Pemerintah Serap Rp20,5 T dari Lelang SUN | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 4 2020
No Comments
DISKONTO

Pemerintah Serap Rp20,5 T dari Lelang SUN

Pemerintah Serap Rp20,5 T dari Lelang SUN

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah menyerap dana 20,5 triliun rupiah dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan total penawaran masuk 72,03 triliun rupiah.

“Lelang ini sedikit melebihi target indikatif yang ditetapkan 20 triliun rupiah,” demikian pernyataan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Selasa (30/6).

Untuk seri SPN12210701 yang jatuh tempo pada 1 Juli 2021, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai 0,64 triliun rupiah dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,76688 persen. Untuk seri FR0081 dengan jatuh tempo 15 Juni 2025, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai 7,4 triliun rupiah dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,51062 persen.

Untuk seri FR0082 bertenor 10 tahun, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai 5,41 triliun rupiah dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,18933 persen. Untuk seri FR0080 dengan tenor 15 tahun, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai 3,05 triliun rupiah dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,61908 persen.

Untuk seri FR0083 bertenor 20 tahun, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai 2,25 triliun rupiah dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,63903 persen. Untuk seri FR0076 bertenor 28 tahun, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai 1,75 triliun rupiah dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,75 persen. Tidak ada penawaran yang masuk untuk SPN03201001, meski pemerintah awalnya menjadwalkan lelang untuk seri SUN ini.

Sebelumnya, dalam lelang tujuh seri SUN pada 16 Juni lalu, pemerintah menyerap dana sebesar 20,5 triliun rupiah dari penawaran masuk mencapai 84,82 triliun rupiah.

 

Ant/E-10

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment