Mandiri Tawarkan Produk Pengelolaan Kas bagi Korporasi | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 3 2020
No Comments
DISKONTO

Mandiri Tawarkan Produk Pengelolaan Kas bagi Korporasi

Mandiri Tawarkan Produk Pengelolaan Kas bagi Korporasi

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Bank Mandiri menawarkan produk pengelolaan kas atau yang dikenal dengan  Mandiri Cash Management (MCM) bagi nasabah korporasi. Sebab, layanan tersebut memudahkan korporasi mengelola dan memantau aktivitas dana masuk (collection), dana keluar (payment) dan likuiditas rekening kelolaan secara real time online.

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 dimana individu dituntut tetap produktif dalam bekerja dari rumah seperti saat ini, terutama dalam operasional dan pengelolaan keuangan, MCM akan sangat membantu nasabah perusahaan karena dapat diakses dari manapun dan kapanpun, serta ditunjang fitur-fitur yang dibutuhkan nasabah,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan di Jakarta, Kamis (26/3).

Menurut Rully layanan tersebut memiliki fitur-fitur handal seperti layanan transfer domestik dan intenasional, pembayaran tagihan, monitoring aktivitas transaksi serta otorisasi bertingkat yang dilengkapi dengan teknologi keamanan terkini.

"Dengan berbagai keunggulan tersebut, MCM semakin diminati para pelaku usaha. Hal ini terlihat dari jumlah pengguna yang terus bertambah hingga mencapai 450 ribu perusahaan sejalan dengan pertumbuhan nilai transaksi sebesar 1.303 triliun rupiah  atau naik 16 persen dari periode yang sama tahun lalu,” jelasnya.

MCM, tambah Rully, juga mendukung nasabah korporasi dalam memenangkan persaingan usaha dan meningkatkan nilai tambah melalui efisiensi serta efektifitas aktivitas keuangan yang meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan bisnis.

"Meski kondisi dunia usaha global dan domestik saat ini tertekan oleh dampak finansial akibat pandemi Covid-19, kami optimis solusi-solusi cash management Bank Mandiri salah satunya seperti MCM tetap menjadi pilihan utama nasabah korporasi untuk membantu pengelolaan keuangan,” katanya.

 

bud/E-10

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment