Koran Jakarta | October 14 2019
No Comments

Ulos dan Buah Jadi Oleh-oleh saat “Blusukan”

Ulos dan Buah Jadi Oleh-oleh saat “Blusukan”

Foto : Agung/Humas
TINJAU PASAR BALIGE - Ribuan warga berebut untuk bersalaman dengan Presiden Jokowi saat berkunjung ke Pasar Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, Jumat (15/3) pagi.
A   A   A   Pengaturan Font

HUMBANG HASUNDUTAN – Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) membeli buah, sayur dan kain ulos khas batak saat melakukan blusukan ke pasar tradisional Balige, Toba Samosir dan Pasar Tradisional Doloksanggul, Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Blusukan ke pasar tradisional ini dilakukan Presiden dan Ibu Iriana disela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Toba Samosir, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan, Jumat (15/3). Blusukan pertama dilakukan di pasar tradisional Balige yang terletak di jalan Sisingamangaraja XII dan langsung disambut warga serta para pedagang.

Di Pasar Balige ini, Presiden membeli buah jeruk dan bawang merah. Sementara, Ibu Iriana membeli kain ulos di dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) Toba Samosir. Usai dari Pasar Balige, Presiden dan Ibu Iriana menempuh jarak kurang lebih satu jam menuju ke pasar tradisional Dolok Sanggul yang berada di Kecamatan Dolok Sanggul.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini disambut sangat meriah warga dan para pedagang. Koran Jakarta yang ikut dalam rombongan melihat ribuan warga tumpah ruah di jalanjalan menuju pasar. Kemacetan pun tidak terelakkan, karena warga berbondong-bondong menuju arah Presiden dan Ibu Iriana.

Setelah menembus kemacetan karena banyaknya warga di jalanan area pasar, Presiden turun dan masuk pasar. Di sana, Presiden kurang lebih selama 30 menit dan keluar untuk melaksanakan salat Jumat. “Belanja banyak, belanja ulos, salak asli Humbang Hasundutan, asli sini. Beli cabe juga asli sini, kita mau coba,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai makan siang di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Bekerja Keras Presiden lalu mengapresiasi para petani Humbang Hasundutan yang mengembangkan tanaman bawang putih. “Kita sekarang ini di Humbang baru mengembangkan bawang putih, 50 hektare, sebentar aja kan panen. Keliatannya cocok,” ucap Presiden.

Saat ditanya mengenai sambutan warga yang sangat antusias hingga memenuhi jalanjalan, Presiden mengaku sangat kaget. “Saya kaget sekali, tidak menyangka bahwa sambutannya masyarakat akan seperti ini. Saya kaget, karena ini perencanaan pendek sekali. Jadi, kalau sambutan kayak gini ini spontan luar biasa. Kita kerja keras untuk kesejahteraan masyarakat Hasundutan,” tutup Presiden. 

 

fdl/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment