Koran Jakarta | August 20 2018
No Comments
Kemajuan Teknologi

UE Bangun Superkomputer untuk Saingi Tiongkok

UE Bangun Superkomputer untuk Saingi Tiongkok

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

BRUSSELS – Uni Eropa (UE) pada Kamis (11/1) mengungkapkan bahwa mereka telah menggalang dana sebesar 1 miliar euro untuk membangun superkomputer paling cepat yang bisa bersaing dengan superkomputer milik Tiongkok, memacu perekonomian Eropa, meningkatkan penelitian medis serta bisa melawan peretasan.

“Ini merupakan sebuah iklim persaingan yang ketat dan saat ini UE sudah jauh tertinggal karena tak memiliki superkomputer yang masuk dalam 10 peringkat tercepat di dunia,” kata Wakil Presiden Komisi Eropa Urusan Pasar Tunggal Digital, Andrus Ansip.

Sejak November lalu, Tiongkok menyalip Amerika Serikat (AS) dalam jumlah kepemilikan dan kecepatan performa superkomputer di dunia. Negara lain yang berada di peringkat 3 dan 4 untuk kecanggihan super komputer adalah Swiss dan Jepang. Swiss saat ini bukan negara anggota UE.

Untuk membangun proyek infrastruktur superkomputer yang dinamai Euro High Performance Computing (EuroHPC) ini, Komisi Eropa akan menggelontorkan dana sekitar 486 juta euro dan sisanya akan disumbangkan oleh masing-masing negara anggota UE.

“Kami ingin memfasilitasi para peneliti-peneliti dan perusahaan-perusahaan Eropa sebuah superkomputer dengan kapabilitas paling canggih pada 2020,” kata Ansip dalam pernyataan resminya.

Bagi Brussels, superkomputer EuroHPC ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mengembangkan kecerdasan buatan dan membangun aplikasi bagi meningkatkan kesehatan, keamanan dan pengembangan teknik, sekaligus membantu prakiraan rute topan serta simulasi gempa.

Sementara para ilmuwan dan pelaku industri Eropa, menurut Komisi Eropa, akan mengumpulkan informasi data rahasia setelah sebelumnya proses ini dilakukan di luar UE karena ketiadaan superkomputer yang memadai.

Tiongkok Teratas

Superkomputer saat ini amat dibutuhkan untuk bidang penelitian sains terdepan karena memiliki performa kalkulasi supercepat mulai dari kajian bidang prakiraan cuaca hingga pembuatan misil.

Berdasarkan hasil survei organisasi yang memetakan superkomputer dunia, Top500, yang diumumkan pada November lalu, Tiongkok berada di peringkat teratas dalam kepemilikan dan performa superkomputer.

Dari total 500 superkomputer tercanggih yang ada di dunia, 202 unit superkomputer tercepat ada di Tiongkok. AS saat itu hanya memiliki 143 unit superkomputer. Dua superkomputer paling cepat di dunia, Sunway TaihuLight dan Tianhe-2, saat ini dimiliki oleh Tiongkok.

Pada musim panas tahun ini, dikabarkan Tiongkok akan kembali membuat purwarupa superkomputer paling unggul. Jika pembangunan superkomputer ini rampung, maka akan memimpin peringkat teratas persaingan superkomputer dunia karena kemampuannya menghitung sebanyak satu kuintilion (1.000.000.000.000.000.000) kalkulasi per detiknya.
AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment