Koran Jakarta | October 17 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Kurangi Impor, Mesti Perkuat Industri Dasar

Kamis 17/10/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
Pengembangan industri dasar mesti difokuskan pada sektor yang memiliki dampak ikutan lebih panjang pada sektor lainnya. Pengembangan industri dasar mesti difokuskan pada sektor yang memiliki dampak ikutan lebih panjang pada sektor lainnya.   JAKARTA – Pemerintah diharapkan segera...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Perkawinan Anak Harus Dicegah

Kamis 17/10/2019 | 06:35
A   A   A   Pengaturan Font
Kampanye stop perkawinan anak akan terus dilakukan, terutama di daerah dengan angka perkawinan anak tinggi.

 

JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen­terian PPPA) segera menyu­sun kebijakan nasional tentang pencegahan perkawinan anak. Ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Un­dang Nomor 1 Tahun 1974 ten­tang Perkawinan.

“Revisi Undang-Undang Perkawinan telah disahkan pada Senin (14/10) dan mu­lai diundangkan pada Selasa (15/10),” kata Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Lenny N Rosalin, dalam seminar nasional Menyambut Pengesahan Perubahan Un­dang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, di Jakarta, Rabu (16/10).

Ia menambahkan, untuk mencegah perkawinan anak di Indonesia, Kementerian PPPA juga akan melakukan kampa­nye setop perkawinan anak terutama di daerah dengan angka perkawinan anak yang masih tinggi. Selain itu, juga akan meningkatkan kapasitas dan peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor dan me­ningkatkan peran Pusat Pem­belajaran Keluarga (Puspaga) melalui keluarga untuk mence­gah perkawinan anak.

“Perkawinan anak harus dicegah mulai dari tingkat desa/kelurahan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasio­nal,” tuturnya.

Lenny mengatakan Kemen­terian PPPA juga akan memfa­silitasi daerah untuk mewujud­kan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030 melalui Kabu­paten/Kota Layak Anak. “Ke­tiadaan perkawinan anak me­rupakan salah satu indikator Kabupaten/Kota Layak Anak,” katanya.

Wakil Ketua Badan Legislasi, Totok Daryanto, mengatakan dalam UU Perkawinan yang baru telah ditetapkan batas usia minimal pernikahan bagi laki-laki dan perempuan sama yakni 19 tahun.

“Dispensasi bisa diberikan harus melalui pengadilan yang diajukan oleh orang tua pihak laki-laki dan/atau perempuan. Harus disertai alasan-alasan yang kuat dan pengadilan ha­rus menghadirkan calon laki-laki dan perempuan yang akan melangsungkan perkawinan,” kata Totok.

Sementara itu, Asisten Ha­kim Agung, Saiful Majid, yang mewakili Mahkamah Agung (MA) menyatakan MA akan melakukan penguatan pen­cegahan perkawinan anak da­lam program dispensasi per­kawinan. “Mahkamah Agung akan mengembangkan dan menguatkan sumber daya per­adilan agama untuk mencegah perkawinan anak,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, MA juga tengah menyiapkan per­aturan tentang pemberian dis­pensasi terhadap perkawinan anak sebagai salah satu upaya pencegahan perkawinan anak.

Rancangan peraturan ter­sebut akan mengatur bagai­mana hakim mengadili permo­honan dispensasi perkawinan anak. Dalam mengadili, hakim harus mempertimbangkan pelindungan dan kepentingan terbaik bagi anak dalam per­aturan perundang-undangan dan hukum tidak tertulis.

Dalam memperhatikan ke­pentingan terbaik bagi anak, maka hakim dalam pemerik­saan permohonan dispensasi perkawinan anak harus mem­berikan nasihat kepada pe­mohon, anak, calon suami/istri dan orang tua/wali calon suami/istri tentang akibat per­kawinan anak.

“Hakim juga harus mem­perhatikan perbedaan usia an­tara anak dan calon suami/istri serta mendengar keterangan pemohon, anak, calon suami/istri dan orang tua/wali serta memperhatikan keberlanjutan anak dalam menempuh wajib belajar 12 tahun,” tambahnya.

Perubahan Usia

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bim­bingan Masyarakat Islam Ke­menterian Agama, Muham­madiyah Amin, mengatakan pihaknya ingin segera Revisi Undang-Undang Perkawinan tentang perubahan usia perka­winan bisa segera diundangkan.

“Karena dalam setiap tahun, tidak pernah tidak ada kasus perkawinan anak. Dispensasi dari pengadilan agama untuk perkawinan anak selalu ter­jadi,” katanya.

Muhammadiyah menga­takan banyak petugas kantor-kantor urusan agama (KUA) di berbagai daerah yang mena­nyakan apakah Revisi Undang-Undang tersebut sudah ber­laku.

Menurut Muhammadiyah, Kementerian Agama memang belum menerapkan Revisi Undang-Undang Perkawinan tentang perubahan usia per­kawinan secara menyeluruh di KUA-KUA. “Akan ada arahan dulu dari Kementerian Agama. Kami harapkan arahan tersebut langsung dari Menteri Agama,” tuturnya. ruf/Ant/E-3

Tampilkan Semua

RI Bisa Kehilangan Rp113 Triliun Per Tahun

Kamis 17/10/2019 | 06:33
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah ha­rus mulai fokus dalam menekan angka stunting di Indonesia. Upaya pembuatan kebijak­an berdasarkan big data akan mampu membuat program pencegahan stunting dilakukan secara cepat dan tepat. Big data...
Selengkapnya

Kopma Wadah Milenial Realisasikan Ide Bisnis

Kamis 17/10/2019 | 06:31
A   A   A   Pengaturan Font
SEMARANG – Koperasi Mahasiswa (Kopma) me­rupakan wadah yang tepat bagi anak-anak muda me­realisasikan ide bisnisnya secara bersama-sama. Se­bab di dalam koperasi ter­himpun anak-anak muda yang memiliki kesamaan visi...
Selengkapnya

Pemanfaatan Program JKN Terus Meningkat

Kamis 17/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Asuransi sosial Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di­selenggarakan BPJS Kesehatan telah digunakan oleh pesertanya sebanyak 277,9 juta kali hingga Agustus 2019. Penggunaan JKN yang dimaksud antara lain kunjungan ke...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Rapimnas Gerindra

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Diskusi dan Bedah Buku

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Bintang Kartika Eka Paksi Utama untuk Ketua BPK RI

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Moermahadi Soerja Djanegara dan Bintang Kartika Eka...
Selengkapnya

Kementerian Strategis Agar dari Profesional

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta - Sebentar lagi, Presiden dan Wakil Presiden terpilih akan dilantik. Selanjutnya adalah pengumuman susunan kabinet. Presiden terpilih diharapkan banyak memasukan kalangan profesional dalam jajaran kabinetnya. Terutama untuk...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Lam Urung Baca Pidato Tahunan

Kamis 17/10/2019 | 06:51
A   A   A   Pengaturan Font
Gangguan yang dilakukan anggota legislatif oposisi, telah membuat pemimpin eksekutif Hong Kong urung membacakan pidato tahunan. Insiden itu memperlihatkan masih adanya polarisasi akibat terjadinya aksi unjuk rasa selama beberapa pekan.

 

HONG KONG – Pemim­pin eksekutif Hong Kong, Car­rie Lam, pada Rabu (16/10) ga­gal membacakan pidato politik tahunan di gedung dewan le­gislatif setelah ia ganggu oleh kegaduhan yang ditimbulkan anggota legislatif oposisi. Kega­galan ini merupakan yang per­tama sejak tradisi pidato tahun­an oleh pemimpin eksekutif di­mulai pada 1948.

Akibat gangguan itu, Lam memutuskan untuk merilis re­kaman video pidato tahunan­nya.

“Saya amat yakin bahwa Hong Kong bisa keluar dari ke­camuk politik ini dan berjalan terus seperti biasanya,” kata Lam dalam rekaman video pi­datonya.

Tadinya, pidato Lam di­sebut-sebut sebagai upaya un­tuk memenangkan hati dan pikiran warganya setelah empat bulan Hong Kong dilanda aksi protes prodemokrasi. Alih-alih menenangkan hati, justru ren­cana untuk membacakan pida­to tahunan itu justru mengung­kapkan polarisasi yang intens di kota pusat keuangan semioto­nom setelah selama beberapa pekan terjadi demonstrasi be­sar-besaran yang semakin hari semakin brutal.

Merespons pidato Lam, para demonstran kemudian malah menyerukan dilakukannya lagi aksi protes pada Minggu (20/10) mendatang.

Sebelumnya Lam berusa­ha menyampaikan pidato ta­hunannya sebanyak dua kali, namun anggota parlemen pro­demokrasi meneriakinya untuk turun dari podium dan memint­anya untuk mengundurkan diri.

“Ada banyak hal terjadi di jalanan Hong Kong selama em­pat bulan terakhir, namun Lam justru sembunyi atau membisu bagai patung lilin,” ucap anggo­ta legislatif prodemokrasi ber­nama Tanya Chan.

“Kami mendesak Carrie Lam untuk berhenti menghancurkan Hong Kong, menanggapi lima tuntutan utama, dan mengun­durkan diri,” kata Civil Human Right Front, kelompok demon­stran penentang aksi kekerasan yang menggerakkan masa da­lam beberapa aksi protes sebe­lumnya.

Menurut pakar politik di Chi­nese University of Hong Kong, Willy Lam, pidato Lam tak a­kan berpengaruh sedikitpun bagi memadamkan aksi pro­tes yang disulut oleh kemarah­an selama bertahun-tahun atas bergesernya kebebasan dan ketidakmampuan warga Hong Kong untuk memilih pemimpin mereka sendiri.

“Carrie Lam hanya meng­ikuti instruksi dari Beijing,” ka­ta Willy Lam.

Sementara itu banyak ak­tivis mengatakan kebebasan di Hong Kong telah dikikis Beijing dan itu bertentangan dengan kesepakatan dikembalikannya Hong Kong ke Tiongkok dari pemerintahan kolonial Inggris pada 1997. Menurut mereka pa­ra demonstran akan menghen­tikan aksi mereka jika saja se­mua tuntutan utama mereka dikabulkan, termasuk penyeli­dikan secara independen ter­hadap polisi dan amnesti terha­dap lebih dari 2.500 warga yang ditahan selama aksi protes, ser­ta diberikannya hak pilih uni­versal.

baik Lam maupun Beijing te­lah berulang kali menolak tun­tutan-tuntutan itu sembari me­ngatakan bahwa kebebasan di Hong Kong akan tetap dilin­dungi.

Putusan AS

Kegagalan Lam menyampai­kan pidato tahunan terjadi sete­lah sebelumnya Dewan Perwa­kilan Rakyat Amerika Serikat (AS) mengesahkan undang-undang yang bertujuan untuk membela hak-hak sipil di Hong Kong pada Selasa (15/10) malam.

Menyikapi hal itu pihak Tiongkok, yang sebelumnya melontarkan tuduhan adanya “kekuatan-kekuatan eksternal” yang memicu kerusuhan sela­ma beberapa pekan di Hong Kong, menyatakan kegeraman atas diloloskannya RUU itu dan mengatakan kepada Washing­ton DC untuk berhenti men­campuri urusan dalam negeri Tiongkok.

Kecaman pun disampai­kan Lam yang menuding ang­gota parlemen AS secara cer­oboh telah campur tangan da­lam urusan Hong Kong. ang/AFP/I-1

Tampilkan Semua

Inggris-UE Terus Godok Kesepakatan

Kamis 17/10/2019 | 06:49
A   A   A   Pengaturan Font
BRUSSELS – Juru runding dari Inggris dan Uni Eropa (UE) hingga Rabu (16/10) te­rus mengintensifkan pertemu­an dengan harapan bisa men­capai hasil kesepakatan Brexit (keluarnya Inggris dari keang­gotaan UE) tepat...
Selengkapnya

Turki Pertahankan Aksi Militer ke Suriah

Kamis 17/10/2019 | 06:47
A   A   A   Pengaturan Font
CEYLANPINAR - Meski dide­sak Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan gempuran ke Su­riah utara, Presiden Turki, Re­cep Tayyip Erdogan, memastikan bahwa negaranya tidak akan per­nah mendeklarasikan gencatan senjata dalam...
Selengkapnya

Pemimpin Dunia Tetap Harus Patuhi Aturan “Twitter”

Kamis 17/10/2019 | 06:45
A   A   A   Pengaturan Font
WASHINGTON DC – Twitter pada Selasa (15/10) menyata­kan bahwa para pemimpin dunia harus tetap mematuhi atur­an yang telah ditetapkan perusahaan penyedia layanan me­dia sosial itu dan cuitan mereka bisa dihapuskan atau...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

APIXIA: Pemindaian Plat Gigi dengan EXM PSP SCANNER

Kamis 17/10/2019 | 09:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam rangka mendorong produsen Taiwan untuk meningkatkan kemampuan serta menambah nilai dan inovasi dalam produk mereka, Kementerian Urusan Ekonomi/Ministry of Economic Affairs (MOEA) Meluncurkan sebuah proyek skala nasional yang dinanti-nantikan, Proyek Pengembangan Citra Industri Taiwan/The Taiwan Industry Image Enhancement Project (IEP project), Pemerintah mempercayakan Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Taiwan/Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) untuk menjalankan proyek ini. Sesuai dengan skema kerja, seleksi Taiwan Excellence diimplementasikan untuk menyeleksi produk inovatif setiap tahunnya berdasarkan kriteria keunggulannya, salah satunya produk EXM PSP Scanner.

EXM PSP Scanner adalah produk yang ditingkatkan dari produk DIGIREX PSP Scanner Taiwan Excellence. EXM PSP Scanner mengemas pemindai gambaran yang luar biasa ke dalam satu paket kecil. Ini cukup kecil untuk masuk ke gigi.

Pemindai EXM PSP dapat dihubungkan dengan USB atau ETHERNET, ini membuat dokter gigi dapat bekerja kapan saja, di mana saja mereka inginkan. Pemindai ini cocok untuk semua klinik ukuran dan juga didukung oleh beragam perangkat lunak pihak ketiga.

Inovasi utama dari EXM PSP Scanner adalahpembacaan menggunakan inframerah dan teknologi penghilangan cahaya tampak yang dibangun di dalam produk. Itu dapat menghapus plat setelah pengembangan gambar. Teknologi ini membantu dokter gigi segera menggunakan kembali plat selama perawatan dan mempersingkat waktu untuk pengembangan gambar. EXM PSP Scanner dibuat oleh brand APIXIA yang merupakan sebagai merk kami sendiri untuk Digital Dental Imaging Profesional. APIXIA memiliki kantor pendukung di AS dan Jepang untuk customersdi seluruh dunia.

DHEF INC. Memiliki keunggulan 30 tahun dan kualitas dalam pembuatan gigi. Kami mengoperasikan dukungan klien yang lengkap, depot reparasi, fasilitas desain dan gudang di Taipei, dan Indonesia dapat melihat langsung produk kami di booth paviliun Taiwan Excellence, Hospital Expo 2019 pada 23 – 26 Oktober 2019 di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center .

 

Tampilkan Semua

Fasilitasi Kebun Hidroponik

Kamis 17/10/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Serahkan THT

Kamis 17/10/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

IHSG Diproyeksikan Menguat

Kamis 17/10/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat karena terkonsolidasi setelah mampu bertahan di atas level resistance Moving Average 20 hari dengan potensi menguji resistance Moving Average 50 hari pada...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Sumedang Siap Menjadi Kabupaten Wisata

Senin 30/9/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Memiliki potensi yang cukup banyak, membuat Sumedang semakin gencar mempro­mosikan destinasi wisatanya. Salah satunya dilakukan lewat kejuaraan paralayang inter­nasional yang akan diadakan perdana di Tanah Air yaitu West Java Paragliding World Championship and Culture Festival 2019, yang akan di­gelar pada 22–28 Oktober 2019 di Sumedang, Jawa Barat.

Tidak tanggung-tanggung, dengan dukungan Kemente­rian Pariwisata (Kemenpar), Kabupaten tertua di Jawa Barat ini mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Wisata. Aneka wisata yang ada di daerah ini, mulai dari alam, agriculture, budaya, dan sosial akan dikem­bangkan dengan serius.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan jajaran Pemerintah Kabu­paten Sumedang ke depan, wartawan Koran Jakarta, Mohammad Zaki Alatas, berkesempatan mewawanca­rai Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, seusai pe­luncuran kegiatan West Java Paragliding World Champi­onship and Culture Festival 2019, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Ja­karta, belum lama ini. Berikut petikan selengkapnya.

Kalau boleh tahu potensi wisata apa saja yang ada di Sumedang?

Kami memiliki keka­yaan wisata yang beragam. Keragaman potensi wisata yang bisa ditemukan di Sumedang, mulai dari alamnya, agriculture, budaya, dan sosial.

Apakah itu semua objek wisata terse­but sudah diop­timalkan?

Kami sedang mengarah ke sana dengan melakukan berbagai pembenahan dan membangun sarana dan prasarana yang ada. Sep­erti yang diamanahkan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yaitu untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sumedang, baik wisatawan mancanegara atau domestik. Untuk itu, kami akan men­coba konsistensi melakukan pengembangan atraksi, akses, dan amenitas (3A).

Seperti apa yang akan Anda lakukan?

Sesuai yang disampaikan Menteri Pariwisata, ada tiga hal yang harus dimiliki yaitu 3A. Kami punya atraksi yaitu paralayang dengan standar internasional. Untuk akse­bilitas saat ini kami sedang membangun 62 ruas jalan yang menghubungkan dae­rah wisata. Lokasi Sumedang juga hanya 30 menit dari Bandara Kertajati. Jalan tol juga lengkap melintang si Sumedang.

Selain itu?

Untuk bisa menarik wisatawan, Sumedang punya destinasi unggulan. Destinasi yang diusulkan menjadi Ka­wasan Ekonomi Kreatif (KEK) yaitu Jatigede. Ke depannya yang akan menjadi unggulan kami adalah Jatigede.

Di sini pemandangannya sangatlah indah. Pengun­jung bisa naik ke namanya Pasir Cinta untuk melihat sunrise. Dari sini juga bisa melihat pulau-pulau kecil yang tersebar di waduk. Bisalah kita bilang seperti kini Raja Ampat, namun latarnya adalah gunung.

Sumedang juga tengah mengembangkan wisata agriculture?

Iya benar. Tak hanya mengandalkan Jatigede, kami juga punya wisata yang lainnya yang patut dikun­jungi wisatawan. Salah satunya merasakan wisata ubi cilembu. Kami membuat wisatanya, di mana wisatawan merasakan langsung memetik ubi cilem­bu, mencuci dan memasaknya langsung di wilayahnya. Satu hal yang pasti, kuliner khas Sumedang yaitu tahu sumedang. Masih banyak lagi destinasi yang semuanya bisa dirasakan bila berkunjung ke Sumedang. N-3

Tampilkan Semua

Tumbuhkan Terus Minat Riset Generasi Milenial

Senin 29/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Terkenal sebagai daerah yang kerap menelor­kan inovasi kebijakan dan pariwisata, baru-baru ini Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII, yang digelar Lembaga Ilmu...
Selengkapnya

Kawasan Transmigran di Kubu Raya Jadi Percontohan

Senin 15/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) mendorong perubahan paradigma baru terkait pengembangan transmi­grasi bidang ekonomi, sosial budaya, mental spiritual, kelembagaan, dan pengelo­laan sumber daya alam...
Selengkapnya

Pemkab Terus Menekan Angka Kemiskinan di Rembang

Senin 8/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Rembang me­miliki potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun manusia. Jika dikelola secara maksimal, ma­syarakat Kabupaten Rembang sudah dapat sejahtera. Ber­dasarkan data 2016, angka ke­miskinan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Perbaiki Kualitas Rumah Subsidi

Senin 14/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tambahan kuota FLPP untuk menjaga stabilitas industri properti Indonesia dan memastikan program sejuta rumah dapat tercapai di tahun 2019.

Pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia bidang properti bersama-sama dengan asosiasi di bidang perumahan seperti REI (Realestat Indonesia), Himperra (Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat) dan PI (Pengembang Indonesia) menginginkan kepastian fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) akibat habisnya kuota sebelum tahun 2019 berakhir.

“Kami kasihan dengan pembeli rumah yang seharusnya bisa akad tahun ini, terpaksa ditunda karena tidak tersedianya FLPP,” kata Ketua Komite Tetap Kadin Properti, Setyo Maharso.

Para pengusaha berharap Pemerintah dapat secepatnya mengeluarkan tambahan kuota FLPP untuk menjaga stabilitas industri properti Indonesia dan memastikan program sejuta rumah dapat tercapai di tahun 2019.

“Banyak terjadi ketidakpastian usaha bagi pengembang perumahan FLPP. Kami sudah menyampaikan kepada pemerintah perihal kekurangan kuota ini sejak awal tahun 2019,” tambah Endang Kawidjaja, Ketua Umum Himperra.

“Sekitar 85 persen anggota PI adalah pengembang perumahan FLPP yang sangat rentan terhadap pergerakan pembiayaan konsumen. Jika pembiayaan terhambat maka akan ada efek ganda ke stakeholder lain yaitu perbankan, kontraktor, vendor dan akhirnya ke konsumen juga,” tambah Barkah Hidayat, Ketua Umum PI.

Pengusaha juga berharap angka kuota FLPP tidak ditentukan sepihak oleh pemerintah namun berdasarkan data bersama seluruh organisasi.

“Kabar terakhir, surat dari kementerian PUPR telah sampai ke kementerian keuangan. Kami harapkan kementerian keuangan dapat secepatnya mengambil keputusan untuk mengeluarkan tambahan kuota FLPP tersebut paling tidak di akhir Agustus atau awal September,” ujar Barkah.

Setyo lebih jauh mengingatkan di belakang industri properti terdapat 174 industri ikutan yang juga mendorong perputaran roda perekonomian Indonesia mulai dari industri rumahan sampai industri berat. “Jadi kondisi ini berbahaya jika dibiarkan tanpa ada solusi apa-apa,”ujar dia.

Joko Suranto, Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Barat menilai pemerintah terlalu banyak melakukan pengaturan hal-hal yang bersifat sangat teknis sehingga membuat gerak pengembang sangat sempit dan terbatas.

“Kami adalah pengembang, bukan kontraktor. Pengembang mempunyai konsep dan kapasitas untuk mengembangkan sesuatu dari yang tiada menjadi ada, dari yang tidak bernilai menjadi bernilai,” jelas dia.

Menurut dia pemerintah sebaiknya mengatur kebijakan saja di hulu, kami sebagai organisasi akan mengikuti kebijakan tersebut di hilir agar berjalan dengan baik.

“Di awal tahun, kami telah memberikan early warning kepada anggota kami bahwa kuota FLPP mengecil dan kondisi perekonomian secara umum masih berat agar semua bersiap-siap melakukan perencanaan dengan hati-hati,” tambah Joko.

Apalagi kami sebagai a nggota REI Jawa Barat merupakan wilayah penyumbang perumahan FLPP terbesar di Indonesia, tegasnya.

“Kami selalu mencari tahu sisa kuota FLPP yang ada di bank-bank di Jawa Barat dan 80 persen pembiayaan masih berasal dari BTN,” jelas Joko.

Joko menilai dengan kondisi yang sangat tidak menentu, seluruh pihak pasti waspada dan mencari strategi bertahan hidup masing-masing.

“Bagi pengembang, segala bentuk pembangunan baru pasti dihentikan. Sementara perbankan pasti memiliki exit strategy sendiri. Mungkin pihak perbankan akan mengembangkan produk baru yang mirip dengan FLPP walaupun tidak sama. Bagus jika bisa begini. Tujuannya agar bisa menjadi solusi bersama keluar dari permasalahan ini,” ujar Joko.

Sementara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan terus akan mendorong pembangunan perumahan untuk rakyat. Dalam program subsidi rumah, selain kuantitas rumah, pemerintah juga mendorong pengembang dan perbankan dan stakeholder lainnya mengutamakan kualitas rumah subsidi.

Kementerian PUPR juga melakukan pemantauan kualitas rumah subsidi sesuai dengan standar yang ditetapkan maupun pendataan pengembang rumah subsidi. Secara umum, pemerintah berhasil menyalurkan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 17 September 2019 sebesar 5,57 triliun rupiah.

“Hingga pertengahan September 2019, dana KPR FLPP yang telah tersalurkan senilai 5,57 triliun rupiah bagi 57.949 unit rumah atau sebesar 78,5 persen dari dana FLPP tahun 2019 sebesar 7,1 triliun rupiah untuk 68 ribu unit rumah,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin dalam keterangan resminya.

Dirjen Bina Konstruksi meminta asosiasi pengembang perumahan untuk mendorong anggotanya melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data di Sistem Registrasi Pengembang (Sireng) yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi Kementerian PUPR.

“Hingga saat ini, sebanyak 12.802 pengembang telah terdaftar di Sireng Kementerian PUPR yang terbagi ke dalam 18 asosiasi pengembang. Kami harapkan asosiasi pengembang berperan aktif mendorong anggotanya memproduksi dan menjual rumah MBR dengan kualitas layak huni dan terjangkau,” katanya.

Tingkatkan Pengawasan

Selain meningkatkan pengawasan kualitas rumah subsidi, pemerintah juga terus melakukan pengawasan kepatuhan penghunian rumah subsidi yang telah dibeli oleh masyarakat.

Hal ini untuk memastikan penyaluran FLPP tepat sasaran yakni bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan rumah sebagai tempat tinggal, bukan untuk investasi.

Untuk bisa memiliki rumah dengan KPR FLPP, sejumlah syarat harus dipenuhi antara lain besar penghasilan maksimal 4 juta rupiah untuk rumah tapak dan 7 juta rupiah untuk rumah susun.

Syarat lainnya belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah. Manfaat KPR FLPP yakni menikmati uang muka terjangkau, bunga tetap 5 persen selama masa kredit maksimal 20 tahun, bebas PPn dan bebas premi asuransi.

Pemerintah terus memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak huni dan terjangkau diantaranya dengan meningkatkan daya beli masyarakat melalui bantuan pembiayaan perumahan.

Untuk itu Kementerian PUPR menyalurkan subsidi perumahan melalui sejumlah program yang sudah berjalan seperti KPR FLPP, Subsidi Selisih Bunga Kredit Perumahan (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Sebagaimana diketahui, KPR FLPP penyalurannya dilakukan Kementerian PUPR melalui Lembaga Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (LPDPP) bekerjasama dengan Bank Pelaksana, dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala untuk memastikan penyaluran subsidi bisa mencapai target.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan sebanyak 18 pihak bank pelaksana telah menyalurkan dana kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

“Hal ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak bagi MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Kementerian PUPR juga melakukan pemantauan kualitas rumah subsidi sesuai dengan standar yang ditetapkan maupun pendataan pengembang rumah subsidi dalam Sistem Registrasi Pengembang (Sireng).

Basuki juga menyatakan, permintaan terhadap rumah subsidi yang disalurkan melalui mekanisme KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus bertambah.

Menurut Basuki, batas harga jual rumah subsidi yang telah ditetapkan tidak mempengaruhi permintaan akan rumah subsidi dari masyarakat maupun pengembang perumahan, bahkan permintaan pembangunan rumah subsidi melalui program tersebut dinilai terus bertambah.

Penetapan harga rumah subsidi menyesuaikan dengan kondisi terkini pada setiap wilayah, di antaranya disesuaikan dengan faktor harga tanah, kenaikan harga bahan bangunan, termasuk juga faktor upah pekerja. yun/E-6

Tampilkan Semua

Pembiayaan Program Sejuta Rumah Dipermudah

Senin 14/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bekerja sama dengan Perum Peruri dan BPJS Ketenagakerjaan (TK) terkait penyaluran kredit di bidang perumahan bagi karyawan Peruri yang berlokasi di Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, Jawa...
Selengkapnya

Diminati, Klaster Berkonsep “Compact”

Senin 14/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah kondisi pasar properti yang kurang kondusif, produk properti di wilayah yang strategis tetap laris diserbu konsumen. Selain akses lokasi, tingginya minat beli juga dipengaruhi faktor kualitas hunian, harga terjangkau, dan...
Selengkapnya

Diskusi Hak Pengelolaan Lahan

Jumat 11/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Gelaran JSD Onlen

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Transformasi Digital Kota Pintar

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perubahan akibat digitalisasi dan perkembangan teknologi semakin penting dalam kehidupan manusia. Ini termasuk pula dalam industri properti dan pengembangan kota. Sebab, pemanfaatan teknologi dan digital memberikan kebaikan bagi pelaku...
Selengkapnya

Edukasi Persempit Kesenjangan Digital

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kampanye nasional Internet 101 diharapkan dapat membantu memperkuat upaya inklusi digital dan mendorong orang-orang untuk menggunakan internet secara bertanggung jawab. Rendahnya tingkat penetrasi internet di pedesaan menciptakan...
Selengkapnya

Menekan Gangguan Kabel Palapa Ring

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jaringan kabel laut tulang punggung Palapa Ring yang baru saja diresmikan merupakan jaringan vital dalam lalu lintas telekomunikasi. Kabel laut ini bukan hanya menghubungkan lalu lintas data dan telefon antar pulau tetapi juga komunikasi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Diskusi Pembiayaan

Rabu 16/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Tampilan Baru Kawasaki Ninja 250SL

Rabu 16/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pesaing Yamaha R25 dan Honda CB 250RR, dari Kawasaki mengalami penyegaran. Ninja 250SL Kawasaki Racing Team (KRT) versi KRT, menawarkan tampilan baru namun masih yerlihat sporti dan agresif seperti sebelumnya. Tampilannya masih memakai...
Selengkapnya

Tipe “Flagship” Mobil Premium

Rabu 16/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Produsen mobil premiuam menawarkan produk flagship (tipe tertinggi) dengan berbagai keunggulan. Produk tertinggi menjadi tawaran maksimal bagi konsumen. Pada kategori sedan premium setiap merek memiliki produk unggulan atau flagship....
Selengkapnya

Fitur Keselamatan Aktif Mobil Listrik

Rabu 9/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Beberapa pabrikan Jepang telah mengumumkan jajaran mobil elektrifikasi canggih yang bakal hadir pada pameran yang dielenggarakan pada 25 Oktober hingga 4 November 2019 di Tokyo. Mobil listrik dan hibrida terus mengalami penyempurnaan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Cristiano Ronaldo Tak Kejar Rekor

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Cristiano Ronaldo mengaku tak mengejar rekor gol yang telah dia pecahkan. Demikian diungkap penyerang asal Portugal itu setelah mencetak gol ke-700 dalam kariernya saat kalah 1-2 dari Ukraina, Selasa (15/10).

“Rekor datang secara alami, saya tidak mencari mereka, rekor mencari saya,” ujar Ronaldo setelah mencetak gol ke-95 untuk negaranya.

“Bukan untuk siapa pun untuk mencapai catatan ini dan saya berterima kasih kepada semua orang, rekan setim, kolega, pelatih, dan semua orang yang membantu Cristiano menjadi pemain seperti dia saat ini,” sambungnya.

Namun, Ronaldo mengatakan bahwa kekalahan dari Ukraina di kualifikasi Piala Eropa 2020 sedikit mengecewakan.

“Ini momen yang menyenangkan dalam karier saya, tetapi ada rasa pahit karena kami tidak menang. Kami bermain dengan baik, tetapi kami tidak menang. Kami melakukan semua yang kami bisa dan kami memiliki banyak peluang,” jelasnya.

Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions dengan 127 gol. Dia memegang rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions. Selain itu, Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak Real Madrid sepanjang masa dan pencetak gol terbanyak Portugal.

Lima gol pertama dalam karier Ronaldo dicetak untuk Sporting Portugal pada 2002- 2003. Dia kemudian mencetak 118 gol dalam 232 penampilan selama enam musim bersama Manchester United. Hal yang luar biasa adalah, dia rata-rata mencetak satu gol untuk Real Madrid setiap pertandingan, 450 dalam 438 penampilan selama sembilan musim.

Hanya dalam satu musim bersama klubnya saat ini, Juventus, Ronaldo mencetak 32 gol lagi dalam 51 pertandingan. ben/AFP/S-1

Tampilkan Semua

Madrid Didera Cedera

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MADRID – Real Madrid akang menghadapi situasi harap-harap cemas untuk memastikan Luka Modric dan Gareth Bale fit untuk laga “El Clasico” pekan depan melawan Barcelona. Kedua pemain itu absen berlatih pada Selasa (16/10)...
Selengkapnya

“La Furia Roja” Melaju

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Spanyol menjadi tim keenam yang lolos ke putaran final yang berlangsung musim panas mendatang lewat Rodrigo. PARIS – Rodrigo Moreno memastikan laju Spanyol ke putaran final Piala Eropa 2020 dengan menyamakan kedudukan dalam laga...
Selengkapnya

Liverpool Fokus Gelar Liga Inggris

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Kepala eksekutif Liverpool Peter Moore mengatakan gelar Liga Inggris yang sudah lama ditunggu akan menjadi barometer kesuksesan klub disamping kemenangan di Liga Champions. Tim asuhan Jurgen Klopp memenangkan trofi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Beban Ekonomi Warga Nonproduktif

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

oleh Ika Maylasari, MSI
Bumi tempat kita bernaung semakin tua. Pun demikian dengan struktur penduduk. Wajar jumlah persentase penduduk lansia (60+ tahun) semakin meningkat. Selama hampir lima dekade sejak tahun 1971, jumlah lansia Indonesia meningkat 9,27 persen atau lebih dari 24 juta jiwa (Susenas 2018). Pada tahun 2045, diprediksi akan membengkak menjadi 19,8 persen. Peningkatan persentase lansia berimplikasi terhadap berbagai aspek kehidupan, baik kesehatan, sosial, maupun ekonomi.


Perlu diperhatikan agar para lansia dapat menjalani sisa umur dengan kualitas kesehatan yang prima dan hidup bermartabat di tengah penurunan fungsi fisiologis baik karena faktor umur maupun penyakit. Berdasarkan laporan WHO, Angka Harapan Hidup Sehat (AHHS) Indonesia tahun 2016 sebesar 12,7 tahun. Ini menandakan lansia Indonesia dapat menjalani hidup dalam kondisi sehat sampai usia 72–73 tahun.


Kondisi ini masih di bawah AHHS negara maju yang besarannya mencapai 20 tahunan. Panjangnya masa hidup lansia tak kan berarti tanpa diiringi kesehatan yang prima dan produktivitas yang mumpuni. Umumnya, lansia mengidap penyakit degenaratif, kronis, dan multipatologi yang membutuhkan perawatan serta penyembuhan dalam jangka panjang dengan biaya relatif tinggi.


Data Susenas 2018, satu dari lima lansia usia 60–69 mengalami sakit dan persentasenya semakin meningkat seiring bertambahnya umur. Ini belum lagi jaminan kesehatan yang hanya dimiliki dua dari tiga lansia, di mana kepemilikan akan Penerima Bayaran Iuran (PBI) mendominasi hampir 40 persen. Tentunya ini akan berdampak secara sistemik terhadap keuangan negara.


Tantangan lainnya kehidupan sosial ekonomi lansia. Ternyata, masih banyak lansia yang tingkat ekonominya cukup mengkhawatirkan. Fakta tersebut ditemukan pada data Susenas tahun 2018 yang menunjukkan, mayoritas lansia tinggal di rumah tangga kelompok pengeluaran 40 persen terbawah yang besarannya mencapai 44,45 persen.
Hal ini mengindikasikan cukup tingginya fenomena getting old before getting rich di antara lansia. Mereka mencapai usia lansia dengan kondisi ekonomi belum mapan. Salah satu penyebabnya, kerendahan tingkat pendidikan mereka yang rata-rata hanya sampai kelas 4 SD/sederajat.


Hal ini ikut memperburuk kemampuan mereka dalam baca tulis. Angka melek huruf lansia masih di bawah 80 persen. Padahal, kemampuan baca tulis tidak hanya bermanfaat masuk pasar kerja, akan tetapi mampu menerima dan mengolah informasi, khususnya terkait kesehatan.
Disadari atau tidak, kondisi ini ikut memberi andil terhadap karakteristik pekerjaan lansia. Meskipun satu dari dua bekerja, sayangnya tiga dari 10 lansia berpenghasilan tidak layak (Sakernas 2018). Bahkan, 50 persennya termasuk vulnerable employment dan tidak memiliki jaminan sosial. Mereka berisiko bangkrut jika kondisi ekonomi memburuk.


Sandwich
Pada akhirnya, di sinilah banyak bermunculan penduduk usia pertengahan, 40-–50 tahun, yang menjadi sandwich generation. Mereka berada pada dilema tersendiri antara mengabdi orang tua, bertanggung jawab pada keluarga, serta tuntutan memikirkan masa depan sendiri.
Padahal masa emas inilah para penduduk usia pertengahan harusnya memiliki kemampuan saving lebih tinggi karena banyak sudah mencapai posisi terbaik dalam pekerjaan. Meski demikian, kehadiran para sandwich generation sesungguhnya telah memberi dukungan baik sosial maupun ekonomi dalam kehidupan lansia.


Selain itu, panjangnya usia lansia, jika tidak diimbangi dengan kesiapan keluarga maupun masyarakat untuk menerima, kehadiran mereka hanya akan menimbulkan masalah baru baik bagi lansia maupun anggota keluarga.
Tak heran, beberapa lansia memilih tinggal sendiri atau bersama pasangan generasi. Data Susenas 2018, terdapat 43,18 persen lansia memilih tinggal bersama keluarga dalam tiga generasi. Sesungguhnya, pilihan tersebut menguntungkan kedua belah pihak baik anak maupun lansia. Misalnya, lansia memperoleh dukungan sosial maupun ekonomi dari anak secara bottom up. Sedang anak memperoleh keuntungan untuk mengasuh anak, atau cucu lansia.


Akan tetapi, kenyataannya tidaklah seideal ini. Banyak pola pengasuhan top down, di mana para lansia masih berjuang untuk menghidupi anak dan cucu yang belum mandiri dalam ekonomi. Bahkan, banyak penelitian mengatakan kehadiran lansia menambah beban psikologis diri sendiri maupun keluarga.
Berkaca dari kondisi ini, banyak pekerjaan rumah terkait lansia yang harus dibenahi. Misalnya, memperluas jangkauan program bantuan sosial baik family care, home care maupun program sejenis lainnya. Kemudian, memperluas program pemberdayaan dengan memberi kegiatan-kegiatan yang mudah dilakukan para lansia. Ini semata-mata untuk menjaga kemampuan kognitif mereka.


Perlu juga sosialisasi dan edukasi masyarakat umum secara menyeluruh agar memahami seluk-beluk kehidupan lansia. Contoh, sekolah menyisipkan tema-tema terkait lansia dalam beberapa modul pembelajaran siswa. Hal ini berguna untuk meredam konflik lintas generasi.
Atau memperluas jangkauan penduduk akan akses terhadap sarana dan prasarana pendidikan berkualitas, sehingga pada masa “Indonesia Emas” nanti diisi para lansia yang memiliki keterampilan. Kesehatan lansia merupakan siklus kehidupan manusia. Artinya, lansia sekarang merupakan efek domino dari kehidupan sebelumnya.


Dengan kata lain, lansia sehat prima di masa muda menerapkan pola hidup sehat. Edukasi secara khusus juga menyasar kaum wanita, sebagai penghasil generasi penerus bangsa. Pada rahim merekalah lahir bibit-bibit unggul melanjutkan cita-cita pembangunan bangsa.
Maka, wanita harus menyadari untuk memperhatikan kesehatan dan pola hidup. Sebab menciptakan manusia berkualitas tidak sekali waktu. Semua berawal dari jiwa dan raga yang sehat, terutama seribu hari pertama kehidupan agar lahir manusia Indonesia berkualitas.


Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan lansia bukan lagi dianggap sebagai beban keluarga, tetapi bagian dari aset negeri. Mereka dapat berdiri sejajar kaum muda dalam membangun negeri seperti para senior citizen negara maju. Sebagaimana ungkapan Betty Friedan seorang aktivis feminis, “aging is not lost youth but a new stage of opportunity and strength.” Penulis bekerja di BPS

Tampilkan Semua

Kepala Daerah Menyebalkan

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Barangkali bulan Oktober ini benar-benar waktu yang membuat seluruh rakyat marah. Betapa tidak, belum genap 30 hari bulan ini, ada tiga kepala daerah yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menelan uang rakyat.Dimulai...
Selengkapnya

Internet, Pintu Teroris Sebarkan Paham

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul      : Teroris Gak Punya CintaPenulis   : M Sabilul AlifPenerbit : Global PressCetakan  : November 2018Tebal      : 140 halamanISBN       : 978–602-...
Selengkapnya

Berat, Wujudkan Kedaulatan Pangan

Rabu 16/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Arfi Hidayat, MM Kedaulatan pangan merupakan unsur fundamental keberlangsungan dan keutuhan sebuah negara. Kuat lemahnya sebuah negara dapat dilihat dari pangan. Maka, peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 16 Oktober patut disambut...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Tradisi Belitung untuk Buktikan Kejantanan

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tradisi yang masih dipertahankan di Belitung hingga kini salah satunya adalah Beripat Beregong, tradisi unik yang dilakukan sebagai pembuktian kejantanan bagi kaum adam.

Beripat beregong, adalah tradisi masyarakat Belitung yang ditujukan untuk mengetes kejantanan seorang lelaki dengan cara saling memukul menggunakan rotan. Tampak menyakitkan memang, tapi kegiatan tersebut tak pernah sepi dari peminat.

Menurut legenda, di sebuah desa bernama Kelekak Gelanggang hiduplah seorang gadis cantik yang membuat banyak pria ingin menyuntingnya. Hal itu sontak membuat orang tua si gadis bingung karena banyaknya lamaran datang dan ragu memutuskan siapa yang berhak mempersunting putrinya. Setelah berpikir beberapa lama akhirnya keluarga mempersilakan para pelamar membuat undian untuk mendapatkan sang gadis.

Pertandingan tersebut kemudian dilengkapi dengan iringan berbagai alat musik seperti gong, kelinang, tawak-tawak, gendang, dan serunai.

Beripat Beregong ini biasanya dapat ditemui saat pelaksanaan tradisi tahunan Marastaun di Belitung.

Hasil gambar untuk Beripat Beregong

Hal lain yang harus dilakukan sebelum memulai duel adalah dengan memeriksa rotan yang akan digunakan. Senjata tersebut akan diukur sama panjang sebelum digosok menggunakan air yang sudah diberi mantra. Menurut masyarakat, air mantra tersebut memiliki khasiat menahan sakit meski pukulannya keras.

Permainan ini mengharuskan pria-pria tersebut membuka baju bagian atas mereka, selain itu bagian kepala ditutup menggunakan sehelai kain dan tangan kiri dibungkus agar bisa menangkis serangan lawan. Kedua pemain juga harus mengenakan kain sebatas lutut saat bertanding. hay/R-1

Tuntunan Meminta Restu

Masyarakat Melayu di Kabupaten Belitung memiliki tradisi unik, betare namanya. Betare adalah tuntunan adat di Belitung untuk meminta restu atau izin pada orang yang dituakan atau memiliki kewenangan seperti kepala kampung, kepala keluarga atau kepala suku.

Dengan melakukan betare maka seseorang dianggap telah berlaku patuh dan adab serta bermartabat. Namun bila Betare ini tidak dilakukan maka membuat seseorang dianggap tidak beradab dan kurang bermartabat. Setelah Betare ini dilakukan, maka orang yang dituakan tadi akan memberikan restu dan doanya kepada orang yang memintanya. Tak jarang orang yang dituakan tadi juga akan memberikan pesan atau nasehat.

Hasil gambar untuk betare belitung

Tujuan dari tradisi Betare yang sudah dilakukan secara turun-temurun ini sendiri adalah sebagai sikap hormat dan menghormati. Tidak hanya menjaga hubungan sesama manusia, ternyata Betare ini juga berkaitan dengan makhluk dan alam lain serta spiritualitas kepada sang Pencipta. Begitu pentingnya Betare dalam tradisi masyarakat Belitung ini membuat siapa yang melanggarnya diyakini akan ada musibah tak terduga. Dan keyakinan ini ternyata masih terus dipahami masyarakat Belitung secara turun-temurun. hay/R-1

Mengunjungi Destinasi Kekinian

Pantai memang selalu menarik dan tidak membosankan, apalagi pilihannya di pulau eksotis seperti Pulau Belitung ini. Pantai di Belitung memang menyuguhkan pemandangan indah nan menawan. Apalagi berkunjung ke pantai di sini tidak membutuhkan biaya mahal, karena relatif terjangkau dan efisien. Siapa saja bisa menikmati liburan di pantai yang menyenangkan ini.

Nah, jika Anda ingin menikmati liburan pantai cantik berpasir putih ala Maldives, silakan mengunjungi Belitung. Pulau yang menjadi lokasi pembuatan film Laskar Pelangi ini menawarkan banyak destinasi pantai terbaru yang ciamik dan unik.

Pulau Pasir Belitung

Hasil gambar untuk Pulau Pasir Belitung

Pulau Pasir Belitung merupakan pulau mini yang terbentuk dari gundukan pasir yang berada di tengah laut. Pulau ini sering disebut pulau pasir gusong (gosong), yang hanya bisa dikunjungi bila air laut surut. Jika air laut pasang, pulau ini akan tertutup air laut. Selain pemandangan pantai, Anda juga dapat menyaksikan keindahan bintang laut di pulau kecil tengah laut ini.

Pulau ini menjadi menarik karena berlokasi di antara beberapa pulau yang saling berdekatan. Anda bisa menceburkan diri di tepi pantai sisi utara Pulau Pasir ini, karena terdapat air yang jernih dan dangkal dengan pasir putihnya yang landai. Berhubung airnya jernih, Anda bisa menyaksikan binatang laut di perairan Pulau Pasir ini, seperti bintang laut berukuran besar yang bisa diabadikan menjadi foto yang menarik.

Pantai Tanjung Tinggi

Hasil gambar untuk Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi berbentuk teluk kecil dengan panjang sekitar 100 meter penuh bebatuan granit yang cantik. Oleh karenanya, arus ombak di pantai ini cukup kecil, sehingga sangat cocok bagi para pencinta olahraga air seperti jetski, snorkeling, ataupun menyelam. Hanya saja banyak ubur-ubur hidup di pantai ini, jadi Anda harus tetap berhati-hati agar tidak tersengat.

Hamparan bebatuan granit di sekitar timur pantai dengan ukuran yang beraneka ragam, sangat menarik untuk dijelajahi terutama bagi penggemar fotografi. Saat sunset di Pantai Tanjung Tinggi menjadi momen indah yang sayang bila dilewatkan.

Pulau Kalimambang

Jika Anda belum pernah mengunjungi pulau ini, tentu ada rasa penasaran akan keindahan alam yang disajikan Pulau Kalimambang ini. Anda tidak akan kecewa berkunjung ke pulau ini, karena memiliki air laut yang biru kehijauan nan bersih. Selain itu pemandangan sekitar pulau ini juga indah memesona.

Anda pun tidak akan mati gaya, karena cukup banyak aktivitas yang bisa dilakukan di pulau ini yaitu jalan-jalan, bermain air, ataupun hunting foto yang instagramable. Setiap sudut di pulau ini menyuguhkan keindahan yang tak membosankan untuk dijelajahi.

Apabila Anda ingin mengunjungi spot wisata terbaru Pulau Belitung ini, sebaiknya menyempatkan diri untuk menginap di hotel di Belitung. Pasalnya, Anda akan memiliki waktu yang cukup panjang untuk mengeksplorasi keindahan alamnya. Jika Anda masih ragu untuk mendapatkanpenginapan dengan fasilitas lengkap layaknya hotel berbintang, Anda bisa booking hotel online melalui aplikasi Airy.

Hotel di jaringan Airy bisa ditemukan di seluruh Indonesia termasuk di Belitung ini, dengan lokasi yang strategis dan mudah diakses. Anda akan mendapatkan 7 fasilitas standar meliputi AC, televisi layar datar, air minum gratis, akses Wifi, kasur nyaman, shower air hangat, dan perlengkapan mandi. Cukup mengunduh aplikasinya melalui ponsel baik di Android maupun iOS, setelah memesan, pembayaran dapat dilakukan dengan mudah. Anda bisa memilih melalui transfer bank, kartu kredit, ataupun gerai indomaret terdekat. Jangan khawatir untuk mulai bertransaksi di Airy, karena Airy bebas dari segala bentuk penipuan. hay/R-1

 

Tampilkan Semua

Belajar Membatik di The Alana Sentul Hotel

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2019, The Alana Sentul Hotelmengadakan kegiatan membatik bersama tamu yang dipandu langsung oleh pengrajin batik dari Gallery Batik Bogor Tradisiku dalam program...
Selengkapnya

Membersihkan Polutan Air dengan Serbuk Sari dan Spora

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selain berperan dalam proses pemupukan dan reproduksi tanaman, serbuk sari dan spora rupanya memiliki bakat tersembunyi lainnya. Seperti diketahui serbuk sari adalah alat penyebaran dan perbanyakan generatif dari tumbuhan berbunga. Dan...
Selengkapnya

Sistem Energi Berbasis Hidrogen

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
H2One adalah sistem terintegrasi yang menggunakan sumber energi terbarukan dalam mengelektrolisis hidrogen dari air. Toshiba belum lama ini telah menandatangani nota kesepahaman dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam upaya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

“Pesona” Djeni Herilewi, Penipu 62 Unit Mobil Rental

Kamis 17/10/2019 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font

 Seorang ibu datang ke Markas Polres Metro (Mapolrestro) Jakarta Timur dalam keadaan emosi dan marah-marah. Perempuan asal Gunung Putri (Bogor), Jawa Barat, datang ke Mapol­restro untuk menemui pelaku penipuan dan penggelapan mobilnya, Djeni Herilewi, 39 tahun, di sel tahanan.

Setelah dipertemukan de­ngan Djeni, perempuan yang tidak mau disebutkan na­manya itu berubah 180 derajat. Emosinya surut, mendadak dia jadi pendiam dan malah terli­hat bersedih.

“Kemarin ada korbannya dari Gunung Putri yang ketipu uang 85 juta rupiah. Sebelum dipertemukan, dia marah ban­get. Tapi saat ketemu Djeni, ko­rbannya langsung diam, malah justru menangis,” kata Kanit III Ranmor Polres Metro Jakarta Timur Iptu Wahyudi.

Kemampuan Djeni mem­pengaruhi orang diduga kuat menjadi faktor timbulnya kor­ban dalam jumlah yang banyak.

Polisi mencatat tidak kurang dari 62 pengusaha rental mobil maupun perusahaan pembi­ayaan kredit tertipu dengan kemampuan pelaku mempen­garuhi korban.

Polisi menyatakan bahwa pelaku penggelapan 62 unit mobil sewaan, Djeni Herilewi, memiliki kemampuan yang bagus dalam mempengaruhi orang. “Buat menyakinkan orang bagus dia. Artinya gini, hampir setiap orang kenapa begitu banyak orang percaya sama dia, pada saat ketemu, ngobrol entah dengan muka iba atau bagaimana, yang jelas orang percaya saja sama dia,” kata Wahyudi

Menurut Wahyudi, Djeni memiliki gestur tubuh atau gaya bicara yang sangat baik sehingga dapat menyakinkan tiap orang yang akan menjadi korbannya. “Dia itu semacam punya sesuatu hal yang “kle­nik,” ujar Wahyudi.

Dari hasil kejahatannya, Djeni meraup uang 2,5 miliar rupiah. Uang tersebut digu­nakannya untuk keperluan gaya hidup mewah. Diketahui, hingga kini polisi telah menga­mankan 13 dari 62 unit mobil hasil kejahatan Djeni.

Sebelumnya, Djeni ditang­kap polisi pada pertengahan September 2019 di daerah Cipinang, Jakarta Timur, karena menggelapkan 62 mobil sewaan di Jakarta dan sekitarnya dalam waktu dua bulan. Dalam menja­lankan aksinya, Djeni menyewa mobil korban selama 2–3 hari dengan pembayaran lancar. Setelah waktu habis, Djeni akan memperpanjang waktu sewa. Kemudian, dia kabur dengan mengganti nomor ponsel.

Bermodal Omongan

Djeni benar-benar bermodal omongannya saja. Rekening atas nama Djeni Herilewi, bah­kan diketahui dalam kondisi kosong atau tanpa saldo. “Saat ditangkap, tidak ada uang di rekeningnya. Kita sedang track­ing asetnya,” kata Wahyudi, di Jakarta, Selasa (16/10).

Berdasarkan penelusuran polisi, perempuan yang bersta­tus janda warga Jalan Cipinang Pulo, RT12 RW12, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, itu diketahui meraup uang hasil penggelapan 2,5 miliar rupiah. Dari pengakuan sementara pelaku, uang terse­but digunakan untuk keperlu­an gaya hidup. “Uangnya untuk gaya hidup,” katanya.

Wahyudi juga mengungkap­kan sepak terjang Djeni selama ini menyasar korban dari ka­langan pengusaha rental mo­bil, perusahaan pembiayaan kredit mobil hingga pemodal usaha di wilayah Jakarta, De­pok, dan Cileungsi. Polisi juga menyebutkan Djeni memiliki kemampuan mempengaruhi orang dengan berkedok usaha penyelenggara acara (EO). ferry putra utama/P-6

Tampilkan Semua

Bus Zhongtong

Kamis 17/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Rusunawa Pasar Rumput

Kamis 17/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis 17/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Masyarakat Harus Menjadi Penjaga dan Pengaman Sungai

Selasa 15/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Perhatian Presiden Joko Widodo terhadap lingkungan ditegaskan konkret dalam Peraturan Presiden No.15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

 

Presiden bertekad Sungai Cita­rum harus menjadi contoh untuk pengendalian DAS, perbaikan mutu air dari sungai, dan perbaikan kehidupan masyarakat.

Menteri LHK, Siti Nurbaya, saat meresmikan Instalasi Pengelolahan Air Limbah (IPAL) Wetland Biocord dan Pencanangan Ekoriparian Citarum-Karawang, di Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu menyatakan KLHK juga mengambil peran dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolan sungai ini. Tahun 2019, KLHK akan melakukan rehabilitasi hutan besar-besaran, yakni 10 kali lipat dibanding rata-rata tiap tahun.

Untuk mengulas percepatan per­baikan Sungai Citarum, khususnya peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan industri dalam pemuli­han kualitas air dan DAS Citarum, Koran Jakarta mewawancarai Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), RM Karliansyah. Berikut petikannya.

Mengapa kualitas air Citarum buruk?

Kabupaten dan Kota yang dilalui oleh Sungai Citarum dan Anak Sun­gai Citarum dihuni oleh penduduk dengan jumlah dan kepadatan yang sangat tinggi. Di samping itu kegiatan sektor industri, perni­agaan dan aktivitas ekonomi di kabupaten/kota tersebut yang juga sangat intensif sehingga memberi­kan tekanan terhadap lingkungan DAS Citarum. Salah satu bentuk tekanan dari kegiatan industri, perniagaan dan aktivitas sosial ekonomi dan budaya penduduk adalah dihasilkannya limbah cair/air limbah dan limbah padat/sam­pah dalam jumlah yang besar.

Lalu, bagimana pemantauan kualitas air Citarum ini?

Pemantauan kualitas di Sun­gai Citarum telah dilakukan oleh berbagai institusi pemerintah pusat seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Pada tingkat provinsi, pemantauan dilaksanakan oleh DLH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Citarum. Kemudian pada tingkat kabupaten/kota dilaku­kan oleh DLH atau DLH ka­bupaten/kota yang berada di DAS Citarum.

Hasil Pemantauan itu bagaimana?

Hasil pemantauan kualitas air Sungai Citarum Tahun 2018 yang dilakukan DLH Jawa Barat di tujuh titik pantau dari hulu ke hilir dalam periode pemantauan lima kali menunjukan hasil 68 persen tercemar berat, 5,7 persen tercemar sedang 11,4 persen tercemar ringan dan 14,3 persen baik, jika diband­ingkan dengan mutu air kelas 2. Berkaitan dengan kondisi tersebut maka perlu dilakukan penyusunan strategi, program dan kegiatan yang komprehensif dan terintegrasi secara multisektor dan multistakehold­ers. Mutu air sasaran yang paling realistik untuk dicapai hingga tahun 2019 untuk Sungai Citarum adalah kenaikan satu hingga dua kelas dari kelas mutu air saat ini.

Kemudian menge­nai imple­mentasi pemulihan kualitas air Citarum?

Implementasi dilakukan dengan pemantauan kualitas air sungai di DAS Citarum secara manual maupun secara otomatis, kontinu dan online. Selain itu penerapan DTBP dan ABP melalui Revitalisasi Program Kali Bersih (PROKASIH) yang, meliputi (a) Pembinaan, (b) Monitoring dan (c) Evaluasi serta (d) Pemberian insentif dan disin­sentif. Aspek yang dievaluasi: (a) Indeks State menggunakan pe­nilaian Indeks Kualitas Air di level kabupaten/kota dan provinsi) (b) Indeks Pressure (Besarnya beban pencemaran yang menunjukkan tingkat kesulitan dalam pengen­dalian pencemaran air) (3) Indeks Respons (Penilaian program dan ke­giatan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air serta kualitas kelembagaan/manajemen untuk level provinsi dan kab/kota).

Nah, kaitannya dengan pemer­intah daerah?

Yang terkait dengan pembinaan provinsi dan kabupaten/kota terkait pelaku usaha menengah dan besar dilakukan melalui mekanisme prop­er dan non-proper di daerah untuk peningkatan kinerja industri, hotel, rumah sakit, gedung perniagaan, real estat. Juga pembinaan terkait domestik rumah tangga, usaha skala kecil (USK) dan non point source dilakukan dengan mekanisme penyediaan fasilitas publik, bantuan teknis dan fasilitasi kemitraan.

Konsep Ditjen PPKL sendiri dalam mempercepat pemulihan kualitas air Citarum?

Dalam rangka percepatan pemulihan kualitas air di DAS Cita­rum, Direktorat Jenderal Pengen­dalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Ditjen PPKL) telah melakukan resorasi sungai melalui Konsep Ekoriparian di Kabupaten Karawang yang bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, khususnya sungai. Sehingga yang tadinya menganggap sungai hanya menjadi sarana pembuangan sam­pah dan limbah akan berubah menjadi penjaga dan pengaman sungai yang baik karena menyadari bahwa sungai juga memiliki fungsi ekonomis dan sosial budaya selain fungsi lingkungan. Konsep ini akan terus diterapkan di lokasi lain di DAS Citarum dan DAS lainnya di seluruh Indonesia. suradi/AR-3

Tampilkan Semua

TNI Angkatan Darat Kerahkan Seluruh Prajurit

Senin 14/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil pemilih umum (pemilu) serentak 2019, Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin akan digelar pada 20 Oktober 2019. Agar seluruh rangkaian acara pelantikan tersebut berjalan lancar dibutuhkan...
Selengkapnya

Dukungan Parpol untuk Jokowi-Ma’ruf di DPR Sudah Cukup

Rabu 9/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pelantikan Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin akan dilakukan pada 20 Oktober 2019. Setelah itu, Jokowi- KH Ma’ruf akan resmi memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan, 2019–2024. Agar pemerintahan lima tahun kedua berjalan...
Selengkapnya

Perbatasan Harus Mampu Menjadi Pusat Pertumbuhan di Daerah

Selasa 8/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak mulai menjabat sebagai Presiden, Joko Widodo (Jokowi) langsung mencanangkan program membangun Indonesia dari pinggiran. Wilayah tapal batas negara atau perbatasan jadi salah satu prioritas Jokowi untuk dibangun.   Mantan Wali...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

La Nyalla Mahmud Mattalitti : DPD Akan Buat Aneka Terobosan Kr

Sabtu 12/10/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
La Nyalla Mahmud Mattalitti resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2019–2024. Mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini menang dalam pemilihan lewat voting dengan perolehan 47 suara.

La Nyalla mengungguli Nono Sampono dengan 40 suara, Mahyudin 28 suara, dan Sultan Baktiar Najamudin 18 suara. Sementara satu suara abstain. Catatan dari Sekretariat Jenderal DPD sendiri, anggota DPD yang menggunakan hak suara sebanyak 134 orang.

Setelah terpilih menjadi ketua, La Nyalla Mattalitti didampingi Wakil Ketua DPD, Nono Sampono, Mahyudin, dan Sultan B Najamuddin, memimpin pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan DPD periode 2019–2020. Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan tersebut berlangsung melalui mekanisme musyawarah dan mufakat.

Untuk mengetahui apa yang akan dilakukan oleh jajaran pimpinan DPD ke depan, wartawan Koran Jakarta, Muhammad Umar Fadloli, berhasil mewawancarai Ketua DPD, La Nyalla Mahmud Mattalitti, di Gedung DPD, Kompleks Parlemen, Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apa yang akan Anda lakukan dalam memimpin DPD ke depan?

Saya ingin memastikan DPD dapat menjalin hubungan yang harmonis dan komunikatif, dengan semua lembaga negara, termasuk dengan Presiden dan semua kepala daerah di Indonesia. Ini penting bagi DPD, karena untuk memastikan pembangunan di daerah atau kepentingan daerah dapat terakomodasi dengan optimal.

Apalagi Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan konsep pembangunan Indonesia sentris. Artinya, dari Sabang sampai Merauke menjadi prioritas, bukan hanya di Pulau Jawa saja. Dengan hubungan yang harmonis dan komunikatif, percepatan pembangunan harus bisa terlaksana.

Fokus apa yang akan dilakukan di awal kepemimpinan Anda?

Begini, DPD dari sisi konstitusi memang masih memiliki kekurangan. Artinya, ruang peran dan fungsinya masih terbatas. Tetapi Mahkamah Konstitusi telah memberi ruang dengan memberi tafsir yang lebih kuat dari kalimat yang tertulis di dalam UUD kita.

Nah, fokus awal kepemimpinan saya adalah melakukan terobosan-terobosan kreatif dan positif. Untuk memperbanyak ruang aksi bagi seluruh anggota DPD untuk bekerja demi daerah yang mereka wakili. Sehingga kembali ke spirit lahirnya DPD yaitu untuk memastikan keputusan di tingkat nasional, memberi manfaat sebesar-besarnya untuk daerah. Karena wajah Indonesia secara utuh itu bukan Jakarta atau Jawa, tetapi 34 provinsi itulah wajah Indonesia.

Bagaimana cara Anda menyolidkan seluruh anggota agar tugas di DPD berjalan lancar?

Pertama, pola kepemimpinan sangat penting. Saya menawarkan konsep kepemimpinan kolektif kolegial. Saya ingin semua anggota DPD adalah pemimpin karena sejatinya para anggota DPD ini adalah tokoh di daerah masing-masing.

Tidak ada siapa dipimpin siapa, tapi kita pimpin bersama. Kita bawa DPD ini secara bersama, menjadi DPD yang lebih kuat dan bermartabat, yang benar-benar berperan dalam memberi manfaat bagi daerah kita masing-masing.

Kedua, saya dan unsur pimpinan hanya pemandu arah dan penjaga marwah lembaga saja. Saya memilih mendelegasikan sebanyak mungkin tugas-tugas senator kepada anggota. Dengan begitu, otomatis anggota dituntut aktif. Tidak bisa santai-santai lagi.

Bagaimana upaya Anda meningkatkan kedisiplinan anggota untuk hadir dalam rapat-rapat?

Itu ada di domain Badan Kehormatan (BK) DPD. Ada sanksi dan mekanisme di dalam BK terkait dengan keaktifan anggota. Pimpinan tidak akan intervensi.

Lalu, apa yang akan Anda lakukan agar Anggota DPD lebih giat lagi dalam bertugas?

Saya memiliki skala prioritas program jangka pendek menyangkut kepentingan anggota DPD yang akan saya perjuangkan.

Apa saja skala prioritas tersebut?

Sejak DPD berdiri hingga saat ini, hanya ada empat kantor DPD di daerah, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Sumatera Selatan, dan Nusa Tenggara Timur. Karenanya, kita akan menambah kantor DPD di daerah lain. Hal ini harus kita teruskan. Saya sudah berkoordinasi dengan para gubernur. Itu sudah disiapkan tanahnya. Kalau saya dipercaya, kita harus lanjutkan lagi. Itu prioritas pertama.

Kedua, banyak anggota DPD dari daerah yang tidak memiliki rumah di Jakarta. Hal ini berbeda dengan anggota DPR yang selama ini disediakan rumah dinas. Untuk itu, saya akan bicara dengan Menteri Keuangan agar ada skema bantuan bagi anggota DPD.

Prioritas selanjutnya apa?

Ketiga, akan menghidupkan kembali kaukus perempuan yang pernah ada. Keempat, kunjungan kerja anggota DPD ke luar negeri harus dibiayai secara lumpsum atau pembayaran langsung sekaligus, bukan at cost atau dibayar sesuai dengan kebutuhan. Anggota DPD yang bertugas harus mendapat fasilitas untuk bisa membawa staf seperti anggota DPR.

Kelima, dukungan tenaga ahli bagi setiap anggota DPD. Saat ini hanya tiga orang staf, padahal dapil DPD adalah provinsi. Untuk itu, ke depan, tujuh atau minimal lima orang staf.

Terkait mekanisme pemilihan Alat Kelengkapan Dewan yang sudah digelar kemarin seperti apa?

Semua pimpinan dipilih terlebih dahulu dari subwilayah masing-masing, yaitu Barat I, Barat 2, Timur 1, dan Timur 2. Setelah itu, baru kemudian akan dilakukan pemilihan ketua dan wakil ketua di masing-masing alat kelengkapan utama Komite dan non-Komite. Sebagian besar pimpinan alat kelengkapan yang dipilih melalui mekanisme musyawarah dan mufakat.

Apa yang Anda harapkan dari para pimpinan Alat Kelengkapan Dewan yang terpilih?

Saya harap yang terpilih terus bekerja secara kolektif kolegial dalam memperjuangkan kerja konstitusional DPD dan mengawal untuk kepentingan daerah. Saat ini banyak pimpinan alat kelengkapan yang terpilih dari kalangan muda.

Saya harap mudah-mudahan ini bisa jadi penerus kami-kami yang senior. Alat Kelengkapan yang ada dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugas konstitusional sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menjalankan amanah yang diemban.

Lebih khusus untuk seluruh anggota DPD, apa harapan Anda?

Kami berharap keanggotaan DPD periode 2019–2024 ini dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah. Hal itu mengingat kehadiran DPD merupakan wujud keberpihakan kepada daerah.

Apa yang akan dilakukan DPD ke depan dalam rangka untuk kemajuan wilayah atau desa?

Begini, provinsi yang baik karena didukung kabupaten/kota yang baik. Kabupaten/kota yang baik karena kecamatannya bekerja dengan baik. Kecamatan yang baik karena desa atau kelurahan yang baik. Nah, Indonesia bisa lebih baik, salah satunya, apabila 34 provinsi itu berkinerja baik.
Di sini peran penting DPD untuk memastikan daerah mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan perlukan. Anggota DPD menyerap informasi, menyampaikan, memperjuangkan, dan mengawal ke daerah sekaligus mengawasi implementasinya.

Apa yang akan Anda lakukan dalam rangka terus menjalin komunikasi dengan para pemimpin tinggi negara, seperti DPR, MPR, dan Presiden?

Bisa formal, bisa informal. Yang penting komunikatif. Karena tidak jarang persoalan itu ada karena kebuntuan komunikasi saja. Kalau perlu, saya yang memulai komunikasi. Tidak harus menunggu atau saling tunggu.

Apakah dalam waktu dekat akan ada rapat dengan pimpinan terpilih DPR dan MPR?


Seharusnya ada. Mungkin setelah semua selesai menyusun alat kelengkapan masing-masing. Kalau perlu inisiasi pertemuan diusulkan DPD. Bisa saja.

DPD memiliki fungsi untuk ikut pembahasan dan memberikan pertimbangan yang berkaitan dengan bidang legislasi tertentu, apa nanti yang akan diusulkan DPD?

Untuk domain membahas RUU, tentu semua yang berkaitan dengan daerah, sedangkan untuk domain memberi pertimbangan, terkait dengan RAPBN, pajak, pendidikan, dan agama. Di UU MD3, dikatakan, pertimbangan DPD wajib ditindaklanjuti dalam pembahasan antara DPR dan Presiden.

Legislasi apa saja yang nanti disusulkan DPD?

Nanti dibahas dulu di DPD sebelum kami sampaikan dalam daftar Prolegnas.

Bagaimana tanggapan keluarga atas terpilihnya Anda sebagai ketua DPD?

Tentu berharap bisa konsisten dengan apa yang sudah saya sampaikan dalam ikhtiar ketika maju sebagai calon ketua DPD.

Apakah ada pesan khusus dari keluarga atas amanah yang telah diberikan ini?

Tentu agar saya amanah terhadap sumpah dan janji saat dilantik.

Bagaimana cara Anda untuk mengatur waktu dalam menjalankan tugas dan berinteraksi dengan keluarga?

Alhamdulillah tidak ada masalah. Selama ini saya sudah terbiasa aktif di beberapa organisasi dan tidak ada masalah membagi waktu.

Nama Anda muncul kembali untuk bursa ketua umum PSSI, bagaimana tanggapannya?
Ada banyak anggota yang meminta saya kembali membenahi PSSI.

Apa hobi yang paling Anda senangi?

Silaturahmi dan kumpul bersama sahabat, makan bersama. Itu sudah nikmat.

N-3

Tampilkan Semua

Produk Kertas Penyerap Noda Lemak

Sabtu 12/10/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Banyak tebaran kertas di muka bumi. Ada yang digunakan untuk keperluan sekolah dan pekerjaan, ada juga untuk keperluan bungkus. Kertas juga difungsikan sebagai pembersih atau tisu. Khusus kertas tisu, ternyata ada beberapa kelebihan...
Selengkapnya

Material Lilin untuk Baju Tahan Air

Sabtu 12/10/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Lapisan partikel lilin anti air juga cocok untuk memperoleh nuansa alami tekstil. Ada kekhawatiran yang berkembang atas dampak lingkungan dari produksi tekstil dan banyak produk tahan air di pasaran yang umumnya dibuat dengan bahan kimia...
Selengkapnya

Menikmati Keindahan Pantai Pandawa

Sabtu 12/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Potensi wisata bahari Indonesia telah dikenal di kalangan wisatawan dalam dan luar negeri. Dengan garis pantai 99.093 kilometer, terpanjang nomor dua di dunia, dan jumlah pulau mencapai 17.504 buah, memberi pilihan destinasi wisata tanpa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta