Satu Miliar Rupiah Itu Tabungan, bukan Dana Pensiun PNS | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 5 2020
No Comments
Menpan RB, Tjahjo Kumolo Terkait Polemik Uang Pensiun Rp1 Miliar

Satu Miliar Rupiah Itu Tabungan, bukan Dana Pensiun PNS

Satu Miliar Rupiah Itu Tabungan, bukan Dana Pensiun PNS

Foto : koran jakarta /m fachri
A   A   A   Pengaturan Font
Berita tentang usulan Menpan RB Tjahjo Kumolo untuk memberikan dana pensiun sebesar 1 miliar rupiah kepada PNS memicu polemik. Ternyata masalah sesungguhnya bukan pada pemberian dana pensiun tersebut.

 

Menurut mantan Menteri Dalam Negeri tersebut, wartawan media online tidak lengkap mengutip penjelasannya atau salah kutip. Untuk mengupas itu lebih lanjut, Koran Jakarta berkesempatan mewawancarai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, di Jakarta. Berikut petikan wawancaranya.

Benarkah Anda mengusulkan kepada Menteri Keuangan agar PNS dapat dana pensiun satu miliar rupiah?

Perlu saya luruskan. Media online itu tidak memuat secara lengkap penjelasan saya. Yang pasti, saya tidak pernah mengusulkan ke Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani agar ASN dapat dana pensiun satu miliar. Jadi itu salah kutip. Karena ini kan sudah ramai, maka saya merasa perlu mengklarifikasi itu. Meluruskan itu. Karena saya merasa tidak pernah mengusulkan kepada Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani agar PNS atau ASN itu dapat dana pensiun satu miliar rupiah.

Jadi yang benar seperti apa duduk perkaranya?

Yang benar, saya sebagai Menpan RB memang pernah berdiskusi tentang pengelolaan dana tabungan ASN di PT Taspen. Diskusi juga bukan dengan Menkeu, tapi dengan Ketua Umum Pegawai Republik Indonesia (Kopri), Pak Zudan Arif Fakrulloh, dan pihak PT Taspen. Jadi apa yang dibahas? Diskusi itu juga bukan membicarakan usulan tentang ASN dapat dana pensiun satu miliar, melainkan yang dibicarakan adalah pengelolaan iuran bulanan ASN yang dikelola PT Taspen mulai dari jadi ASN, dari awal sampai akhir masa kerja. Nah, dalam diskusi itu saya berharap, iuran tabungan ASN itu dikelola dengan baik oleh PT Taspen, sehingga nanti diharapkan ASN bisa mendapatkan hasil tabungannya dengan jumlah siginifikan.

Syukur-syukur ASN yang pensiun dapat kompensasi tabungan pensiunannya sebesar satu miliar rupiah yang merupakan hasil dari iuran tabungan pegawai yang saat ini baru mencapai puluhan juta rupiah. Jadi itu yang didiskusikan antara saya dengan Ketua Umum Korpri dan juga dengan pihak PT Taspen yang sekarang pada posisi sehat pengelolaan keuangannya.

Kenapa Anda berharap jika dana pensiun atau iuran pensiun yang ditabungkan ASN di PT Taspen itu hasilnya bisa signifikan?

Ya karena saat ini kondisi manajemen PT Taspen itu kan sedang sehat. Makanya saya berharap pengelolaan iuran ASN pun bisa dilakukan dengan baik pula di PT Taspen. Sehingga nanti itu, ASN yang menabung iuran pensiunannya dapat hasil tabungan yang maksimal.

Berarti jumlah satu miliar itu harapan Anda agar dana pensiun PNS mencapai sebesar itu?

Ya, itu harapan saya, ASN yang menabung di PT Taspen dana pensiunnya bisa mencapai satu miliar. Saya sebagai Menpan RB, dalam menjabarkan visi Bapak Presiden Jokowi khususnya terkait dengan reformasi birokrasi, kan tidak sekadar memikirkan penyederhanaan birokrasi, tapi juga memikirkan tunjangan serta tabungan ASN kelak saat pensiun nanti. agus supriyatna/ AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment