TMII Batasi Jumlah Wisatawan di Era "New Normal" | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 4 2020
No Comments
Tempat Wisata

TMII Batasi Jumlah Wisatawan di Era "New Normal"

TMII Batasi Jumlah Wisatawan di Era

Foto : Petugas memberi pakan kepada burung rangkong badak (Rhinoceros hornbill) koleksi Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (9/5/2020). Akibat ditutupnya TMII selama pandemi COVID-19, pengelola mengalami kesulitan penyediaan pakan
Petugas memberi pakan kepada burung rangkong badak (Rhinoceros hornbill) koleksi Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (9/5/). Akibat ditutupnya TMII selama pandemi COVID-19, pengelola mengalami kesulitan penyediaan pakan untuk satwa-satwa koleksi sehingga mereka membuka donasi dengan target Rp180 juta untuk persediaan pakan Juni-Juli 2020
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA  - Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) membatasi jumlah wisatawan hingga sepertiga dari kapasitas tampung tempat wisata di  Jakarta Timur itu saat pemberlakuan kenormalan baru.

"Kapasitas keseluruhan kita itu maksimal 60.000 pengunjung, kalau sepertiganya berkisar 15.000 sampai 20.000 orang," kata Manager Informasi Budaya dan Wisata TMII, Diah Tri Irawati di Jakarta, Rabu (3/6).

Ira mengatakan, pembatasan wisatawan maksimal sepertiga dari kapasitas tampung berlaku di seluruh wahana TMII.

Selama penerapan kenormalan baru pihaknya akan menutup sementara wahana dalam ruangan tertutup. "Untuk yang indoor tidak kita buka, tahap awal kebanyakan kita eksplorasi di outdoor saja," ujarnya.

Wahana dalam ruang tertutup yang dimaksud seperti bioskop Keong Mas, wahana air, dan lainnya.

Sementara wahana di luar ruangan seperti aeromovel, kereta gantung, Anjungan Nusantara, Taman Burung, dan sebagainya akan dibuka. "Contohnya taman burung itu nanti kita per satu sesi 400 orang. Biasanya itu hampir 2.000 pengunjung," ujar Ira.

Jam operasional TMII juga mengalami perubahan menjadi pukul 08.00-20.00 WIB untuk pintu masuk. Untuk wahana di dalam TMII pukul 08.00-16.00 WIB.

"Kebijakan ini merupakan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19," katanya.

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment