Vaksin Tiongkok Digunakan November | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments
Penanganan Covid-19

Vaksin Tiongkok Digunakan November

Vaksin Tiongkok Digunakan November

Foto : Foto: Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

BEIJING – Kepala Ahli Biosafety Pusat Pengendal­ian dan Pencegahan Penya­kit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Tiongkok, Guizhen Wu, menegaskan vaksin virus Covid-19 yang sedang dikembangkan di Tiongkok siap digunakan un­tuk masyarakat umum pada November.

Tiongkok saat ini memiliki empat calon vaksin Covid-19 yang memasuki tahap akhir pengujian klinis. Setidaknya, tiga di antaranya telah di­tawarkan kepada pekerja penting di bawah program penggunaan darurat yang di­luncurkan pada Juli.

Guizhen mengatakan uji klinis fase 3 berjalan dengan lancar dan kemungkinan vaksin siap untuk masyarakat umum pada November atau Desember. Wu mengatakan hal itu dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerin­tah pada Senin (13/9) malam waktu setempat.

Namun, Wu tidak menye­butkan secara spesifik vaksin mana yang dimaksud terse­but. Dia hanya mengatakan setelah dilakukan uji coba tahap tiga, pasien tidak men­galami gejala abnormal dalam beberapa bulan terakhir setelah disuntikkan calon vak­sin itu ke tubuhnya pada April.

Perusahaan farmasi negara China National Pharmaceuti­cal Group (Sinopharm) dan Sinovac Biotech yang terdaftar di AS sedang mengembang­kan tiga vaksin di bawah pro­gram penggunaan dana daru­rat negara.

Sedangkan calon vaksin Covid-19 keempat sedang dikembangkan oleh CanSino Biologics dan telah disetu­jui untuk digunakan militer Tiongkok pada Juni. Pada Juli, Sinopharm mengatakan bahwa vaksinnya siap untuk digunakan publik pada akhir tahun ini setelah diselesaikan­nya uji klinis fase 3.

Di sisi lain, pembuat vak­sin di seluruh dunia berlomba untuk mengembangkan vak­sin yang efektif melawan virus korona yang telah menewas­kan lebih dari 925.000 orang itu. Sementara itu, produsen vaksin Barat yang terkemuka berjanji menegakkan stan­dar studi ilmiah dan menolak tekanan politik untuk mem­percepat proses vaksin.

Prioritas Pekerja Medis

Sementara itu, Direk­tur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiong­kok, Gao Fu, menjelaskan ti­dak semua orang di Tiongkok akan disuntik vaksin korona.

Beijing akan memprioritas­kan pekerja garis depan, seper­ti pekerja medis dan populasi yang berisiko tinggi. Populasi yang berisiko tinggi itu seperti warga yang bekerja di negara-negara hotspots Covid-19, lalu orang-orang yang bekerja di keramaian. n SB/AFP/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment