Koran Jakarta | April 26 2019
No Comments
Produk Investasi - Reksa Dana Pendapatan Kontributor Terbesar Kenaikan AUM

Total Dana Kelolaan Meningkat

Total Dana Kelolaan Meningkat

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font
Potensi dana kelolaan bisa terus meningkat seiring dengan kenaikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

 

JAKARTA – Total dana kelolaan (Asset Under Management/ AUM) reksa dana terus mengalami peningkatan. Peningkatan total dana kelolaan reksa dana tidak lepas dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak naik.

Head of Investment BNI Asset Management (BNI-AM), Susanto Chandra, mengatakan dari sisi total dana kelolaan diekspektasikan akan terus meningkat hingga akhir tahun ini. Sebab, tren di akhir tahun akan ada window dressing sehingga akan berpengaruh pada nilai dana kelolaan. “Jadi secara AUM akan ada peningkatan,” ungkapnya kepada Koran Jakarta, Senin (17/12).

Potensi dana kelolaan bisa terus meningkat seiring dengan kenaikan IHSG. Susanto memperkirakan IHSG di akhir tahun bisa berada di level 6.200. “Jadi, kalau dari sekarang maka dana kelolaan bisa tumbuh sekitar satu persen. Jadi kurang lebih kenaikannya akan sama seperti di bulan November,” imbuh dia. Menurutnya, posisi IHSG di akhir tahun bisa berada di level 6.200.

Hal ini disebabkan oleh ekspektasi atas pergerakan nilai tukar rupiah yang terjaga. Apabila harga minyak dunia yang tidak terlalu fluktuatif dan cenderung stabil ke arah menurun maka ekspektasi terhadap current account devisa akan membaik ke depannya.

“Jadi kita melihat nilai tukar akan lebih ke arah stabil hingga akhir tahun,” kata dia. Selain itu, sentimen global yang akan lebih memengaruhi pergerakan IHSG lantaran harga minyak dan nilai tukar, sementara sentimen dari internal sendiri belum ada katalis positif ataupun negatif yang akan memengaruhi laju IHSG. “Mungkin di awal tahun depan lebih ke arah pemilu dan ekspektasi pertumbuhan ekonomi akan lebih baik ke depannya,” jelas dia.

Dari sisi jenis reksa dana yang akan berkontribusi paling besar kepada dana kelolaan, menurut Susanto, memang agak sulit memprediksinya sebab semua itu lebih mengacu pada pertumbuhan secara industri, dan akan kembali pada kondisi pasarnya.

Namun, diperkirakan reksa dana saham akan berkontribusi paling besar pada total dana kelolaan. “Biasanya kalau Desember itu lebih ke equity yang relatif lebih kencang pergerakannya.

Kita melihat equity kenaikannya yang lebih tinggi di akhir tahun,” imbuh dia. Kontribusi reksa dana saham pun, kata Susanto, dari pertengahan minggu Desember ini hingga akhir tahun ini sebesar 2 persen.

Kontributor Terbesar

Tim riset Infovesta Utama memaparkan bahwa total dana kelolaan (Asset Under Management/ AUM) reksa dana mengalami kenaikan dari 498,33 triliun rupiah di akhir Oktober 2018 menjadi 503,84 triliun rupiah di akhir November 2018 atau setara dengan 1,11 persen.

Peningkatan total AUM ini berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah unit penyertaan sebesar 0,25 persen. Reksa dana pendapatan tetap menjadi kontributor terbesar dalam kenaikan nilai AUM di akhir November 2018 dengan total pertumbuhan sebesar 3,44 triliun rupiah atau sebesar 3,28 persen, bila dibandingkan dengan nilai AUM di akhir Oktober 2018.

Peningkatan jumlah dana kelolaan reksa dana jenis ini ditopang oleh pertambahan jumlah unit penyertaan sebesar 1,17 persen. Jenis reksa dana lain yang turut berkontribusi dalam pertumbuhan total AUM antara lain reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana indeks dan reksa dana ETF dengan nilai pertambahan AUM masing-masing 2,57 triliun rupiah, 1,31 triliun rupiah, 260 miliar rupiah, dan 20 miliar rupiah.

Sementara produk reksa dana saham dan reksa terproteksi mengalami penurunan AUM masing-masing 1,26 triliun rupiah dan 830 miliar rupiah. Meski sempat terkoreksi dalam pada awal minggu, indeks reksa dana saham berhasil mencatatkan kinerja mingguan terbaik pada akhir pekan lalu.

Kinerja mingguan positif juga berhasil diraih oleh indeks reksa dana campuran pada akhir pekan lalu. Sementara, peningkatan kinerja indeks reksa dana pasar uang relatif stabil sepanjang minggu lalu. yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment