Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Ekspedisi Bhinneka Merajut Rasa Generasi Muda di Tengah Keberagaman

📅 Selasa, 05 Nov 2019, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekspedisi Bhinneka Merajut Rasa Generasi Muda di Tengah Keberagaman Doc: Koran Jakarta/imantoko

Menerima perbedaan dan melihat keberagaman sebagai sebuah keindahan menjadi salah satu kerinduan generasi Z Indonesia yang kemudian coba ditularkan oleh peserta Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa (EBBB) untuk negeri. Ekspedisi yang digagas Yayasan Helping Hands (YHH) ini bertujuan menyatukan berbagai anak bangsa dari Aceh hingga Papua, dengan beragam suku, agama hingga perbedaan kondisi fisik.

Wendy Kusumowidagdo, Direktur Eksekutif YHH, menjelaskan EBBB sejatinya adalah program beasiswa pertukaran pelajar setara SMU dengan melibatkan pelajar Sekolah Luar Biasa, yang notabene penyandang disabilitas. "EBBB adalah program inklusivitas secara utuh tanpa batas. Misi besarnya agar para penerus perjuangan bangsa ini mendapatkan pengalaman dan pembelajaran bersama melalui tantangan ekspedisi alam untuk mengembangkan karakter diri, kerjasama, dan toleransi di tengah tantangan, perbedaan dan keberagaman," ungkap Wendy.

Basis kurikulum yang dikedepankan dalam program ini ialah outdoor education, dengan melalukan ekspedisi alam yang dilangsungkan di OBI Eco Campus, Jatiluhur, Jawa Barat, dari 25 Oktober hingga 1 November 2019. Selanjutnya setelah outdoor education, ada pertemuan bersama para pakar mengenai isu-isu perempuan, minoritas, disabilitas, lingkungan hidup dan seni. Para pembicara yang terlibat dalam sesi berbagi ini di antaranya Angkie Yudistia (Founder dan CEO This- Able), Hannah Al Rashid (Aktris dan Pegiat pencak silat), Ananda Sukarlan (Komposer dan Pianis internasional), serta Hari Prast (Komikus).

Wendy menyampaikan, program ini tidak akan berhenti saat peserta selesai mengikuti program. Pihaknya akan tetap melakukan pendampingan sekembalinya peserta ke daerah masing- masing. Lebih jauh Wendy memaparkan melalui EBBB diharapkan setiap peserta dapat belajar bahwa semua orang dapat hidup berdampingan, apapun latar belakang kehidupan dan kondisi fisiknya. ima/R-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.