Koran Jakarta | October 21 2019
No Comments

TPI Pangandaran Harus Segera Direvitalisasi

TPI Pangandaran Harus Segera Direvitalisasi

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

PANGANDARAN - Kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Legok Jawa, Pangandaran, tempat pendaratan perahu nelayan cepat menjadi dangkal. Untuk itu, pengerukan di tempat tersebut harus segera dilakukan karena mengham­bat aktivitas mereka untuk melaut. TPI di Pangandaran ini harus direvitalisasi.

“Dulu, pendaratan ikan bisa dengan mudah di bibir pan­tai. Sekarang jauh, sehingga banyak perahu yang rusak ka­rena medan pendaratan yang sulit,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat meninjau ke TPI, di Ka­bupaten Pangandaran, Jumat (13/9).

Menurut Uu, hal itu menyebabkan beban pengeluaran nelayan bertambah untuk memperbaiki perahu yang rusak. Jauhnya tempat pendaratan pun mematahkan semangat ne­layan untuk melaut karena susah berangkat dan datangnya, maka minta dikeruk.

Nantinya, kata Uu, pengerukan kawasan TPI Desa Legok Jawa juga berdampak positif terhadap pendapatan nelayan. Akan ada peningkatan ikan dari nelayan sehingga pendapat­an nelayan akan lebih baik dan kesejahteraan meningkat.

Untuk pengerukan di sini, tambah Uu, harus memakai teknologi yang canggih. Kalau melakukan secara manual ti­dak bertahan lama. Kalau mengeluarkan dana, manfaatnya akan lebih lama. Adapun detail engineering design (DED) proyek pengerukan TPI Desa Legok Jawa diharapkan selesai pada 2019. tgh/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment