Koran Jakarta | April 22 2019
No Comments
Laporan Bank Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp5.467 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp5.467 Triliun

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Bank Indone­sia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir Februari lalu kembali naik 4,8 miliar dollar AS atau seki­tar 67,51 triliun rupiah (kurs 14.064,99 rupiah per dollar AS) dari bulan sebelumnya menjadi 388,7 miliar dollar AS atau seki­tar 5.467,06 triliun rupiah. Pen­ingkatan tersebut dikarenakan neto transaksi penarikan ULN.

Secara tahunan, pertum­buhan ULN Indonesia pada Februari lalu cenderung me­ningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Pada bulan kedua 2019, ULN Indonesia tumbuh 8,8 persen dibandingkan peri­ode sama tahun lalu (yoy), leb­ih tinggi dibandingkan catatan serupa pada Januari 2019 sebe­sar 7,2 persen.

ULN Indonesia itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sen­tral sebesar 193,8 miliar dollar AS, serta utang swasta termasuk BUMN sebesar 194,9 miliar dol­lar AS. “Peningkatan pertum­buhan ULN tersebut terutama bersumber dari pertumbuhan ULN pemerintah,” menurut rilis laporan BI, Senin (15/4).

ULN pemerintah mening­kat pada Februari 2019 untuk membiayai sektor-sektor yang produktif. Posisi ULN pemer­intah pada Februari 2019 se­besar 190,8 miliar dollar AS atau tumbuh 7,3 persen secara yoy, lebih tinggi dibandingkan catatan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,9 persen secara yoy.

Pertumbuhan ULN pemer­intah tersebut terutama dipe­ngaruhi oleh arus masuk dana investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) do­mestik selama Februari 2019, yang menunjukkan peningka­tan kepercayaan investor asing terhadap perekonomian Indo­nesia. Selain itu, pada Februari 2019 pemerintah juga mener­bitkan Global Sukuk, untuk mendukung pembiayaan fiskal dalam kerangka Green Bond dan Green Sukuk.

Masuknya aliran dana ULN ke pemerintah memberikan kesempatan lebih besar bagi pembiayaan belanja negara dan investasi pemerintah. Sektor-sektor prioritas yang dibiayai melalui ULN pemerintah meru­pakan sektor-sektor produktif yang mendukung pertumbu­han ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, posisi ULN swasta pada Februari 2019 me­ningkat sebesar 1,3 miliar dol­lar AS atau tumbuh sebesar 10,8 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan pertum­buhan pada bulan sebelum­nya. mad/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment