Koran Jakarta | October 21 2019
No Comments
JEDA

RUU Konservasi SDA Mandek

RUU Konservasi SDA Mandek

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Peneliti dari Yayasan Madani Berkelanjutan Trias Fetra, mengatakan di Jakarta, Kamis (28/2) DPR dinilai masih setengah hati memperjuangkan Rancangan Undang- Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya atau dikenal dengan sebutan RUU KSDAHE. Sebab hingga hari ini, pembahasan RUU tersebut mandek di tengah jalan. Padahal payung hukum tentang konservasi sangat urgen dan mendesak.

Menurut Trias, payung hukum konservasi yang digunakan saat ini, yaitu UU Nomor 5/1990 tentang KSDAHE. Tapi regulasi yang ada, sudah tidak lagi relevan dengan kompleksitas permasalahan yang dihadapi di lapangan. Terlebih, sudah 29 tahun lamanya UU tersebut belum direvisi. Sehingga dari sisi konten tak lagi sesuai dengan tantangan zaman dan perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Sementara itu, Adrian Putra dari WikiDPR.org mengungkap hasil kajian #vote4Forest terhadap RUU KSDAHE. Hasil kajian mencatat, kecenderungan sikap wakil rakyat terhadap RUU KSDAHE didominasi oleh sentimen positif sebanyak 84 persen. ags/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment