Zulkifli Hasan Didalami soal Alih Fungsi Hutan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 20 2020
1 Comment
Kasus Pengajuan Izin

Zulkifli Hasan Didalami soal Alih Fungsi Hutan

Zulkifli Hasan Didalami soal Alih Fungsi Hutan

Foto : ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
JALANI PEMERIKSAAN I Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan) menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/2). KPK memeriksa mantan Menteri Kehutanan 2009-2014 itu terkait SK Menhut nomor 673/2014 yang ditandatanganinya pada 8 Agustus 2014.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehu­tanan, Zulkifli Hasan didalami soal proses Pemerintah Pro­vinsi (Pemprov) Riau dalam pengajuan perubahan fungsi atau peruntukan kawasan hu­tan di Riau. Zulkifli hadir se­bagai saksi untuk tersangka korporasi yakni PT Palma da­lam kasus dugaan suap terkait dengan pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014.

“Pertama Zulkifli Hasan hadir 14 Febuari 2020 sebaga­iamana komitmennya yang sempat tertunda pemeriksaan beberapa hari lalu. Jadi ma­sih soal pengetahuan Zulkifli terkait bagaimana proses alih fungsi hutan saat itu, saat men­jabat menteri kehutanan 2014,” kata Pelaksana Tugas Juru Bi­cara Penindakan KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Jumat (14/2).

Ali mengaku tidak bisa me­nyampaikan keterangan yang diungkapkan Zulkifli Hasan pada pemeriksaan. Menurut­nya, pengakuan dari saksi ter­masuk Zulkifli sebagai salah satu alat bukti yang kemudian, penyidik akan melakukan pembuktian.

“Namun, tentu nanti ketika pemberkasan sudah selesai dan itu tidak hanya mengan­dalkan keterangan seorang saksi saja. Sehingga, nanti bisa diambil dari keterangan saksi lain dihubungkan dengan alat bukti yang lain. Semua itu nanti ada di kesimpulan ber­kas perkara yang ada sebagai bahan penyusunan surat dak­waan yang akan dibuktikan di persidangan,” kata Ali.

Sementara itu, Zulkifli yang keluar gedung lembaga anti­rasuah pukul 16.03 WIB, irit berbicara terkait pemeriksaan­nya tersebut. Namun, dia men­gonfirmasi pemeriksaan yang berlangsung sekitar enam jam tersebut didalami penyidik soal kelanjutan kasus permin­taan lahan oleh PT Palma.

Selalu Ditolak

Zulkifli bersikukuh semua perusahaan yang mengajukan permohonan alih fungsi lahan kepada instansinya terdahulu selalu ditolak. “Sampai di Ke­menterian Perhutanan semua­nya ditolak. Jadi tidak ada satupun izin yang diberikan, alias semua permohonan itu ditolak. Sama sekali tidak ada keluarkan izin, karena ditolak, titik,” tegasnya.

Diketahui dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga tersangka yakni sebuah korporasi dan dua pihak swasta. Kasus ini meru­pakan pengembangan atas dugaan suap yang melibatkan Gubernur Riau 2014-2019 An­nas Maamun dan Ketua Asosi­asi Petani Kelapa Sawit Indone­sia (Apkasindo) Provinsi Riau, Gulat Medali Emas Manurung.

Tiga pihak sebagai ter­sangka yaitu PT Palma Satu; Legal Manager PT Duta Palma Group tahun 2014, Suheri Terta (SRT); dan Pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma, Surya Darmadi (SUD). ola/N-3

Klik untuk print artikel

View Comments

ratih
Minggu 16/2/2020 | 01:11
Dapatkan bonus JACKPOT PARLAY 100% untuk kemenangan di sportbook dupa8,co
kapan lagi menang di kasih bonus kan
buruaan Join https://bit.ly/2seQ1PE dan masih ada bnyak promo yang lain sedang menanti anda,
tunggu apalagi buruan bergabung bersama kami dan langsung raih bonus yang menanti anda. :)

Submit a Comment