Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Menikmati Pesona Pantai Tiga Warna

📅 Sabtu, 15 Jul 2017, 01:00 WIB | Oleh:
Menikmati Pesona Pantai Tiga Warna Doc: KORAN JAKARTA/Wachyu Ap

Pantai dan gunung tetap menjadi tempat favorit bagi para wisatawan. Indonesia yang di setiap pulau memiliki jajaran pegunungan sekaligus sebagai negara kepulauan dengan garis pantai mencapi 99 ribu kilometer, menjadikan negara kita sebagai surga perjalanan dengan destinasi wisata yang superlengkap.

Pantai sebagai pintu gerbang ke laut lepas memang penuh daya tarik bagi wisatawan. Beraneka ragam kegiatan rekreasi bisa kita dilakukan mulai berenang, bermain di pasir, atau sekadar menikmati segarnya kelapa muda sambil berfoto-foto.

Kawasan Malang Raya adalah satu wilayah yang memiliki potensi wisata yang lengkap di Jawa Timur. Terdiri dari Kota Malang, Batu, dan Kabupaten Malang, kawasan ini memang telah lama dikenal sebagai sentra wisata Jawa Timur. Selain terletak di lereng Gunung Arjuno dan tak jauh dari Gunung Bromo, ketiganya juga dekat dengan daerah pesisir selatan Jawa Timur yang kaya akan pantai-pantai nan indah.

Salah satu destinasi wisata bahari yang tengah naik daun di Kabupaten Malang adalah Pantai Tiga Warna yang berada di Desa Tambak Rejo, Pedukuhan Sendang Biru, Kecamatan Sumber Manjing Wetan. Sebutan "Tiga Warna" pada pantai yang terletak enam jam perjalanan darat dari Surabaya ini berasal dari warna air laut dan pasir pantainya yang berselang-seling, biru tua, biru muda, dan cokelat kemerahan.

Degradasi atau perubahan warna yang mencolok seolah ada

garis batas di lokasi wisata ini yang menjadikan Pantai Tiga Warna terkenal. Apalagi di tengah demam penggunaan media sosial, sehingga orang gemar mengunggah foto-foto yang apik. Di kawasan ekowisata ini, pengunjung dapat melakukan beragam aktivitas, mulai snorkling, berenang, menanam bibit mangrove, atau sekadar narsis mengambil gambar air laut dengan aneka warna berlatar Pulau Sempu yang hanya berjarak 100 meter dari garis pantai.

Perjalanan mencapai pantai pun menjadi keseruan tersendiri bagi pengunjung. Pasalnya, kendaraan roda empat tidak bisa masuk, pengunjung harus melakukan tracking pada jalur yang telah disiapkan. Ditemani seorang pemandu, setiap kelompok wisatawan akan dibawa menyusuri jalur ber-paving, hutan manggrove, kebun pisang, maupun sejumlah pantai yang berada di kawasan Clungup ini.

Sebelum mencapai tujuan akhir Pantai Tiga Warna, setidaknya terdapat beberapa pantai yang memilki daya tarik dan keindahannya masing-masing. Sebut saja Pantai Batu Pecah, dengan ikon batu karang menjulang yang akan tampak spektakuler terkena pecahan ombal laut selatan menerpa, atau Pantai Gatra yang dapat digunakan pengunjung bermain kano dan memiliki camping ground di pasirnya.

Pantai yang dibuka pada pertengahan 2014 tersebut, kini menjadi tujuan favorit wisatawan tidak hanya oleh masyarakat Malang Raya saja, namun juga pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan luar negeri. Suasana alam di sekitar pantai memang memesona setiap orang yang datang, hijaunya rerimbunan hutan lindung di Pulau Sempu yang berdekatan, pasir pantai yang bersih dan terasa lembut di kaki, pemandangan warna laut yang selang-seling berpadu dengan warna langit biru dan awan-awan menjadi kesatuan yang indah.

Kebersihan merupakan salah satu poin lebih kawasan yang berada di area konservasi hutan mangrove, terumbu karang, dan hutan lindung ini. Meski dipadati pengunjung, tak nampak satu pun sampah di pantai. Kalaupun ada, itu pun hanyalah ranting dan dedaunan yang hanyut dibawa ombak. Tak mengherankan, kondisi ini rupanya memang telah dirancang oleh pihak pengelola, Clungup Mangrove Conservation (terletak di kawasan Clungup) yang mengonsepnya sedemikian rupa.

Wisatawan yang ingin datang harus mendaftar jauh-jauh hari karena setiap hari kawasan ini hanya dibuka untuk kuota 100 orang pengunjung. Meskipun garis pantai Tiga Warna hanya sekitar 60 meter, namun pengunjung tak terlalu berjejalan, dan soal sampah lebih mudah dikontrol. Bahkan hebatnya untuk urusan sampah, begitu pengunjung masih berada di gerbang pintu masuk yang jaraknya berada sekitar 300 meter dari lokasi, petugas loket akan langsung menginventaris potensi sampah pengunjung.

Setiap barang bawaan berupa kemasan makanan, minuman, dan tas plastik akan dihitung. Bila saat wisatawan akan meninggalkan lokasi kedapatan jumlahnya tidak sesuai dengan data semula, akan dikenakan denda per item-nya. Petugas kebersihan pun di pantai tak henti-hentinya mengumpulkan daun dan ranting di sela riak gelombang dan pasir yang lembut.

Rute menuju Pantai Tiga Warna tak terlalu sulit. Dengan pesawat atau kereta api kita bisa mencapai Kota Malang sebagai base camp, dilanjutkan perjalanan darat dari Malang dengan mengambil jalur melalui Gadang. Kemudian, dilanjutkan hingga persimpangan Sendang Biru. Sesampai di Jalur Lingkar Selatan, kita tinggal mengikuti papan petunjuk arah menuju Pantai Goa Cina, dam sejumlah pantai eksotis lainnya, seperti Pantai Bajul Mati, Pantai Cina, hingga persimpangan menuju TPI (Tempat Pelelangan Ikan), lalu ambil arah menuju Clungup Mangrove Convervation.

Setiap kelompok wisatawan dibatasi maksimal 10 orang untuk bisa masuk, sedangkan bagi yang datang kurang dari jumlah itu dapat bergabung dengan kelompok lain untuk kemudian menyewa pemandu. Wisatawan bisa memilih paket-paket yang disediakan pengelola, mulai paket lengkap, termasuk makan siang, main kano, dan mengunjungi setiap pantai yang ada di kawasan Clungup, atau hanya memilih beberapa pantai yang diinginkan, dengan Pantai Tiga Warna sebagai tujuan utama. SB/E-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Cegah Radikalisme, Pemerint...
Daerah
Mitigasi Kekeringan, Lumaja...
Nasional
Pelepasliaran Tukik dalam P...
Olahraga
Perkuat Lini Pertahanan, Pe...
Nasional
Dua Dosen Unnes Ajarkan Bah...
Nasional
Bapanas Pastikan Ketersedia...
Megapolitan
DKI Jadi Kota Ramah Hewan, ...
Dua Arca Perunggu Dikembalikan As ke Indonesia, Ini Alur Penyelundupannya!

Dua Arca Perunggu Dikembalikan As ke Indonesia, Ini Alur Penyelundupannya!

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.