Koran Jakarta | August 21 2017
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

APBN Belum Efektif Menekan Ketimpangan

Senin 21/8/2017 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Program kementerian/lembaga dinilai tumpang tindih dan tidak berkesinambungan. Cermati strategi akuntansi yang mengalihkan beban utang ke tahun fiskal berikutnya. Program kementerian/lembaga dinilai tumpang tindih dan tidak berkesinambungan. Cermati strategi akuntansi yang mengalihkan beban utang ke tahun fiskal berikutnya. ...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Kinerja MK Belum Optimal

Senin 21/8/2017 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebagai lembaga yang lahir di masa reformasi, Mahakamah Konstitusi cukup punya peranan dalam menyelesaikan sengketa konstitusi, tetapi kinerjanya masih belum optimal.

Jaka rta – Setara Institut, kembali mempublikasikan laporan kinerja Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam pandangan Setara, kinerja mahkamah masih belum optimal. Terutama dari sisi pengawasan. Lembaga penjaga konstitusi sama sekali tak diawasi. Akibatnya, berbagai kasus muncul, seperti kasus Akil Mochtar dan terakhir Hakim Patrialis Akbar.

Direktur Riset Setara Institute, Ismail Hasani dalam konferensi pers di kantor Setara Institute di Jakarta, Minggu (20/8) mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Konstitusi yang diperingati setiap tanggal 18 Agustus, Setara Institute sejak 2012 secara reguler menyampaikan laporan kinerja MK.

Penyampaian laporan kinerja mahkamah sangat penting, sebab MK adalah institusi yang bertugas mengawal kehidupan berkonstitusi. “Potret kinerja MK adalah salah satu indikator dari maju mundurnya kehidupan berkonstitusi,” katanya. Salah satu yang disorot, kata Ismail adalah kinerja mahkamah yang melampaui kewenangannya atau ultra vires.

Kata dia, dalam rentang 2016 sampai dengan 2017, tercatat mahkamah telah merumuskan 15 norma baru dalam 11 permohonan berbeda. Dalam pandangan dia, MK mengambil kewenangan DPR dan presiden. “Sebab yang berwenang membentuk Undang-Undang itu kewenangan DPR dan presiden. Dalam konteks ultra vires bukan perkara main-main,” ujarnya.

Dari hasil monitoring lembaganya, lanjut Ismail, mahkamah belum melakukan perubahan yang fundamental. Karena itu, ia melihat kinerja mahkamah belum sesuai yang diharapkan. Atas dasar itu, Setara Institute memberikan beberapa rekomendasi. Rekomendasi pertama, pola pengambilan keputusan harus konsisten.

Ini sangat penting, dalam mewujudkan pembangunan hukum berkarakter. Pola yang konsisten, kata Ismail, sangat penting, agar tak terjadi bias yang bisa memicu dinamika sosial, politik dan keamanan. Karena putusan MK itu berpengaruh besar. Apa yang diputuskan di ruang sidang, akan berdampak ke luar persidangan.

“Saya pikir, DPR dan Presiden sangat perlu misalnya membentuk suatu perangkat dan mekanisme untuk memastikan penerapan putusan MK secara konsisten,” ujarnya. Sebab kata dia, dengan tak adanya perangkat itu, kecenderungan ketidakpatuhan pada putusan MK akan terus meningkat. Dan ini sangat berbahaya karena bakal merusak praktik ketatanegaraan Indonesia.

Ia juga menyarankan sebaiknya mahkamah mengurangi praktik ultra petita atau penyimpangan dan ultra vires atau membuat norma baru yang seharusnya dirumuskan Presiden dan DPR. “Saya contohkan terdapat 1 putusan ultra petita, 15 norma baru yang diputus secara ultra vires, dan 3 isu konstitusional yang menggambarkan inkonsistensi MK,” tuturnya.

Penghentian Perkara

Rekomendasi lainnya, ia minta MK menyusun mekanisme penghentian perkara yang tidak memiliki kualifikasi konstitusional. Ini sangat penting, agar sidang bisa hemat waktu dan anggaran. Dan sebaiknya juga MK bersama DPR dan pemerintah menyusun hukum acara khusus.” Ini sangat penting agar ada manajemen waktu sidang,” ujarnya.

Ismail melanjutkan, rekomendasi terakhir, sangat perlu DPR dan Pemerintah didorong agar segera merevisi UU tentang MK. Ada beberapa klausul yang perlu direvisi antara lain pembatasan kewenangan absolut MK dan check and balances. Dan sangat perlu dibentuk pengawas eksternal. Mekanisme rekrutmen hakim juga mesti direvisi.

Sehingga kedepan bisa menjaring hakim konstitusi yang benarbenar akuntabel. Khusus untuk masalah pengawasan, menurut Ismail, MK adalah satu-satunya lembaga negara di Indonesia yang tak punya pengawas dari pihak eksternal. “Saya pikir ini yang menyebabkan munculnya perkara hakim di MK, seperti kasus Akil Mochtar dan Patrialis Akbar,” kata dia. Padahal, kata Ismail, dengan adanya pengawasan kepada MK, setidaknya checks and balances di lembaga konstitusi itu bisa terjaga. Dulu, Komisi Yudisial (KY) berwenang mengawasi mahkamah. ags/AR-3

Tampilkan Semua

Perlu Cara Baru Kenalkan Pancasila

Senin 21/8/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk bisa menanamkan nilai-nilai Pancasila secara efektif kepada generasi muda, harus digunakan metode baru yang sesuai dengan minat generasi milenial tersebut. YOGYAKARTA – Para tokoh agama, budayawan, dan akademisi dituntut...
Selengkapnya

APBN Belum Efektif Menekan Ketimpangan

Senin 21/8/2017 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Program kementerian/lembaga dinilai tumpang tindih dan tidak berkesinambungan. Cermati strategi akuntansi yang mengalihkan beban utang ke tahun fiskal berikutnya.   JAKARTA - Sejumlah kalangan menilai meskipun anggaran...
Selengkapnya

Diananda Sumbang Emas Ketiga dari Panahan

Senin 21/8/2017 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
KUALA LUMPUR — Atlet Indonesia, Diananda Choirunnisa, berhasil menyumbangkan emas ketiga bagi cabang panahan Indonesia di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, dari nomor individual recurve putri. Pada perlombaan yang digelar di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Kinerja MK Belum Optimal

Senin 21/8/2017 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebagai lembaga yang lahir di masa reformasi, Mahakamah Konstitusi cukup punya peranan dalam menyelesaikan sengketa konstitusi, tetapi kinerjanya masih belum optimal.

Jaka rta – Setara Institut, kembali mempublikasikan laporan kinerja Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam pandangan Setara, kinerja mahkamah masih belum optimal. Terutama dari sisi pengawasan. Lembaga penjaga konstitusi sama sekali tak diawasi. Akibatnya, berbagai kasus muncul, seperti kasus Akil Mochtar dan terakhir Hakim Patrialis Akbar.

Direktur Riset Setara Institute, Ismail Hasani dalam konferensi pers di kantor Setara Institute di Jakarta, Minggu (20/8) mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Konstitusi yang diperingati setiap tanggal 18 Agustus, Setara Institute sejak 2012 secara reguler menyampaikan laporan kinerja MK.

Penyampaian laporan kinerja mahkamah sangat penting, sebab MK adalah institusi yang bertugas mengawal kehidupan berkonstitusi. “Potret kinerja MK adalah salah satu indikator dari maju mundurnya kehidupan berkonstitusi,” katanya. Salah satu yang disorot, kata Ismail adalah kinerja mahkamah yang melampaui kewenangannya atau ultra vires.

Kata dia, dalam rentang 2016 sampai dengan 2017, tercatat mahkamah telah merumuskan 15 norma baru dalam 11 permohonan berbeda. Dalam pandangan dia, MK mengambil kewenangan DPR dan presiden. “Sebab yang berwenang membentuk Undang-Undang itu kewenangan DPR dan presiden. Dalam konteks ultra vires bukan perkara main-main,” ujarnya.

Dari hasil monitoring lembaganya, lanjut Ismail, mahkamah belum melakukan perubahan yang fundamental. Karena itu, ia melihat kinerja mahkamah belum sesuai yang diharapkan. Atas dasar itu, Setara Institute memberikan beberapa rekomendasi. Rekomendasi pertama, pola pengambilan keputusan harus konsisten.

Ini sangat penting, dalam mewujudkan pembangunan hukum berkarakter. Pola yang konsisten, kata Ismail, sangat penting, agar tak terjadi bias yang bisa memicu dinamika sosial, politik dan keamanan. Karena putusan MK itu berpengaruh besar. Apa yang diputuskan di ruang sidang, akan berdampak ke luar persidangan.

“Saya pikir, DPR dan Presiden sangat perlu misalnya membentuk suatu perangkat dan mekanisme untuk memastikan penerapan putusan MK secara konsisten,” ujarnya. Sebab kata dia, dengan tak adanya perangkat itu, kecenderungan ketidakpatuhan pada putusan MK akan terus meningkat. Dan ini sangat berbahaya karena bakal merusak praktik ketatanegaraan Indonesia.

Ia juga menyarankan sebaiknya mahkamah mengurangi praktik ultra petita atau penyimpangan dan ultra vires atau membuat norma baru yang seharusnya dirumuskan Presiden dan DPR. “Saya contohkan terdapat 1 putusan ultra petita, 15 norma baru yang diputus secara ultra vires, dan 3 isu konstitusional yang menggambarkan inkonsistensi MK,” tuturnya.

Penghentian Perkara

Rekomendasi lainnya, ia minta MK menyusun mekanisme penghentian perkara yang tidak memiliki kualifikasi konstitusional. Ini sangat penting, agar sidang bisa hemat waktu dan anggaran. Dan sebaiknya juga MK bersama DPR dan pemerintah menyusun hukum acara khusus.” Ini sangat penting agar ada manajemen waktu sidang,” ujarnya.

Ismail melanjutkan, rekomendasi terakhir, sangat perlu DPR dan Pemerintah didorong agar segera merevisi UU tentang MK. Ada beberapa klausul yang perlu direvisi antara lain pembatasan kewenangan absolut MK dan check and balances. Dan sangat perlu dibentuk pengawas eksternal. Mekanisme rekrutmen hakim juga mesti direvisi.

Sehingga kedepan bisa menjaring hakim konstitusi yang benarbenar akuntabel. Khusus untuk masalah pengawasan, menurut Ismail, MK adalah satu-satunya lembaga negara di Indonesia yang tak punya pengawas dari pihak eksternal. “Saya pikir ini yang menyebabkan munculnya perkara hakim di MK, seperti kasus Akil Mochtar dan Patrialis Akbar,” kata dia. Padahal, kata Ismail, dengan adanya pengawasan kepada MK, setidaknya checks and balances di lembaga konstitusi itu bisa terjaga. Dulu, Komisi Yudisial (KY) berwenang mengawasi mahkamah. ags/AR-3

Tampilkan Semua

Saat Istana Jadi Saksi Keberagaman Indonesia

Jumat 18/8/2017 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Keberagaman Indonesia benar-benar terlihat saat Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 digelar di Istana Merdeka, Jakarta, sebab para menteri, pejabat tinggi negara, hingga para tamu undangan yang hadir mengenakan baju adat dari...
Selengkapnya

Persatuan yang Kokoh Harus Dijaga

Jumat 18/8/2017 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
Berbagai kemajuan telkah dicapai Indonesia di usianya ke -72 tahun ini. Oleh karena itu fondasi persatuan harus dijaga seluruh elemen bangsa. Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, modal persatuan Indonesia yang...
Selengkapnya

Generasi Muda Harus Peduli Pada Bangsa

Rabu 16/8/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Ketua DPD RI, Oesman Sapta, mendorong seluruh generasi muda untuk mulai peduli dan berjuang untuk masa depan bangsa Indonesia. Setiap generasi muda dituntut untuk memiliki komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Tiongkok Bentuk Pengadilan Lewat Internet

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

HANGZHOU – Pemerintah Tiongkok diwartakan telah membentuk pengadilan internet pertama di dunia dimana setiap sesi persidangan kasus-kasusnya berlangsung sepenuhnya di dunia maya.

“Pengadilan ini akan menawarkan kepada warga awam sebuah solusi yang efisien dan murah atas jenis-jenis perselisihan baru yang terjadi di internet,” kata Du Qian, Kepala Pengadilan Internet seperti dilansir kantor berita resmi milik Mahkamah Agung Tiongkok, Minggu (20/8).

Jalannya persidangan akan menggunakan sambungan video dengan bukti-bukti yang dikirimkan, sementara identitas para saksi diperiksa lewat keanggotaan dalam sistem pembayaran internet. Sementara untuk hakimnya akan ditunjuk oleh Partai Komunis Tiongkok.

Pengadilan internet ini akan berkantor di Hangzhou, Tiongkok timur, dan memusatkan pada kasus-kasus internet komersial serta sengketa hak cipta.

Qian menambahkan, pengadilan internet di Hangzhou bukan hanya membuat gugatan hukum menjadi semudah belanja internet, namun juga membuat belanja internet mendapat perlindungan hukum yang sama dengan berbelanja ke toko. BBC/I-1

Tampilkan Semua

Peneliti Temukan Bangkai Kapal Perang USS Indianapolis

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
SAMUDERA PASIFIK – Satu tim peneliti sipil yang dipimpin oleh salah satu pendiri Microsoft Corporation yaitu Paul Allen, dilaporkan telah berhasil menemukan bangkai kapal perang USS Indianapolis yang tenggelam setelah ditorpedo...
Selengkapnya

Korut Kecam Latihan Militer AS-Korsel

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PYONGYANG -Latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) seperti orang yang menyiram bensin pada api. Demikian ancaman yang disampaikan pemerintah Korea Utara (Korut), Minggu (20/8) ditengah-tengah ketegangan...
Selengkapnya

3 Menlu Arab Sambut Mediasi AS di Timteng

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
KAIRO -Menteri Luar Negeri Palestina, Mesir, dan Yordania, menyatakan dukungan terhadap upaya Amerika Serikat (AS) memediasi perdamaian di Timur Tengah dalam sebuah pertemuan di Kairo, Mesir, Sabtu (19/8), menjelang kunjungan delegasi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Belanja Pemerintah Akan Dipacu

Senin 21/8/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Indonesia lebih banyak bertumpu pada konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah.

JAKARTA – Pemerintah akan menggenjot pencairan belanja negara dan menarik investasi sebesar-besarnya pada semester akhir tahun ini. Strategi tersebut diharapkan menopang pertumbuhan ekonomi yang saat ini terjebak dalam stagnasi. Ekonomi Indonesia pada triwulan II-2017 tumbuh sebesar 5,01 persen dibandingkan periode sama tahun lalu atau year on year (yoy) sehingga membuat pertumbuhan ekonomi semester I-2017 sebesar 5,01 persen.

Padahal, target pertumbuhan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 ditetapkan sebesar 5,2 persen. Untuk mencapai target tersebut, ekonomi pada semester II- 2017 harus bisa mencapai 5,39 persen. Beberapa pihak pesimistis pertumbuhan ekonomi pada enam bulan terakhir 2017 mampu di atas 5,3 persen.

Namun, pemerintah masih optimistis mampu mengejarnya dengan memacu sejumlah mesin pertumbuhan yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian di sisa enam bulan akhir tahun ini. “Upaya menstimulasi perekonomian diharapkan dapat menghidupkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap perekonomian nasional,” jelas Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, di Jakarta, pekan lalu.

Menurut Menko, perekonomian Indonesia lebih banyak dipengaruhi perkembangan kondisi ekonomi global, terutama yang terkait dengan investasi dan ekspor, sedangkan dari internal berkaitan dengan belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat. Setelah perekonomian global melambat dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Indonesia lebih banyak bertumpu pada konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah.

Namun, dengan pencairan belanja pemerintah yang belum optimal menyebabkan konsumsi masyarakat cenderung melambat. “Kemudian, menyuburkan realisasi investasi, yang terbukti ampuh mendorong perekonomian pada triwulan II lalu sehingga masih tumbuh dalam rentang 5,01 persen,” kata Darmin.

 

Prospek Stagnan

 

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menyatakan pertumbuhan ekonomi triwulan I dan II-2017 yang tercatat 5,01 persen (yoy) lebih rendah dibandingkan periode sama 2016 sebesar 5,18 persen (yoy). Bank sentral mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II 2017 dipengaruhi terutama oleh meningkatnya kinerja investasi, baik investasi bangunan maupun nonbangunan.

Kinerja investasi bangunan meningkat sejalan dengan terus berlanjutnya pembangunan konstruksi sektor swasta dan proyek infrastruktur pemerintah. “Kinerja investasi nonbangunan tetap tumbuh tinggi seiring dengan harga komoditas yang masih positif dan tinggi,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada semester II-2017 tak banyak berubah dibandingkan periode enam bulan pertama tahun ini. “Tidak akan banyak perubahan. Nanti semakin dekat tahun 2019 dengan proyek infrastruktur yang semakin kelihatan hasilnya, pertumbuhan bisa balik ke 5,1–5,2 persen,” kata Ari di sela-sela seminar Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Jakarta, Kamis (10/8).

Menurut dia, pemerintah perlu untuk mulai memikirkan daya dorong baru bagi pertumbuhan ekonomi supaya tidak didominasi sektor konsumsi rumah tangga. “Perekonomian harus menemukan daya dorong yang baru, jangan hanya konsumsi. Contohnya ekspor dan investasi,” kata Ari. 

 

bud/Ant/E-10

Tampilkan Semua

Pekan Ketiga Agustus, Inflasi Stabil

Senin 21/8/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengatakan inflasi hingga pekan ketiga Agustus 2017 masih terjaga pada 0,02 persen dibandingkan periode sama bulan sebelumnya atau month to month (mtm) atau sama dengan pekan pertama dan kedua sehingga...
Selengkapnya

Pemerintah Butuh Terobosan dalam Penganggaran

Senin 21/8/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan pemerintah perlu melakukan terobosan dan strategi konkret dalam penganggaran terkait dengan pencapaian asumsi...
Selengkapnya

Bank Penerbit Kartu Kredit Bidik Segmen Perempuan

Senin 21/8/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Semakin ketatnya regulasi dalam bisnis kartu kredit menuntut bank-bank penerbit harus kreatif mencari pasar potensial, sehingga jumlah pemegeng kartunya bertumbuh. Dengan pertumbuhan kartu tersebut mereka berharap jumlah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Bantu Petani dan Nelayan untuk Kikis Kemiskinan di Gorontalo

Senin 14/8/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pembangunan infrastruktur seperti bendungan hingga jalan penghubung terus dilakukan di Provinsi Gorontalo. Pembangunan tersebut dilakukan agar roda perekonomian di provinsi ini berjalan baik. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga fokus pembangunan di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan agar dapat mengentaskan kemiskinan yang saat ini masih mencapai kurang lebih 17 persen.

Gorontalo terbagi menjadi lima kabupaten dan satu kota. Tiap-tiap wilayah administrasi tersebut terbagi lagi menjadi beberapa wilayah administrasi di bawahnya, yaitu kecamatan dan desa/kelurahan. Pada tahun 2011, Provinsi Gorontalo terdiri dari 70 kecamatan dan 723 desa/kelurahan.
Untuk memajukan wilayah ini telah ditetapkan visinya, yaitu terwujudnya percepatan pembangunan berbagai bidang serta peningkatan ekonomi masyarakat yang berkeadilan di Provinsi Gorontalo. Untuk mewujudkannya, dibentuklah misinya. Untuk pencapaian visi pembangunan tersebut ditetapkan lima misi pembangunan Gorontalo 2012–2016.

Pertama, memfokuskan peningkatan ekonomi atas dasar optimalisasi potensi kewilayahan, mendorong laju investasi, percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan, sekaligus mengembangkan potensi unggulan dengan mengakselerasi secara cerdas terhadap pencapaian kesejahteraan rakyat. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan kesesuaian keahlian serta pemenuhan mutu kualitas penyelenggaraan pendidikan dan kesehatan.

Ketiga, mengembangkan manajemen pengelolaan potensi sumber daya kelautan, pertanian, peternakan, kehutanan, Danau Limboto, dan potensi lingkungan lainnya yang lebih baik, saling terintegrasi serta lestari demi kepentingan kemakmuran masyarakat. Keempat, mengembangkan nilai-nilai religi, dalam kehidupan beragama yang rukun penuh kesejukan sekaligus memelihara keragaman budaya serta memperkuat peran pemberdayaan perempuan, perlindungan terhadap anak, termasuk isu kesetaraan gender dalam pembangunan.

Kelima, menciptakan sinergitas di antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota di Gorontalo dalam kaidah otonomi daerah sekaligus untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik, menurunkan angka kemiskinan, serta menjalankan sistem tata pemerintahan yang baik dalam rangka reformasi birokrasi.

Untuk mengetahui apa saja langkah ke depan secara nyata yang akan dilakukan Provinsi Gorontalo, wartawan Koran Jakarta, Muhammad Umar Fadloli, berhasil mewawancarai Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, seusai mengikuti rapat terbatas evaluasi pelaksanaan program strategis nasional dan program prioritas Provinsi Gorontalo, di Kantor Presiden, Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apa saja yang sudah Anda kerjakan dalam memimpin Gorontalo?

Ada pembangunan Bendungan Bone Hulu, Bolang Hulu, dan jalan penghubung Gorontalo–Manado.

Progresnya seperti apa?

Alhamdulillah, tiga-tiganya tidak ada masalah. Namun, satu sempat tertunda yaitu pekerjaan Bendungan Bone Hulu. Tertunda karena ada miskomunikasi antara masyarakat dan pemerintah sana tentang lokasi karena di situ ada taman nasional. Mereka berkeinginam agar pembangunan tidak merusak lingkungan, terutama ada hewan dan burung maleo di sana agar jangan terganggu.

Maka itu, kami melakukan sosialisasi dan kami jelaskan kepada masyarakat bahwa pembangunan Bendungan Bone Hulu tidak akan mengganggu taman nasional dan menjaga kelestariannya. Alhamdulillah, mereka setuju membuat surat pernyataan dan pemerintah juga.

Lalu, yang pembangunan Bendungan Bolang Hulu?

Bolang Hulu itu ground breaking tahun 2018, serta pengerjaan jalan penghubung Gorontalo–Manado dilakukan tahun anggaran 2017 dan tahun 2018 kurang lebih 60 miliar rupiah untuk pengerjaan jalan 10 kilometer untuk pelebaran jalan.

Ada kendala terkait pembebasan lahannya?

Selama itu ganti untung bukan ganti rugi, masyarakat Gorontalo sangat mendukung. Insya Allah untuk pembangunan di sana persoalan lahan tidak ada masalah. Pada tahun 2018, kami mengusulkan pembangunan Bandara Pohuwato, Pelabuhan Anggrek, dan penghijauan Polonia.

Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dapat nengentaskan kemiskinan, tanggapan Anda?

Iya, kami memang terkait kemiskinan masih tinggi, tercatat ada sebesar 17,16 persen. Setelah kami lihat bahwa dalam memberikan bantuan kurang pas sasarannya. Nah, itu nanti yang kami ubah.

Bantuan apa saja?

Bantuan perikanan ada perahu nelayan, lalu petanian, dan peternakan. Ada sapi, kambing, itik, serta pemberian kredit usaha rakyat (KUR). Ini ke depan yang harus tepat sasaran.

Apa yang akan ditonjolkan di Gorontalo?

Masyarakat kami kulturnya itu 65 persen ada di desa yang fokus sebagai petani makanya pertanian, peternakan, dan perikanan akan kami kembangkan. Untuk pertanian, ada jagung sebagaimana yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Kami berharap para pengumpul jagung tidak hanya melakukan aktivitas pembelian, akan tetapi turut serta membina dan memfasilitasi petani dalam mengusahakan pengembangan tanamannya di daerah itu. N-3

Tampilkan Semua

Musi Banyuasin Masuki Era Pendidikan Modern

Senin 7/8/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) 2017. Penghargaan diberikan kepada daerah yang memenuhi capaian di 31 indikator yang dirangkum dalam lima klaster pemenuhan...
Selengkapnya

Membangun dengan Keberagaman di Kabupaten Alor

Senin 31/7/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, mendapat anugerah Harmony Award Tingkat Nasional dari pemerintah pusat pada Februari 2017 lalu. Alor menjadi contoh bagaimana hidup beragama yang berbeda-beda justru menjadi kekuatan dari sebuah...
Selengkapnya

Berpihak pada Rakyat Kunci Hadapi Persaingan

Senin 24/7/2017 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kulon Progo selalu menjadi berita istimewa dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam lima tahun terakhir seiring dengan rencana dan proses pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta pengganti Bandara Adisutjipto. Entah kebetulan atau...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Bedah Rumah Veteran

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BTN sebagai perusahaan perbankan yang komitmen membiayai pembangunan perumahan untuk rakyat kecil, menggelar program bedah rumah veteran di daerah.

Program “BUMN Hadir untuk Negeri” yang diluncurkan sejak tahun 2015 memberikan ruang bagi seluruh BUMN, termasuk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk berpartisipasi. Sebagai rangkaian acara perayaan Hari Kemerdekaan RI ke- 72 dan program BUMN Hadir untuk Negeri, Bank BTN akan mengadakan sejumlah acara, diantaranya Siswa Mengenal Nusantara (SMN), upacara bendera HUT RI, jalan sehat dan Bedah Rumah Veteran. Sesuai dengan instruksi dari dari Kementerian BUMN, Bank BTN mendapat giliran untuk menggelar rangkaian acara tersebut di Gorontalo.

“Kami berterimakasih atas keramahan dan kerjasama Pemerintah Provinsi Gorontalo yang selalu membantu Bank BTN untuk mempersiapkan dan memastikan acara BUMN Hadir untuk Negeri berjalan lancar,” kata Corporate Secretary Bank BTN, Agus Susanto di Jakarta, belum lama ini.

Program yang wajib diselenggarakan oleh BUMN tersebut rutin diselenggarakan untuk memupuk rasa kebanggaan sebagai warga negara Indonesia dan menyosialisasikan peran BUMN di 34 provinsi di Indonesia. Adapun Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) merupakan program pertukaran pelajar yang mulai diadakan sejak tahun 2015. Sebanyak 20 siswa-siswa yang terpilih dari Gorontalo merupakan siswa yang sudah memenuhi persyaratan, antara lain duduk di kelas XI, berbudi pekerti baik, berprestasi dan memiliki cerita motivasi untuk program SMN.

Para siswa tersebut akan dikirim ke Pontianak, Kalimantan Barat. Selama sepekan di Pontianak, peserta SMN akan tinggal dengan orang tua asuh selama kurang lebih sepekan untuk mempelajari keragaman nilai seni, budaya dan pendidikan dan bertukar pengetahuan di Kalimantan Barat. Sementara peserta SMN yang terpilih di Pontianak akan diterima di Gorontalo untuk mempelajari keanekaragaman budaya, kekayaan alam dan nilai-nilai budaya di Gorontalo, termasuk hidup bersama suku Bajo di Torosiaje.

“Kami memilih siswa yang bisa mempresentasikan Gorontalo, 20 siswa terpilih berasal dari kota Gorontalo dan 5 kabupaten yang berbeda. Kelak mereka akan menjadi duta Gorontalo di Pontianak,” kata Agus.

Selain SMN, Bank BTN juga akan menggarap Program Bedah Rumah Veteran (BRV). Tahun ini, ada sekitar 15 rumah veteran yang tersebar di desa Ayula Selatan, Lowoo, Pangi, dan kelurahan Biau, Tanjungamat, Kalumoto yang akan direnovasi. BRV menyasar rumah veteran yang sudah rusak, atau tidak layak. BRV menyasar veteran yang masuk dalam data dan verifikasi Legiun Veteran Republik Indonesia dan koordinasi Kodim setempat.

Sebagai rangkaian acara menjelang Kemerdekaan RI, Bank BTN akan mengadakan acara jalan sehat dan pasar murah bagi warga kota Gorontalo. Puncak dari acara Bank BTN di Gorontalo adalah Upacara 17 Agustus. “Rangkaian acara bertujuan mempererat kebersamaan, meningkatkan kebanggan dan rasa cinta tanah air, kami harap dukungan dari warga Gorontalo,” kata Agus.

Menghormati Pejuang

Untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, pada hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke- 72, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengadakan Upacara Bendera di Museum Pendaratan Pesawat Ampibi Soekarno di Desa Iluta, Kecamatan Batuda'a, Kabupaten Gorontalo. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Direktur Utama Bank BTN, Maryono sementara Pembantu Letnan Satu, Suyanto yang merupakan anggota Kodim 1304 Gorontalo bertindak sebagai Komandan Upacara.

Upacara Bendera dilakukan semi terapung di tepi danau Limboto dan dihadiri oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo beserta jajaran pemerintah kabupaten serta 200 peserta yang terdiri dari para nelayan di kawasan danau Limboto, masyarakat dan perangkat pemerintah daerah setempat serta perwakilan dari sejumlah BUMN di Gorontalo. Acara juga disaksikan oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan Jasa Survey dan Konsultan II Kementerian BUMN, Wien Irwanto dan Direktur Bank BTN Budi Satria. Penentuan lokasi upacara di Meseum Pendaratan Pesawat Ampibi Soekarno dilatarbelakangi oleh sejarah kedatangan Presiden RI pertama Ir Soekarno di Provinsi Gorontalo untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indnesia. “Dengan menjadikan museum ini sebagai tempat upacara, kami mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk menjunjung tingggi NKRI, mengenang dan mengapresiasi perjuangan para pahlawan Gorontalo menjaga kemerdekaan RI,” kata Maryono di Desa Iluta, Gorontalo, Kamis (17/8). yun/E-6

Rumah Kreatif BUMN

Dalam pidatonya saat Upacara Bendera, Maryono memberikan pesan khusus mengenai HUT Kemerdekaan RI 72 mengenai peran Generasi Muda untuk menjaga kesatuan RI. Peran Generasi Muda sangat krusial di tengah arus informasi yang berkembang lewat media sosial. Didukung perkembangan teknologi informasi, peran media sosial bisa menjadi pisau bermata dua yang berpotensi memecah belah bangsa, dan sisi lain menjadi media untuk memperat toleransi dan saling menghormati. “Oleh karena itu generasi muda harus terus menggaungkan semangat bahwa kita Indonesia, kita ini Pancasila, ” kata Maryono.

Sementara itu dalam mendukung pemerintah untuk membangun daerah yang belum berkembang diwujudkan secara nyata oleh Bank BTN dalam program bantuan sosial. Pada kesempatan ini, Bank BTN menyerahkan bantuan berupa 6 unit perahu senilai Rp 100 juta ke Kadis UMKM Kabupaten Gorontalo Ayuba SG . Perahu tersebut diperuntukan bagi masyarakat sekitar danau Limboto.

Sementara di sektor pariwisata, Bank BTN juga menyerahkan bantuan rehabilitasi untuk 2 unit homestay atau rumah singgah di Desa Wisata Bahari Olele sebesar Rp 100 juta yang diserahkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Resma Kabakoran.

Upacara Bendera yang digelar 17 Agustus 2017 merupakan puncak acara dari rangkaian kegiatan Program BUMN Hadir untuk Negeri yang digelar Bank BTN di Provinsi Gorontalo. Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak April lalu, diantaranya Program Siswa mengenal Nusantara (SMN). SMN diikuti oleh 20 pelajar kelas XI SMAN, SMKN dan SLB yang terpilih untuk diberangkatkan dari Gorontalo tanggal 23 Juli 2017 ke Pontianak, dan kembali ke tanah kelahiran tanggal 1 Agustus 2017. Selain SMN, Bank BTN juga melakukan Bedah Rumah Veteran yang direalisasikan untuk 15 rumah veteran di Gorontalo serta acara jalan sehat dan pasar sembako murah di Taman Kota akhir pekan lalu.

Bank BTN secara konsisten mendukung Program BUMN Hadir untuk Negeri. Selain program wajib tersebut, Bank BTN juga memiliki program tanggung jawab sosial lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Adapun program tanggung jawab sosial BUMN yang telah Bank BTN laksanakan antara lain pendirian Rumah Kreatif BUMN di sejumlah provinsi di Indonesia , dan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di Borobudur, Jawa Tengah. yun/E-6

Tampilkan Semua

Rumah di Bogor Andalkan Nuansa Asri

Senin 14/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bogor menjadi salah satu kota favorit ‎untuk pengembangan hunian dengan beragan segmen, vertikal maupun landed house. Kawasan Bogor yang sejuk membuat masyarakat menjatuhkan pilihan pada Bogor sebagai tempat tinggal.  Kota...
Selengkapnya

Integrasi TOD, Peradaban Baru Kawasan Hunian

Senin 14/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pembangunan sistem transportasi massal diharapkan akan mampu mengubah kehidupan masyarakat Jakarta, dimana yang selama ini menggunakan sarana transportasi pribadi, berubah menggunakan sarana transportasi umum. Layaknya sebuah kota...
Selengkapnya

IPEX 2017, Komitmen untuk Sejuta Rumah

Senin 14/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
IPEX 2017 digelar sebagai salah satu langkah Bank BTN untuk memudahkan masyarakat memiliki rumah dalam rangka Program Satu Juta Rumah, peningkatan pangsa pasar KPR, sekaligus untuk memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI   Jakarta, 11...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Akses Global Aman via Komputasi Awan

Kamis 10/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tingginya adopsi komputasi awan (cloud) secara masif baik oleh perusahaan perusahaan besar ataupun sekala UKM tidak lain karena kepercayaan pada keamanan dan juga kemampuan menghadirkan efisiensi biaya.

Berdasarkan penelitian Frost & Sullivan, Indonesia diperkirakan akan mengalami Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (Compound Annual Growth Rate /CAGR) sebesar 38,6 persen dari pertumbuhan pembelanjaan layanan cloud dari tahun 2016 hingga 2022. 

Beberapa layanan cloud yang menawarkan keamanan kelas tinggi adalah private cloud dan hybrid cloud.  “Cloud ini memungkinkan perusahaan melalui interkoneksi private untuk mengontrol infrastruktur, sambil memanfaatkan kemudahan dan fleksibilitas dari layanan cloud,’ ujar  CEO DCI Indonesia Toto Sugiri, dalam peluncuran kerjasama Equinix dengan DCI di Jakarta Senin (7/8).

Pelanggan cloud lokal kini dapat terhubung dengan cloud global melalui jaringan private. Melalui hasil kerjasama dengan DCI dan Equinix, pelanggan mendapatkan akses ke cloud global melalui sistem pertukaran (cloud exchange) yang aman dan handal secara cepat dan efisien. 

Cloud and Enterprise Business Group Lead for Microsoft Indonesia Yos Vincenzo, mengatakan, “Kerja sama Equinix dengan PT DCI Indonesia memberikan akses ke layanan cloud kami secara aman dan langsung, memungkinkan pelanggan enterprise kami untuk meraih manfaat dari layanan cloud, namun tetap menjaga data mereka tetap berada di Indonesia dan aman,” ujar dia.

Layanan DCI CloudConnect sendiri memiliki tiga tipe berbeda yakni CloudConnect Platinum, Gold dan Silver. Layanan ini dirancang untuk menyasar segmen pasar perusahaan kelas menengah  ke bawah, seperti para start up dan sejenisnya.  hay/E-6

Tampilkan Semua

Nonton Video Nyaman dengan Layar 6 Inci

Kamis 10/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Nonton video berisi film, musik, dan konten lainnya kini telah menjadi kebiasaan pengguna perangkat mobile. Apalagi saat ini operator menyediakan bonus kuota untuk menonton konten aplikasi. Indosat misalnya menyediakan bonus data untuk...
Selengkapnya

Integrasi Digital untuk Layanan Logistik

Kamis 10/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sektor logistik saat ini tumbuh sangat pesat. Daya beli yang meningkat dan maraknya belanja online, menjadi faktor pendorong utama meningkatkan sektor logistik. Di tengah meningkatnya arus logistik, kompetisi antar penyedia layanan juga...
Selengkapnya

Mesin Pintar untuk Pencari Kerja

Selasa 8/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dengan aplikasi berbasis algoritma, pelamar kerja tidak perlu aktif mencari informasi lowongan pekerjaan secara manual. Sebaliknya, pencari tenaga kerja kini juga bisa menemukan kandidat terbaik sesuai dengan kualifikasi. Dengan jumlah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Kembalinya “Si Anak Hilang”

Selasa 15/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Merek Volvo pernah begitu terlihat di jalanan negeri ini. Apalagi pada masa kekuasanaan “Orde Baru,” kendaraan para menteri jaman itu  dikenal karena seri Volvo 264 GL. Namun Volvo nyaris tidak pernah terdengar beberapa tahun ini.

Merek dengan symbol kimia untuk besi ini kini hadir kembali melalui APM, PT Garansindo Distributor Indonesia (GDI). Perusahaan ini berjanji membangkitkan merek asal Swedia yang lama tenggelam.

Chief Executive Officer Volvo Cars Indonesia Satya Saptaputra mengatakan, untuk kehadiran kembali di pasar tanah air Volvo menghadirkan model premium.

“Volvo sebagai ikon kendaraan premium di Indonesia masih melekat kuat dalam benak berbagai lapisan konsumen kendaraan nasional,” ujar dia pada cara Gaikindo International Motor Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang.

Menurut Satya, meski sudah lama absen dari hingar binger industri otomotif nasional, namun Volvo masih meninggalkan goresan tinta emas sebagai merek kendaraan premium di Indonesia. “Garansindo menyambung sejarah itu," kata dia.

Pada GIIAS 2017 Volvo Cars mengusung rancang bangun dan teknologi kendaraan terkini, dengan menghadirkan empat model , yaitu New XC90, New S90,  New S60, dan New V40 Cross Country. Empat model ini diharapkan dapat mengusir kerinduan para pecinta mobil premium di Tanah Air terhadap kendaraan berkeselamatan tinggi ini.

Beberapa tahun terakhir Volvo Cars Group telah melakukan transformasi global. “Prestasi itu kini tak lagi sekadar jadi tontonan bagi konsumen Indonesia namun juga harus merasakan hasil tranformasi yang dilakukan,” ujar Wakil Presiden Volvo Car Group wilayah Asia Pasifik Jari Kohonen.

Menurut Khonen, model Volvo Cars yang dihadirkan merupakan definisi baru dalam kelas kemewahan serta kecantikan sempurna dalam tata desain mobil premium. Sebuah konsep baru berbagi platform yang disebut sebagai Scalable Product Architecture (SPA) juga telah dikembangkan dalam rangkaian produknya, di mana salah satu contohnya dapat dilihat pada penampilan S90 dan XC90 yang tampak bersaudara. 

Karena itu, baik S90 maupun XC90 terbaru muncul bagaikan sebuah maha karya pahatan. Ini bukan sebuah pernyataan yang dibuat sendiri, namun penghargaan dari berbagai institusi dan media internasional yang telah diraihnya.

Di sisi lain, performa tanpa kompromi juga menjadi keistimewaan baru yang sulit dikesampingkan dari Volvo Cars. Teknologi Drive-E yang dikembangkan Volvo Cars telah menghasilkan efek performa tinggi tanpa perlu mengonsumsi bahan bakar tinggi. Dan, itulah yang menjadikan alasan majalah Ward's Autoworld untuk memasukkan mesin T6 Drive-E sebagai salah satu dari 10 Mesin Terbaik 2016.

"Tentu saja peningkatan gengsi dan segala teknologi terbaru yang kini dimiliki pada keluarga Volvo Cars akan kami imbangi dalam bentuk pelayanan jual dan purnajual sempurna, tanpa kompromi," tegas Satya.

Garansindo telah menyiapkan showroom respresentatif berstatus 3S (Sales, Service, Spare Part) telah disiapkan di Jakarta dan akan dikembangkan ke kota-kota lain di Indonesia. 

Fasilitas layanan ini akan dibangun sesuai standard Volvo Cars Retail Experience (VRE) guna memberikan pengalaman premium Skandanavia yang otentik untuk para konsumen.  ‎hay/E-6

Tampilkan Semua

GIIAS 2017 Saatnya APM Kebut Penjualan

Selasa 15/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gelaran world class auto show series, G aikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 kembali digelar selama 10 hari mulai tanggal 10-20 Agustus 2017. Mengusung tema “Rise of the Future Mobility”. Pameran otomotif...
Selengkapnya

Moge AS Adopsi Mesin Baru

Selasa 15/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 bukan hanya pemeran kendaraan roda empat. Kendaraan roda dua juga menampilkan produk premiumnya pada ajang bertema “Rise of the FutureMobility.”   Salah satu...
Selengkapnya

Mobil Konsep Listrik Futuristik

Rabu 9/8/2017 | 02:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dengan tema 'Rise of the Future Mobility', pameran GIIAS 2017 yang berlangsung 10-20 Agustus 2017 di ICE BSD City Tangerang Selatan, akan menampilkan mobil konsep masa depan. Mobil ini menarik dicermati karena biasanya akan menjelma...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

“The Red Devils” Perkasa

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Manchester United meraih kemenangan dengan skor tertinggi untuk satu musim, sekaligus yang pertama kali dalam 110 tahun.

LONDON - Manchester United (MU) menjaringkan empat gol dalam dua pekan berturut-turut di Liga Inggris saat mengalahkan Swansea City 4-0, Minggu (20/8). Hasil itu juga memastikan kemenangan MU dengan skor tertinggi untuk satu musim selama 110 tahun terakhir.

Pada pertandingan lain, Liverpool menang tipis 1-0 atas Crystal Palace 1-0. Sementara Brighton & Hove Albion mengalami kekalahan kedua mereka dalam dua pertandingan, setelah takluk 0-2 dari Leicester City. Gol mengalir di Southampton, yang melakukan kebangkitan menakjubkan ketika menang 3-2 atas West Ham United.

MU merebut kemenangan berkat gol dari Romelu Lukaku, Paul Pogba, dan pemain pengganti Anthony Martial dalam rentang menit antara 80 hingga ke- 84. Sebelumnya, Eric Bailly menjaringkan bola pada akhir babak pertama dengan gol pertamanya untuk klub tersebut.

 

The Red Devils yang mencetak dua gol pada akhir laga untuk mengalahkan West Ham dengan skor yang sama pada akhir pekan lalu, memiliki salah satu pemain cadangan terkuat di liga. Diturunkannya Martial enam menit jalang laga usai memulai pesta gol mereka.

“Awalnya itu hanya 1-0 dan kami pikir itu akan terus bertahan hingga akhir pertandingan. Pemain cadangan kami benar-benar bagus,” ujar pelatih MU, Jose Mourinho, usai laga. “Ada kesenangan dalam permainan kami,” sambungnya.

Dua kemenangan beruntun dengan skor sama yakni 4-0 membuka harapan MU untuk menjadikan musim 2017-2018 ini merebut gelar liga ke-21. Tapi Mourinho dengan cepat menunjukkan bahwa MU juga memenangkan dua pertandingan pembukaan mereka musim lalu dan finis keenam. Karena itulah dia bertekad untuk menjaga kaki pemainnya tetap di lapangan.

“Mereka tidak terbawa, itu bukan masalah bagi kami. Kami harus memperbaiki diri, kami harus menggunakan pekan-pekan yang telah kami miliki karena masih memiliki satu pertandingan per pekan,” jelasnya. “Saya selalu berpikir bahwa bila hanya memiliki satu pertandingan per pekan, kami harus jauh lebih baik daripada bila memiliki dua atau tiga pertandingan dan tidak ada waktu untuk berlatih dengan benar,” sambungnya.

“Kami menggunakan itu untuk memperbaiki diri dan pekan depan kami memiliki satu lagi pertandingan yang sulit (melawan Leicester City),” tandasnya.

MU kini berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi enam poin sama dengan West Bromwich Albion.

Liverpool Menang

Sementara itu, Liverpool memastikan kemenangan liga pertama mereka musim ini saat memberikan kekalahan kedua bagi Palace. Sadio Mane memecahkan kebuntuan di Anfield setelah laga berlangsung selama 73 menit.

Usai laga pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, menggambarkan dirinya sangat senang karena itu adalah pertandingan yang sulit. “Itu adalah pekerjaan berat,” ujar Klopp kepada Sky Sports. “Saya tidak tahu berapa banyak bola yang kami miliki, tapi itu sangat banyak. Kami memiliki peluang di babak pertama, tapi harus lebih sabar,” sambungnya.

“Kami tidak mencetak gol dan kami tidak melakukan serangan balik. Pada babak kedua kami melakukannya dengan lebih baik. Kami benar-benar menjaga pertahanan dengan sangat baik dan saya menyukai gol yang kami cetak. Suasana Anfield sangat membantu, saya pikir itu yang membuat perbedaan” tandasnya.

Di sisi lain, pelatih Palace Frank de Boer merasa frustrasi melihat lini pertahanan tim asuhannya. Meski demikian dia menegaskan ada banyak tanda positif.

“Kami bermain hampir 90 menit dengan sangat solid,” ujar De Boer, yang mengalami kekalahan 0-3 di tangan Huddersfield Town dalam pertandingan pertamanya di Liga Inggris.

“Kami beberapa kali membuat frustrasi Liverpool dan kami sangat terorganisir. Kami bermain sedikit lebih dalam karena Liverpool adalah tim yang harus kami hormati. Saya senang dengan semangat, bukan hasilnya, dan kami bisa membangun diri mulai dari sini,” sambungnya. ben/Rtr/S-2

Tampilkan Semua

Jese Rodríguez Ruiz Permalukan Arsenal

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jese Rodriguez Ruiz melakukan debut manisnya untuk Stoke City dengan mencetak gol semata wayang dalam kemenangan 1-0 atas Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (20/8) dini hari WIB. Pemain yang didatangkan dengan status pinjaman...
Selengkapnya

Atletico Ditahan Tim Debutan

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
GIRONA - Atletico Madrid hanya mampu meraih hasil imbang 2-2 kontra tim debutan La Liga, Girona, Minggu (20/8) dini hari WIB. Atletico bahkan harus bangkit dari ketinggalan dua setelah Antoine Griezmann diusir dari lapangan untuk pertama...
Selengkapnya

Tommy Awali Langkah Indonesia di Kejuaraan Dunia

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Tommy Sugiarto akan mengawali langkah wakil Indonesia pada Kejuaraan Dunia Bulu tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia pada 21-27 Agustus 2017. Tommy dijadwalkan bertemu wakil Hongkong, Hu Yun Senin (21/8). Dari catatan empat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Bendera Merah Putih Terbalik di Malaysia

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Malaysia selama ini sering melecehkan dan menghina masyarakat Indonesia. Sikap mereka kerap kali tidak menghormati dan cenderung merendahkan dalam banyak hal. Ini juga kelemahan pemerintah Indonesia karena tidak pernah berani tegas dan keras kepada Malaysia sehingga negara tetangga ini terus mengulangi berbagai pelanggaran, penghinaan, atau pelecehan. Sikap pemerintah atau aparat Malaysia terharap tenaga kerja Indonesia juga berulangkali sangat tidak manusiawi.

Banyak tenaga kerja wanita yang bekerja di rumah tangga mengalami penyiksaan kejam, seperti diseterika, disiram air panas, dipukul, dan berbagai kekerasan lainnya. TKI yang bekerja di kebon bila melanggar, penanganannya sangat kejam. Ini terjadi sekali lagi karena kelemahan pemerintah Indonesia dan menganggap enteng masalah-masalah yang dialami bangsa sendiri sehingga Negeri Jiran itu kembali dan kembali melakukan pelanggaran yang sama.

Kali ini benar-benar pelecehan yang tak termaafkan. Buku upacara antarnegara adalah terbitan serius karena dibagikan kepada bangsa-bangsa ASEAN. Jadi, mestinya sudah melalui seleksi, koreksi, dan redaksi superketat. Maka ketika bendera Merah Putih menjadi putih merah, ini sudah penghinaan yang luar biasa. Karena sudah sering menghina, maka masyarakat Indonesia tidak percaya lagi bahwa itu bukan unsur kesengajaan.

Harus ada investigasi serius oleh pemerintah Indonesia. Jangan hanya terus mengirim nota keberatan. Hal itu tidak memberi efek jera. Malaysia harus diberi pelajaran tegas dan keras. Indonesia harus minta Malaysia mengklarifikasi kepada negara dan bangsa Indonesia, secara resmi oleh Perdana Menteri, bukan hanya konferensi pers oleh menteri olahraga.

Penarikan buku yang telah beredar luas dan sudah pembukaan Sea Games tidak ada artinya. Semua sudah melihat bendera putih merah tersebut. Investigator Indonesia harus menemukan pihak yang salah. Harus dibuat tim bersama Malaysia untuk menginvestigasi dan menemukan pihak yang salah. Apakah percetakan atau kementerian olahraga. Para korektor buku, penerbit, percetakan, dan kementerian olahraga Malaysia harus diinvestigasi.

Pihak yang bersalah harus dihukum menurut bukum Indonesia tentang ketentuan memperlakukan bendera nasional. Sekali lagi, tidak cukup minta maaf dengan konferensi pers dan hanya oleh seorang menteri. Perdana Menteri adalah penanggung jawab dan representasi negara. Dialah yang bertanggung jawab pelaksanaan Sea Games kali ini, sehingga kesalahan membalik bendera Merah Putih juga menjadi tanggung jawabnya. Untuk itu, dia pula yang wajib minta maaf kepada negara dan bangsa Indonesia.

Jika menyangkut bendera nasional saja pemerintah Indonesia juga lemah dan lembek dalam bersikap, jangan marah kalau ke depan, pelecehan dalam bengtuk lain akan terjadi oleh Malaysia. Bendera adalah simbol sakral suatu negara. Menghina bendera berarti menghina negara. Oleh karena itu, negara harus bertindak. Jangan lagi Indonesia lemah dengan sikap Malaysia yang selalu mengatakan serumpun bila tengah bersalah terhadap Indonesia.

Zaman sekarang tidak ada lagi serumpun. Apalagi ini menyangkut harga diri bangsa dan negara. Rakyat tengah menunggu sikap pemerintah. Apakah berani bersikap tegas dan keras kepada negara yang berulang kali melecehkan Indonesia atau takut terhadap Negeri Jiran ini. 

Tampilkan Semua

RAPBN 2018 Tuntut Kerja Keras

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Dr Telisa Aulia Falianty Dalam pidato kenegaraan Bapak Presiden Jokowi pada tanggal 16 Agustus 2017 telah disampaikan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018. Dalam pidato tersebut diuraikan...
Selengkapnya

Kaum Muda Mengharumkan Nama Bangsa di Kancah Dunia

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Abroad You (th) 1st Chapter Penulis : Putri Agustina, dkk Penerbit : Mer-C Publishing Cetakan : Oktober 2016 Tebal : 300 Halaman ISBN : 978-602-74540-6-4 Era globalisasi seyogianya membuka sekat antarnegara satu dengan lain...
Selengkapnya

Menghadapi si Pasif Dalam Tim

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertanyaan : Bu Rossa, saya dan rekan-rekan satu tim sedang mengerjakan proyek yang sangat penting bagi masa depan karir kami. Tapi ada satu rekan kami dalam tim yang pasif sekali. Saya sudah gemas ingin mengeluarkan dia. Bagaimana...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Dian Sastrowardoyo Berusaha Jadi Ibu yang Tangguh

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Menjadi sosok ibu yang tangguh tentu bukan hal mudah. Selain harus pintar membina rumah tangga, seorang ibu harus bisa menjadi seorang pendidik bagi anak-anaknya. Aktris Dian Sastro adalah salah satu selebritas Tanah Air yang terus berusaha menjadi sosok ibu tangguh yang sukses dalam mendidik anak.

Baru-baru ini, saat didaulat menjadi Ibu Tangguh oleh SC Johnson di Jakarta, Dian menyebut sosok ibu yang tangguh itu harus punya kemampuan sebagai pendidik bagi anaknya agar menjadi pribadi yang baik ke depannya.

“Seorang ibu tangguh harus bisa membina keluarganya. Sosok yang tangguh buat anak-anaknya dan juga bagi suaminya. Bagaimana kita memastikan mereka tumbuh menjadi orang yang bahagia dan berperilaku baik,” ujar Dian dalam jumpa persnya, di Resto Seribu Rasa, Gandaria City Mall, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dian mengaku bersyukur, sejak kecil ia dididik oleh ibu yang tegas dalam mendidik anak. Menurutnya, seorang ibu itu perlu pintar menangani berbagai masalah anaknya. Selain harus banyak bersabar, seorang ibu harus punya trik dan cara yang benar dalam mendidik anak. Bahkan, menurut Dian saat melarang anak pun harus memakai cara yang baik.

“Melarang anak jangan sembarangan melarang. Anak harus diberi pengertian mengapa mereka boleh dan tidak boleh terhadap sesuatu. Jadi mereka akan patuh tidak semata karena takut, tapi karena mereka mengerti dan tahu alasannya kenapa boleh dan nggak boleh," jelas Dian.

Dian mengungkapkan ibunya dulu juga tegas, namun bisa memberi pengertian. “Tidak boleh harus ada alasan. Saya itu memberi pengertian ke anak, jadi saya juga mengerti. Inilah yang harus diterapkan ke anak. Semenjak ibu saya menjadi orang tua tunggal, saya dididik jadi mandiri dan bekerja keras. Didikan yang diajarkan mama itu saya rasakan menjadi bekal penting untuk menghadapi hidup, “ terang ibu dari dua anak, Syailendra Naryama Sastraguna Sutowo (6) dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo (4) ini.

Istri Maulana Indraguna Sutowo itu pun ingin anak-anaknya tumbuh jadi sosok yang berperilaku baik, mandiri, dan tangguh. "Hidup itu kan nggak bisa seenaknya ya. Ada aturan-aturan yang boleh dan tidak boleh. Ada cara menjalankan hidup. Mewujudkan cita-cita kita juga ada cara-caranya kan. Kita hidup harus punya pertimbangan juga. Segala sesuatu yang diputuskan itu harus dipikir dengan matang, nggak seenaknya aja,” ungkap artis kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 ini.

Seorang ibu pun, menurut artis bernama lengkap Dian Paramita Sastrowardoyo ini, harus bisa berperan menjadi sosok apapun bagi anaknya. “Misalnya, jika kita lagi bantuin mereka bikin PR, jadilah kita seorang guru. Di saat menemani mereka main, jadilah seorang teman. Jadi memang seorang ibu itu harus bisa menjadi seorang pendidik bagi anak-anaknya,” pungkas Dian Sastro. Yzd/S-2

Tampilkan Semua

Shane Filan Puaskan Dahaga Penggemar Westlife

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertama kali datang di Bandung, Shane Filan, eks personel Westlife , mengaku senang dengan animo Filaners, sebutan penggemarnya. Dalam konsernya Sabtu (19/8) malam di Trans Studio Bandung, Shane yang kini menjadi solois berhasil...
Selengkapnya

Ponsel Kokoh untuk Situasi Ekstrem

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perusahaan elektronik asli Indonesia, Polytron, makin menguatkan cengkeramannya di pasar smartphone dengan merilis smartphone Prime 7. Menariknya, daya tarik ponsel ini terletak pada kemampuannya yang diklaim tahan banting. Usai sukses...
Selengkapnya

Meningkatkan Kemampuan Menulis dalam Bahasa Inggris

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh British Council Indonesia Foundation, sekitar 47 persen responden yang terdiri dari pekerja profesional dan mahasiswa memiliki prioritas untuk meningkatkan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

DKI Terima Sertifikat Hak Pakai Taman BMW

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerahkan 17 sertifikat hak pakai tanah kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ini merupakan program percepatan sertifikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/8).

“Program percepatan sertifikat tanah di Indonesia bertujuan untuk meminimalisir dan menghindari konfik sengketa tanah,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Sofyan Djalil, di Jakarta Pusat, Minggu (20/8)

Dia menambahkan, 17 sertifikat yang diberikan untuk Pemprov DKI, dua di antaranya untuk Hak Pengelolaan (HPL) Pulau Blok C dan D. Selain itu, ada juga sertifikat hak pakai tanah untuk Taman BMW dan Pulo Mas.

“Tahun ini sudah ada 85 persen tanah disertifikat, sisanya tahun depan. Kalau tidak 100 persen, yah maksimal sudah 95 persen,” ucapnya.

Lamanya pemberian sertifikat, lanjutnya, karena adanya sengketa dan SDM juru ukur. “Untuk jalan dan taman di DKI yang belum tersertifikat tahun depan kita selesaikan,” tandasnya.

Secara keseluruhan ada 15 sertifikat hak pakai atas aset Pemprov DKI dan dua sertifikat pengelolaan pulau. Dalam kesempatan ini, juga diserahkan secara simbolik sertifikat untuk 7.500 warga se-Jabodetabek. emh/P-5

Tampilkan Semua

Uang Jemaah Umroh First Travel Harus Ditelusuri

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri harus mendalami kemana saja 700 miliar rupiah dana calon jemaah umroh, disalurkan bos PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel. Aset yang disita dari PT First Travel,...
Selengkapnya

MRT Bakal Ubah Gaya Hidup

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Keberadaan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan mengubah gaya hidup warga Ibu Kota. JAKARTA- PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memastikan akan memperbaiki pedestrian di sepanjang proyek MRT. Pedestrian ini akan diperlebar dan...
Selengkapnya

Menilik Pulau Bawah Tanah di Jalan Jend. Sudirman

Senin 21/8/2017 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sekilas, sepanjang Jalan Jend. Sudirman, Jakarta Pusat hanya tampak lalu lalang kendaraan. Padahal, di bawah perut bumi jalan itu sedang berlangsung pengerjaan mass rapid transit (MRT) Jakarta. Di depan Ratu Plaza, Senayan, Jakarta...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

“Perangkat Pencegahan Sudah Komplit”

Jumat 18/8/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Pamekasan dalam kasus dugaan suap dana desa memang cukup menyita perhatian publik. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sendiri merasa masygul dengan kasus yang terjadi di Pamekasan.

 

Padahal, ia sudah berkali-kali mengingatkan agar kepala daerah itu memahami area rawan korupsi. Tapi, kalau sudah banyak pihak yang terlibat dalam kongkalikong, artinya memang itu sudah parah.
Untuk mengupas itu lebih jauh, Koran Jakarta berkesempatan mewawancarai Menteri Tjahjo di Jakarta. Berikut petikan wawancaranya.


Para pegiat antikorupsi menilai korupsi dana desa itu bagai puncak gunung es. Ada yang salah dengan pengawasan dana desa?


Skenario dan strategi pengawasan dana desa dalam UU Nomor 6/2014 dan peraturan pelaksanaannya sudah jelas diatur mulai dari pusat hingga desa.

Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri melakukan pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan desa, sedangkan penyaluran dana desa oleh Kementerian Keuangan dan penggunaannya oleh Kementerian Desa.

Sedangkan Pemda diatur pembinaan dan pengawasannya dalam Pasal 114 untuk provinsi, Pasal 115 utuk kabupaten atau kota dan Pasal 154 PP 43/2014 untuk kecamatan.


Selanjutnya, untuk desa pengawasan dilakukan oleh BPD melalui laporan keterangan yang disampaikan oleh kepala desa serta pengawasan oleh masyarakat dalam forum musyawarah desa.

Dari hal ini sudah jelas bahwa pengawasan dana desa sudah sangat komprehensif berdasarkan regulasi yang ada.


Tapi, kenapa masih ada penyelewengan?


Perlu diingat bahwa dari 74.910 desa yang menerima dana desa yang menghadapi permasalahan kurang dari 500 desa. Artinya, pengawasan sudah efektif dan tinggal ditingkatkan intensitasnya mulai dari penyaluran, alokasi, dan distribusi atau dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban.


Kasus di Pamekasan puncak gunung es?


Dari sisi regulasi sudah dijelaskan di atas, mengenai pembinaan dan pengawasan sudah di atur berjenjang, persoalannya sekarang jumlah desa yang ada sangat banyak dengan kondisi dan situasi yang beragam, baik kondisi SDM di pemda maupun di pemdesnya.

Permasalahan ini harus dilihat harus lebih proporsional dan dimaknai sebagai sebuah proses. Apa iya kita sekarang akan menafikkan berpuluh-puluh ribu desa yang berhasil membangun desanya hanya karena beberapa desa bermasalah? Tentu saja tidak, ini harus dimaknai sebagai sebuah proses untuk menuju kepada sebuah kemajuan yang harus dilalui.


Apa saja perangkat untuk menanggulangi penyelewengan dana desa selama ini?


Perangkat yang digunakan untuk menanggulangi penyelewengan dana desa saat ini sudah sangat komplit mulai dari regulasi yang komprehensif, SDM untuk pengawasan mulai dari tingkat pusat (BPK, Itjen, BPKP, dan sebagainya). Di daerah (Bawasda). Di desa (BPD, masyarakat dan musyawarah desa) serta teknologi informasi, seperti Sikeudes dan sebagainya.


Bagaimana proses distribusi dana desa dari tingkat kementerian sampai desa?


Dana desa disalurkan oleh Menteri Keuangan setelah mendapatkan data jumlah desa yang pasti dari Kementerian Dalam Negeri. Dana desa langsung disalurkan dari KPKN ke RKUD dan setelah tujuh hari disalurkan ke RKU desa.

Penyaluran selalu memperhatikan laporan dari desa, sedangkan penggunaan dana desa ditentukan untuk empat bidang, yaitu untuk penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

KPU Siapkan Beberapa Opsi untuk Kotak Suara Pemilu

Rabu 16/8/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pada 2019, untuk pertama kalinya bangsa Indonesia akan menggelar pesta demokrasi serentak yang menggabungkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden satu waktu. Tentu itu membutuhkan persiapan matang.   Salah satu yang ramai...
Selengkapnya

“Kita Maunya Tidak Perlu Impor Garam Lagi”

Jumat 11/8/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Melalui koordinasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan BUMN, PT Garam, pemerintah memutuskan untuk mengimpor garam guna industri makanan sejumlah 75 ribu ton.   Garam tersebut akan...
Selengkapnya

“Menurut Kami, Acho Tidak Melakukan Pelanggaran"

Kamis 10/8/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Komika Muhadkly MT alias Acho dilaporkan PT Duta Paramindo Sejahtera selaku pengembang Apartemen Green Pramuka City atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Pelaporan dilakukan setelah Acho menuliskan keluhannya terkait pengelolaan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

17-08-17: Angka Cantik

Sabtu 19/8/2017 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Tanggal 17 bulan Agustus tahun 1945 adalah hari keramat. Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap tahun diperingati secara resmi, maupun yang dirayakan, hampir, semua lapisan masyarakat.

Yang kedua ini lebih terasakan, lebih membumi, lebih menandai kebebasan, lebih menunjukkan nilai kemerdekaan. Barang kali hanya di negeri ini peringatan kemerdekaan negerinya yang dirayakan secara luas— sangat luas dan menyeluruh.

Selain upacara resmi, termasuk di setiap kantor kelurahan, di kampung, di beberapa lapangan terbuka,-- juga di gereja dan rumah ibadah, perayaan sudah dimulai pada malam sebelumnya, dengan tugur—berjaga semalaman, dan atau tirakat—

berdoa sekaligus tidak makan atau minum, ada pula yang tidak menekuk lutut alias tidak duduk, yang dilakukan secara bersama-sama. Dan tentu saja kegembiraan yang sekali lagi ditandai dengan bebas dan merdeka dalam berbagai lomba. Baik yang klasik :

lomba makan kerupuk ( kini ada modifikasinya dengan jongkok), lomba memasukkan pensil ke dalam botol dengan “pantat”, lomba membawa kelereng dalam sendok, sampai yang benar-benar berbau olah raga. Pertandingan sepak bola dengan pemain menggenakan daster. (Kini ada modifikasi “sepak bola bebek”.

Campuran antara balap karung yang dipakai pemain, dan bolanya adalah bebek yang digiring ke gawang lawan). Kalau didaftar jumlah dan jenisnya makin lama makin banyak. Kini, disebut dengan angka cantik: 17-08- 17. Angka “ajaib” yang biasa digunakan untuk memberi makna menarik.

(Dulu ada judul-judul menggunakan angka, misalnya : 7 Hari Mencari Cinta, atau Langsing dalam 2 Hari.) Penekanan menjadi “angka cantik” hidup di kalangan anak muda, yang memiliki ekspresi bebas dan merdeka dengan idiomnya.

Dan sesungguhnya, saya ingin mencatat bahwa kali ini, angka cantik itu terasakan getarnya secara keseluruhan. Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya dirayakan dan dirasakan maknanya di gapura-gapura jalanan, atau kantor resmi, atau Lembaga Pemasyarakatan.

(Dalam hal ini karena napi yang berkelakuan baik mendapat remisi tergantung berapa lama ditahan, dan berlaku untuk semuanya: yang beragama Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan semua kasus, kecuali ada pengecualian tertentu).

Kali ini saya melihat sendiri di berbagai sudut di mana “pesta kemerdekaan” dirayakan. Bahkan, jauh hari ketika di meme media sosial memeriahkan dengan jenaka. Salah satu dialog pembeli yang menawar harga umbul-umbul atau bendera, dan dijawab penjual:

NKRI harga mati. Juga kaos-kaos bertulisan “NKRI dead price”, yang di balik kelucuan tergambarkan semangat merayakan dan mensyukuri tanggal keramat: 17 Agustus. Saya adalah generasi yang dibesarkan dengan upacara dan kemeriahan pawai 17 Agustus, atau dikenal sebagai rangkaian “Agustusan”.

Kini, saya tertular aura yang milenial, yang kiwari, justru dalam arti di mana busana daerah dikenakan dengan segala kebesarannya. Ekspresi demi ekspresi, dan keberagaman yang terpamerkan secara visual.

17 Agustus cantik adalah kebebasan adalah kemerdekaan adalah keberagaman yang lebih luas dan lebih kaya lebih dari luas Tanah Air—karena ada seragam negeri manca yang terlihatkan, dan semua dengan wajah-wajah dan bahasa tubuh penuh kegembiraan, penuh rasa syukur. Kebesaran negeri ini tergambarkan penuh. Saya, sungguh, trenyuh sekaligus bangga.

Tampilkan Semua

Wimboh Santoso

Sabtu 19/8/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada akhir 2011 dalam upaya reformasi sektor keuangan, pemerintah dan DPR sepakat mendirikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga ini dibentuk agar krisis 1998 tidak terulang. OJK mengawasi uang triliuan rupiah yang bergerak di sektor...
Selengkapnya

Film Plastik Pencegah Bakteri pada Makanan

Sabtu 19/8/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah riset yang dikembangkan ilmuwan di University Of California, Amerika Serikat ini, berhasil mengembangkan film plastik yang dirancang secara khusus. Fungsinya, dapat membantu mencegah kontaminasi bakteri di industri makanan dan...
Selengkapnya

Deteksi Kontaminan Makanan via Ponsel Pintar

Sabtu 19/8/2017 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Periset telah menemukan cara baru untuk menguji kontaminan bakteri pada makanan. Hasil pengujiannya sendiri bisa dilihat dengan mata telanjang atau dengan smartphone atau ponsel pintar. Patogen bawaan makanan Escherichia coli O157...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta