Bumbu Dasar Masakan Indonesia
📅 Jumat, 19 Jan 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
Bumbu atau herb merupakan tanaman aromatik yang ditambahkan pada makanan. Bumbu berfungsi sebagai penyedap maupun pembangkit selera.
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan khazanan seni kuliner yang luar biasa. Di dapur masyarakat Indonesia, setidaknya mengenal sejumlah bumbu dasar yang menopang rasa dari setiap sajian kuliner Indonesia.
Tak bisa dipungkiri perpaduan beragam bumbu dan rempah yang dalam masakan Indonesia. Paduan renpah ini sangat berperan memperkaya rasa sajian dari setiap sajian kuliner nusantara.
Bumbu dasar sebenarnya merupakan bumbu yang bayak digunakan dalam setiap masakan Indonesia. Komposisinya biasanya berupa campuran dari bawang merah, bawang putih, garam serta bahan tambahan lainnya seperti kemiri, ketumbar, jahe, merica atau lada maupun rempah lain seperti kunyit dan juga cabai.

Beberapa bahan dalam bumbu dasar juga berperan dalam memberikan warna masakan seperti kuyit misalnya. Penggunaan bumbu sendiri sangat diperlukan dalam pengolahan makanan karena bumbu memiliki banyak peran.
Bumbu tak hanya memberikan rasa atau meningkatkan aroma pada makanan, beberapa bumbu yang ditambahkan dalam pengolahan makanan juga dapat berfungsi secara estetika untuk mempercantik masakan. Ini untuk membantu merangsang proses pencernaan makanan menjadi lebih baik. Penggunaan bumbu tertentu juga berperan sebagai pengawet alamiah seperti penggunaan kunir misalnya.
Dalam dapur masyarakat Indonesia, setidaknya mengenal tiga jenis bumbu dasar yang dapat diolah menjadi berbagai rupa sajian kuliner yang lezat. Mulai dari tumisan, lalu panggangan hingga kuliner berkuah. Ketiga bumbu dasar tersebut antara lain, bumbu dasar putih, bumbu dasar merah, dan bumbu dasar kuning.
Pakar kuliner Sisca Soewitomo mengatakan bumbu menjadi inti dari setiap masakan Indonesia. "Makanan Indonesia itu sangat beragam. Tapi pada dasarnya memiliki kesamaan dalam hal bumbunya," kata Sisca beberapa waktu lalu. Sisca sendiri banyak mengulas mengenai bumbu dasar ini dalam sejumlah buku kuliner karyanya.
Pemberian nama bumbu dasar sendiri lebih di dasarkan pada warna dari bumbu dasar tersebut. Misalnya bumbu dasar putih yang merupakan bumbu dasar hasil racikan dari kemiri, bawang merah, bawang putih, ketumbar dan juga garam. Warna putih dan biasa digunakan untuk olahan seperti tumisan.
Menurut Sisca, salah satu bumbu yang dapat digunakan di hampir semua jenis masakan Indonesia adalah bumbu dasar berwarna putih atau disebut bumbu dasar putih. Penggunaan bumbu dasar putih mampu menghasilkan masakan dengan cita rasa yang gurih.
"Rahasia kelezatan bumbu dasar putih itu terletak pada ketepatan formula penggunaan bahan-bahan utama seperti bawang merah dan bawang putih, kemiri ataupun ketumbar," tambah Sisca.
Untuk menghasilkan sajian dengan bumbu dasar putih yang sempurna, terkadang beberapa rempah lain juga perlu ditambahkan. Baik itu berupa rempah daun ataupun rempah lainnya seperti kayu manis, cengkeh dan lain sebagainya.
Tak lupa proses penumisan bumbu yang juga akan mempengaruhi kelezatan dari sajian kuliner dengan bumbu dasar putih ini. "Sebaiknya perbandinganya 5 : 1. Misalnya sekitar 500 gram ditumis dengan minyak sekitar 100 ml sampai benar-benar harum," kata Sisca.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!