Dana Desa Boleh untuk Hadapi Korona | Koran Jakarta
Koran Jakarta | June 4 2020
No Comments
Anggaran Daerah

Dana Desa Boleh untuk Hadapi Korona

Dana Desa Boleh untuk Hadapi Korona

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Desa dan ke­lurahan dapat menggunakan dana desa (DD) untuk mem­bangun ketahanan desa da­lam menangkal serta mence­gah penyebaran virus korona alias Covid -19. Pernyataan ini disampaikan Direktur Pengem­bangan Sumber Daya Manu­sia (PSDM) Kemendes-PDTT, Yusra, di Jakarta, Rabu (25/3).

“Hal ini sesuai dengan ara­han menteri bahwa fokus da­na desa saat ini yakni pro­gram padat karya tunai dan penanganan Covid -19,” ucapnya. Yusra mengemu­kakan, berdasarkan instruk­si Mendes-PDTT, kepala desa dan jajarannya segera meng­atur alokasi Anggaran Penda­patan dan Belanja Desa (APB­Des), untuk fokus pada padat karya tunai dan pencegahan Covid -19. Bahkan, instruk­si itu diikutkan dengan su­rat edaran Kemendes-PDTT yang disampaikan kepada para kepala daerah.

Mantan Dekan Fakultas Tar­biyah Ilmu Keguruan IAIN Pa­lu itu mengemukakan, per­ubahan prioritas DD oleh desa dapat disusun kembali men­gacu pada edaran Mendes-PDTT Nomor 8 Tahun 2020. Jika ada yang belum diatur dalam edaran tersebut, ma­ka mengacu pada Permend­es PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

Pasal 5 Bab II Prioritas Peng­gunaan DD pada Permendes disebutkan bahwa penggunaan DD harus memberi manfaat peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan, penanggulan­gan kemiskinan dan pelayan­an publik. “Sesuai dengan ara­han Mendes-PDTT desa yang telah menyusun APBDes bi­sa diperbarui dengan priori­tas fokus pada padat karya tu­nai dan pencegahan Covid-19,” tandas Yusra.

Menurut dia, sesuai dengan arahan Mendes-PDTT, pe­nyusunan prioritas dana de­sa dengan dua fokus tersebut harus didiskusikan lebih lan­jut dengan kepala daerah dan Dinas PMD daerah.  Ant/ruf/G-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment