Koran Jakarta | November 12 2019
1 Comment

Fitur Chatbot Terus Berkembang

Fitur Chatbot Terus Berkembang

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Chatbot bekerja dalam memberikan respons spesifik sesuai aturan dan tingkat kecanggihan yang diberikan dalam programnya.

Teknologi chatbot kini semakin populer untuk memberikan layanan percakapan cepat kepada konsumen. Chatbot kini juga semakin pintar dengan solusi layanan lebih lengkap.

Kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI) melahirkan banyak solusi otmasi, salah satunya berupa chabot. Chatbot sendiri diartikan sebagai program komputer untuk mensimulasi percakapan yang didukung oleh aturan dan kecerdasan buatan.

Chatbot bekerja dalam memberikan respons spesifik sesuai aturan dan tingkat kecanggihan yang diberikan dalam programnya. Inilah mengapa banyak industri yang berhubungan dengan konsumen mulai mengadopsi chatbot sebagai layanan untuk menjawab pertanyaan atau keluhan konsumen tertangani dengan segera.

Salah satu perusahaan rintisan penyedia layanan AI dengan layanan chatbot adalah Kata.ai. Kata Platform besutan perusahaan yang bediri pada 2016 ini hingga kini telah digunakan oleh ribuan developer.

Mereka menggunakan Kata Platform untuk mengembangkan lebih dari tujuh ribu chatbot pada lebih dari 120 perusahaan dari 16 industri berbeda, di Indonesia.

Menurut Founder & CEO Kata. ai, Irzan Raditya, perusahaannya memiliki Kata Platform yang dapat dimanfaatkan secara mudah dalam mengembangkan chatbot yang kaya akan fungsi oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakannya.

Bahakan Kata Platform memiliki 10 fitur berbasis AI dan Natural Language Processing (NLP) baik berupa percakapan teks dan suara. “Kami melihat bahwa teknologi NLP adalah sesuatu yang kita ingin bisa bermanfaat bagi Indonesia. NLP akan bermanfaat bagi sektor bisnis mulai dari perbankan, industri dan lainnya, untuk itu kami menghadirkan Kata Platform,” ujar dia di Jakarta.

Kata Platform memiliki beberapa fitur yaitu, Kata Flow untuk pengembangan asisten virtual dengan kualitas korporasi, Kata NL untuk pengembangan model Natural Language dan mengolah insight dari data percakapan), Kata CMS untuk pengembangan dasbor untuk mengelola dan mengorganisasi konten chatbot.

Selain itu ada juga Kata Generator untuk membuat dan melatih dataset Natural Language, Kata Boost untuk mengelola kampanye pemasaran dalam chatbot, Kata Voice untuk asisten virtual berbasis suara, Kata Omnichat berupa dasbor untuk mengelola proses layanan pelanggan.

Selanjutnya, Kata Assist fitur untuk membantu agen layanan pelanggan menjawab lebih cepat, Kata WhatsApp Dashboard dasbor untuk mengelola dan mengotomatisasi percakapan dalam WhatsApp, dan Katalog sebuah fitur untuk mencari dan memanfaatkan hasil pengembangan developer dalam Kata Platform.

Kata Platform yang lengkap dapat dimanfaatkan pada pengembang dan para engineer membangun produknya sendiri. “Visi kami ingin menjadi integrated all in one AI platform yang menjawab permasalahan di Indonesia dan Asia Tenggara,” ungkap Irzan. Selain Kata.ai, nama-nama perusahaan lain penyedia layanan otomasi berbasis adalah Eva, Botika, Bahasa.id, Botika, Vutura, dan Bjtech.

PT Elektronik Virtual Asisten (EVA) yang berdiri pada 2017, menawarkan chatbot untuk beragam kebutuhan di berbagai platform messeging, seperti telegram, Facebook dan Line. Eva telah dipakai oleh Electronic City, Toyota Astra Finance, Mandiri Taspen, Prodia, Pos Indonesia, Kemnaker, Rumah Zakat. PT Antares Global Teknologi atau Bahasa.ai memiliki teknologi yang ditawarkan memungkinkan chatbot melakukan percakapan dalam bahasa Indonesia. Perusahaan yang berdiri pada 2018 tersebut dapat membantu memproses transaksi jual beli langsung dari channel chat popular, dengan pengguna adalah FPBIndonesia, BAF, Kalbe Family, East Venture, PLUGandPLAY dan AWS.

Sedangkan PT Botika Teknologi Indonesia (Botika) merupakan perusahaan Artificial Intelligence (AI) asal Yogyakarta. Botika menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang dapat memahami percakapan Bahasa Indonesia sehari-hari. Botika membantu pemilik bisnis online sebagai asisten percakapan via chat untuk melayani pelanggan mulai dari awal sampai dengan transaksi produk, seperti pencarian jadwal tiket pesawat dan booking. Penggunanya adalah Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia dan Lion Air, dan perusahaan travel seperti Baraya Travel, Bimo Trans, Cipta Ganti, dan Day Trans.

Vutura Chatbot Indonesia adalah platform chatbot yang membantu perusahaan membuat chatbot sendiri tanpa perlu pengetahuan teknis. Chatbot ini mampu terhubung dengan Line, Telegram, Facebook Messenger dan Website perusahaan, dengan page documentation lengkap untuk mengintegrasikan chatbot di aplikasi.

Terakhir, BJtech atau lebih dikenal dengan nama Bang Joni. Perusahaan yang beridri pada 2017, merupakan teman virtual dengan teknologi chatbot. Layanannya dapat membantu memenuhi kebutuhan pengguna kapanpun di manapun.

BJtech bisa isi pulsa, beli token listrik, pesan tiket pesawat, kereta api, info cuaca, jalan tol dan tempat makan semudah chating dengan teman. Bang Joni dapat ditemukan di LINE Messenger @bangjoni. Partnet Bang Joni antara lain Tiket.com, Skyscanner, Uber, XTrans dan Zomato. hay/E-6

Klik untuk print artikel

View Comments

asmiranda
Jumat 8/11/2019 | 23:59
kabar gembira untuk kalian...hanya di DUPA88 saja yang bisa membikin kalian jadi BIG BOSS alias jutawan dadakan......segera aja join now dan BUKTIkaaaannn....

Submit a Comment