mengucapkan, saling berbalas terima kasih. Namun kali ini beda. Ajakan berdoa bersama justru terasa menyentuh, ajakan damai yang menenteramkan.

Berbeda jauh dengan ajakan yang bersifat agitatoris, atau ajakan keras lainnya. Saya terbawa rasa damai, tulus, dan kebersamaan dalam harap yang sama kepada Sang Maha Kasih, Sang Segalanya, di mana umat manusia hanya bisa berserah. Pasrah—walau bukan menyerah.

Episode “Doa Nasional” untuk kesembuhan Ibu Ani mempunyai arti penting. Pertama: manakala media sosial terus mengobarkan “kebakaran” dengan kebencian, kecurigaan, kini berhembus kesejukan bersama, dan bisa terasakan aksi dan reaksi.

Kalau masih ada yang sempat bernyinyir sinis soal bantuan tenaga kedokteran yang dikirim, segera tertiup dalam kekhusyukan doa bersama. Untuk sementara yang “receh ngajak berantem”, tak berhasil memancing jawaban atau reaksi. Sekali ini ini suatu keadaan, penyampaian kepada keadaan, di mana ada saat teduh, sejuk menjadi prioritas bersama.

Kedua: masyarakat kita se­bagian besar sadar bahayanya CA—sebutan untuk kanker, karena dalam keluarga besarnya ada yang terkena, dan banyak yang kembali pulih. Dalam hal ini mengajarkan bahwa bukan hanya pasien saja yang sakit melainkan juga yang dekat dengannya.

Maka kebersamaan menjadi penting, seperti disampaikan Humas BNPB,yang dalam perawatan dan masih memakai infus, Sutopo Nugroho, mendoakan dan berb­agai pengalaman sebagai penyintas. Kini dalam per­awatan kemo ke-8 di RSPAD Jakarta menganjurkan apa yang dilakukan: menghindari makanan berpengawet atau yang dibakar, perbanyak buah dan sayur. Dan yang penting berpikir positif.

Yang terakhir inilah yang terus tergemakan, baik secara langsung tersuarakan maupun yang ter­panjatkan. Tulisan ini ingin dalam bagian itu: bagian turut berdoa, bagian turut mengembangkan pikiran positif.

Yang terakhir ini mudah dikatakan, namun tak mu­dah dilakukan. Ketika perasaan tak mau menerima kenyataan, atau tak menemukan sebab akibat penya­kitnya. Ibu Ani dalam kondisi itu, sekaligus memberi semangat dan pikiran positif, untuk pasien-pasien yang lain.

Inilah yang saya anggap oase indah, episode yang lembut me­nyentuhi kesadaraan akan kebersa­maan kita bersama. Yang membuat merasa sejuk, aman, dan tidak sendirian. Kita selalu menemu­kan sesama dalam berdoa, dalam semangat.

Doa Nasional itu membisikkan: doa kesembuhan buat Ibu Ani Yud­hoyono dan ketabahan keluarga besar, yang akhirnya memberi semangat kepada keluarga dan pasien lain.

Berpikir positif.

Semangat.

Tampilkan Semua

Khofifah Indar Parawansa

Sabtu 16/2/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (13/2) melantik pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) periode 2019–2024, di Istana Negara Jakarta. Pelantikan...
Selengkapnya

Memanen Energi dari Detak Jantung

Sabtu 16/2/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selama ini ada jutaan orang bergantung pada alat pacu jantung, defibrillator, dan perangkat implan hidup yang ditenagai oleh baterai. Para Insinyur dari Dartmouth College, Hanover, Amerika Serikat, mengembangkan perangkat mini yang...
Selengkapnya

Zat pada Jahe untuk Mengurangi Bau Mulut

Sabtu 16/2/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah penelitian melaporkan bahwa senyawa 6-gingerol pada Jahe menawarkan penawar yang baik untuk bau mulut. Senyawa ini bekerja dengan memecah zat-zat penyebab bau tidak sedap pada mulut. Senyawa pedas 6-gingerol, merupakan sebuah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta