Samsat Daan Mogot Terapkan Protokol Kesehatan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 4 2020
No Comments
Layanan Publik

Samsat Daan Mogot Terapkan Protokol Kesehatan

Samsat  Daan Mogot Terapkan Protokol Kesehatan

Foto : Petugas memeriksa suhu tubuh pemohon SIM sebagai salah satu protokol pencegahan virus COVID-19 di Satpas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Daan Mogot, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO/Satpas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya)
Petugas memeriksa suhu tubuh pemohon SIM sebagai salah satu protokol pencegahan virus COVID-19 di Satpas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Daan Mogot, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO/Satpas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya)
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA  - Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat untuk para wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraannya

Kanit Samsat Jakarta Barat, AKP Bobby Danuardi mengatakan hal tersebut merupakan komitmen Samsat Jakarta Barat dalam memberikan pelayanan, sekaligus upaya memutus penyebaran virus tersebut.

"Kami komit menerapkan protokol kesehatan secara ketat, hal ini demi menekan penyebaran covid-19," kata Bobby di Jakarta, Rabu (3/6).

Wajib pajak yang memasuki wilayah Samsat Jakarta Barat diharuskan mencuci tangan di wastafel dengan sabun, mengukur suhu tubuh dan melewati ruang steril untuk disemprot cairan disinfektan.

Di dalam gedung pun, pihaknya membatasi jarak antar wajib pajak yang hendak mengurus berkas kendaraannya.

"Dalam gedung tidak boleh terlalu padat, 'physical distancing' itu penting. Kami urai juga dengan membuka pelayanan Samling atau Samsat Keliling serta Samsat Drive Thru untuk perpanjangan pajak tahunan di dalam area Samsat untuk menghindari terjadinya penumpukan di dalam gedung," ujar dia.

Pada Selasa (2/6) terjadi lonjakan pemohon karena banyak yang menyangka kalau program penghapusan denda pajak masih berlaku. "Penghapusan denda pajak sudah berakhir pada 29 Mei 2020 yang lalu. Nah wajib pajak itu berpikir kalau program itu masih ada makanya wajib pajak ramai kemarin," ujar Bobby.

Karena itu, Samsat Jakarta Barat merasa perlu memperketat protokol kesehatan Covid-19 untuk menjamin para wajib pajak tetap aman membayar pajak di masa pandemi.

Korlantas mengharuskan pelayanan SIM, STNK dan BPKB menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Keputusan tersebut merujuk pada Surat Telegram (STR) Kapolri Nomor : ST/1537/V/YAN.1./2020 tanggal 29 Mei 2020 yang ditanda tangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono. Ant/P-5


Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment