Koran Jakarta | December 14 2018
No Comments

Tubuh Bugar Berkat Nutrisi Seimbang

Tubuh Bugar Berkat Nutrisi Seimbang

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam menyusun menu makanan yang sehat dan bergizi, hendaknya menyertakan bahan makanan yang bervariasi dan dalam proporsi yang tepat.

Pola konsumsi menu sehat harus menjadi prioritas keluarga. Artinya, Pecinta kuliner wajib memerhatikan menu sehat. Bahkan jika di rumah, sediakan menu masakan yang memiliki kandungan protein tinggi seperti dagig atau ikan.

Menu makanan sehat yang men­cakup gizi seimbang adalah hal yang sangat penting untuk memperta­hankan kesehatan tubuh dan mem­bantu tubuh agar senantiasa dalam kondisi prima.

Selain baik bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, menu makanan yang bervariasi dan dalam takaran yang tepat akan membantu kita un­tuk mempertahankan berat badan yang ideal. Menu makanan yang mencakup gizi seimbang akan mem­berikan cukup nutrisi bagi tubuh untuk menjalankan fungsinya.

Untuk mewujudkan menu makanan yang ideal tersebut, ada beberapa jenis bahan makanan yang tak boleh ketinggalan seperti buah dan sayuran segar, gandum utuh, dan kacang-kacangan.

Sumber protein yang sehat se­perti daging tanpa lemak, telur, ikan, dan susu pun harus dimasukkan un­tuk menambah variasi dan kualitas zat gizi dari makanan yang disajikan.

Daging juga bisa menjadi menu yang menyehatkan. Jika hendak mengolah daging, sebaiknya sajikan dengan cara panggang atau bakar daripada menggoreng dengan mi­nyak. Kalaupun ingin memberikan variasi dengan menu goreng jangan gunakan deep-fry namun gunakan sedikit minyak saja.

Jika tidak begitu menyukai da­ging, bisa menggantikannya dengan makanan lain yang juga kaya protein seperti telur, berbagai produk susu, hasil olahan kedelai seperti tahu dan tempe, kacang-kacangan dan buncis.

Sediakan juga waktu luang un­tuk menyiapkan bumbu sendiri daripada memilih bumbu cepat saji di supermarket yang mengandung bahan kimia dan mengalami proses kimiawi.

Saat ini, tren makanan sehat dibilang tidak terlalu merepotkan karena di Indonesia sendiri banyak makanan yang diproduksi secara alami. Seperti tempe atau tahu yang menjadi superfood dan primadona di mana-mana.

Selain tren makanan sehat, makanan khas dari daerah-daerah Indonesia akan lebih dikenal secara luas. Jumlah rumah makan tradi­sional di kota-kota besar diprediksi akan bertambah karena fenomena ini.

Kesukaan masyarakat yang se­dang gemar menjelajah kawasan Nusantara, akan berdampak pada cita rasa kuliner yang ia bawa dari daerah yang pernah dikunjungi.

“Akhirnya banyak orang mencari rumah makan yang menyediakan selera asal atau cita rasa alami. Salah satu trennya nanti rumah makan yang menyediakan makanan otentik akan banyak muncul. Walaupun secara penampilan makanan sudah disesuaikan, tapi cita rasanya tetap asli,” ujar Parikesit, pakar kuliner.

Sebenarnya apa sih makanan se­hat atau healthy food ini? Makanan sehat di sini mengandung penger­tian makanan yang memiliki kan­dungan gizi seimbang yang dibu­tuhkan oleh tubuh. Menu makanan sehat ini biasanya harus ada unsur gizi seperti karbohindrat, protein, mineral, vitamin dan sedikit lemak tak jenuh.

Karbohidrat misalnya terda­pat terdapat pada nasi, gandum, singkong, dan lain-lain. Protein banyak terdapat pada tahuy, tempe, telur, daging dan lainnya. Mineral ada pada sayuran, vitamin pada buah-buahan serta susu sebagai tambahan gizinya.

Tujuan makanan sehat ini, antara lain untuk menjaga agar badan kita tetap sehat, tumbuh dan seimbang secara baik. Makanan sehat me­nurut ahli gizi yaitu makanan yang mengandung empat macam yakni makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah.

Jika memutuskan gaya hidup sehat dengan memilih healthy food, maka Anda harus mengenali jens makanan yang akan masuk ke perut Anda. Karena hidup sehat sangat bergantung pada makanan yang dikonsumsi oleh kita. Misalnya men­jauhi makanan yang berlemak dan berkalori tinggi, karena menghindari penyakit diabetes atau jantung.

Hindari makanan cepat saji, dan perbanyaklah makan buah-buahan dan syur-sayuran. Hindari cemilan manis, dan pilihlah karbohidrat yang rendah gula.

Tetapi memilih makanan yang se­hat bukan berarti Anda makan yang itu-itu saja. Berkreasilah dengan menu dan makanan sehat ini, se­hingga bisa menjadi makanan lezat dan juga sehat.

Apalagi saat ini, banyak pula bermunculan supermarket yang menjual sayur dan buah organik yang mengemasnya sangat menggungah selera. Begitupun dengan aneka menu atau resep yang bisa ditiru dan diterapkan di rumah sendiri dalam mengolah makanan sehat ini. yun/E-6

Meracik Sendiri Menu-menu Menyehatkan

Protein penting bagi tubuh kita untuk pertumbuhan dan un­tuk memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan. Daging se­lain sumber protein juga menyedia­kan mineral yang penting bagi tubuh seperti zat besi, zinc, dan vitamin B.

Namun perlu diingat bahwa da­ging dapat menjadi sumber lemak juga. Untuk mengatasinya, bersi­hkan lemak dan kulit dari daging sebelum mengolahnya dan pastikan untuk memasak daging hingga matang.

Ikan selain menyediakan protein juga asam lemak omega 3. Usaha­kan untuk menyertakan ikan dalam menu makanan sehat Anda se­tidaknya dua kali dalam seminggu. Pilihlah ikan segar, karena ikan yang dijual dalam kemasan kaleng bisa jadi memiliki kadar garam yang tinggi.

Susu dan produk susu seperti keju dan yoghurt menyumbangkan banyak protein dan kalsium bagi tubuh. Untuk dapat memetik man­faat yang maksimal dari susu dan produk susu tanpa khawatir menjadi gemuk, pilihlah susu dan produk susu yang rendah lemak dan rendah gula. Alternatif dari susu seperti susu kedelai pun dapat Anda coba.

Artinya, cobalah sesuatu yang baru dengan memulai makan makanan yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat, dan hilangkan persepsi kalau makanan sehat itu tidak enak.

Cobalah dengan resep-resep yang menarik untuk dicoba dan bisa Anda santap untuk sarapan, makan siang ataupun hanya sebagai cemi­lan. yun/E-6

Ayam Nasi Merah dan Salad Ayam Kukus

Ayam Nasi Merah

Bahan-bahan:

- 2 cangkir nasi merah baru dima­sak

- 4 dada ayam, tanpa tulang dan tanpa kulit

- 2 cangkir kembang brokoli, po­tong kecil-kecil

- 1 sdt minyak

- 2 cangkir daun pok choy potong

- 2 wortel, iris seperti korek api

- 1/2 bawang bombay, iris

- 2 siung bawang putih, cincang

- 1 batang daun bawang, cacah

- 2 sdt akar jahe cincang

- Saus teriyaki botol

Cara membuat:

- Bumbui dada ayam di kedua sisi dengan garam dan merica. Sem­protkan wajan besar bertutup dengan menggunakan sempro­tan memasak.

- Tempatkan wajan dengan api se­dang dan panaskan selama satu menit. Letakkan dada ayam di atas wajan dan masak selama 5-7 menit, atau sampai dagingnya kecoklatan.

- Balik daging ayam, tutupi wajan dan panaskan dengan api sedang kecil. Biarkan ayamnya masak dan mengeluarkan jus selama 12-15 menit berikutnya atau sampai matang sempurna.

- Matikan kompor; pindahkan dada ayam dari wajan, potong panjang, dan diletakkan kembali ke dalam wajan dan wajan ditu­tup agar tetap hangat.

- Sementara ayam dimasak, didihkan 4 cangkir air di wajan berpenutup ukuran sedang. Saat airnya sedang mendidih, masukkan kembang brokoli dan biarkan masak selama 1 menit, sehingga cukup lama untuk membuat brokoli berwarna hijau cerah dan menjadi agak empuk. Keringkan brokoli namun jangan disiram.

- Panaskan wajan besar dengan api panas dan masukkan minyak zaitun. Masukkan brokoli, kubis, wortel, bawang bombay, bawang putih dan daun bawang serta jahe dan tumis 3-4 menit sampai sayurannya empuk garing. Bum­bui dengan garam dan merica untuk rasa.

- Bagi nasi merah menjadi empat mangkuk. Tutupi beras dengan sayuran dan potongan dada ayam, kemudian masukan saus teriyaki untuk rasa.

Salad Ayam Kukus

Bahan-bahan:

- 250 gram daging dada ayam, cincang halus

- Satu suing bawang putih, parut

- Setengah sendok the merica bubuk

- Satu buah tomat merah, belah-belah

- 150 gram mentimun iris

- 100 gram lettuce atau selada, kemudian sobek kasar.

Saus:

  1. 100 ml mayones rendah lemak
  2. 1 sdt saus cabai botolan
  3. Setengah sendok air jeruk lemon
  4. Setengah sendok the merica bubuk
  5. Setengah sendok the garam

Cara membuat:

  1. Campur daging ayam dengan bawah putih, merica dan garam hingga benar-benar rata. Masuk­an dalam adonan dan ratanan pada selembar kertas alumuni­um foil. Isi bagian tengahnya de­ngan potongan bawang bombai, gulingklan hingga padat.
  2. Kemudian kukus selama 30 menit hingga matang . Angkat dan dinginkan. Potong-potong ayam kukus tersebut, susun dalam piring saji berama irisan mentimun, lettuce dan tomat. Beri sausnya sesuai selera, dan sajikan nik/E-6
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment