Koran Jakarta | September 15 2019
No Comments
Pengelolaan Keuangan

Tunjangan Pensiun ASN Lebih dari Cukup

Tunjangan Pensiun ASN Lebih dari Cukup

Foto : ANTARA/Yulius Satria Wijaya
ARAHAN PRESIDEN - Presiden Joko Widodo memberikan arahan dalam acara Program Wirausaha ASN dan Pensiunan di SICC, Sentul, Bogor, Rabu (16/1).
A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR - Presiden Joko Widodo meminta kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menghadapi pensiun agar benar-benar cermat dalam mengelola keuangan. Sebab dengan cara seperti itu, kehidupan pascapensiun nantinya akan bisa lebih baik, terlebih tunjangan yang diberikan oleh pemerintah juga lebih dari cukup.

“Saya dengar banyak (ASN) yang merasa khawatir menjelang pensiun. Padahal tunjangan yang diberikan pemerintah kepada ASN, menurut saya, lebih dari cukup,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Wirausaha ASN dan Pensiunan di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/1).

Presiden lalu menyinggung kegiatan wirausaha. Menurut Presiden, kegiatan itu perlu dilakukan oleh ASN yang masih aktif maupun yang sudah memasuki masa purna. “Berwirausaha ini adalah sebuah ajakan yang baik,” jelasnya. Presiden mengatakan untuk memulai usaha atau bisnis tidaklah mudah dan sama sekali tidak gampang.

“Oleh sebab itu, pilihkan usaha yang dekat dengan keseharian kita di saat kita tugas misalnya pensiunan pegawai KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) kan dekat dengan ikan, bisnisnya jangan jauh-jauh dari situ karena ilmu sudah kita ketahui, keseharian sudah bergelut dengan itu sehingga untuk memulai lebih mudah,” katanya.

Ia juga berpesan kepada sekitar 5.000 ASN dan pensiunan yang hadir dalam kesempatan itu agar saat berwirausaha dan mulai memproduksi barang atau jasa harus memperhitungkan pasarnya terlebih dahulu.

 

Mitra Tepat

 

Jokowi mengimbau agar mereka memilih usaha dengan risiko yang kecil, misalnya produk yang tidak mudah busuk atau basi. “Kemudian ambil bisnis-bisnis yang kalau tidak laku nilainya tetap tambah, misalnya mendirikan kostkostan. Pendapatannya ada, jelas setiap bulan, per tahun tapi nilai tambah bangunan pasti naik,” katanya.

Hal yang juga harus diperhatikan dalam bisnis adalah mencari mitra usaha yang tepat. “Kalau kita ragu-ragu memulai, carilah partner yang sudah berproduksi tapi yang karakter sama baik dan kita ketahui betul. Usaha baik kalau punya partner yang pas sambil kita belajar mengelola sebuah usaha,” katanya.

Ia mencontohkan bisnis kedua anaknya yang sama sekali tidak berpengalaman di bidang kuliner, tapi memilih martabak dan pisang untuk usahanya. “Saya lihat ini apa, ternyata punya mitra yang sudah jualan martabak lama, gandengan, bagi untung, tinggal perjanjian saja,” katanya.

Jokowi mengatakan pasar domestik sangat besar dan potensial untuk digarap dengan jumlah penduduk di Tanah Air yang mencapai 250 juta jiwa sementara beberapa produk di antaranya masih diisi produk impor. 

 

fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment