Koran Jakarta | March 19 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Perlu Dorong Manufaktur untuk Tambah Lapangan Kerja

Selasa 19/3/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>> Pembangunan sektor riil menjadi basis kuat pendapatan masyarakat dan sumber pajak. >> Pengusaha butuh kelancaran berbisnis sesuai aturan yang...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Perlu Dorong Manufaktur untuk Tambah Lapangan Kerja

Selasa 19/3/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font

>> Pembangunan sektor riil menjadi basis kuat pendapatan masyarakat dan sumber pajak.

>> Pengusaha butuh kelancaran berbisnis sesuai aturan yang berlaku.

JAKARTA - Guna memperkuat struktur perekonomian Indonesia, pemerintah mes­ti memacu produktivitas sektor riil nasional, terutama melalui pembangunan industri manufaktur, baik untuk tujuan substitusi impor maupun mendorong kenaikan eks­por bernilai tambah.

Sebab, industri manufaktur dinilai men­jadi kunci kemajuan dan pertumbuhan eko­nomi karena merupakan salah satu sektor penyerap tenaga kerja terbanyak, sehingga mendukung daya beli dan pendapatan ma­syarakat. Kekuatan daya beli masyarakat dari sektor riil tersebut akan menopang pertumbuhan sektor lain, terutama jasa.

Ekonom UMY, Achmad Ma’ruf, mengemu­kakan semua pemangku kepentingan perlu mendukung industri nasional, khususnya manufaktur, sebagai lokomotif pembangunan ekonomi nasional yang mampu menyeret pertumbuhan sektor lain, seperti sektor jasa.

“Saat ini, peranan sektor manufaktur terhadap perekonomian terlihat menurun hingga di bawah 20 persen. Padahal, kon­tribusi sektor ini mencapai puncaknya di angka 29 persen beberapa tahun silam,” pa­par dia, ketika dihubungi, Senin (18/3).

Menurut dia, penurunan peran manu­faktur tersebut berdampak pada penurunan penciptaan lapangan kerja karena sektor itu menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar, setelah sektor pertanian.

“Jika penyerapan kerja tidak berkem­bang, akan berdampak pada penurunan daya beli dan pendapatan masyarakat. Ini berpotensi menghambat permintaan sektor lain, seperti sektor jasa,” jelas Ma’ruf.

Contohnya, jasa transportasi online ti­dak akan berkembang jika sektor riil seba­gai sumber permintaan tidak tumbuh. Jadi, sektor riil yang kuat akan menjadi basis permintaan bagi sektor jasa, selain menjadi sumber penerimaan pajak bagi negara.

Oleh karena itu, Ma’ruf mengharapkan agar semua lembaga negara terkait ikut serta mendukung pembangunan industri manu­faktur nasional agar bisa berkembang di da­lam negeri dan bersaing di pasar global. “Yang dibutuhkan pengusaha adalah kelancaran berusaha, sesuai dengan aturan yang ber­laku. Itulah harapan pengusaha,” tukas dia.

Ma’ruf berpendapat, untuk mengembang­kan sektor jasa syarat utamanya adalah mem­bangun sektor riil yang kuat. Ibaratnya, sektor riil adalah kuda yang akan menarik gerobak, yaitu sektor jasa. “Jadi kuda harus di depan. Tidak bisa dibalik, gerobak (sektor jasa) yang di depan untuk menarik kuda,” jelas dia.

Transformasi Ekonomi

Sementara itu, ekonom senior Faisal Basri mengungkapkan perekonomian In­donesia kini mengalami tripel defisit, yakni defisit perdagangan pangan, produk ma­nufaktur, serta minyak dan gas (migas). Hal itu terutama disebabkan oleh transformasi ekonomi yang tidak sempurna.

“Indonesia kini dinilai bukan lagi berso­sok negara agraris, namun tak pernah ber­alih status menjadi negara industri. Boleh jadi, Indonesia mengalami gejala dini de­industrialisasi (premature deindustrializa­tion),” papar Faisal, seperti dikutip dalam blog pribadinya.

Menurut dia, tak dinyana Indonesia menjelma sebagai perekonomian jasa. Hampir satu dasawarsa peranan sektor jasa (non-tradables) dalam perekonomian atau produk domestik bruto (PDB) melampaui sektor penghasil barang (tradables).

Sejak 2012, laju pertumbuhan semua sek­tor penghasil barang selalu lebih rendah dari pertumbuhan PDB. Sebaliknya, pada 2018, 11 dari 14 sektor jasa lebih bersinar dari per­tumbuhan rerata perekonomian (PDB).

“Pada tahun 2018, sektor jasa menyum­bang 59 persen dalam PDB. Sebaliknya, pe­ranan sektor industri manufaktur mentok di aras tertinggi 29 persen, setelah itu susut hampir setiap tahun hingga di bawah 20 persen pada 2018,” papar Faisal.

Negara-negara maju umumnya meng­alami penurunan peran manufaktur dalam perekonomian ketika pangsa sektor manu­faktur dalam PDB sudah mencapai sekitar 35 persen.

Sementara itu, di sisi konsumsi, penge­luaran rerata per kapita untuk barang masih relatif tinggi. Bahkan, pengeluaran untuk makanan sekalipun mencapai lebih dari separuh pengeluaran total, belum menun­jukkan tanda-tanda penurunan.

“Tak pelak lagi, defisit perdagangan pa­ngan (ekspor minus impor pangan) tak kunjung turun secara konsisten, bahkan me­ningkat pada 2018. Indonesia telah meng­alami defisit pangan sejak 2007,” ujar Faisal.

Selain pangan, Indonesia mengalami de­fisit untuk produk manufaktur dan migas. Jadi, kita mengalami triple deficits. Penopang ekspor sebatas komoditas primer yang har­ganya berfluktuasi. “Tak ayal, kita kian kerap mengalami defisit perdagangan barang dan mencapai puncaknya tahun lalu kala defisit perdagangan mencapai rekor tertinggi se­panjang sejarah,” tukas dia. YK/ers/WP

Tampilkan Semua

Banjir Sentani Kombinasi Ulah Manusia dan Topografi

Selasa 19/3/2019 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font
  JAYAPURA - Badan Nasional Penanggu­langan Bencana ( BNPB) mencatat setidaknya ada tiga penyebab terjadinya bencana banjir bandang di Distrik Sentani, Kabupaten Jaya­pura, Papua, Sabtu (16/3) malam hingga Ming­gu...
Selengkapnya

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dari Ruang Menteri Agama

Selasa 19/3/2019 | 00:02
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang dari hasil penggeledahan di ruang kerja Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di Gedung Kemen­terian Agama, Jakarta, Senin (18/3). Penggeledahan...
Selengkapnya

FBR Siap Jaga TPS Pilpres

Selasa 19/3/2019 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
FBR akan membantu masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya agar tidak golput pada Pemilu mendatang.   BOGOR - Pengurus Forum Betawi Rempug (FBR) me­nyatakan akan mengerahkan anggotanya untuk menjaga tempat pemilihan suara pada...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Prioritas Kartu Prakerja bagi Keluarga Miskin

Senin 18/3/2019 | 06:53
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Menanggapi kritikan yang dilancarkan kubu Prabowo Subianto terhadap kartu prakerja yang akan dilansir Presiden Jokowi andai terpilih nanti, Tim Nasional Kampanye Jokowi-Ma’ruf menegaskan, kartu tersebut bukan kartu pemberian gaji bagi para pengangguran. Tapi, lewat kartu itu, mereka yang belum dapat kerja dan sedang mengikuti latihan dan Balai Latihan Kerja (BLK) akan dapat honor. Kartu prakerja juga diprioritaskan untuk mereka yang datang dari keluarga miskin.

“Kartu prakerja ini akan di mulai di tahun 2020. Rencananya di tahun 2020 akan diberikan 2 juta kartu prakerja. Dan kartu prakerja ini diprioritaskan untuk warga miskin dahulu,” kata Roosdinal Salim, Tim Influencer TKN Jokowi- Ma’ruf di Jakarta, Minggu (17/3).

Jadi, menurut Roosdinal, kubu 02 jelas tidak paham dan mengerti apa itu kartu prakerja. Kartu prakerja di peruntukkan untuk tamatan SMU atau SMK, korban PHK dan penganggur muda. ags/AR-3

Tampilkan Semua

Ulama dari Sabang-Merauke Antar KH Ma’ruf ke Arena Debat

Senin 18/3/2019 | 06:50
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Satu jam sebelum keberangkatan Cawapres K.H Ma’ruf Amin menuju arena debat di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/3) malam, sejumlah ulama dari Sabang sampai Merauke, mendatangi kediaman Kiai Ma’ruf, di...
Selengkapnya

Deklarasi Kebangsaan

Senin 18/3/2019 | 06:41
A   A   A   Pengaturan Font
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (tengah depan) memimpin pembacaan Deklarasi Kebangsaan didampingi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin (kedua kiri), mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (kanan), Pengasuh Ponpes Al Anwar K.H. Maimoen...
Selengkapnya

Delapan Desa di Bantul Deklarasi Anti Politik Uang

Senin 18/3/2019 | 06:35
A   A   A   Pengaturan Font
YOGYAKARTA – Untuk mencegah terjadinya ‘Racun Demokrasi’ yakni tindak politik uang dari kontestan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul memfasilitasi Deklarasi Desa Anti Politik Uang (APU). Terdapat 8...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Pelaku Penembakan di Trem Utrecht Warga Kelahiran Turki

Selasa 19/3/2019 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font

UTRECHT – Kepolisian Belanda langsung merilis identitas pelaku penembakan di trem kawasan 24 Oktober­plein, Utrecht, Belanda, pada Senin (18/3) waktu setempat. Dalam kicauannya di Twitter, polisi Utrecht menyatakan pelaku bernama Gokmen Ta­nis, berusia 37 tahun.

“Polisi meminta Anda untuk melaporkan Gokmen Ta­nis (lahir di Turki) yang ber­hubungan dengan insiden pagi ini. Jangan mendekatinya,” tegas polisi.

Polisi bersenjata Belanda langsung berkerumun di de­pan apartemen yang letaknya sekitar 180 meter dari lokasi kejadian. Polisi menyerbu apartemen tersebut karena yakin di sanalah Tanis ber­sembunyi setelah melaku­kan penembakan pada pukul 10.45 waktu setempat. Satu orang dinyatakan tewas dan sejumlah orang terluka dalam penembakan itu.

Kepala Badan Antiteror­isme Belanda, Pieter-Jaap Aalbersberg, menaikkan sta­tus ancaman untuk wilayah itu. Aalbersberg menyatakan status ancaman di Utrecht di­naikkan menjadi level 5 yang merupakan tingkat tertinggi. Pelakunya diduga merupakan seorang teroris.

“Pelaku masih melarikan diri. Motif terorisme tak bisa dikesampingkan,” kata Aal­bersberg.

 

Cari WNI

Sementara itu, Kedutaan Besar RI di Den Haag lang­sung mencari informasi apakah ada warga negara Indonesia (WNI) yang men­jadi korban penembakan di Utrecht itu.

“Sejauh ini belum ada laporan WNI jadi korban. Kami juga bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia PPI,” ucap Duta Besar RI un­tuk Belanda, I Gusti Puja, di Den Haag.

Dia meminta warga untuk aktif memantau instruksi poli­si lokal. Polisi militer Belanda telah diminta untuk “bersia­ga” di bandara maupun bangunan vital publik lainnya di tengah pengejaran pelaku.

Juru bicara kepolisian Ber­nhard Jens mengungkapkan belum ada yang ditahan. Dia menjelaskan, Tanis diduga ka­bur menggunakan mobil. Dia tidak menafikkan kemungki­nan Tanis mendapat bantuan dalam melaksanakan aksinya.

“Kami ingin menangkap pelaku secepat mungkin,” te­gas dia. AFP/ang/P-4

Tampilkan Semua

Filipina Tinggalkan Mahkamah Pidana Internasional

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MANILA – Filipina diwartakan pada Minggu (17/3) menyatakan secara resmi keluar dari Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC). Langkah Filipina ini diambil setelah setahun lalu negara itu mengancam akan...
Selengkapnya

Tel Aviv Uji “Zebra Cross” Berpedar

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TEL AVIV – Pemerintah Kota Tel Aviv, Israel, diwartakan New York Post edisi akhir pekan lalu telah melakukan uji coba zebra cross berpedar untuk membimbing pejalan kaki yang sibuk memperhatikan telepon pintarnya saat hendak...
Selengkapnya

Thailand Mulai Pesta Demokrasi

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BANGKOK – Ratusan ribu warga Thailand pada Minggu (17/3) pagi ramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara yang didirikan di sekolah-sekolah, tempat parkir, dan kuil, untuk memberikan hak suaranya lebih awal pada hari pertama...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Penyerahan Penghargaan

Senin 18/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Layanan Perbankan

Senin 18/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Adira Insurance Tingkatkan Layanan Digital

Senin 18/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Perusahaan Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) terus meningkatkan layanan digital untuk menjawab tuntutan pasar, terutama dari segmen nasabah milenial yang menginginkan layanan yang cepat dan praktis. Direct...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemkab Ponorogo Antisipasi Ajaran Menyimpang

Senin 18/3/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Masyarakat baru-baru ini dikejutkan oleh pemberitaan soal kepindahan sejumlah warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Pono­rogo, Jawa Timur, ke Malang. Mereka berpindah karena khawatir akan terjadi bencana kiamat di kampung mereka.

Warga yang ke luar dari desa itu tergabung dalam jemaah Thoriqoh Akmaliyah Ash Sholihiyah dan men­dengar isu kiamat sudah dekat dari pimpinan mereka, Katimun. Katimun, yang juga warga Desa Watubonang, diketahui menimba ilmu di Pondok Pesantren Miftahul Falahil Muhtadin, asuhan KH Muhammad Romli, di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Keca­matan Kasembon, Kabupaten Malang.

Selain disebarkan soal kia­mat yang meresahkan, warga yang tergabung Thoriqoh juga percaya akan terjadi perang, kemarau panjang, memasang bendera tauhid, foto antigem­pa, pelarangan anak sekolah, hingga larangan menghukum orang tua. Akibatnya, mereka yang eksodus dari desa yang telah dihuni secara turun-temurun tersebut juga menjual aset yang mereka miliki.

Untuk mengetahui apa saja yang terjadi dan bagaimana mengatasi kasus serupa supaya tidak terulang di masa mendatang, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesem­patan mewawancarai Bupati Ponorogo, Ipong Muclissoni, di Ponorogo, belum lama ini. Berikut petikan selengkapnya.

Berapa banyak warga yang meninggalkan desa?

Angka terakhir ada 16 keluarga warga Desa Watubo­nang yang berangkat. Mereka terdiri dari 52 orang, 22 di antaranya adalah anak-anak, mengikuti orang tuanya.

Bisa diceritakan kejadian­nya?

Sekitar satu minggu ini muncul isu kiamat sudah de­kat di masyarakat desa. Ada seorang warga menyampai­kan kepada mereka, Katimun, yang pernah menimba ilmu di pondok pesantren. Dikatakan kalau masuk ke jemaahnya maka ketika dunia kiamat, me­reka akan terhindar.

Dunia akan kiamat me­mang kita yakini sesuai rukun iman, tapi kalau di sini kiamat, lalu pindah ke Kasembon, tidak kena kan ini tidak masuk akal. Warga juga diminta men­jual rumah dan harta untuk bekal di akhirat atau dibawa ke pondok. Ada yang mem­bawa gabah, menarik anaknya keluar dari sekolah, macam-macam.

Bagaimana pemantauan sebelumnya?

Selama ini dicek, jemaah Katimun, Thoriqoh Akmaliyah Ash Sholihiyah, ajarannya nor­mal saja. Mereka melakukan sholat, zikir, bukan ritual yang menyimpang. Tapi memang yang dikhawatirkan kalau yang menyimpang disampaikan di luar pengajian. Seperti ada is­tilah MUSA AS, itu bukan Nabi Musa, tapi singkatan dari Mulyo Sugih Ampuh Asal Sendiko Dawuh.

Upaya apa yang di­lakukan pemerintah kabupaten?

Kami sudah mem­bentuk tim diketuai Kepala Bakesbangpol­dagri untuk turun ke Watubonang. Tim ini anggotanya lengkap, ada Danramil, Kapol­sek, MUI, serta Pengurus NU dan Muhammadiyah. Tim ini tu­gasnya memberikan pema­haman karena diindikasikan pengikutnya masih banyak, hampir 300 orang.

Sebelum mereka berang­kat, kami cegah dulu. Jadi, Kadesnya kami minta meng­umpulkan tokoh-tokoh, dan warganya yang terindikasi ke balai desa, untuk diberikan pe­mahaman. Polres (Ponorogo) juga sudah mengirim anggota ke Malang, untuk memeriksa yang bersangkutan.

Apakah warga tidak dipu­langkan?

Pemkab Ponorogo harus benar-benar memiliki dasar sebagai acuan untuk memu­langkan warganya tersebut. Kami hanya bisa mengajak mereka kembali, tim yang ke sana melakukan yang sifatnya imbauan.

Apa­kah ada pelarangan pengajian di Desa Watubo­nang?

Kami belum bisa melakukan tindakan lebih jauh. Kami masih me­nunggu fatwa dari MUI, apakah kegiatan ini merupa­kan ajaran sesat atau bukan. Pemkab juga tidak dalam ranah pelarangan kalau ada warga yang ingin melakukan perjalanan atau menjual har­tanya sendiri. Yang bisa kami lakukan adalah terus-menerus membina, terutama yang di Desa Watubonang supaya ti­dak ikut-ikutan.

Bagaimana dengan wila­yah lain?

Supaya tidak meluas, unsur tiga pilar di kecamatan, yaitu camat, Danramil, dan Kapolsek se-Ponorogo juga akan meng­umpulkan seluruh kepala desa di wilayah masing-masing. Nanti para kepala desa itu men­gumpulkan seluruh warganya untuk melakukan imbauan agar tidak ikut oleh ajaran- aja­ran yang tidak masuk akal.

Adakah upaya lain yang dilakukan?

Ponorogo ini kan hilirnya, sumbernya di Kasembon. Kami minta ke ormas kea­gamaan, MUI untuk terus memberi pembekalan dakwah kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh pada hal-hal seperti ini.

Saya juga sampaikan ke Gus Romli (pengasuh Ponpes Miftahul Falahil Muhtadin) agar melakukan klarifikasi di Ponorogo supaya warga, terutama di Desa Watubonang, tenang dan tidak resah. Ka­rena sekarang sebagian warga masih khawatir kalau tidak ikut pindah akan kena kiamat. Klarifikasi seperti itu lebih baik, supaya tidak berkepan­jangan.

N-3

Tampilkan Semua

Atasi Calo Perizinan di Bandung dengan Layanan “Online”

Senin 11/3/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Keluhan mengurus izin terkait tata ruang di Kota Bandung bisa diatasi dengan layanan online yang sudah diluncurkan. Sela­ma ini, keluhan sering muncul karena sulitnya mengetahui peruntukan lahan yang boleh dan tidak boleh dibangun...
Selengkapnya

Pemkot Surabaya Terus Kembangkan Sektor Wisata

Senin 4/3/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia memiliki banyak kota yang berwawasan wisata dan mendeklara­sikan dirinya sebagai kota wisata. Sebut saja Bali dan Yogyakarta. Meskipun belum mendeklarasikan sebagai kota wisata, Surabaya yang me­miliki banyak potensi...
Selengkapnya

Batang Fokus Tingkatkan Investasi dan Pariwisata

Senin 25/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang akan fokus pada penataan peningkatan investasi, pariwisata, dan peningkatan Indek Pemba­ngunan Manusia (IPM). Pendekatan ekonomi akan diberlakukan karena fokus pembangunan ekonomi berimbas di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

BSD City Makin Ramai dengan Hadirnya Zona Gamers

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jelang dibukanya NXL Esports Center di BSD City, NXL menghadirkan turnamen offline untuk menantang kemampuan para gamers, khususnya di game Mobile Legends dan PUBG Mobile. Pada NXL Mobile Esports Cup kali ini yang sudah memasuki babak grand final, Tim WAW tampil menjadi yang terkuat di kategori PUBG Mobile sedangkan Tim VINS menjadi jawara di kategori Mobil Legend. Kedua tim yang menjadi jawara itu masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 25 juta rupiah.

NXL Mobile Esports Cup 2019 diikuti lebih dari 1.000 peserta. Antusias peserta yang mencapai ribuan tersebut, membuat kompetisi ini membutuhkan jaringan internet dengan kecepatan tinggi. Dengan kekuatan internet super cepat yang mencapai 500 Mbps dari My Republic, para peserta bisa mengikuti kompetisi dengan stabil. Para gamers juga bisa menggunakan koneksi internet super cepat dan unlimited, lewat paket yang disediakan My Republic.

Live tournament beserta antusias para peserta dan pengunjung pada saat berlangsungnya acara, bisa disaksikan secara langsung melalui media partner, Genflix, dengan platform aplikasi atau pun website (genflix.co.id). Selain itu liputan tips dan trick para pemenang juga disiarkan di Genflix.

CEO NXL, Richard Permana, mengatakan turnamen yang dibuka untuk umum itu diharapkan bisa memunculkan tim ataupun nama-nama baru yang bisa menjadi calon-calon atlet Esports di masa mendatang. “Kami optimitis Esports bakal berkembang di Indonesia,” katanya di Jakarta, Minggu (17/3). Sementara iti, anggota Komisi I DPR RI, Charles Honoris, mengatakan kompetisi Esports dapat menjadi jembatan bagi anak-anak muda generasi milenial agar dapat menggunakan internet untuk hal-hal yang positif.

Menurut Charles, regulasi yang mengatur dunia Esports memang belum ada, saat ini hanya menyangkut bidang ITE. Untuk itu, dibutuhkan komunikasi dan input dari komunitas-komunitas gamer dan Esports. “Bisa saja kita mengundang pegiat Esports di Indonesia untuk datang ke komisi satu, guna menyampaikan berbagai macam pandangan terkait pertumbuhan olahraga Esports di Indonesia, apa saja kebutuhan regulasi untuk memberikan proteksi kepada mereka,” tutur Charles.

“Kami melihat BSD City merupakan wadah komunitas digital dan creative. NXL tidak ingin ketinggalan dan akan memulai Esport Training Center di The Breeze, BSD City. Nantinya, kami akan memberikan pelatihan bagi para gamers yang ingin menjadi lebih baik, tidak hanya hard skill namun juga soft skill, ada edukasi yang kami berikan dalam pelatihan.

Di bagian dalam ruangan nanti akan diperlihatkan mulai sejarah NXL dari tahun 2005 sampai 2019 dan bagaimana perjuangan kita menjadi pioner Esports di Indonesia,” ungkap Richard, yang merupakan atlet Esports andalan dan sudah berkali kali mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Di NXL Esports Center nantinya para pengunjung baik itu fans maupun gamers, tidak hanya bisa merasakan bermain Esports, tapi juga bisa belajar dan menguji kemampuan dengan fasilitas yang disediakan NXL. Bahkan secara berkala NXL akan mengadakan event Esports, yang bertujuan untuk mewadahi atau mencari atlet Esports terbaik. yun/E-6

Tampilkan Semua

Dekorasi Ruangan agar Interior Tampak Luas

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tren desain rumah yang akhir-akhir ini berkembang adalah tren desain ruang keluarga dan ruang tamu berukuran kecil. Banyak pemilik rumah berpikir bahwa hal tersebut akan menghemat ruang yang ada sehingga mereka dapat memaksimalkan...
Selengkapnya

Konsep Kasual di Ruang Tamu

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mengubah ruang tamu formal menjadi lebih kasual lebih menantang. Konsep kasual bisa memberi kesan rileks dan nyaman. Memiliki ruang tamu dengan sentuhan gaya formal memang membuat tampilan lebih elegan. Namun, biasanya, nuansa formal...
Selengkapnya

KPR Combo

Jumat 15/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

TV Aplikasi yang Sasar Kaum Milenial

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sebagai satu pelopor media massa di Bandung Jawa Barat, media Pikiran Rakyat kini resmi merilis televisi berbasis aplikasi bernama PRTV. Sebuah media tv full news yang kata pencetusnya, sekaligus komisi utama, Witjaksono adalah sebuah terobosan baru di dunia media televisi di Indonesia.

"Kita ingin punya tv yang kondusif jauh lebih up to date dari yang bisa dilihat anak-anak muda terutama untuk kaum milenial, kenapa? Saya saja tidak pernah nonton TV konvensional dan saya tidak pernah nonton di layar juga, nah pergeseran ke tv ini pasti akan terjadi, mau tidak mau semua stasiun tv akan lari ke mobile," kata Witjaksono di Savoy Hotel, bilangan Asia Afrika, Bandung, Minggu (17/3).

Witjaksono menambahkan, PRTV berbasis aplikasi ini bisa diunduh di Playstore Android, dan yang bisa dilihat kapan pun dan di manapun.

"Target kita adalah news aplication yang dibentuk seperti entertaiment news yang akan lebih enak ditonton tapi juga enak dilihat, juga tidak provokatif. Saya melihat banyak media provokatif saya akan kurangi itu, karena kalau kondisinya live dan interaktif itu akan susah kepada media yang provokatif, memang kondisinya keterbatasan kita adalah fun yang belum cukup untuk digeber, ada beberapa yang harus di funded, kalau sudah cukup ok kita geber dan langsung besar namanya," ujarnya.

Untuk membuat tv berbasis aplikasi ini, Witjaksono melibatkan masyarakat dalam memberikan informasi yang dilihat dan terjadi di sekitarnya. "Siapapun bisa jadi Citizen Journalism, dan kami yang akan menyediakan ruang itu termasuk teknologi, sumber daya dan kualitas live streaming yang memadai," bebernya.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir dan turut meresmikan, dalam sambutannya mengatakan, dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat dengan kemajuan di media, maka media bukan hanya memberitakan yang sedang terjadi tetapi juga bisa yang akan terjadi. Karena itu perkembangan kedaulatan rakyat, kehadiran tv menjadi keharusan, dan bukan hanya mencari berita tetapi juga berita mulai mencari kita.

"Karena media di zaman sekarang sudah menjadi industri yang terus berkembang, berubah jadi persaingan, siapa yang paling cepat memberitakan Itulah pemenangnya. Dan media yang utama adalah objektivitas karena media bisa mempengaruhi pandangan masyarakat," tutur JK.

Program PRTV, menurut Witjaksono, hampir sama dengan televisi nasional maupun lokal sekitar 60-70 persen, target berita adalah citizen journalism, jadi pihaknya tak menginginkan adanya wartawan yang bukan sekadar kompeten dan harus ada tulisannya, tapi harus benar-benar up date saat itu juga.

"Target PRTV adalah live kalau di dunia luar melihat ada seperti TV live, tapi TV kita ini fokus ke interaktif antara penyiar dan masyarakat secara langsung. Dan sistem kita klik karena di seluruh dunia belum ada news aplication yang modelnya seperti ini, makanya target PRTV ini dari umur 15 sampai 40 tahun lebih banyak yang kita targetkan, kenapa luas demografi ini kalau lihat data statistik pada 2024 - 2025 itu 50-60 persen sudah mulai beralih ke kaum millenial yang bakal pegang kendali," pungkas Witjaksono. yzd/R-1

Tampilkan Semua

Kampung Digital Pertama di Ciamis

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah sukses meluncurkan Netzme sebagai aplikasi pembayaran berbasiskan kreativitas (Financial Technology atau fintech) karya anak bangsa 100 persen di Pekalongan awal Maret lalu, Netzme langsung menyapa Ciamis,Jawa Barat. Pada Minggu...
Selengkapnya

Ponsel Tiongkok Andalkan 3 Slot Kartu SIM

Kamis 14/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Merek ponsel Tiongkok Realme meluncurkan ponsel baru Realme 3 untuk pasar Indonesia. Ponsel yang hadir pertama di pasar India ini, memiliki desain menarik, teknologi terdepan, dengan harga terjangkau untuk menyasar pasar anak...
Selengkapnya

Tren Desain Ramping Kamera “Mirrorless”

Kamis 14/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Canon melalui PT Datascrip kembali menghadirkan generasi terbaru dari sistem EOS R, yaitu Canon EOS RP, sebuah kamera mirrorless full-frame dengan desain ramping dan ringan. Dengan sensor CMOS 26,2 MP, Dual Pixel AF, dan prosesor gambar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Raja Bebek Tampilkan Strip Dinamis

Rabu 13/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Di tengah dominasi skuter matik, motor bebek ternyata masih diminati. Dari total sebanak 6,38 juta sepeda motor, motor bebek terjual sebesar 7,9 persen, atau lebih tinggi dari jenis motor sport dengan persentase 7,5 persen.

“Pasar motor bebek sebagai salah satu segmen penting kami. Penyegaran pada Honda Supra X 125 FI ini diharapkan mampu mengakomodasi keinginan konsumen pecinta sepeda motor bebek untuk memiliki sepeda motor yang tangguh dalam menemani aktivitas sehari-hari,” ujar Menurut Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya, dalam siaran pers.

Honda sebagai rajanya bebek, menghadirkan desain stripe baru pada Honda Supra X 125 FI yang semakin memperkuat kesan sporty dan berkelas. Penyegaran model ini tampil dengan penyematan kombinasi warna stripe yang lebih sporti.

Menurut Thomas, Honda Supra X 125 FI yang merupakan salah satu motor bebek terfavorit. Motor ini hadir dengan tambahan balutan stripe yang lebih sporti melalui penyematan grafis chequrered flag yang tajam dan minimalis, dengan tetap mempertahankan kesan berkelas yang menjadi ciri khas model ini.

Thomas mengatakan, Supra X125 FI merupakan pilihan terbaik bagi para pencinta motor bebek yang menginginkan motor tangguh dan kaya dengan beragam fitur. Honda Supra X 125 FI hadir dengan mengusung mesin 125cc -4 tak SOCH yang disertai dengan teknologi Programmed Fuel Injection (PGM-FI).

Sebagai teknologi pasokan bahan bakar ke mesin PGMFI mampu menghasilkan pemakaian bahan bakar yang lebih efisien. Untuk satu liter bensin dengan standar Euro 3, Supra X 125 FI bisa menempuh jarak hingga mencapai 57,2 km berdasarkan pengetesan internal perusahaan.

Honda menyematkan dual keen winker dan position light yang dilengkapi dengan garis reflektor yang stylish, tampil tajam pada lampu belakang dengan penyematan LED. Lalu tampilanspeedometer, odometer, Malfunction Indicator Lamp (MIL) dan indikator bahan bakar yang hadir dengan modern.

Honda Supra X 125 FI hadir dengan beragam fitur unggulan. Sebut saja kunci kontak bermagnet yang dapat menutup secara otomatis digunakan sebagai pembuka jok, gantungan barang fungsional dengan pengaman (foldable hook) serta socket pengisian baterai ponsel .

Honda Supra X 125 FI ini, untuk tipe CW dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) DKI 18,100 juta rupiah dengan pilihan warna Quantum Matte Black dan Energetic Red. Sementara itu, tipe SW yang hadir dengan warna Energitic Red dipasarkan dengan harga 17,050 juta rupiah. hay/E-6

Tampilkan Semua

SUV Baru, Tangguh untuk “Offroad”

Rabu 13/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Nissan Terra merupakan kendaraan sport utility vehicle (mobil sport multifungsi) yang sanggup dibawa ke medan offroad. Bagi pengguna Terra, Nissan Motor Indonesia menyatakan tidak perlu ragu menggunakan mobil ini melintasi medan yang...
Selengkapnya

Teknologi Mutakhir Mobil Premium

Rabu 13/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pameran Geneva International Motor Show (GIMS) selalu menjadi ajang otomotif paling bergensi di dunia. Pameran untuk ke-89 kalinya pada 2019 ini menghadirkan sederetan mobil papan atas dan teknologi terkini. Pada pameran antara 7-17...
Selengkapnya

MercedesTrophy 2019

Rabu 6/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Beda Nasib dua Klub Manchester

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

MANCHESTER – Manchester City bangkit secara dramatis di ajang Piala FA saat mengandas­kan Swansea City 3-2 di Liberty Stadium pada Minggu(17/3) dini hari WIB. Namun kondisi seba­liknya dialami tetangga mereka Manchester United yang harus tersingkir setelah dikalahkan Wolverhampton Wanderers 2-1.

“The Citizens” tertinggal dua gol terlebih dulu, tetapi berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2 dan lolos ke semifinal. Swansea mampu ung­gul lebih dulu melalui gol penal­ti Matt Grimes. Para pendukung tuan rumah semakin bersema­ngat saat Bersant Celina menje­bol gawang kiper City Ederson Moraes lewat sebuah serangan balik yang mematikan.

City bangkit di babak ke­dua dan memasukkan Raheem Sterling dan Sergio Aguero. Dua pemain tersebut terbukti mem­berikan City lebih banyak variasi serangan. City diawali melalui gol indah gelandang serang mereka Bernardo Silva, sementara gol bunuh diri kiper Kristoffer Norde­feldt membuat kedudukan men­jadi 2-2.

Sergio Aguero kembali menu­jukkan dirinya sebagai penentu kemenangan City saat tandukan kepalanya mengubah kedudukan menjadi 3-2 sekaligus membuat “The Citizens” memperoleh tiket ke semifinal Piala FA.

“Hal paling luar biasa setelah apa yang kami raih musim lalu adalah pada saat ini kami masih berjuang di semua kompetisi,” ucap pelatih City Josep Guardiola dikutip dari BBC. “Hal terpenting bagi klub - melebihi memenangi trofi - adalah memiliki mental un­tuk terus berada bertahan sampai akhir dan berjuang untuk meraih titel sampai sejauh ini.”

Kemenangan atas Swansea membuat City bsa merebut empat gelar musim ini setelah meme­nangi Piala Liga Inggris, mereka masih memuncaki klasemen Liga Inggris, melangkah ke perempat­final Liga Champions dan kini melaju ke semifinal Piala FA.

Sementara Manchester United tersingkir dari Piala FA usai di­tekuk Wolverhampton Wanderers 1-2 di Molineux Stadium. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu terting­gal 0-2 melalui gol yang dicetak Raul Alonso Jimenez di menit 70 dan Diogo Jota pada menit 76. MU memperkecil ketertinggalan di menit 90+5 melalui aksi Marcus Rashford. Ini menjadi kekalahan kedua beruntun MU. Sebelum­nya, MU tumbang 0-2 dari Arse­nal di ajang Premier League.

Solskjaer tetap optimistis tim­nya akan bangkit. “Kami akan kembali siap bangkit usai jeda internasional,” kata Solskjaer se­perti dilansir Soccerway. “Soal pemain, jangan khawatir tentang sikap mereka. Karena mereka akan bangkit kembali dan mem­berikan hasil terbaik,” lanjutnya.

MU akan kembali berlaga pas­ca jeda internasional pada 30 Ma­ret 2019 mendatang menghadapi Watford di ajang Premier League. AFP/S-1

Tampilkan Semua

“Garuda Muda” Ungguli Bali United 3-0

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Jelang keberangkat­an ke Vietnam untuk mengikuti kualifikasi Piala AFC U-23, timnas sepakbola Indonesia U-23 sukses mengalahkan Bali United 3-0 da­lam pertandingan uji coba di Sta­dion I Wayan Dipta, Gianyar,...
Selengkapnya

8 Besar Digelar di Kandang Bhayangkara FC

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Delapan tim telah memas­tikan melaju ke babak perempat final Piala Presiden 2019 setelah fase grup berakhir Sabtu (16/3). Grup A menyumbang dua wa­kil menuju perempat final, yakni Persebaya Surabaya ditemani...
Selengkapnya

Awal Sempurna Zidane

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di bawah kendali Zidane yang kembali ke Bernabeu untuk menggantikan Santiago Solari, komposisi “Los Blancos” tampak berubah total. MADRID – Isco dan Gareth Bale memberi­kan Zidane awal yang baik setelah bergabung...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Belajar dari Perbedaan

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, bagaimana me­ngenali perbedaan karakter rekan kerja?

Jawaban:

Setiap manusia memiliki tipe dan karakter yang ber­beda. Hal ini menyebabkan perilaku dan kebiasaan setiap individu pun berbeda satu sama lainnya. Dan perbedaan inilah yang kadang memun­culkan berbagai masalah dan menimbulkan friksi di tengah kehidupan manusia. Tak terkecuali dalam organisasi perusahaan yang terdiri dari banyak karyawan.

Kalangan psikolog dan manajemen membagi tipe pe­kerja atau karyawan ke dalam empat tipe dan karakter:

Tipe Analitis

Tipe ini merupakan tipe pekerja yang dikenal sebagai si pemikir. Mereka senantiasa mengutamakan kesempur­naan dalam bekerja. Sehingga mereka kerap disebut juga si perfectionist. Karyawan atau pekerja tipe ini menginginkan segala sesuatu yang dilaku­kannya benar-benar sem­purna. Tidak heran jika hasil kerja mereka termasuk me­muaskan. Tapi, kelemahan­nya mereka sangat bersandar pada regulasi dan birokrasi sehingga terkesan text book.

Makanya mereka ter­kesan cukup lama dalam mengambil sebuah keputus­an. Biasanya mereka akan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya sebe­lum pada keputusan final. Karena kepribadiannya yang perfecsionist, tipe pekerja ini lebih senang bekerja sendiri ketimbang dengan orang lain. Tetapi umumnya loyalitas mereka cukup teruji dan tak perlu diragukan lagi.

Tipe Amiable

Lain dengan tipe analitis, tipe amiable lebih senang bekerja dengan tim. Umum­nya mereka kurang memiliki ambisi untuk menonjolkan kemampuannya pribadi. Mereka juga lebih senang be­kerja di belakang layar dengan kemampuannya membang­kitkan ide dan gagasan dari orang lain. Tipe ini mampu menampilkan kinerja yang maksimal jika berada dalam situasi yang stabil dan struktur kerja yang jelas. Mereka selalu siap bekerja sesuai dengan peran dan tugasnya.

Tipe Ekspresif

Tipe ekspresif dikenal sebagai tipe dengan karakter vokal dan ambisius. Mereka sangat menyukai pernyataan-pernyataan yang tegas dan kritis. Mereka pun lebih me­nyukai pekerjaan menantang yang mendapat perhatian banyak pihak. Pada intinya, pekerja tipe ini mempunyai kecenderungan untuk selalu mencari perhatian dan men­jadi nomor satu. Makanya me­reka sering dijuluki the front man. Mereka memiliki sema­ngat yang tinggi dan selalu siap menghadapi tantangan. Bagusnya, mereka juga selalu siap memomampakan sema­ngat jika rekan-rekannya ke­hilangan gairah dan semangat kerja. Makanya, mereka biasa tampil sebagai leader dalam suatu organisasi.

Tipe Driver

Dalam melakukan peker­jaannya, tipe driver sangat memfokuskan pada hasil. Tipe yang disebut the action man ini merupakan tipe pe­kerja yang paling praktis. Me­reka bisa menentukan sasaran yang tinggi sekaligus cara-cara untuk mencapainya. Mereka sangat independent serta le­bih suka menentukan sendiri apa sasarannya dibanding sasaran yang sudah ditentu­kan oleh orang lain. Hal yang menonjol dari tipe driver, me­reka tidak terlalu suka meng­gunakan berbagai teori dan prinsip-prinsip dalam bekerja. Mereka lebih memfokuskan diri pada situasi yang lebih realistis. Karena mereka me­mang percaya pada fakta dan hal-hal yang rasional.

Memang, bekerja dengan perbedaan tipe dan karakter di atas merupakan hal yang cukup sulit. Bahkan tak jarang menimbulkan pergesekan, konflik, dan friksi. Tetapi sesungguhnya, jika diko­laborasikan dengan baik, perbedaan tersebut bisa jadi merupakan modal besar bagi kekuatan manajemen dan or­ganisasi. Tentu saja kolabo­rasi tersebut harus dilakukan dengan sikap fleksibel dalam menghadapi masing-masing tipe.

Tetapi fleksibelitas ini pun sebaiknya dilakukan sesuai porsinya. Karena jika berlebihan justru akan menghilangkan kekuatan masing-masing. Pendek kata, kerja sama yang solid akan tercipta jika anda bisa mene­rima segala kekurangan dan kelebihan masing-masing, tanpa perlu memperdebatkan perbedaan yang ada. Justru dari perbedaan tersebutlah anda bisa saling belajar dan melengkapi.

Tampilkan Semua

Kotak Hitam di Balik Perilaku Beragama

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Psikologi Agama Penulis : Ahmad Saefudin Penerbit : Kencana Cetakan : Februari, 2019 Tebal : xviii+296 halaman ISBN : 978-602-422-747-0 Agama merupakan salah satu penggerak utama perilaku individu. Pengaruh agama tersebut...
Selengkapnya

Romy Coreng M uka Politisi Muda

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi dalam seleksi jabatan di Kementerian Agama, Sabtu (16/3). Romahurmuziy...
Selengkapnya

Benahi Mutu Pendidikan

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Indra Charismiadji Bidang pendidikan seharusnya menjadi topik debat capres-cawapres karena mutunya rendah. Padahal kualitas pendidikan merupakan solusi memecahkan berbagai permasalahan bangsa. Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Menikmati Gurihnya Olahan Saripati Kedelai

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kedelai salah satu bahan pangan yang akrab di lidah orang Indonesia. Ada banyak makanan yang dihasilkan dari kedelai. Selain enak, olahan kedelai juga kaya gizi.

Kedelai sudah menjadi salah satu bahan makanan uta­ma di Indonesia. Olahan kedelai bisa divariasikan menjadi sajian masakan dan kuliner yang enak menyehatkan.

Dua jenis makanan yang sudah melegenda yang berasal dari saripati kedelai adalah tahu dan tempe. Tapi, kali ini yang dibahas adalah Tahu.

Ya, jenis tahu bisa dikenal dari warnanya. Ada yang kuning, namun ada juga yang berwarna putih. Teksturnya yang lembut serta rasa gurih membuat tahu memiliki penggemar ter­sendiri.

Di beberapa dae­rah, tahu memiliki beragam olahan dan rasa. Misannya, tahu sumedang, tahu bulat, tahu susu, bahkan tahu keju. Tak hanya dimakan langsung setelah digoreng, tahu juga bisa dimasak dan diolah bersama bahan makanan lain.

Bahan tahu sendiri adalah kacang kedelai, tepatnya saripati kedelai. Kedelai difermentasi dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe yang asli dari Indonesia, tahu berasal dari Tiongkok seperti halnya kecap, tauco, bakpau, dan bakso.

Bila membuat sup dari pure ke­delai biasanya harus diberi bumbu. Bila sup tersebut diberi garam kemungkinan besar mengandung nigari (garam alami).

Dengan adanya garam biterrn (nigari) maka penggumpalan tahu segera terjadi, garam yang sengaja ditambahkan ternyata dapat meng­gumpalkan tahu. Para tukang masak kemudian mengambil ampas tahu, agar mendapat tahu yang lebih lem­but dengan tekstur yang indah.

Hasil gambar untuk Tahu

Tahap berikutnya adalah dengan pengepresan. Teknik dilakukan untuk membantu makanan ini le­bih tahan segar dalam waktu yang cukup lama.

Meski disebut populer di Tiong­kok, datangnya tahu ke Nusantara sendiri, tidak dapat ditentukan kapan waktunya yang tepat. Namun, orang Kediri mengklaim sebagai kota pertama di Nusantara yang mengenal tahu, yang dibawa tenta­ra Kubilai Khan pada tahun 1292.

Seperti yang ditulis sejarawan bahwa tempat berlabuhnya jung-jung Mongol di kota Kediri sam­pai hari ini masih disebut dengan Jung Biru. Armada ini mempunyai jung-jung khusus untuk mengurus makanan tentara, termasuk satu yang khusus untuk menyimpan ka­cang kedelai dan membuat tahu.

Pada abad ke-19, orang-orang Jawa dilanda krisis gizi yang luar biasa akibat penerapan sistem cultuurstelsel (Tanam Paksa). Hasil bumi dikuras untuk kepentingan kolonial sampai mereka sendiri kesulitan untuk makan. Saat itulah tahu muncul sebagai pangan alter­natif.

Sejarawan juga menyebutkan bahwa tahu dan tempe, men­jadi penyelamat orang-orang Jawa dari masa krisis asupan gizi. Tahu akhirnya kian terkenal dan makin digemari.

Sampai sekarang, tahu men­jadi makanan penting bagi orang Indonesia. Cara penyajiannnya di tiap wilayah pun bervariasi. Meski begitu, ia tetap menjadi pangan yang populer dan dapat dinikmati kapan saja.

Sebagai makanan ringan atau camilan, Anda pasti mengenal tahu sumedang yang bisa langsung dima­kan setelah digoreng. Paling nikmat dimakan dengan cabe rawit atau sambal kecap. Ada juga tahu gejrot, jajanan khas Cirebon.

Seporsi tahu gejrot berisi potong­an tahu sumedang, ulekan cabai rawit, lalu disiram dengan kuah yang dibuat dari gula merah, garam, bawang putih, bawang merah, asam, dan air.

Setelah selesai dibuat, tahu gejrot akan disajikan di atas piring dari tanah liat. Cara memakannya tak menggunakan sendok atau garpu, melainkan sebatang lidi untuk menusuk tahu gejrot.

Ada juga tahu tek, yakni makanan khas dari Jawa Timur yang merupa­kan campuran dari tahu goreng, lontong, taoge rebus, kentang gore­ng, mentimun, dan bumbu kacang seperti bumbu pecel. Sekilas, kuliner ini mirip dengan kupat tahu.

Nama tahu tek diambil dari suara gunting yang digunakan untuk memotong bahan masakan (tahu, lontong, kentang, dan telur) sehing­ga seperti berbunyi tek..tek..tek.

Ada juga tahu campur. Masih dari daerah Jawa Timur. Makanan ini terdiri dari sop daging sapi, tahu goreng, lontong, perkedel singkong, taoge, daun selada, bihun, dan kerupuk. Untuk melengkapi rasanya, tahu campur ini diberi bumbu petis.

Ada juga olahan dari kedelai yang disebut kembang tahu. Olahan kem­bang tahu bertekstur mirip puding. Rasanya lembut dan manis. Cara penyajiannya sangat mudah.

Semangkuk kembang tahu disir­am dengan kuah jahe. Makanan ini populer di Jawa Tengah, umumnya dijajakan keliling dengan pikulan. Meski biasa dimakan hangat-hangat, kembang tahu dingin juga tetap lezat.

Selain sebagai camilan khas, tahu juga bisa diolah dengan berbagai va­rian menu. Baik menu oriental atau menu khas Indonesia. Sebut saja, sapo tahu, pepes tahu, tahu balado dan lainnya sebagai teman nasi ha­ngat atau lauk pauk. n yun/E-6

Pepes Tahu

Hasil gambar untuk Pepes Tahu

Pepes tahu adalah satu sajian dari tahu yang dinikmati sebagai pelengkap nasi. Biasanya pepes tahu dibungkus daun pisang, atau jika Anda malas membungkusnya, anda juga bisa membuat pepes tahu dengan memasukkannya ke dalam mangkok tahan panas kemudian mengukusnya.

Bahan-bahan:

- Tahu 1 bungkus, dihancurkan hingga lembut

- Daun bawang dan seledri, cincang halus

- 3 siung bawang merah

- 2 siung bawang putih

- 5 lembar daun salam

- daun pisang untuk membungkus

- cabe merah

- cabe rawit

- garam

- penyedap rasa

- tomat

- gula merah

- telor ayam 1 butir

Cara membuat:

- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit, garam, penyedap rasa, dan gula merah. Masukkan kedalam bumbu tahu yang sudah dihancurkan. Berikan irisan tomat.

- Tambahkan telor ayam, aduk rata.

- Siapkan daun pisang, tambahkan daun salam sebelum di bungkus daun pisang.

- Kukus hingga matang. yun/E-6

Sapo Tahu

Hasil gambar untuk Sapo Tahu

Masakan dari tahu lainnya adalah sapo tahu. Anda harus mencoba membuat sapo tahu sendiri di rumah.

Bahan-bahan:

- Tahu 3 buah, dipotong

- Tofu (tahu Jepang) 2 butir, dipotong

- Wortel 2 buah, dipotong

- Brokoli 2 buah, dipotong

- Baso sapi

- Baso ikan

- Udang 8 ekor, potong, bersihkan

- Daun bawang, dipotong

- Seledri, dipotong

- Bawang Bombay ½ siung

- Bawang putih 2 siung

- Saus tiram

- kecap inggris

- minyak wijen

- tepung sagu 2sdm

- Garam

- Gula merah

- Penyedap rasa

Cara membuat:

- Panaskan minyak wijen, tumis bawang Bombay sampai harum

- Masukkan udang dan bakso. Aduk rata sampai matang. Masukkan wortel dan brokoli. Berikan saus tiram dan kecap inggris, aduk hingga sayuran setengah matang.

- Masukkan tahu, daun bawang, dan seledri. Tambahkan air. Berikan garam, gula merah, dan penyedap rasa. Diamkan hingga matang.

- Masukkan tepung sagu yang sudah diaduk dengan air. Aduk hingga rata dan mengental kemudian angkat. Sapo tahu siap dihidangkan.  yun/E-6

Tampilkan Semua

Rizky Febian Sediakan Sepatu untuk Para Milenial

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gaya berbusana dari penyanyi Rizky Febian yang dikenal kasual, sporty, dan trendy di setiap penampil­annya di publik, agaknya selalu mencuri perhati­an penggemar­nya di kalangan milenial. Dari ujung rambut sampai ujung kaki,...
Selengkapnya

Upaya Alumni Sumbangsih Bangun Bangsa via Memotret, Menulis, dan Bermusik

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Memanfaatkan mo­mentum hari jadi Yayasan Perguruan Sumbangsih Jakarta yang ke-66, Para alumni lintas ang­katan yang tergabung dalam komunitas #Sumbangsihun­tukbangsa mendeklarasikan sebuah program bertajuk "Big Bang...
Selengkapnya

Slank Ajak untuk Tak Golput

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Grup musik Slank mengimbau para peng­gemarnya ataupun ma­syarakat lain Indonesia untuk terlibat sebagai pemilih dalam Pemilu 2019 dan tidak menjadi golongan putih (golput). “Zaman orba (orde baru), golput itu memang seksi....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Pameran Mainan

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Kampanye Aman

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

“Job Fair Digital”

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Wisata Budaya

Senin 18/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Waktu Kampanye yang Lama Membuat Jenuh Masyarakat dan Politisi

Senin 18/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Durasi masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selama lebih dari enam bulan, dinilai sejumlah pihak tidak efektif.

 

Memang, pada awalnya diharapkan durasi yang panjang akan mengakomodir para calon legislatif dan pasangan calon (paslon) presiden-wakil presiden untuk optimal dalam mengkam­panyekan gagasan dan program-programnya.

Namun, yang terjadi saat ini adalah kampanye saling menyindir dan kampanye jargon oleh kedua paslon, bahkan pileg kurang tersen­tuh oleh publik. Hal tersebut yang membuat jengah masyarakat.Untuk mengupas hal itu, Koran Jakarta mewawancarai Pakar Psikologi Politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk, di Jakarta, Sabtu (9/3). Berikut petikannya.

Bagaimana pendapat Anda mengenai waktu kampanye pe­milu yang begitu panjang?

Menurut saya, durasi kampanye pemilu kali ini memang terlalu panjang, mungkin karena kita be­lum pernah memiliki pengalaman pemilu yang serentak ini, antara legislatif dan presiden. Logikanya dibuat enam bulan kampanye kan, karena secara matematis penam­bahan antara kampanye pilpres tiga bulan dan kampanye pileg tiga bulan. Ternyata bagi masyarakat kita tuh terlalu panjang, menguras emosi, sehingga berdampak psikis untuk masyarakat.

Bagaimana dampak psikis bagi masyarakat?

Persoalan kita begini, demokrasi kita itu panas ke dalam, karena urusan agama, suku, kebencian, dibawa ke ranah politik. Jadi, diskursusnya itu bukan diskursus yang relevan den­gan politik seperti program, gagasan, dan ideologi. Arti­nya, kalau polarisasi masyarakat berbasis pro­gram dan ideologi tidak apa-apa. Banyak orang yang mencemaskan kondisi masyarakat kita yang terpo­larisasi antara kedua kubu. Sesuatu yang tidak relevan itu membuat terbelahnya masyarakat, sehingga menguras emosi.

Lalu, bagaimana dampak psikisnya untuk politisi?

Ternyata bagi politisi, mereka banyak yang tidak suka terhadap durasi kampanye lama ini, karena makin banyak penge­luaran. Jadi, sekarang banyak yang mengeluh “Dulu tiga bulan saja saya keluar uang sekian banyak, apalagi sekarang enam bulan.” Jadi, logistik yang dibutuhkan menjadi banyak. Selain itu, dampaknya juga kelelahan akibat durasi kampanye yang lama. Mer­eka menjadi tegang, panas, dan tidak nyaman karena terlalu lama bermusuhan. Bahkan, bisa ber­musuhan dengan saudara sendiri, emosi tersebut membuat suasana yang tidak nyaman.

Kemudian, apakah akan berdampak makin banyaknya kampanye hitam dan hoaks?

Itu cukup jelas, karena mereka kekurangan bahan kampanye, kekurangan ide. Akhirnya, bermun­culan hoaks dan fitnah, kampanye hitam, yang merugikan masyarakat. Itu juga bagian yang menguras emosi masyarakat, membuat orang panas dan marah. Yang namanya hoaks dan fitnah merupakan kemunduran peradaban, lebih banyak mudharatnya.

Pada akhirnya, hal tersebut merugikan siapa?

Semua dirugikan, karena itu nanti akan membuat keresahan di masyarakat. Misalkan ada kampa­nye hitam yang bilang bahwa kalau salah satu paslon menang, agama tidak boleh lagi, azan dilarang, LGBT dihalalkan, padahal kan itu membuat resah.

Selanjutnya, evaluasi apa yang harus dilakukan?

Pertama, mungkin KPU ha­rus segera mengevaluasi waktu kampanye yang begitu lama pada pemilu berikutnya, perlu dijadikan catatan dan pertimbangan tahun ini apakah efektif atau tidak. Se­lanjutnya, tentu masyarakat harus bisa mendewasakan diri. Publik harus memperkuat kemampuan literasinya, terutama dalam menyaring informasi yang diperoleh agar hoaks dan fitnah tidak menyebar luas. trisno juliantoro/AR-3

Tampilkan Semua

Pemerintah Resmi Melarang Operasional Boeing 737 MAX

Jumat 15/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah pesawat Ethiopian Airlines ET302 yang menggunakan Boeing jenis 737 MAX 8 kecelakaan pada Minggu,10 Maret 2019, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melakukan pengawasan secara ketat terhadap dua maskapai yang saat ini...
Selengkapnya

Hentikan Upaya Mendelegitimasi Penyelenggara Pemilu

Kamis 14/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kabar tentang adanya upaya mendelegitimasi pemilu serentak, terutama pemilihan presiden, ramai dibicarakan. Bahkan, Ace Hasan Syadzily, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Kyai Ma’ruf, mengatakan perlu di waspadai upaya-upaya...
Selengkapnya

Penyisiran WNA Masuk DPT Selesai dalam Seminggu

Senin 11/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menggelar pertemuan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pertemuan khusus itu membahas warga negara asing (WNA)...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Ada Presiden di KRL

Sabtu 16/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

 

Saya tak bisa menyem­bunyikan kecemasan melihat “berita” di med­sos bahwa Bapak Joko Widodo memilih naik kereta api dari Stasiun Tanjung Barat menuju Bogor. Di jam sibuk itu, saat para komuter Bogor–Ja­karta pulang kerja, juga di hari itu (Rabu 6/3) nampak kereta penuh. Kereta Rel Listrik, KRL, begitu nama yang saya ingat ke­tika diresmikan, menjalani rute tetap Jakarta–Bogor bolak-balik.

Saya pernah menjadi pengguna tetap ketika tinggal di Depok— masih belum ada nama stasiun Depok Baru atau Depok Lama. Saya merasa tahu betul bahwa di dalam gerbong kereta, bukan hanya susah mencari tempat duduk, melainkan bahkan berdi­ri saja susah. Membuka atau me­makai jaket nyaris bersentuhan dengan penumpang lain.

Saya membayangkan suasana yang sangat tidak mendukung keselamatan Bapak Presiden. Kereta pastinya akan berhenti di banyak stasiun sebelum sampai Bogor. Pada saat kereta berhenti dan penumpang naik turun, gesekan atau senggolan bisa ter­jadi. Saya membayangkan dan merasa makin cemas. Akhirnya, saat itu juga saya menuliskan untuk Surat Pembaca—rubrik yang paling tepat menghubung­kan pembaca dengan redaktur.

Alasan kurang lebihnya Pak Jokowi tak perlu “blusukan” menjadi penumpang kereta. Risikonya terlalu besar, kalau-kalau.... Meskipun saya juga sa­dar sepenuhnya, siapa yang bisa memberi nasihat kepada Bapak Presiden dalam soal begini ini. Tengah malam berduaan dengan sopir pun dijalani ketika berkunjung ke suatu daerah di Jawa Tengah.

Meskipun menurut saya, fak­tor keamanan dalam kereta api lebih susah diperhitungkan.

Kamis kemarin, Surat Pembaca dimuat, dan untuk pertama kalinya menerima respons terbanyak dari sebuah tulisan. Intinya: saya tak usah terlalu cemas, nasib manusia sudah ada yang mengatur. Jenis kedua membenarkan kecemasan saya, dan juga menyarankan kecemasan ini cukup sampai di sini saja. Ada varian lain yang mengatakan saya “orang bayaran”, apa lagi dalam situasi politik seperti ini.

Saya kira dalam situasi mana pun, berbaur bersama penumpang dalam perjalanan kereta api dan berhenti di banyak stasiun, sama juga mengundang bahaya. Sebaiknya dihindarkan. Cukup sekali ini saja. Pastilah sebelumnya sudah banyak pertimbangan yang kurang lebih sama.

Antara jangan naik kereta atau kapan-kapan saja dengan persiapan lebih matang. Tapi kesimpulan mana pun juga, kalau Pak Jokowi mantap melakukan, siapa yang bisa menghentikan. Dalam Surat Pembaca itu, saya mengandaikan bahwa yang bisa melarang, yang bisa mengh­entikan hanyalah ibunya, Ibu Sudjiatmi. Dan yang pasti Ibu Sudjiatmi sudah menasihati jika memang harus dinasihatkan.

Kini sudah Sabtu, dan masih ada saja yang memberi tang­gapan peristiwa itu. Saya senang ternyata masih banyak orang yang memikirkan hal lain selain kepentingannya sendiri, dan menyuarakan, dan mende­batkannya. Saya tidak merasa sendirian ketika menuliskan Surat Pembaca dan mengulangi menjelaskan di rubrik ini.

Tampilkan Semua

Hajriyanto Y Thohari

Sabtu 16/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hubungan Indonesia dengan Lebanon bermula dengan diumumkannya pernyataan pengakuan de jure atas negara Republik Indonesia oleh Presiden Lebanon, Bechara El-Khoury, pada tanggal 29 Juli 1947. Lebanon adalah negara ketiga yang mengakui...
Selengkapnya

Teknologi Serat OLED untuk Pakaian Rajutan

Sabtu 16/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Para ilmuwan dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) berhasil mengembangkan dioda pemancar cahaya organik atau organic light-emitting diodes (OLEDs) yang sangat efisien pada serat ultra-tipis. Organic...
Selengkapnya

Metode Baru Mendeteksi Gen Penyebab Kanker

Sabtu 16/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kampanye untuk menyelamatkan anak-anak dari serangan penyakit yang mematikan terus dilakukan. Memanfaatkan perkembangan teknologi, para pakar mengembangkan perangkat untuk mendeteksi dini kanker pada anak-anak. Peneliti di bidang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta