Tiongkok Uji Kandidat Vaksin Covid-19 pada Anggota Militernya | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 4 2020
No Comments

Tiongkok Uji Kandidat Vaksin Covid-19 pada Anggota Militernya

Tiongkok Uji Kandidat Vaksin Covid-19 pada Anggota Militernya

Foto : picture alliance/Photoshot/L Xiao
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi sentral militer Tiongkok mengijinkan pengunaan kandidat vaksin Covid-19 untuk anggota militer mulai 25 Juni untuk periode satu tahun. Kandidat vaksin dikembangkan unit riset militer bersama CanSino Biologics.

BEIJING -  Kandidat vaksin yang diberi nama Ad5-nCoV itu adalah satu dari delapan kandidat vaksin yang diijinkan untuk uji coba pada manusia, baik di Tiongkok maupun di luar negeri. Selain di Tiongkok, kandidat vaksin itu juga sudah mendapat ijin tes pada manusia di Kanada.

“Ijin uji coba kandidat vaksin virus korona pada manusia diberikan setelah uji klinis menunjukkan kandidat vaksin itu aman dan menunjukkan sejumlah keampuhan,” demikian pernyataan perusahaan CanSino Biologics.

“Ad5-nCoV untuk saat ini terbatas hanya untuk digunakan oleh militer Tiongkok, dan pengunaannya tidak bisa diperluas untuk skala vaksinasi lebih besar tanpa ijin dari departemen pendukung logistik,“ demikian pernyataan perusahaan pembuat vaksin CanSino Biologics mengutip komisi sentral militer Tiongkok.

CanSino Biologics menolak menanggapi pertanyaan mengenai apakah ujicoba kandidat vaksin itu bagi anggota militer merupakan kewajiban atau bersifat sukarela, dengan menyitir alasan rahasia komersial.

Persetujuan dari militer Tiongkok itu menyusul keputusan Beijing awal Juni ini untuk menawarkan dua kandidat vaksin lainnya bagi karyawan perusahaan milik negara yang akan bepergian ke luar negeri.

 

Tunjukkan Potensi

Dalam uji klinis fase 1 dan fase2 kandidat vaksin dari CanSino Biologics menunjukkan potensial mencegah penyakit yang dipicu oleh virus korona SARS-Cov-2 yang sejauh ini telah menewaskan lebih 500.000 orang di seluruh dunia. Perusahaan pembuat vaksin dari Tiongkok itu menegaskan, tidak dapat menjamin sukses komersial vaksin.

Akademi sains militer Tiongkok-AMS secara terpisah juga sudah mendapat ijin uji coba pada manusia untuk kandidat vaksin virus korona kedua awal Juni ini.

Sejauh ini belum ada vaksin yang mendapat ijin untuk penggunaan secara komersial untuk mencegah penyakit yang dipicu virus korona jenis baru SARS-CoV-2. Saat ini puluhan dari sekitar 100 kandidat vaksin yang diteliti di seluruh dunia, mulai memasuki fase uji coba pada manusia. DW/Rtr/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment