KPU NTT Sebut Perlu Tambahan Anggaran untuk Pilkada | Koran Jakarta
Koran Jakarta | July 4 2020
No Comments

KPU NTT Sebut Perlu Tambahan Anggaran untuk Pilkada

KPU NTT Sebut Perlu Tambahan Anggaran untuk Pilkada

Foto : ANTARA/Bernadus Tokan
Ketua KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur, Thomas Dohu.
A   A   A   Pengaturan Font

KUPANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Thomas Dohu mengatakan, perlu ada tambahan alokasi anggaran untuk membiayai kelanjutan tahapan Pilkada Serentak 2020. Tmbahan ini untuk belanja yang harus diakomodir seperti untuk alat pelindung diri (APD).

"Karena pelaksanaan tahapan ini masih dalam masa pandemi Covid-19 maka KPU memerlukan tambahan anggaran untuk belanja kelengkapan APD untuk petugas dan belanja lain yang diperlukan sesuai protokol kesehatan," kata Thomas Dohu kepada Antara, di Kupang, Kamis (4/6).

Sesuai dengan kesepakatan tiga pihak yakni KPU, Mendagri, dan Komisi II DPR bahwa tahapan Pilkada akan dimulai 15 Juni. Saat ini KPU Pusat sudah menyiapkan draft tahapan jadwal pemilihannya untuk ditetapkan. Thomas Dohu mengatakan telah meminta seluruh kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada 2020 untuk segera mempersiapkan usulan tambahan anggaran, sambil menunggu kebijakan dari KPU Pusat.

"Saat ini usulan anggaran sedang dibuat oleh masing-masing daerah, dan kepastiannya masih menunggu kebijakan KPU, baik itu norma, jenis kebutuhan, jumlah dan standar harganya," kata Thomas Dohu.

Setelah adanya kebijakan KPU Pusat, baru bisa diketahui berapa tambahan anggaran yang perlukan untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Pada tahun 2020, di Provinsi Nusa Tenggara Timur, akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak pada sembilan kabupaten.

Sembilan kabupaten yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020 di NTT adalah Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur. mar/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment