Penyidikan Kasus Penipuan pada Putri Arab Dikembangkan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 5 2020
No Comments
VARIA

Penyidikan Kasus Penipuan pada Putri Arab Dikembangkan

Penyidikan Kasus Penipuan pada Putri Arab Dikembangkan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengembangkan penyidikan kasus penipuan yang menimpa Putri Arab, Putri Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud. Untuk ini, polisi menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Kami menggandeng PPATK terkait aliran dana yang masuk ke rekening dua tersangka kasus ini yaitu Evie Marindo Christina dan Eka Augusta Herriyani. Evie dan Eka merupakan ibu dan anak,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (27/2).

Menurut Sambo, dari sisi transaksi keuangannya masih ditelusuri oleh PPATK. Kalau masih ada ditemukan lagi yang tidak sesuai dan dugaan hasil perbuatan (pelanggaran pidana) yang dilakukan, itu akan diproses. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Putri Lolwah dan tersangka pernah menjalin kerja sama di Kuala Lumpur, Malaysia, tetapi mengalami kebangkrutan.

“Menjalin kerja sama (di Malaysia) kemudian di sana bangkrut dan beralih ke Bali. Ditawarkan itu (investasi villa di Bali),” kata Sambo.

Sambo mengatakan motif pelaku melakukan penipuan murni karena faktor ekonomi. Motifnya simpel, untuk bayar utang, buat kebutuhan sehari-hari, dan belanja. Penyidik saat ini tengah fokus merampungkan berkas perkara kedua tersangka.

“Masih pemberkasan, nanti berkasnya disatukan. Mereka kena Pasal 372 KUHP, 378 KUHP, dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang,” kata Sambo. fdl/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment