Lampung Terima 2.000 APD | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 4 2020
No Comments
Antisipasi Wabah | Imbauan Tetap Berada di Rumah Harus Ditaati Masyarakat

Lampung Terima 2.000 APD

Lampung Terima 2.000 APD

Foto : ANTARA/DIAN HADIYATNA
TERIMA BANTUAN | Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi (kiri) menerima bantuan alat pelindung diri (APD) secara simbolis yang diserahkan oleh Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi. Kamis (26/3). APD yang telah diterima itu segera disalurkan ke sejumlah rumah sakit di Lampung untuk memberikan dukungan penuh bagi dokter dan para medis dalam menangani pasien yang terjangkit virus korona.
A   A   A   Pengaturan Font
Alat pelindung diri yang dibutuhkan dokter dan paramedis kini mulai disalurkan ke seluruh daerah, termasuk Lampung untuk kemudian diserahkan kepada rumah sakit.

 

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan bantuan 2.000 alat pelindung diri (APD) dari Pusat yang diterima oleh Komandan KOREM/043 Garuda Hitam (Gatam) dan langsung diserahkan ke pemerintah provinsi setempat.

“APD yang kita terima dari Pusat ini segera didistribusikan ke beberapa rumah sakit rujukan di Lampung,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Bandarlampung, Kamis (26/3).

Ia mengatakan bahwa Selasa (27/3), Dinas Kesehatan Provinsi Lampung bersama sejumlah direktur rumah sakit akan menyalurkan APD kepada petugas kesehatan yang menangani pasien Covid-19. “Semoga dengan APD dapat kita maksimalkan guna menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, tapi semoga saja di Lampung tidak bertambah lagi pasien yang positif corona,” kata dia.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, mengatakan bahwa Dinas Kesehatan telah mendistribusikan 60 APD ke sejumlah rumah sakit yang dirujuk sebagai tempat penanganan Covid-19.

“Sekarang kita dapat dari pemerintah pusat 2.000 APD yang akan kita salurkan ke rumah sakit rujukan, kemarin ada 60 APD yang sudah kita salurkan, sumbangan dari pengusaha di Lampung,” kata dia.

Terkait apakah APD yang ada sudah mencukupi untuk Lampung, Kadiskes tersebut mengakui belum dapat memprediksinya sebab Pemprov Lampung melalui SK Gubernur telah menunjuk 30 rumah sakit baik pemerintah maupun swasta untuk penanganan pasien Covid-19. “Kita tidak bisa memprediksinya namun dengan jumlah APD yang ada kita akan memaksimalkan penggunaannya,” kata dia.

Ia pun menegaskan bahwa penambahan rumah sakit rujukan tersebut bukan melihat mereka mumpuni atau tidaknya menangani Covid-19, namun lebih kepada persiapan jika hal yang tidak diinginkan terjadi di Lampung.

“Dalam kondisi pandemi kita tidak berbicara mumpuni atau tidak rumah sakit tersebut tapi bagaimana ketika pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah banyak mereka dapat pelayanan dengan baik bisa tidur dan lainnya, dan saya pastikan rumah sakit di Lampung tidak ada yang boleh menolak PDP,” tegasnya.

Di Rumah Saja

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas di rumah guna mencegah persebaran Covid-19

“Diharapkan kepada masyarakat Lampung untuk tetap melakukan aktivitas di rumah, untuk mencegah persebaran Covid-19, “ ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Bandarlampung, Kamis.

Menurutnya, kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi unjuran pemerintah agar tetap berada di rumah dan menghindari kerumunan penting dilaksanakan. “Lebih baik kita mencegah dari pada mengobati, mari tetap di beraktivitas di rumah hingga 14 hari dan menghindari kerumunan, “ katanya

Hal serupa juga dikatakan oleh Kabid Humas Polda Lampung dalam acara penyerahan 2.000 APD dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Lampung “Kami Kepolisian Daerah Lampung mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk bekerja, belajar, beribadah di rumah sesuai anjuran dari pemerintah selama waktu yang ditentukan untuk memutus mata rantai persebaran COVID-19, “ kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad

Ia menjelaskan, masyarakat juga dianjurkan untuk menjauhi kerumunan dan menghentikan aktivitas yang menimbulkan kerumunan. “Kami pihak kepolisian bersama unsur TNI, dan Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan patroli bersama untuk melaksanakan pembubaran kerumunan, sehingga dianjurkan masyarakat menunda kegiatan yang menimbulkan kerumunan,“ katanya. Ant/AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment