Ekspor CPO Turun 35,6% | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 3 2020
No Comments

Ekspor CPO Turun 35,6%

Ekspor CPO Turun 35,6%

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

 

 Jakarta– Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indone­sia (Gapki) mencatat ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) pada Januari lalu turun 35,6 persen dari Desember 2018 (mtm) menjadi 2,39 juta ton. Penurunan dipengaruhi ketidakpastian harga minyak bumi akibat keti­daksepakatan antara OPEC dengan Russia, serta terjadinya pandemi virus korona baru, Covid-19 di sejumlah negara.

“Terjadinya pandemi Corona yang melanda hampir ke seluruh dunia menyebabkan perlambatan kegiatan eko­nomi global, yang berakibat pada penurunan konsumsi minyak nabati, terutama minyak nabati yang diimpor,” kata Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono di Jakarta, Kamis (26/3).

Selain itu, penurunan ekspor yang cukup drastis dalam Januari 2020 dikarenakan masih tersedianya stok di negara-negara importir utama atau importir menunggu respons pasar terhadap program B30 yang diterapkan Indonesia.

Mukti memerinci penurunan ekspor CPO terjadi hampir ke semua negara tujuan yaitu ke Tiongkok turun 381.000 ton atau 57 persen, Uni Eropa turun 188.000 ton (30 persen), ke India turun 141.000 ton (22 persen), dan ke Amerika Serikat turun 129.000 ton (64 persen). n Ant/E-10

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment