KADI Investigasi Antidumping Lysine Impor | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 5 2020
No Comments

KADI Investigasi Antidumping Lysine Impor

KADI Investigasi Antidumping Lysine Impor

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

 

 JAKARTA – Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) telah memulai penyelidikan antidumping atas barang impor lysine asal Tiongkok dengan pos tarif 2922.41.00 sejak Senin (23/3). KADI menemukan dugaan dumping atas impor lysine se­hingga menyebabkan kerugian material bagi pemohon.

“Bagi pihak yang berkepentingan, diberikan kesempatan untuk menyampaikan tambahan informasi, tanggapan se­cara tertulis dan/atau permintaan dengar pendapat (hear­ing) yang berkaitan dengan penyelidikan dan kerugian,” ung­kap Ketua KADI, Bachrul Chairi di Jakarta, Kamis (26/3).

Dasar hukum penyelidikan yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 bersama Permendag No.76/M-DAG/PER/12/2012 tentang Tata Cara Penyelidikan dalam Rangka Pengenaan Tindakan Antidumping dan Tindakan Imbalan.

Total impor Lysine Indonesia selama penyelidikan pada periode 1 Juli 2018-30 Juni 2019 adalah sebesar 37.488 metrik ton (MT). Sementara pada 1 Juli 2017--30 Juni 2018 sebesar 32.250 MT dan pada 1 Juli 2016-30 Juni 2017 sebe­sar 25.752 MT. Sebagian besar impor berasal dari Tiongkok secara berurutan pada periode tersebut sebesar 99 persen, 96 persen, dan 73 persen. n ers/E-10

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment