Antibiotik Terancam Tak Berfungsi
📅 Kamis, 11 Jan 2018, 06:09 WIB | Oleh: Eko S
Doc: HTTP://IKD.UGM.AC.ID/
YOGYAKARTA - Penyakit infeksi masih menjadi masalah serius manusia, padahal penggunaan antibiotik untuk melawan mikroba penyebab infeksi selama 80 terakhir telah membuat beberapa mikroba kebal terhadap serangan antibiotik yang sering disebut sebagai antimicrobial resistance (AMR).
"Karena itulah sangat diperlukan pemahaman dan pemikiran yang menyeluruh serta tindakan nyata untuk memecahkan masalah ini. Manusia dengan kepintarannya 80 tahun menaklukkan mikroba, tapi hari ini berada di ujung tanduk kekalahan," kata Ketua Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Tri Wibawa, dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM, Rabu (10/1).
Resistensi antibiotika terjadi karena adanya selection pressure yang terjadi pada saat antibiotika dipergunakan di klinik, hewan ternak, industri rumah tangga dan pertanian. Setiap penggunaan antibiotika berarti menambah terjadinya selection pressure.
Tri Wibawa menuturkan antimikroba yang sudah menjadi senjata utama dan sudah dimanfaatkan dalam waktu lebih kurang 80 tahun terancam tidak sakti lagi untuk membunuh mikroba. Hal tersebut disebabkan adanya kekebalan mikroba terhadap obat antimikroba yang dipergunakan selama ini. YK/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!