Koran Jakarta | October 20 2019
No Comments
Teror di Jerman

Warga Yahudi Kecam Penembakan di Halle

Warga Yahudi Kecam Penembakan di Halle

Foto : AFP/AXEL SCHMIDT
BUNGA DUKA | Petugas Palang Merah meletakkan karangan bunga tanda berduka di depan sinagoga di Kota Halle, Jerman, pada Kamis (10/10). Sehari sebelumnya, sinagoga itu diserang oleh seorang pria bersenjata dimana dalam insiden antisemit itu dua orang tewas terkena tembakan.
A   A   A   Pengaturan Font

HALLE – Para pemimpin Yahudi pada Kamis (10/10) mendesak pemerintah Jerman bertindak untuk melindungi komunitas di tengah kemun­culan kelompok ekstremis say­ap kanan dan insiden penem­bakan sebuah sinagoga.

Desakan ini muncul pasca penembakan dua orang yang terjadi pada saat Hari Yom Kip­pur di Kota Halle, Jerman, pada Rabu (9/10). Dalam insiden itu dua orang tersebut tewas.

Media Jerman menyebut pelaku serangan penembakan adalah Stephan Balliet, 27 ta­hun, yang merekam seran­gan dengan senjata api itu dan mengunggah videonya di inter­net secara langsung.

Kepala Dewan Pusat Yahudi di Jerman, Josef Schuster men­gatakan bahwa otoritas setem­pat telah gagal dalam mem­berikan keamanan yang me­madai pada hari yang penting. “Sinagoga di Halle tidak dijaga polisi pada hari libur Yom Kip­pur merupakan skandal,” kata Schuster.

Kecaman pun dilontar­kan oleh Ronald Lauder yang mengepalai Kongres Yahudi Internasional. “Kita butuh tin­dakan dan bukan kata-kata,” kata Lauder sembari mende­sak pemerintah Jerman un­tuk membangun front bersama menghadapi kelompok neo-Nazi dan kelompok ekstremis lainnya. “Fakta bahwa setelah 75 tahun pascagenosida kelom­pok seperti itu berpengaruh lebih besar di Jerman, menun­jukkan sesuatu,” imbuh dia.

Serangan brutal yang di­lakukan Balliet itu ditayang­kan secara langsung selama 35 menit di platform Twitch dan sempat ditonton oleh sekitar 2.200 orang menurut mana­jemen media sosial itu. Tin­dakan ini mengingatkan pub­lik pada serangan brutal terha­dap jamaah dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Maret 2019.

Dalam serangan di sinagoga Kota Halle, polisi berhasil me­ringkus Balliet setelah terjadi baku tembak yang melukai ter­sangka.

Merespons serangan berda­rah di Halle, Kanselir Angela Merkel pada Rabu secara tegas mengutuk serangan antisemit itu. Tetapi para pemimpin Ya­hudi mengatakan bahwa kata-kata Merkel itu tidak cukup te­gas untuk mengatasifenomena antisemitisme.

Paparkan Manifesto

Dalam salinan rekaman vid­eo berdurasi 35 menit yang di­peroleh AFP, terlihat pria ber­senjata sedang merekam dirin­ya sembari mengucapkan cacian terhadap perempuan dan orang Yahudi sebelum melakukan serangan.

Pria bersenjata itu juga menerbitkan “manifesto” anti­semit secara daring lebih dari sepekan lalu dan menurut di­rektur SITE, Rita Katz, men­gatakan dalam dokumen itu juga memperlihatkan gam­bar senjata dan amunisi yang pelaku gunakan.

Dalam video itu, dia terlihat berusaha memaksa membuka pintu sinagoga sebelum men­embak mati seorang pejalan kaki perempuan. Dia kemudi­an mencoba untuk membuka gerbang pemakaman Yahudi dengan bahan peledak namun aksi itu gagal.

Aksi penembakan pada Ra­bu lalu terjadi tiga bulan setelah pembunuhan mengejutkan ter­hadap politisi lokal promigran bernama Walter Luebcke di Kota Kassel yang diduga oleh seorang neo-Nazi. ang/AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment