Koran Jakarta | August 17 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Kenaikan Bunga Acuan untuk Tarik Investor

Kamis 16/8/2018 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>>Keputusan BI menaikkan bunga acuan merupakan opsi untuk menstabilkan kurs rupiah. >>Kenaikan bunga acuan membuat perbankan menyesuaikan bunga...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Parade Nusantara

Kamis 16/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Upacara Pemberangkatan

Kamis 16/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Smesco Menjadi Destinasi Wisata Belanja

Kamis 16/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018 membuka peluang bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air untuk bisa memasarkan produknya sekaligus menembus pasar ekspor. Event ini sekaligus...
Selengkapnya

Pembangkit Ramah Lingkungan Mesti Dipacu

Kamis 16/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan untuk mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor energi. Salah satu yang akan didorong adalah pembangkit listrik berbasis energi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Diharapkan PNS Tidak Lagi Korupsi

Kamis 16/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pengangkatan Komjen Syafruddin menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dinilai langkah yang tepat. Syafruddin diharapkan akan mampu menjadikan para pegawai negeri sipil (PNS) menjadi lebih bersih, khususnya dari kasus tindak pidana korupsi. “Berbekal pengalamannya sebagai penegak hukum, kami berharap para aparatur negara di bawah kepemimpinannya akan lebih bersih.

Jangan lagi ada PNS yang terlibat kasus korupsi dan reformasi birokrasi akan berjalan lebih baik,” kata anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, di Jakarta, Rabu (15/8). Sahroni menilai sebagai perwira tinggi kepolisian, Syafruddin terbilang sosok bersih. Pengalamannya sebagai Wakapolri, yang berperan mengatur sumber daya manusia (SDM) di institusi Polri merupakan salah satu gambaran atas prestasinya.

“Syafruddin sosok yang bersih dan berpengalaman mengatur institusi besar dengan jabatannya sebagai Wakapolri. Kami yakin Syafruddin mampu meneruskan pekerjaan yang belum terselesaikan oleh Asman Abnur terkait reformasi birokrasi khususnya di lingkungan aparatur negara,” kata Sahroni.

Indonesian Corruption Watch (ICW) sebelumnya merilis data yang menyebutkan PNS di Pemerintah Daerah (Pemda) dinilai menjadi aktor pelaku korup terbanyak selama tahun 2017. Anggota Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Laola Ester menuturkan, dalam data tren pelaku profesi korupsi berdasarkan profesi tahun 2015–2017, dari keseluruhan terdakwa korupsi, aktor yang berprofesi sebagai pegawai di tingkat Pemkab/Pemkot/Pemprov masih menempati urutan tertinggi sebagai pelaku korupsi.

Laola mengungkapkan ada 456 PNS di daerah yang terjerat kasus korupsi di tahun 2017, meningkat drastis dari tahun 2016 dengan angka yang terkena kasus korupsi sebanyak 217 PNS. Sementara Badan Kepegawaian Nasional (BKN) diketahui hingga Juli tahun ini telah memblokir data kepegawaian terhadap terhitung 231 Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang telah berkeputusan hukuman tetap (inkracht) dan belum diberhentikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansinya.

Ke-231 nama ASN yang diblokir tersebut, tambah Laola, merupakan pegawai di 56 instansi pemerintah. Dari jumlah tersebut, rinciannya satu orang bekerja di salah satu instansi pemerintah pusat dan 230 lainnya dari 55 Pemda. ion/N-3

Tampilkan Semua

Presiden Berikan Penghargaan kepada 8 Tokoh

Kamis 16/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dinilai telah berjasa kepada bangsa dan negara Indonesia, sebanyak delapan tokoh nasional mendapat penghargaan dari negara. JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanda kehormatan berupa Bintang Mahaputra, Bintang Budaya...
Selengkapnya

Persiapan Sidang

Rabu 15/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Gerakan Pramuka Harus Mampu Merevitalisasi Diri

Rabu 15/8/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dalam era globalisasi seperti ini gerakan pramuka harus revitalisasi diri agar terus nantinya mampu membentuk manusia yang mampu memahami pancasila secara utuh, sehingga generasi itu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Jati Diri Tersangka Teroris Terungkap

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Seorang pria tersangka teroris yang ditahan setelah menabrakkan mobilnya ke barikade yang ada di luar Gedung Parlemen Inggris di London pada Selasa (14/8) pagi adalah warga Inggris asal Sudan yang menetap di Kota Birmingham. Hal itu diwartakan media Inggris pada Rabu (15/8)

“Pengemudi mobil yang ditahan di TKP adalah warga Inggris berusia 29 tahun bernama Salih Khater yang menetap di Kota Birmingham,” demikian lapor media di Inggris.

Dalam aksi teror pada Selasa pagi lalu, 3 orang pejalan kaki dan pesepeda terluka saat mobil Ford Fiesta berwarna silver menabrak mereka di trotoar. Mobil yang dikemudikan Salih lalu melesat hingga menabrak barikade yang ada di luar Gedung Parlemen.

Pejabat senior polisi antiteroris Inggris, Neil Basu, mengatakan bahwa jati diri tersangka teroris sama sekali tak tercantum di data dinas intelijen, namun media The Times menulis bahwa nama Salih ada dalam data polisi. The Times juga melaporkan bahwa Salih berprofesi sebagai manajer toko dan menurut laman media sosial Facebook, Salih pernah kuliah di Sudan University of Science and Technology.

 

Cari Tahu Motif

Sementara itu tak lama setelah terjadi aksi serangan teror di London, dilaporkan bahwa polisi telah melakukan penggeledahan di dua lokasi di Birmingham dan sebuah lokasi dekat Kota Nottingham.

Lewat penelusuran, polisi mendapati fakta bahwa mobil yang dikemudikan Salih telah berangkat dari Birmingham menuju London pada Senin (13/8) malam dan tiba di London setelah lewat tengah malam. Mobil Ford Fiesta itu kemudian mengarah ke area dekat Gedung Parlemen sekitar jam 6 pagi. Aksi serangan teror yang dilakukan Salih terjadi pada sekitar jam 07.30 pagi.

Atas terjadinya serangan teror pada Selasa pagi lalu, Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid, menyatakan pihaknya sedang mendalami motif dari aksi serangan teror yang dilakukan tersangka. “Masih ada banyak yang belum kita ketahui,” kata Menteri Javid. “Polisi dan dinas keamanan telah berupaya semaksimal mungkin untuk mencari tahu lebih banyak terkait insiden ini,” imbuh dia.

Setahun lalu, insiden serangan teror serupa juga terjadi di luar Gedung Parlemen Inggris saat pria bernama Khalid Masood menabrakkan mobilnya ke arah pejalan kaki yang ada di Westminster Bridge. Aksi nekad Khalid menewaskan 5 orang dan lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka.

Mobil yang dikemudikan Khalid juga menabrak barikade yang ada di luar Gedung Parlemen. Dalam aksinya, Khalid sempat menikam seorang polisi yang berjaga di luar Gedung Parlemen. Khalid yang juga berasal dari Birmingham, kemudian tewas setelah ditembak polisi. 

 

AFP/I-1

Tampilkan Semua

Kaisar Akihito Sesalkan Keterlibatan Jepang dalam PD II

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TOKYO – Kaisar Jepang, Akihito, menyatakan penyesalan yang amat mendalam atas keterlibatan negaranya dalam Perang Dunia II (PD II). Pernyataan Kaisar Akihito itu disampaikan saat berpidato untuk memperingati 73 tahun berakhirnya PD...
Selengkapnya

India Kirim Misi Berawak ke Luar Angkasa pada 2022

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
NEW DELHI – India akan mengirimkan misi luar angkasa berawak pada 2022. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam pidato memperingati Hari Kemerdekaan India di Red Fort, New Delhi, Rabu (15/8). “India...
Selengkapnya

B us “Wonderful Indonesia” Lintasi 3 Kota Utama di Jerman

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
FRANKFURT – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, sekaligus sebagai salah satu bentuk promosi pariwisata Indonesia di Jerman, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Frankfurt melakukan pemasangan iklan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

IHSG Diperkirakan Menguat

Kamis 16/8/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat karena secara teknikal membentuk pola bullish harami setelah whipsaw level fibonacci 61,8 persen. Indikator Stochastic pada area oversold dengan indikasi golden-cross jika harga saham mengkonfirmasi rebound pada perdagangan selanjutnya.

“Diperkirakan IHSG akan bergerak menguat dengan rentang pergerakan 5.770-5.900 pada perdagangan Kamis (16/8),” kata analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi dalam risetnya, Rabu (15/8). Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya AKRA, ANTM, ASII, BBRI, BMRI, EXCL, HRUM, INCO, INDY, TLKM, ADRO, dan ERAA.

Pada penutupan perdagangan Rabu, IHSG menguat 0,81 persen atau 46,72 poin di level 5.816,59 setelah sempat tertekan di bawah 1 persen pasca rilis data neraca perdagangan yang defisit 2,03 miliar dolar AS, terbesar sejak tahun 2013.

Sektor pertanian (+5,85 persen dan infrastruktur (+1,73 persen) memimpin penguatan, terutama produksi kelapa sawit menjadi faktor utama setelah pemerintah mempercepat bauran bauran minyak sawit pada solar sebesar 20 persen. Kenaikan bunga acuan Bank Indonesia sebesar 25 bps menjadi 5,5 persen menjelang akhir sesi kedua ikut mendukung penguatan IHSG. Aksi jual investor asing pun tercatat net sell 352,98 miliar rupiah dengan saham BBNI, TLKM, dan PTBA menjadi top net sell value. 

 

yni/AR-2

Tampilkan Semua

Bank Mandiri Terbitkan E-money Edisi Terbatas

Kamis 16/8/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) meluncurkan kartu prabayar elektronik (e-money) edisi terbatas bertema “Energy of Asia” yang merupakan semboyan dari Asian Games 2018. Kartu ini juga menampilkan budaya dari...
Selengkapnya

Pan Brothers Tunda Bangun Pabrik Sintetis

Kamis 16/8/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) menunda rencana pembangunan pabrik bahan baku tekstil sintetis alias synthetic woven karena kondisi perekonomian global yang belum stabil, setelah memanasnya tensi politik di beberapa negara, seperti...
Selengkapnya

XL Luncurkan Pusat Monitoring Layanan Terpadu

Kamis 16/8/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) meresmikan Pusat Monitoring Kualitas Layanan Terpadu atau Customer Experience & Service Operation Center (CE & SOC). Pusat monitoring ini akan semakin memudahkan XL Axiata memantau dinamika...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemprov Terus Berdayakan Masyarakat Jatim

Senin 13/8/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Perencanaan pemba­ngunan desa menjadi bagian dari proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan pemer­intah desa. Perencanaannya melibatkan Badan Per­musyawaratan Desa dan unsur masyarakat secara partisipatif guna pemanfaatan dan pen­galokasian sumber daya desa dalam rangka mencapai tujuan pembangunan desa.

Pendanaan menjadi unsur vital dalam pembangunan desa. Saat ini, salah satu sum­ber pendanaan pembangunan desa berasal dari program dana desa, yang bersum­ber dari APBN. Dana desa digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerin­tahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan.

Fokus penting dari penya­luran dana ini lebih terkait pada implementasi pengaloka­sian dana desa agar bisa men­capai tujuan dari gagasan para inisiatornya. Dengan jum­lah 7.724 desa di wilayahnya, misi utama Pemerintah Pro­vinsi Jawa Timur (Jatim) dalam membangun perdesaan adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan.

Semua itu dengan fokus pada tujuan yang ditetapkan. Meningkatkan pemerataan dan perluasan akses pendidi­kan, kesehatan, dan perluasan lapangan kerja. Mempercepat dan memperluas penanggu­langan kemiskinan. Sasaran­nya, menurunkan persentase penduduk miskin. Pada sara­sehan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan desa wilayah kerja balai besar pemerintahan desa di Malang, diusulkan 50 persen peng­gunaan dana desa dialokasi­kan untuk pemberdayaan masyarakat.

Untuk mengetahui apa yang akan dilakukan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jatim dalam penggunaan dana desa untuk memajukan masyarakat, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesempatan mewawancarai Gubernur Jatim, Soekarwo, di Malang, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Bagaimana kondisi sum­ber daya manusia di Jatim?

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim me­nunjukkan tren peningkatan kualitas. Dari capaian IPM 2012 sebesar 66,7 persen men­jadi 70,27 persen pada tahun 2017. Ini berarti ada kenaikan sebesar 3,57 persen. Capaian itu dikategorikan pada kelom­pok tinggi, yakni mempunyai nilai di atas 70 dan di bawah 80. Kami berharap sampai akhir 2018, capaian IPM Jatim bisa melebihi ta­hun sebelumnya. Salah satu upaya yang kami dorong lewat pember­dayaan masyarakat desa.

Bisa dijelaskan seperti apa upaya pemberdayaan masyarakat desa?

Di samping penggunaan untuk infrastruktur, seperti saat ini, dana desa juga perlu dialokasikan untuk pember­dayaan masyarakat. Dengan demikian, program itu akan dapat menyejahterakan masyarakat desa. Untuk itu, kepala desa harus mampu mendorong warga melahirkan program-program ekonomi yang produktif, dengan meli­batkan seluruh perangkat dan potensi desa.

Bagaimana dengan BUM­des?

Demikian pula, BUMdes juga harus memiliki program-program peningkatan ekonomi produktif sehingga masyarakat di desa berkem­bang menjadi lebih baik.

Realisasi dana desa di Jatim?

Pada 2017, Jatim mendapat alokasi 6,33 triliun rupiah un­tuk seluruh desa yang berada di 29 kabupaten dan satu kota. Sampai dengan Desem­ber 2017, telah terealisasi ke rekening kas umum daerah sebesar 6,32 triliun rupiah atau 99,96 persen yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat desa. Dana tersebut dipergu­nakan untuk pembangunan sarana prasarana desa sebesar 88,4 persen, pemberdayaan masyarakat 6,5 persen, penye­lenggaraan pemerintahan desa sebesar 4 persen, dan pembi­naan kemasyarakatan sebesar 0,96 persen.

Bagaimana peran keca­matan?

Perlunya penguatan camat, untuk mampu men­deteksi setiap permasalahan yang terjadi di desa. Maka saya juga usul otoritas dan kewenangan camat ditam­bah. Camat harus mampu membantu sekaligus mencegah dini bersama TNI/Polri di desa. Ibarat ada daun jatuh, itu pun harus diketa­hui camat.

Peran koperasi di perde­saan?

Koperasi dan UMKM di Jatim mampu menyerap tenaga kerja cukup banyak. Sebanyak 94 persen tenaga kerja di Jatim hidup dan dihidupi dari ke­beradaan koperasi dan UMKM.

Perkembangannya?

Pada 2008, jumlah koperasi dan UMKM 4,2 juta. Sekarang mencapai 9,59 juta. Ini menun­jukkan jumlahnya tidak hanya meningkat, tapi meledak.

Dari jumlah itu, 4,98 juta bergerak di sektor pertanian yang berarti di perdesaan. Pertumbuhan ini juga kare­na adanya peran Dekranasda yang selalu aktif membina dan mempromosikan produk-produk koperasi dan UMKM.

Bagaimana dengan pema­saran produk-produknya?

Mereka harus meningkat­kan kulitas produk, termasuk kemasannya agar bisa masuk di pasar internasional. Untuk pemasaran, kami dorong agar menggunakan teknologi digital e-commerce, dengan melibat­kan anak-anak muda.

Sesuai penerapan konsep digital ekonomi memasuk­kan proses industri, produksi, dan dagang. Hal ini penting dilakukan karena jika terba­tas pada trading saja maka pelaku usaha di sini hanya akan menjadi konsumen. Jadi, yang penting barang yang ada di Jatim bisa diproduksi dan dijual melalui konsep digital ekonomi yang ada.

N-3

Tampilkan Semua

Pemkab Terus Kembangkan Pariwisata Gunungkidul

Senin 6/8/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   Sektor pariwisata menjadi primadona andalan di berbagai daerah di Indone­sia, tak terkecuali di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pe­merintah pusat pun berusaha menggenjot penambahan devisa dari sektor ini. Dengan...
Selengkapnya

Pemkab Gencar Promosikan Pariwisata di Banyuwangi

Senin 30/7/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   Gegap gempita keme­riahan Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus–2 September mendatang juga dirasakan masyarakat di berbagai dae­rah. Hal itu terlihat dari pelak­sanaan...
Selengkapnya

Pemkab Batang Terus Pacu Pengurangan Kemiskinan

Senin 16/7/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang berke­inginan agar warganya semakin sejahtera dengan prioritas utama menurunkan angka kemiskinan. Mengen­taskan pengangguran dengan menciptakan 1.000 wirausaha baru. Sejumlah pelatihan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Anugerah BUMN Award 2018

Senin 13/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), Nariman Prasetyo menerima penghargaan Anugerah BUMN Award 2018 yang disampaikan oleh Managing Director LM FEB UI Toto Pranoto di Jakarta, Kamis (9/8) malam. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap Kinerja BUMN dan Anak Perusahaan BUMN berdasarkan pada kinerja usaha, kinerja keuangan, kinerja kepemimpinan dan tata kelola perusahaan sepanjang tahun 2017.

Tampilkan Semua

Desain “Shop House” yang Atraktif dan Artistik

Senin 13/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kesuksesan Jakarta Garden City ditandai dengan keberhasilan saat dipasarkannya tipe rumah Mezzanine yang berada di dalam Cluster La Seine pada pertengahan 2016 lalu. Ukuran rumah tipe Mezzanine memiliki lebar 6 meter saat itu dipasarkan...
Selengkapnya

Pengembang Tawarkan Program DP Patungan

Senin 13/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Salah satu kendala yang menjadi momok sebagian orang dalam memiliki properti adalah down payment atau DP. Namun kini tak perlu khawatir, ada pengembang apartemen yang menawarkan program DP Patungan. Adalah Collins Boulevard, apartemen...
Selengkapnya

Padukan Gaya Hidup dan Konsep Hijau

Senin 13/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Lebih dari satu dekade, perumahan berskala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) terus berupaya mewujudkan diri sebagai kawasan hunian modern berkualitas yang menyeimbangkan antara gaya hidup dan wawasan lingkungan. Sejumlah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Beri Penjelasan

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Direktur Utama Telkom, Alex J Sinaga (kanan) mendapat penjelesan mengenai Kesiapan infrastruktur dan fasilitas Information & Communication Technology (ICT), di Network Operation Center Telkom untuk Asian Games, Jakarta, Rabu (15/8). Untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Games, TelkomGroup berupaya memastikan komitmen dukungan BUMN, yaitu Sukses Kapasitas dan Sukses Kualitas.

Tampilkan Semua

Vendor Tawarkan Ponsel Bundel dan Gratis “YouTube”

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Streaming konten video menjadi salah satu yang disukai oleh pelanggan seluler. Tidak heran kemudian banyak operator menawarkan iming-iming akses murah ke layanan OTT (over the top) semacam YouTube, kepada palanggannya dengan berbagai...
Selengkapnya

Kontrol AC Jarak Jauh dengan Ponsel

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Konektivitas internet melalui konsep internet of things (IoT ) menciptakan perangkat yang saling terhubung. Untuk kemudahan pengoperasian dari jarak jauh, penyejuk udara saat ini dilengkapi dengan Wi-Fi. Saat dekat dengan rumah pengguna...
Selengkapnya

Laptop Ramping untuk Kreator Konten

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dirilisnya prosesor Ryzen Mobil oleh AMD, menciptakan kemungkinan baru bagi penyedia laptop. Prosesor yang dikenal cepat ini menawarkan performa grafis yang cepat, teknologi berbasis AI, desain ramping, kinerja game yang cepat, dan harga...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Menyerahkan Cinderamata

Rabu 15/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Country Chairman & President Director PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi (kanan) menyerahkan cinderamata kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (kiri) usai menjadi pembicara dalam Seminar Shell Scenario Forum di Jakarta, Selasa (14/8). Seminar yang digelar PT Shell Indonesia ini mengangkat tema “Masa Depas Dunia Bebas Emisi di Tahun 2070”.

Tampilkan Semua

GIIAS 2018 Sukses Pamerkan Mobil Masa Depan

Rabu 15/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pameran otomotif terbesar di ASEAN, Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018, sukses mengenalkan teknologi mobil terbaru. Semangat yang diusung Toyota melalui tema Empowering Mobility, Beyond Possibility dalam...
Selengkapnya

Bus Listrik Bebas Emisi Nan Senyap

Rabu 15/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kendaraan listrik tidak hanya diterapkan pada kendaraan penumpang kecil. Bus sebagai kendaraan angkutan masal juga telah mengadopsi teknogi listrik yang ramah lingkingan, bebas polusi, dan lebih senyap dibandingkan mesin bakar. Pada...
Selengkapnya

Interior Brio Kini Lebih Lega

Rabu 15/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Honda menampilkan All New Honda Brio, sebuah city car Brio generasi kedua, menawarkan kelebihan pada desain eksterior dan interior yang lebih gaya, ruang kargo lebih besar, dan interior yang luas dan nyaman. Perubahan yang dilakukan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Sharon Adelina Liman Santoso Bersatu untuk Meraih Hasil Terbaik

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Jika pada masa perjuangan bangsa Indonesia harus bersatu untuk merebut kemerdekaan, saat berlaga di Asian Games 2018, para atlet harus bersatu untuk meraih hasil terbaik. Hal tersebut di­ungkapkan oleh peboling na­sional, Sharon Adelina Liman Santoso.

Peboling cantik yang telah berlatih keras dalan beberapa bulan belakangan ini mengaku sangat positif terhadap latihan dan persiapan dirinya beserta tim tampil di Asian Games 2018. “Sama seperti n Asian Games sebelumnya persiapan kami adalah berlatih keras karena sekali lagi tantangan­nya juga dengan negara – ne­gara tetangga mereka berlatih sama kerasnya dengan kita,” ujarnya.

Sharon merupakan peraih medali emas pada SEA Games 2017 di Malaysia. Namun kali ini di ajang yang lebih tinggi, sejumlah lawan berat akan menjadi pesaingnya. Untuk itu dia mengharapkan doa dan keyakinan masyarakat In­donesia untuk dirinya dan re­kan tim boling Indonesia.

“Kali ini kita mendapat ba­nyak keuntungan dalam per­tandingan dimana Indonesia adalah tuan rumah Asian Games 2018, maka dari itu mungkin sebagai tuan rumah kita juga dapat menjaga tidak hanya keamanan saja namun juga kebersihan, seperti ja­ngan buang sampah semba­rangan,” sambungnya.

Untuk peluang dirinya di Asian Games 2018 , Sharon mengatakan optimistis. “Saya cukup optimis dengan pe­luang kita tahun ini, terutama dengan mendapatkan kesem­patan sebagai tuan rumah. Kami akan memberikan yang terbaik. Mari bersatu untuk memberikan yang terbaik,” tandasnya. ben/S-2

Tampilkan Semua

Kirab Obor Kelilingi Wilayah DKI Jakarta

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kegiatan kirab obor atau Torch Relay telah dimulai di wilayah DKI Jakarta. Kirab obor di Jakarta akan dimulai pada Rabu (15/8) di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Pada Kamis (16/8), obor akan mengelilingi wilayah...
Selengkapnya

Maria Natalia Londa Termotivasi Semangat Para Pahlawan

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pelompat jauh andalan Indonesia, Maria Natalia Londa, menatap Asian Games 2018 dengan semangat baru. Hal itu terutama karena selain menjadi tuan rumah, pelaksanaan pesta olah raga terbesar di Asia itu juga berdekatan dengan hari...
Selengkapnya

Marcus-Kevin Bertekad Raih Emas Pertama

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi tumpuan merebut medali emas dari cabang bulutangkis Asian Games 2018. Bagi ganda putra nomor satu dunia itu, raihan emas di Asian Games 2018...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Kemerdekaan dalam Perspektif Generasi Milenial

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh Riza Multazam Luthfy

 

Tujuh puluh tiga tahun silam, para bapak bangsa (founding fathers) memancangkan tiang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan bangga dan berwibawa sebagai sumbangsih besar dan nyata perjalanan bangsa ini. Berbagai macam pengorbanan ditempuh demi meraih impian bersama. Tercapainya kemerdekaan antara lain karena mereka dapat mengutamakan kepentingan rakyat. Mereka mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Tanggal 17 Agustus 1945 menjadi tonggak bersejarah riwayat berdirinya bangsa dan negara Indonesia. Peristiwa monumental ini sebagai realisasi keinginan dan harapan yang lama tersimpan dalam lubuk hati rakyat. Pada hari itu, segenap bangsa merenungi indahnya kebersamaan dan harmoni dalam ikatan persaudaraan yang kokoh. Betapa individualisme dan fanatisme sempit dihilangkan demi mengatasi aneka perbedaan.

Proklamasi digelorakan sebagai penghargaan kepada para pahlawan dan semua orang yang berjibaku menentang segala bentuk penjajahan. Proklamasi menjadi titik balik kejatuhan kolonialisme dan kebangkitan bangsa Indonesia. Diiringi dengan pekik semangat, benteng kekuasaan kolonial ratusan tahun akhirnya berhasil dirobohkan.

Proklamasi mengubur penindasan dan bertunasnya biji-biji perdamaian. Bagaimanapun, kaum penjajah telah merusak nilai-nilai kebaikan, mencabik rasa kemanusiaan, serta memporakporandakan tatanan kehidupan lintas generasi. Proklamasi menjadi penanda kelahiran suatu bangsa yang bermartabat.

Ia menjadi lambang kebesaran, keluhuran, serta kewibawaan NKRI. Teks Proklamasi bukan sekadar kata-kata yang tersusun tanpa makna. Di dalamnya terkandung filosofi yang luhur dan mulia sebagai cermin eksistensi bangsa Indonesia di panggung dunia. Ia berperan memupuk motivasi serta antusiasme dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Celakanya, setelah sekian lama Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, gagasan perubahan yang diusung para pendiri bangsa belum terwujud. Cita-cita pahlawan, tokoh bangsa, serta negarawan masa silam belum benar-benar diraih. Korupsi malah begitu marak sampai ke level akar rumput.

Desain desentralisasi yang belum memadai turut membawa gerbong koruptor dari tingkat nasional ke lokal. Dalam dasarwarsa terakhir, media memberitakan kasus tertangkapnya politisi Senayan, kepala daerah, serta kepala desa akibat menggelapkan uang negara. Berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW), terdapat 1.249 perkara korupsi yang melibatkan 1.381 terdakwa sepanjang 2017. Kerugian negara mencapai 29,41 triliun rupiah.

Tak berlebihan bila sejumlah kalangan kerap menyangsikan arti, urgensi, dan fungsi kemerdekaan, terutama bagi orang kecil (wong cilik). Rasa kecewa dan frustrasi generasi milenial dilampiaskan dengan nyinyir melalui media. Akun digital menjadi sarana menumpahkan kejengkelan, kemarahan, serta kebencian. Langkah mereka seringkali terjebak pada penyebaran fitnah. Persepsi yang dibangun tidak merujuk pada referensi dan data valid, melainkan sekadar informasi abal-abal. Padahal, dalam buku Agama Digital: Pertalian Agama, Politik, dan Teknologi di Indonesia, Andri Syah (2018: 194) dikatakan, hoax menjamur sebenarnya bukanlah fenomena baru. Akan tetapi, kehadiran media sosial telah menjadikan pengaruh hoax lebih dahsyat dari sebelumnya.

 

Isi Kemerdekaan

Kejayaan era digital didukung dengan globalisasi dan modernisasi yang membuat perangkat dunia maya bertebaran hingga perdesaan. Digitalisasi menjanjikan kemudahan, termasuk orang desa mengakses internet. Sayang, dalam banyak kasus, laman virtual tak dimanfaatkan sebagai medium pelecut kreativitas, pemelihara kearifan lokal, serta pembangkit potensi desa. Warung kopi yang menyediakan layanan wifi justru lebih diberdayakan untuk menjaring like serta komentar. Dalam taraf tertentu, para pemuda bahkan menggunakannya untuk menabur benih-benih perpecahan dan permusuhan.

Dengan demikian, nilainilai positif yang semestinya dihadirkan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan, tergantikan oleh nilai-nilai negatif. Ketimbang optimisme, akhirnya mereka lebih suka menularkan pesimisme. Demokrasi diartikan sebatas pada kebebasan individu, tanpa rambu-rambu etika dan estetika. Imbasnya, ingatan publik terhadap proklamasi sekadar romantisme perjuangan masa silam. Padahal, selain beragam prinsip, nilai, dan etos kebangsaan, di dalamnya juga tersimpan mimpi masa depan yang lebih baik.

Sikap tersebut tentu menjauhkan generasi milenial dari capaian membanggakan. Sumbangsih mereka bagi bangsa dan negara belum sepenuhnya direalisasikan. Kontribusi mereka dalam mengisi kemerdekaan belum diwujudkan secara optimal. Atas dasar inilah, nasionalisme mesti dibuktikan dengan pandangan dan perilaku yang positif. Generasi milenial dituntut partisipasi mewujudkan cita-cita kebangsaan.

Berdirinya Boedi Oetomo 1908 tak mungkin menafikan andil para pemuda yang menerapkan ide perjuangan melalui organisasi. Peristiwa Sumpah Pemuda pada 1928 menunjukkan, sejarah negeri ini mustahil terlepas dari peran pemuda. Kemerdekaan Indonesia pada 1945 bisa digapai antara lain aksi kaum muda dari perkumpulan Menteng 31 yang memaksa Soekarno Hatta segera melaksanakan proklamasi.

Sedang kelahiran Era Reformasi 1998 memperoleh jalan lampang dari gelombang aksi mahasiswa. Pemuda menginisiasi kelengseran Soeharto dan kejatuhan kekuasaan Orde Baru yang militeristik-sentralistik. Begitu sentralnya posisi pemuda dalam suatu negara, tak ayal Soekarno pernah berkata, “Beri aku sepuluh pemuda yang membara cintanya kepada Tanah Air, dan aku akan mengguncang dunia.”

Upaya memaknai hari kemerdekaan sepatutnya dilakukan generasi milenial dengan mengimitasi hasrat kaum muda dalam menggerakkan sejarah. Mereka bisa menunjukkan dengan mendayagunakan perangkat virtual secara bertanggung jawab. Generasi muda masa kini seyogianya memanfaatkan akun digital untuk menyatukan komunitas, menautkan emosionalitas, mendewasakan psikologi masyarakat, serta meredam problematika sosial. Virtualisasi menjadi sarana membumikan pluralisme dan toleransi.

Dengan demikian, di samping sebagai ekspresi kebanggaan warga negara, media sosial juga diberdayakan sebagai instrumen pembangkit solidaritas nasional (national solidarity). Dalam konteks inilah, generasi muda masa kini bisa ambil bagian, terutama dalam menebalkan budaya Indonesia menghadapi kultur global. 

 

Penulis Mahasiswa S3 Ilmu Hukum UII Yogyakarta

Tampilkan Semua

Menjaga Kemerdekaan

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah 73 tahun Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, berbagai capaian kemajuan telah diraih, salah satunya menjadi negara berpendapatan menengah dengan fondasi yang semakin kuat. Indonesia juga menjadi salah satu negara di dunia...
Selengkapnya

Menggelorakan Merdeka dari Mental “Inlander”

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Bung Karno dan Revolusi Mental Penulis : Sigit Aris Prasetyo Penerbit : Imania Cetakan : November 2017 Tebal : 320 halaman ISBN : 978–602- 7926-37-0   Gelora revolusi mental yang pernah digemakan Bung Karno...
Selengkapnya

Festival Gamelan Internasional

Rabu 15/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Heri Priyatmoko   Sejuta mata tertuju ke kampung halaman Presiden Jokowi. Tepuk tangan membahana di Benteng Vastenburg. Malam (9/8) itu, di benteng warisan kolonial tersebut, “International Gamelan Festival”...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Film Indonesia yang Terinspirasi Perjuangan Kemerdekaan

Kamis 16/8/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Kemerdekaan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan berdiri sendiri atau tidak dijajah lagi. Kemerdekaan juga berarti keadaan suatu negara di mana mereka mampu meraih kendali penuh atas seluruh bagian wilayahnya.

 

Momentum perjuangan kemerdekaan hingga kini menginspirasi banyak orang termasuk pada industri film. Berikut beberapa film yang menceritakan kisah perjuangan kemerdekaan.

1. Guru Bangsa Cokroaminoto (2015)

Film besutan Garin Nugroho ini mengisahkan Indonesia setelah terlepas dari era tanam paksa era 1800an. Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto yang diperankan oleh aktor Reza Rahadian berjuang membangun organisasi Sarekat Islam, organisasi resmi bumiputera pertama dan terbesar kala itu. Ia berjuang menyamakan hak dan martabat bumiputera di awal 1900an yang terjajah oleh kolonial.

Saat itu kemiskinan menjadi pemandangan yang tak bisa dielakkan. Rakyat masih belum banyak yang mengenyam bangku pendidikan, sehingga kesenjangan sosial antar etnis dan kasta masih sangat terlihat dengan jelas. Perjuangannya Tjokroaminoto itu menjadi benih lahirnya gerakan kebangsaan.

Perjuangannya lewat organisasi Sarekat Islam adalah untuk memberikan penyadaran pada masyarakat dan mengangkat harkat dan martabat secara bersamaan, meskipun saat itu tengah terancam oleh perpecahan di dalam organisasi tersebut.

2. Soekarno (2013)

Film ini merupakan film biografi mengenai Presiden pertama Republik Indonesia, yaitu Soekarno. Lahir dengan nama Kusno, karena sakit-sakitan namanya pun diganti menjadi Soekarno dengan harapan menjadi ksatria layaknya pada tokoh pewayangan.

Semangatnya yang menggebu-gebu agar Indonesia segera merdeka membuatnya dipenjara karena dituduh menghasut dan memberontak. Soekarno yang diperankan oleh Ario Bayu juga diceritakan mengalami kemelut rumah tangga di film ini saat masih menjadi suami Inggit Garnasih, ia jatuh cinta pada gadis muda bernama Fatmawati.

Bersamaan pula dengan Jepang yang datang menggempur Indonesia. Keyakinan yang tidak pernah padam bahwa negara tercintanya dapat merdeka akhirnya membuahkan hasil, pada 17 Agustus 1945 hal itu pun terwujud.

3. Sang Pencerah (2010)

Film karya Hanung Bramantyo ini mengungkap sosok pahlawan yang jarang diketahui oleh publik. Selain dari pendiri organisasi Islam Muhammadiyah, Ahmad Dahlan merupakan tokoh pembaharu Islam dengan memperkenalkan wajah Islam yang modern, terbuka, dan rasional.

Ia dikisahkan banyak melakukan perubahan dan membuat kyai-kyai kala itu naik pitam seperti mengganti arah kiblat Masjid Besar Kauman yang selama ini diyakini ke arah barat bukan ke Ka’bah Mekkah. Ahmad Dahlan juga sempat dituduh sebagai penyebar aliran sesat dan kyai Kejawen karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo.

Bersama isteri dan lima murid setianya, ia pun membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman.

Selain itu banyak pesan moral yang dapat diambil dari film yang merupakan bagian dari salah satu sejarah perjuangan di Indonesia, seperti toleransi antar umat beragama dan bekerja sama dengan yang berbeda keyakinan demi persatuan dan meraih tujuan bersama.

4. Kartini (2017)

Film ini bercerita tentang perjuangan Kartini sebagai salah satu pejuang perempuan di Indonesia yang bertempur tidak melawan penjajah seperti pahlawan pada umumnya, namun melawan ketidaksetaraan antara perempuan dan laki-laki.

Kartini yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo yang tumbuh dengan melihat langsung ibunya yang bernama Ngasirah menjadi orang terbuang di rumahnya sendiri. Hal ini terjadi dikarenakan ia tidak memiliki darah ningrat dan menjadi seorang pembantu.

Sang ayah bernama Raden Sosroningrat yang sangat mencintai Kartini tidak berdaya melawan tradisi yang sudah turun temurun. Sepanjang perjalanan hidupnya, Kartini pun berjuang untuk menyetarakan hak bagi semua orang baik ningrat ataupun bukan. Terutama hak pendidikan untuk perempuan, ia berjuang mendirikan sekolah untuk kaum miskin dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi semua masyarakat Jepara.

6. Soegija (2012)

Berlatar belakang Perang Kemerdekaan Indonesia (1940-1949), Soegija mengangkat kisah perjuangan pahlawan nasional Albertus Soegijapranata. Soegija adalah salah satu pahlawan nasional sekaligus uskup pribumi pertama di Indonesia. Beliau ikut berperan memperjuangkan kemerdekaan dengan mengirimkan surat ke Vatikan agar mengakui kemerdekaan Indonesia dan mengakhiri peperangan yang ada.

Film yang disutradarai Garin Nugroho melakukan pengambilan gambar di Semarang dan Yogyakarta.

7. Jenderal Soedirman (2015)

Film tersebut menampilkan bagaimana Jenderal Soedirman (Adipati Dolken) merancang dan melakukan serangan gerilya terhadap Belanda. Perjuangan tersebut terus Jenderal Soedirman lakukan meskipun beliau sedang sakit dan ditandu.

Selain Adipati Dolken, film ini juga dibintangi Ibnu Jamil, Nugie, Mathias Muchus, dan Lukman Sardi. Disutradarai Viva Westi, Jenderal Soedirman melakukan pengambilan gambar di 4 kota yang tersebar di Pulau Jawa yaitu Yogyakarta, Bandung, Magelang, dan Wonosari. 

 

gma/R-1

 

Tampilkan Semua

Menakar ‘Kemerdekaan’ Industri Kreatif Indonesia

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Memasuki 73 tahun kemerdekaan Indonesia, ekonomi kreatif menjadi sektor andalan negeri ini. Banyak hal yang perlu diperhatikan dan juga kembangkan, guna ‘memerdekakan’ industri usaha kreatif yang rata-rata di dominasi...
Selengkapnya

Keseruan Bakal Tersaji di Festival Biak Munara Wampasi 2018

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BIAK Kalau kalian penasaran dengan budaya asli orang Papua, maka berkunjunglah ke Biak, Papua, 21-24 Agustus mendatang. Karena, saat itu bakal digelar Festival Budaya Biak Munara Wampasi (BMW). Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya,...
Selengkapnya

Mencari Kemerdekaan dengan Berbahasa

Kamis 16/8/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dengan menguasai bahasa Jawa maka ada banyak hal yang bisa dilihat dari masa lalu sebagai bekal menyusun masa kini dan masa depan. Merdeka itu apa? Beberapa orang berinisiatif untuk menjawab pertanyaan itu dengan cara yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

LRT Bukan Moda Asian Games

Kamis 16/8/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font

Para kontingen dan pemangku kepentingan Asian Games dipastikan tidak dapat menggunakan sarana LRT Jakarta, karena uji operasi baru akan dilakukan 15 Agustus.

 

JAKARTA - Manajemen PT. Jakpro yang menangani proyek kereta ringan atau LRT (Light Rail Transit) mengatakan bahwa LRT bukan moda transportasi untuk Asian Games.

“LRT ini bukan moda transportasi untuk Asian Games,” ujar Coprorate Secretary PT. Jakpro Hani Sumarno, di Jakarta, Rabu (15/8).

Hani menegaskan, uji coba perdana kereta ringan atau LRT (Light Rail Transit) oleh awak internal PT. Jakpro melewati lintasan Stasiun Velodrome - Kelapa Gading yang dilakukan pada Rabu sore tidak ada kaitannya dengan kesiapan LRT menjadi moda transportasi yang disiapkan untuk perhelatan olahraga Asia tersebut

Momen Asian Games, tambahnya, dimanfaatkan oleh PT. Jakpro sebagai sarana untuk bisa berkomunikasi dengan publik tentang sebuah sarana transportasi baru yakni LRT. “Jadi kalaupun cari tanggal yang dekat-dekat dengan Asian Games, kita mau ambil semangatnya untuk Jakarta ini menjadi lebih baik. Kemudian, bagaimana kita bisa berpindah dari transportasi yang biasanya kita pakai ke transportasi yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT. Jakpro Dwi Wahyo Daryoto mengungkapkan terdapat berbagai syarat dan halangan yang dihadapi LRT untuk beroperasi secara publik, terutama saat Asian Games yang digelar 18 Agustus mendatang.

Para kontingen dan pemangku kepentingan Asian Games dipastikan tidak dapat menggunakan sarana LRT Jakarta, karena uji operasi baru akan dilakukan 15 Agustus.

Sementara itu, dalam uji coba operasi light rail transit (LRT) Jakarta perdana hari ini, Rabu (15/8). Kereta dengan rute Velodrome-Kelapa Gading itu melayani penumpang internal dari PT Jakpro dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Penumpang mulai memadati Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur pukul 14.00 WIB. Mereka dibagikan sticker bertuliskan “LRT Jakarta Uji Coba Operasi 15 Agustus-14 September 2018”.

 

Fanatik

Sebelum memasuki kereta, Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono mem-briefing para peserta uji coba operasi. Dia mengapresiasi seluruh pihak terkait yang membantu proses penyelesaian infrastruktur moda transportasi berbasis rel tersebut.

Menurutnya, banyak masyarakat yang sudah menantikan operasional LRT. “Kita sampaikan secara teknis sudah berjalan, nanti bisa dirasakan bersama siang,” ujar Alan sebelum menaiki kereta.

Uji operasi kali ini menjalankan dua trainset atau rangkaian dengan masing-masing terdiri dari dua kereta. Penumpang mulai masuk ke dalam LRV sekitar pukul 14.55 WIB sebelum dijadwalkan berangkat tepat pada 15.00 WIB.

Memasuki dalam kereta, seluruh fasilitas kereta berkapasitas 135 penumpang per gerbong itu terlihat sudah lengkap. Namun, lantai kereta masih beralaskan triplek coklat agar tidak kotor.

Kursi penumpang bermaterial plastik berwarna abu-abu dengan desain memanjang dan saling berhadapan. Pada sisi kacanya, tertulis kursi prioritas yang diperuntukan bagi penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia, dan orang tua yang membawa balita.

Penumpang terlihat tidak sabar hingga masinis mengumumkan kereta akan segera berangkat. Pukul 15.00 WIB, LRV berjalan dari Stasiun Velodrome melewati Stasiun Equestrian, Stasiun Pulomas, Stasiun Boulevard Selatan, dan mengakhiri perjalanan di Stasiun Boulevard Utara.

Dengan kecepatan rata-rata 20-40 kilometer per jam, kereta tiba di stasiun terakhir pukul 15.15 WIB dan kemudian bersiap untuk kembali. Sepuluh menit kemudian, pukul 15.27 WIB kereta sampai di Velodrome lagi.

Sebagai informasi, infrastruktur LRT saat ini mencapai 91 persen. Baru dua stasiun yang beroperasi, yakni Velodrome dan Boulevard Utara yang berada di depan Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lintasan LRT dibangun sepanjang 5,8 kilometer dengan anggaran mencapai 7,4 triliun rupiah. 

 

emh/ant/P-5

Tampilkan Semua

Puskesmas Kebayoran Lama Jadi RSUD

Kamis 16/8/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Cipayung, Jakarta Timur dan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan naik kelas menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Kedua RSUD ini diharapkan mampu memperluas pelayanan kesehatan kepada...
Selengkapnya

Gubernur Harus Kampanye Berjalan Kaki

Kamis 16/8/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Asian Games jadi momentum yang sangat tepat dalam membangun peradaban kota di Jakarta. Namun sebagian kalangan menilai, Jakarta hanya sebuah kampung besar dikarenakan masih banyak warganya kurang disiplin. “Sebenarnya,...
Selengkapnya

Ancol Kembali Gelar Panjat Pinang Kolosal

Kamis 16/8/2018 | 01:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT Taman Impian Jaya Ancol bakal menggelar lomba panjat pinang kolosal saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 73 yang jatuh pada 17 Agustus 2018. Sedikitnya, ada 188 batang pohon pinang yang disiapkan di lokasi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Persatuan Bangsa Tidak Boleh Koyak oleh Persaingan Politik

Kamis 16/8/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemilu 2019 sebentar lagi. Pemerintah dan masyarakat berharap pesta demokrasi tahun 2019 yang akan menggabungkan pemilihanlegislatif dan pemilihan presiden ini bisa jadi pesta rakyat yang menggembirakan. Masyarakat bisa saling menghormati pilihannya masing-masing. Tidak cepat termakan isu dan hoax.

 

Untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat saat ini, Koran Jakarta mewawancarai Direktur Politik Dalam Negeri Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad Fidani. Berikut petikannya.

Apa harapan pemerintah terhadap pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 2019 ini?

Harapan pemerintah adalah masyarakat jangan sampai terbelah. Pemerintah sendiri khususnya jajaran Kesbangpol terus memonitor segala perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat, terutama menjelang pemilu digelar.

Segala potensi kerawanan terus dipetakan. Diharapkan, pesta demokrasi pada 2019 nanti berjalan aman dan damai.

Apakah ada imbauan khusus Kementerian Dalam Negeri di tengah maraknya media sosial yang berisi provokasi dan hoax yang cenderung mengancam persatuan anak-anak bangsa?

Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di seluruh wilayah Republik Indonesia agar senantiasa menciptakan dan menjaga stabilitas, kondusifitas, keamanan,

dan ketertiban dengan tidak saling melakukan provokasi, fitnah, hoax ujaran kebencian, intimidasi, dan bahkan anarkisme yang ditujukan kepada salah satu kubu pendukung bakal pasangan calon presiden.

Bagaimana pemerintah membagi tugas dengan tokohtokoh masyarakat untuk menjaga keutuhan negeri ini?

Kami mengingatkan, meski berbeda pilihan, jangan sampai kemudian masyarakat terbelah. Kebinekaan harus terus dirawat dan dijaga. Persatuan dan kesatuan bangsa tidak koyak oleh persaingan politik.

Dalam konteks ini, peran tokoh masyarakat sangat penting untuk menjaga kondisi tetap sejuk. Pun peran tim sukses masingmasing calon untuk tak saling provokasi.

Mari kita merawat kebinekaan sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan dengan saling menghargai perbedaan pilihan atau dukungan politik masing- masing, baik itu individu maupun kelompok tanpa mengkaitkan dengan identitas SARA.

Apakah Bapak yakin semua yang memiliki hak pilih akan menggunakan haknya pada Pilpres 2019 nanti? Bagaimana dengan perilaku golput saat ini?

Tentunya saya berharap warga yang sudah punya hak pilih tidak golput, sehingga partisipasi pemilih dalam pemilu 2019 bisa tinggi. Karena tingkat partisipasi adalah salah satu kunci keberhasilan sebuah pesta demokrasi.

Marilah turut berpartisipasi menyukseskan Pemilu Serentak 2019 dengan cara menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan bijaksana untuk perbaikan bangsa dan negara lima tahun ke depan.

Pilihan boleh beda, menang-kalah hal biasa. Biar berbeda, kita tetap satu jiwa untuk Indonesia Raya. agus supriyatna/P-4

Tampilkan Semua

Perlu Keseimbangan Peradaban Dunia

Rabu 15/8/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia kembali menggelar The World Peace Forum ke-7 di Hotel Sultan Jakarta, 14–16 Agustus 2018. Forum yang membahas perdamaian dunia ini mengambil tema “The Middle Path for the Civilization”.   Forum ini sendiri diinisiasi...
Selengkapnya

Mantan Gubernur Dua Periode Tidak Boleh Dicalonkan Jadi Wagub

Selasa 14/8/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Sandiaga Uno telah memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sandiaga mundur dari jabatannya karena hendak maju ke pemilihan presiden mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden...
Selengkapnya

Partai Habiskan 250 Miliar Rupiah Tiap Tahun untuk Pendidikan Politik

Senin 13/8/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Bantuan dana untuk partai telah ditingkatkan dari hanya 108 rupiah per suara, kini menjadi 1.000 rupiah per suara. Meski dirasa masih belum memadai, tapi diharapkan peningkatan bantuan dana untuk partai, bisa membantu partai politik...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Kardus

Sabtu 11/8/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

 

Sementara waktu ini, barang kali kita tak bisa menghindar mendengar kata kardus. Atau bahkan mengucapkan. Karena kardus, yang artinya kertas tebal atau karton berbentuk kotak, telah menjelma menjadi kata hidup yang bisa bertengker di kalimat apa saja.

Termasuk dalam lirik lagu yang beken, Syantik, judulnya berubah menjadi “Aku Kardus, Kamu Baper”. Bagi penggemar seri tv yang juga beken di luar negeri, Kim Kardhasian, disusupi menjadi Kim Kardusian.

Termasuk film jadul, dihidupkan kembali “Cintaku di Rumah Kardus”. Dari kata asli rumah susun. Ibarat kata, tak ada yang bisa lolos dari tempelan kata kardus, terutama untuk idiom yang dikenal masyarakat.


Saya tertarik dengan fenomena kata kardus, dibanding makna politis yang melatarbelakangi munculnya tagar #jenderalkardus, misalnya. Karena dengan viral dan obralnya kata kardus, kata ini menemukan tempatnya tersendiri.

Yang akan “abadi”. Akan selalu dikenang, atau diketahui latar belakang sejarah munculnya. Juga makna sampingannya.

Kata yang mendadak popular, atau kemudian menjadi sebutan di masyarakat biasanya akan berumur panjang karena pada kesempatan yang berbeda waktu, tetap akan dipergunakan.

Misalnya kata “nasbung” yang artinya nasi bungkus, atau “nastak” yang kependekkan dari nasi kotak, menjadi sangat terkenal diucapkan ketika banyak demonstrasi. Kata itu menjadi idiom bagi mereka yang demo, tapi sekaligus menjadi idiom makna lain.


Bukan sekadar “nasi bungkus” atau “nasi dalam kotak”, melainkan juga akomodasi, atau bekal, atau uang saku, atau harga transaksional.

Yang tidak selalu berarti negatif. Atau kata lain yang dengan dekat dengan kata kardus sebagai tempat duit, adalah amplop. Amplop menjadi idiom yang sangat-sangat sohor, karena ada istilah “wartawan amplop”, dan segala penolakan.

Sampai hari ini masih ada stasiun siar tv, yang menuliskan running text seperti “wartawan kami tidak menerima amplop dan pemberian lainnya dalam menjalankan tugasnya.”


Saya berusaha menghindari pengertian politik praktis dalam mengamati penggunaan kata kardus, misalnya tagar # 2019gantikardus, atau yang sejenis itu.

Karena merambahkan kata kardus bisa beraneka ragamnya. Bukan hanya dalam kata, melainkan juga dalam meme , yang mewakili beberapa emosi marah, gembira, menangis, geram, atau apa pun.

Yang ternyata lucu, menarik dan dipahami oleh penggunanya, termasuk munculnya tokoh yang benar-benar kardus dan bertanya: apa salah saya?
Bagi saya, mengamati pemakaian kata kardus yang mewabah menandai adanya sesuatu.

Sesuatu yang akan menjadi catatan sejarah. Bahwa pada suatu waktu, pada suatu kesempatan, bangsa ini pernah menggunakan kata yang mempunyai catatan, mempunyai makna tersendiri.

Kata kardus bisa membuka banyak hal tentang politik, tentang duit, tentang salah paham, tentang komunikasi, tentang apa saja yang tak secara lugas terungkapkan, tak terkomunikasihan dengan baik.


Setiap zaman, setiap kurun waktu tertentu, ada kata yang mewakili yang menjadi penanda sejarah. Kali ini kata itu terucap kardus.

Tampilkan Semua

Erick Thohir

Sabtu 11/8/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Persiapan utama, seperti venue dan infrastruktur pertandingan telah selesai. Panitia kini fokus pada detail-detail kecil yang berpotensi menimbulkan masalah. Pengadaan dan penjualan tiket, masalah keamanan, kenyamanan atlet dan kontingen...
Selengkapnya

Memanipulasi Hormon untuk Pertumbuhan Tanaman

Sabtu 11/8/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah studi phytologist baru menunjukkan bahwa hormon yang dirancang di laboratorium melalui teknik penggabungan kimia, biologi, dan teknik mungkin digunakan untuk memanipulasi pertumbuhan tanaman dengan berbagai cara. Para ilmuwan...
Selengkapnya

Ditemukan, Probiotik untuk Kesuburan Tanaman

Sabtu 11/8/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Probiotik berfungsi untuk menjaga keseimbangan mikroesosistem dalam sistem pencernaan, membantu proses pencernaan, berperan positif dalam sistem immun dan menetralkan atau menghilangkan racun. Produk probiotik selama ini dikenal baik dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta