Waduk Pluit Dikuras | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments

Waduk Pluit Dikuras

Waduk Pluit Dikuras

Foto : Koran Jakarta/ wahyu ap
Perawatan WadUK I Petugas Pemprov DKI Jakarta mengeruk lumpur di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (12/6). Waduk Pluit mengalami pendangkalan karena sengaja dikosongkan guna mengantisipasi musim penghujan.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Waduk Pluit di Jakarta Utara dikuras karena telah terjadi proses pendangkalan. Pengerukan merupakan salah satu bentuk perawatan agar waduk tetap berfungsi menampung air.

“Sebenarnya sesuatu yang dikerjakan sejak bulan April. Karena ada proses pendangkalan sehingga sedimentasi dan dilakukan pengerukan. Untuk pengerukan memang airnya harus berkurang,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Bas­wedan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (12/6).

Menurutnya, air waduk Pluit Sengaja disudutkan agar memudahkan pengerukan sedimentasi. Pihaknya sengaja melakukan perawatan sejak bulan April usai musim pen­ghujan berakhir. Dia mengajak masyarakat agar melihat kondisi Waduk Pluit secara utuh.

“Memang saatnya kita melakukan pengerukan mulai Ap­ril di saat volume air sedang nggak tinggi. Di situ kita laku­kan pengerukan di semua tempat. Hanya saja, sering kali kita melihat informasinya nggak lengkap. Hanya difoto, lalu ditanya kondisinya hari ini,” ucapnya.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, kondisi Waduk Pluit yang mengalami pendan­gkalan di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, merupakan bagian kecil dari seluruh waduk.

“Kondisi cuaca di DKI Jakarta beberapa hari belakangan yang diguyur hujan gerimis dan cuaca mendung, membuat Waduk Pluit harus segera dikosongkan sampai dengan air dalam kondisi low water level,” kata Yusmada.

Dengan melakukan pengosongan hingga tingkat low wa­ter level ini diharapkan Waduk Pluit dalam kondisi siap untuk menampung air ketika hujan datang maupun kiriman aliran sungai dari hulu. Proses inilah yang akhirnya memperli­hatkan endapan lumpur di sebagian wilayah Waduk Pluit. “Yang kelihatan sedimennya itu sekitar sepertiga waduk. Yang lainnya sudah dikerjakan, sudah tebal airnya (diban­dingkan sedimen),” ujar Yusmada lebih lanjut.  pin/P-5

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment