Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments

Transaksi UMKM ke Luar Negeri Kian Mudah

Transaksi UMKM ke Luar Negeri Kian Mudah

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Salah satu hambatan ekonomi digital yang melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah pada sistem pembayaran. Kurangnya dukungan sistem pembayaran yang memadai hingga pasar luar negeri membuat bisnis daring mereka kurang berkembang. Kondisi sitem pembayaran yang masih menyulitkan menjadikan UMKM tidak banyak memanfaatkan platform daring.

Badan Pusat Statistik (BPS), menyebutkan, baru 8 persen atau sebanyak 3,79 juta pelaku UMKM yang memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya. Ini disayangkan karena jumlah UMKM yang mencapai 60 juta berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) selama ini mencapai 61.41 persen.

Menurut Country Director MC Payment Indonesia Valerino Wijaya, salah satu kesulitan UMKM dalam melakukan proses transaksi, ada pada sulitnya verifikasi pembayaran yang mereka terima, dan tidak adanya variasi pilihan pembayaran. Melihat kondisi tersebut MC Payment Indonesia hadir untuk memberikan solusi transaksi online melalui aplikasi Instapay.

Dengan aplikasi Instapay yang bisa diunduh dari toko aplikasi, merchant dapat menerima pembayaran, baik dari dalam maupun luar negeri dengan mudah dan cepat. Kelebihan lain Instapay, merchant dapat mengirimkan invoice kepada pembeli melalui aplikasi media sosial pengirim pesan seperti WhatsApp dan Line. Pembeli juga dapat langsung melakukan pembayaran dengan berbagai opsi pembayaran seperti kartu kredit, kartu debit dan bank transfer (virtual account). Ke depannya, pembeli juga dapat melakukan pembayaran dengan e-money.

Melalui Instapay, kini para pelaku usaha dapat dengan mudah menerima pembayaran secara online dengan hanya menggunakan aplikasi mobile pada ponsel. Mereka juga akan dapat merasakan kemudahan untuk penagihan serta tracking pembayaran tanpa harus melihat mutasi rekening secara manual. “Dengan Instapay, UMKM juga terhindar dari risiko fraud (transaksi palsu) yang sering terjadi,” tambah Valerino,” ujar Valerino.

Instapay, diklaim mampu membuat UMKM meningkatkan usahanya hingga ke mancanegara, karena merchant dapat menerima pembayaran dari dalam dan luar negeri tanpa harus melakukan integrasi website atau memiliki mesin EDC sendiri. “Instapay juga mempunyai proses registrasi yang mudah, UMKM hanya perlu mengunggah KTP dan NPWP atau Kartu Keluarga (KK) ke aplikasi Instapay, dan kurang dari 24 jam Instapay sudah siap digunakan,” jelas Valerino.

Untuk dapat mendukung kebutuhan berbagai macam transaksi online, MC Payment Indonesia bekerja sama dengan berbagai Bank nasional di Indonesia. MC Payment Indonesia yang berdiri pada tahun 2015 merupakan cabang perusahaan dari MC Payment yang berpusat di Singapura, dan telah memiliki cabang di Hongkong, Malaysia, Australia, dan Thailand. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment