Meksiko Sidik Mantan Presiden Pena Nieto | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 5 2020
No Comments
Skandal Korupsi

Meksiko Sidik Mantan Presiden Pena Nieto

Meksiko Sidik Mantan Presiden Pena Nieto

Foto : AFP/Martin BERNETTI
Enrique Pena Nieto
A   A   A   Pengaturan Font

MEXICO CITY – Harian Wall Street Journal (WSJ) edisi Rabu (19/2) menulis bahwa pemerintah Meksiko telah mulai menyelidiki skandal korupsi pada era pemerintahan pimpinan Presiden Enrique Pena Nieto.

“Penyelidikan ini merupakan bagian dari investigasi besar- besaran terhadap mantan pemimpin BUMN energi, Petróleos Mexicanos (Pemex), yaitu Emilio Lozoya,” lapor Wall Street Journal.

Dalam skandal ini, Lozoya saat masih memimpin BUMN energi, diduga telah menerima uang senilai 9 juta dollar AS untuk mengamankan kontrak Pemex dengan perusahaan baja asing dan domestik yang bersamaan waktunya ketika Lozoya jadi petinggi resmi kampanye untuk kubu Pena Nieto. Sebagian dari uang korupsi itu diduga ada yang mengalir dalam dana kampanye Pena Nieto walau hal itu dibantah oleh Lozoya.

Lozoya ditahan pekan lalu di Spanyol dan saat ini pengadilan Negeri Matador itu sedang menunggu putusan bagi ekstradisinya.

“Kantor Jaksa Agung telah memiliki bukti skandal korupsi yang dilakukan Lozoya terkait perusahaan baja Agronitrogenados dan Odebrecht, telah mencapai puncak kepemimpinan,” kata seorang pejabat penegak hukum yang enggan disebutkan jati dirinya pada WSJ mengacu pada jabatan yang dipegang Pena Nieto kala itu.

“Ekstradisi dan (kemungkinan) pengakuan dari Lozoya merupakan bagian penting dalam penyelidikan yang sedang dilakukan yang akan memutuskan nasib mantan presiden di masa yang akan datang,” imbuh dia.

Penyelidikan terhadap Lozoya sebenarnya telah dimulai sejak 2017, namun saat itu belum ada dakwaan yang dilayangkan padanya hingga Pena Nieto mengakhiri masa jabatannya setahun kemudian. Jika Pena Nieto terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi ini, maka ia akan jadi mantan Presiden Meksiko yang diajukan ke pengadilan. Dugaan keterlibatan Pena Nieto, secara tak langsung sempat disindir pengacara Lozoya yang bernama Javier Coello Trejo dalam sesi tanya jawab di sebuah stasiun televisi Meksiko dengan menyatakan bahwa kliennya tidak bertindak sendiri dalam skandal ini.

Tunggu Referendum

Pena Nieto menjabat sebagai Presiden Meksiko mulai dari 2012 hingga 2018. Ia menjabat setelah mengalahkan Presiden Meksiko saat ini, Andres Manuel Lopez Obrador, dalam pemilihan 2012.

Meskipun pemerintahan Pena Nieto diduga telah terlibat skandal korupsi, Presiden Lopez Obrador mengatakan bahwa ia tidak ingin menuntut para pendahulunya kecuali rakyat Meksiko mau memberikan suara pada referendum untuk menuntut mantan presiden Meksiko yang telah menjabat sejak era ‘90-an itu.

“Sikap saya amat pasti yaitu seorang presiden tidak boleh diadili,” kata Presiden Lopez Obrador kepada awak media seperti dikutip dari WSJ. Walau begitu, pejabat yang membocorkan penyelidikan terhadap Pena Nieto itu mengatakan kepada WSJ bahwa mengatakan dakwaan akan terus dilanjutkan dengan atau tanpa persetujuan presiden.

“Kantor Kejaksaan Agung akan menyelidiki kasus apa pun terhadap mantan presiden sebagai pelaksanaan otonomi, tanpa perlu konsultasi dengan Presiden Lopez Obrador,” kata pejabat itu. “Politik dan peradilan adalah dua dunia yang berbeda,” pungkas dia.  AFP/TheHill/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment