Wisata Gili Indah NTB Sudah Dibuka Kembali | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments
Wisata Nusa Tenggara Barat

Wisata Gili Indah NTB Sudah Dibuka Kembali

Wisata Gili Indah NTB Sudah Dibuka Kembali

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pada 22 Juni 2020, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Whisnutama Kusubandio mengatakan protokol kesehatan yang disusun dan diusulkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut telah disahkan oleh Kementerian Kesehatan.

Dengan demikian, seluruh pengelola dan objek pariwisata dalam menerapkan protokol kesehatan merujuk Keputusan Menteri Kesehatan Nomor Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menetapkan kawasan wisata Gili Indah - Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air - di Kabupaten Lombok Utara dibuka kembali untuk dikunjungi wisatawan pada 20 Juni 2020.

Destinasi unggulan NTB itu, dibuka dengan mematuhi prosedur penanganan Covid-19. Warga NTB tidak perlu menunjukkan dokumen negatif Covid-19 bila bertandang ke Gili Indah, namun wisatawan dari luar NTB, harus menunjukkan dokumen negatif Covid-19.

"Tidak ada keraguan lagi. Kami harus siap sejak sekarang," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal, Rabu (17/6). Para pelaku usaha pariwisata di Gili Indah yang tergabung dalam Gili Hotel Association (GHA) mulai berbenah pada 11 - 13 Juni 2020 lalu. Ketua GHA Lalu Kusnawan menjelaskan keterbukaan Gili Indah harus diikuti protap Covid-19. "Kami siap. Namun juga harus hati-hati," jelasnya. Kusnawan sehari-hari menjabat sebagai general manager Wilsons Retreat di Gili Trawangan.

Ada ratusan hotel dan restoran yang ada di Gili Indah ditutup selama tiga bulan lalu, setelah adanya pandemi Covid-19. Gili Indah yang biasanya dikunjungi 3.000 wisatawan mancanegara per hari itu, tertutup untuk turis. Setelah Gili Indah dibuka kembali, Lalu Moh Faozal mengatakan pendakian Gunung Rinjani rencananya dibuka mulai 30 Juni 2020. Ada tiga pintu pendakian akan dibuka di Sembalun Lombok Timur, Aik Berik Lombok Tengah dan Senaru Lombok Utara.

Gili Trawangan

Protokol kesehatan akan diterapkan, salah satunya adalah wisatawan yang masuk ke tiga gili harus melalui Pelabuhan Bangsal.

Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup tinggi. Dengan panjang 3 kilometer dan lebar 2 kilometer, Gili Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di antara ketiga gili tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam.

Trawangan punya nuansa meriah  lebih daripada Gili Meno dan Gili Air, karena banyaknya pesta sepanjang malam yang setiap malamnya dirotasi acaranya oleh beberapa resto, bar dan hotel di sana. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving dengan sertifikasi PADI,  snorkeling di pantai sebelah timur laut, bermain kayak, dan berselancar.

Akan sayang sekali jika pantai di Gili Trawangan yang jernih tidak dimanfaatkan untuk berenang. Wisatawan bisa berenang dengan bebas, bermain-main dengan kemilau air jernih. Tapi harus hati-hati, jangan melewati rambu-rambu yang ada karena hal itu bisa berbahaya.

Jika memiliki seritifikat menyelam, sebaiknya anda harus mencoba aktivitas diving di pantai karena kehidupan bawah lautnya sangat indah. Wisatawan bisa merasakan berenang diantara ikan-ikan kecil, penyu hijau, dan terumbu karang yang indah.

Di Gili Trawangan dan dua gili yang lain, tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda, disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.

Melakukan aktivitas bersepeda di pagi atau sore hari di Gili Trawangan juga akan membuat suasana jadi menyenangkan. Bersepeda menyusuri tepi pantai sambil memandang deburan ombak. Sesekali menuntun sepeda, duduk di pantai sambil menunggu sunrise atau sunset. Udara segar dan bebas polusi di tempat tersebut tentunya membuat tubuh jadi segar.

Jalan-jalan mengelilingi Gili Trawangan sore hari dengan cidomo merupakan hal menyenangkan. Wisatawan bisa bersantai sekaligus menikmati pemandangan sore hari di atas kereta kuda bersama keluarga dan teman.

Jalan kaki merupakan juga jadi kegiatan menyenangkan. Menyusuri tepi pantai, di antara deburan ombak yang membuat kaki basah. Lalu bisa berhenti di tiap kafe atau resto yang bertebaran di sepanjang pantai.

Kelebihan Gili Trawangan dibandingkan dengan pantai lain adalah wisatawan dapat menikmati sunset dan juga sunrise sekaligus di pantai ini. Hal ini terjadi karena Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap timur dan menghadap barat, dan jaraknya tidak terlalu jauh. Sehingga baik sunrise maupun sunset dapat kita nikmati di pantai tersebut.

Buat yang senang beraktifitas di pantai bisa naik banana boat, kayak atau kano. Banyak hotel yang juga menyediakan jasa water sport. Di Gili Trawangan juga kita dapat melihat kesenian bela diri tradisional yang bernama Presean atau stick fighting yang biasanya dipertontonkan disekitar pasar seni Gili Trawangan

Kegiatan lainnya yang paling nikmat adalah mencoba kuliner di pulau tersebut. Sempatkan berjalan-jalan ke kafe untuk mencoba makanan lezat di pulau ini. Kebanyakan kafe memang menjual menu asing, seperti hidangan Tiongkok, Jepang, Italia dan lainnya. Kalau ingin menu tradisional, coba jalan-jalan di tempat yang banyak terdapat pedagang kaki lima, di sana tersedia jus, rujak, nasi goreng, ayam betutu atau yang lainnya. Tentu saja menikmati makanan di warung atau tempat jajan ini harganya cukup terjangkau.

Jangan lupa untuk meluangkan waktu membuat foto-foto saat matahari terbit atau matahari terbenam. Sambil menikmati minuman segar yang bisa dibeli di berbagai resto di sana, foto-foto indah dengan latar belakang laut, pantai di Gili Trawangan, menjadi kenangan tidak terlupakan. ars

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment