Lima Terduga Teroris yang Ditangkap di Batang, Anggota JAD | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 5 2020
No Comments
Kelompok Radikal

Lima Terduga Teroris yang Ditangkap di Batang, Anggota JAD

Lima Terduga Teroris yang Ditangkap di Batang, Anggota JAD

Foto : ANTARA/HARVIYAN PERDANA PUTRA
DIPANTAU WARGA I Warga berada di rumah MM dan S, terduga teroris pascapenggeledahan di Dukuh Ngepung, Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (26/3). MM berprofesi sebagai pelukis ditembak mati di tempat dan S sebagai perajin sangkar burung.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Lima terduga teroris yang ditangkap di Ka­bupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/3), adalah jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) gabungan dari berbagai wilayah.

“Keempat tersangka (yang hidup) jaringan JAD,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Argo Yu­wono, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (26/3).

Argo menjelaskan para ter­sangka berasal dari JAD Jawa Tengah, yaitu Semarang, Ken­dal, dan Temanggung, serta ada juga yang merupakan JAD Makassar (Sulawesi Selatan).

“(JAD) Dari wilayah Sema­rang, Makassar, Temanggung, dan Kendal,” ucap Argo.

Argo menerangkan bahwa dari penangkapan di Batang tersebut petugas Densus 88 menyita sebuah samurai, satu golok, sangkur komando, jeriken berisi minyak, beberapa catatan, 10 bungkus korek api, 10 resistor, empat ponsel, 24 botol plastik kecil, dan 24 botol berisi cairan.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Iskandar Fitriana Sutisna, menjelaskan bahwa Tim Detasemen Khu­sus 88 Antiteror Mabes Polri meringkus lima orang terduga teroris di Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Satu dari lima terduga teroris itu ditem­bak mati.

“Satu orang pelaku tertem­bak karena melakukan perlawanan saat ditangkap,” Kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Iskandar Fitriana Sutisna, Ka­mis (26/3).

Adapun yang ditembak berinisial MT. Jenazah MT se­lanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah, untuk dilakukan autopsi.

Iskandar masih belum bisa menjelaskan lebih rinci ihwal identitas maupun keterlibatan para terduga yang ditangkap.

“Sekarang masih dalam proses pemeriksaan oleh Den­sus Mabes. Total pelaku sebanyak lima orang (satu tertem­bak),” ujar Iskandar.

Sebelumnya, pada 11 Ma­ret, Densus 88 juga meringkus seorang terduga teroris yakni DP alias AU di Kelurahan Tan­jung Gadang, Sungai Pinago Payakumbuh Barat, sekitar pukul 14.30 WIB. DP diduga merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Pekan­baru.

Di Desa Tolam, Kecamatan Bunut, Pelalawan, Riau, pada awal Februari, pernah terjadi pelemparan bom pipa oleh terduga teroris, WF. Dia tewas dalam penangkapan, juga di­duga satu jaringan dengan DP, namun berdasarkan hasil pemeriksaan, WF berencana menuju Suriah dan berperan sebagai administrator grup WhatsApp yang merekrut ang­gota baru. Ant/P-5

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment