PM Inggris: Dunia Harus Bersatu dalam Melawan Penyakit | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 8 2020
No Comments

PM Inggris: Dunia Harus Bersatu dalam Melawan Penyakit

PM Inggris: Dunia Harus Bersatu dalam Melawan Penyakit

Foto : AFP
Boris Johnson
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON - Pada Kamis (4/6) Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, akan membuka Global Vaccine Summit (“KTT Gavi”) dalam upaya mendorong negara-negara dalam menggalang dana untuk menyediakan vaksin kepada jutaan penduduk di negara-negara miskin dan melindungi dunia dari kemungkinan pandemi lainnya.

Acara ini akan dihadiri oleh perwakilan lebih dari 50 negara, termasuk 35 kepala negara atau pemerintahan serta para pimpinan organisasi sektor privat dan kelompok masyarakat sipil. Acara ini diharapkan dapat menggalang dana sebesar 7,4 miliar dollar AS untuk Gavi agar dapat mengimunisasi 300 juta anak sebelum 2025.

“Penggalangan dana ini sangat diperlukan untuk melindungi anak-anak dari penyakit mematikan seperti polio, difteri, dan campak, serta memastikan pemulihan global dari virus corona. Pemberian imunisasi di negara-negara miskin juga akan memberikan dukungan kepada negara tersebut dalam menangani kasus virus korona,” demikian press release dari Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia yang diterima redaksi Koran Jakarta pada Kamis.

Saat vaksin sudah ditemukan, maka Gavi akan memiliki peran penting untuk menyalurkannya ke seluruh dunia, memastikan pemulihan skala global, dan juga mengurangi risiko infeksi di masa depan.

Ahli kesehatan telah memberi peringatan jika virus ini dibiarkan menyebar di negara berkembang, maka dapat berujung pada gelombang infeksi baru di dunia. Penduduk yang sudah divaksinasi secara langsung melindungi diri mereka dan juga populasi di sekitarnya dengan menurunkan tingkat penyebaran dan infeksi.

Di pembukaan KTT secara virtual itu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan bahwa dirinya berharap KTT ini dapat menjadi titik dimana seluruh dunia bersatu dalam pertarungan melawan penyakit.

“Inggris adalah donor tunggal terbesar dalam upaya internasional menemukan vaksin virus corona, kami juga tetap akan menjadi donor terbesar di dunia kepada Gavi dengan kontribusi sebesar 1,65 miliar poundsterling selama lima tahun kedepan,” kata PM Johnson.

“Saya mengajak semua untuk bergabung dengan kami dalam memperkuat kerja sama ini dan membuka sebuah era baru untuk kerja sama dalam bidang kesehatan, yang saya percaya merupakan ujian terpenting bagi kita semua saat ini,” imbuh dia.

Perdana Menteri Boris Johnson juga akan didampingi oleh Bill Gates (Ketua Bill & Melinda Gates Foundation) dan Dr Ngozi Okonjo-Iweala (Ketua dari Dewan Gavi).

Perhatian dunia saat ini terfokus kepada virus korona. Namun demikian, WHO, UNICEF, dan Gavi telah memperingatkan bahwa pandemi ini telah mengganggu proses vaksin rutin yang berdampak terhadap sekitar 80 juta anak-anak dibawah umur 1 tahun di 68 negara.

Inggris adalah pendukung Gavi terbesar saat ini, dimana Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Anne-Marie Trevelyan, telah mengumumkan pendanaan dari Inggris untuk Gavi sebesar 1.65 miliar poundsterling yang dapat memberikan vaksinasi kepada 75 juta anak-anak.

“Perhatian dunia saat ini terfokus kepada penanganan virus corona. Tapi kita tidak bisa membiarkan pandemi ini mengganggu imunisasi rutin di negara-negara miskin yang nantinya dapat menyebabkan penyebaran penyakit mematikan lainnya,” ucap Menteri Trevelyan.

“Kami memahami manfaat vaksin, oleh sebab itu kami perlu dukungan dana lebih untuk Gavi, agar kita bisa meneruskan tugas ini untuk menyelamatkan jutaan anak-anak dan melindungi semua dari penyakit menular,” pungkas dia. I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment