Koran Jakarta | June 21 2018
No Comments
Sarana Kepariwisataan

Wujudkan Wisata yang Ramah pada Anak

Wujudkan Wisata yang Ramah pada Anak

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau masyarakat yang berwisata un­tuk mengisi liburan ini dengan tetap mengutamakan perlin­dungan anak. Wujudkan pari­wisata yang ramah anak ada­lah aspek sistem keselamatan yang berorientasi pada perlin­dungan anak.

“Anak dalam keseharian itu memang membutuhkan hak untuk difasilitasi rekreasinya, ini tentu disesuaikan dengan ke­butuhan masing-masing anak. Sarana dan prasarana serta standar layanan harus meme­nuhi standar aman untuk anak, termasuk aman dari potensi kejahatan seksual, kecelakaan, dan perdagangan manusia,” kata Ketua KPAI Pusat, Susanto, di Jakarta, Selasa (12/6).

Susanto mengimbau orang tua untuk memandu dalam memilih dan menentukan tempat hiburan yang diingin­kan anak dengan mempertim­bangkan keamanan dan ke­nyamanan anak sesuai dengan usia dan tumbuh kembang mereka. Peran orang tua harus mengutamakan keselamatan jiwa anak dengan mencegah segala bentuk kemungkinan terjadinya hal yang tak diingin­kan pada anak, misalnya de­ngan memasang identitas anak sebelum ke tempat wisata bila diperlukan.

Orang tua, tambah Susanto, hendaknya senantiasa men­dampingi anak-anak, baik secara langsung (bersama orang tua) atau tidak langsung (tanpa orang tua) dalam aktivitas liburan anak dengan tetap memperhatikan keperluan dan kebutuhan anak di lokasi pariwisata. Peran orang tua senantiasa mengawasi dan mengontrol anak dengan baik untuk memastikan aktivitas anak tidak melanggar aturan-aturan di tempat pariwisata.

Mengisi Liburan

Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Ke­menpar, Rizki Handayani, menyatakan derasnya animo berwisata untuk mengisi liburan keluarga saat ini meng­haruskan penyelenggara usaha pariwisata dan masyarakat bahu-membahu mewujudkan pariwisata yang ramah anak.

“Oleh karena itu, Kemenpar dan KPAI merumuskan enam imbauan bagi masyarakat, khususnya para orang tua, da­lam mewujudkan wisata yang ramah anak yang dirasa perlu untuk diperhatikan dan di­patuhi,” katanya.

Kemenpar, kata Riz­ki, mengimbau penyelenggara dan manajemen usaha pari­wisata agar menjunjung tinggi komitmen dan memastikan penyelenggaraan pariwisata memberikan rasa aman dan nyaman untuk liburan anak. Itu diwujudkan dengan meng­utamakan aspek keselamatan jiwa anak dari permainan dan hiburan yang ekstrem, memba­hayakan jiwa atau mengancam kesehatan anak.

mza/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment