Koran Jakarta | June 18 2019
No Comments
Keamanan Nasional

Wiranto: Tidak Ada Eksodus ke Luar Negeri

Wiranto: Tidak Ada Eksodus ke Luar Negeri

Foto : ANTARA/Nova Wahyudi
RAPAT KOORDINASI - Menko Polhukam Wiranto (tengah) bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (ketiga dari kiri), Kapolri Jenderal Tito Karnavian (ketiga dari kanan), Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua dari kanan), Ketua Bawaslu RI Abhan (kanan), Menkominfo Rudiantara (kiri) dan Ketua KPU Arief Budiman (kedua dari kiri) serta pejabat lainnya berpose bersama saat mengikuti rapat koordinasi kesiapan akhir pengamanan tahapan pemungutan dan perhitungan suara Pileg dan Pilpres Tahun 2019 di Jakarta, Senin (15/4).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, memastikan tidak ada eksodus warga negara Indonesia (WNI) ke luar negeri menjelang pemungutan suara Pemilu 2019.

“Yang kita khawatirkan adanya eksodus ke luar negeri, setelah kita teliti, maka dari laporan memang tidak terjadi. Eksodus ke luar negeri tidak terjadi,” kata Wiranto usai memimpin rapat koordinasi sekaligus video conference dengan para pejabat daerah di seluruh wilayah, yang digelar di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (15/4).

Hadir para pejabat terkait seperti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Jaksa Agung M Prasetyo. Hadir pula Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Ketua DKPP Harjono, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir.

Layar besar di depan mereka sudah tersambung dengan Kapolda, Pangdam, Danrem, serta Ketua KPUD dan Bawaslu Daerah di seluruh provinsi di Indonesia. Menurut Wiranto, semula memang ada kekhawatiran banyak warga ke luar negeri karena kabar hoaks bahwa pemilu akan rusuh. Namun, ia senang tak ada masyarakat yang terpengaruh dengan kabar hoaks itu.

Ia memastikan, pemungutan suara pemilu 17 April akan berjalan aman. Sebab, jajaran TNI dan Polri sudah siap untuk mengamankan jalannya pemungutan suara. “Banyak masyarakat antusias memberikan hak suaranya. Masyarakat tak perlu takut tak perlu khawatir,” kata Wiranto.

Menurut dia, tahapan pemilu sejauh ini berjalan dengan baik. Masa kampanye terbuka yang sudah ditutup pada 13 April lalu juga berjalan dengan relatif aman. Ia berharap situasi aman ini bisa terus berlangsung hingga pemungutan suara. Wiranto juga meminta semua pihak agar tidak melakukan mobilisasi massa usai pencoblosan 17 April 2019.

“Ini jangan dilakukan karena akibatnya akan membuat suasana menjadi ricuh. Dari aparat tegas mengatakan mobilisasi massa dalam rangka pawai kemenangan sebelum pengumuman resmi, tidak akan diizinkan,” kata Wiranto. Wiranto menjelaskan mobilisasi massa melanggar UU Nomor 9 Tahun 1998. “Kalau syukuran kemenangan di rumah masing-masing boleh,” jelas Wiranto.

Wiranto mengajak kepada semua warga agar tidak takut menggunakan hak pilihnya. “Masyarakat gak perlu khawatir bahwa nanti saat pencoblosan sudah bisa dijaga keamanaannnya. Sekali lagi mengharapkan masyarakat untuk tidak ragu datang ke TPS,” tutup Wiranto. 

 

fdl/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment