Koran Jakarta | September 22 2018
No Comments
Bencana Alam

Topan Mangkhut Ancam Filipina dan Hong Kong

Topan Mangkhut Ancam Filipina dan Hong Kong

Foto : AFP/ANDREW CABALL ERO -REYNOL DS
T inggalkan Pes isir l Seorang pria berjalan di depan sebuah toko di Kota Wilmington, North Carolin, AS, yang ditinggalkan pemiliknya karena kedatangan Topan Florence pada Rabu (12/9). Topan Florence diperkirakan akan menerjang pesisir timur AS mulai Kamis (13/9) malam.
A   A   A   Pengaturan Font

MANILA – Jutaan nyawa warga dalam risiko ketika sebuah topan dahsyat diwartakan akan menerjang Filipina bagian utara pada akhir pekan mendatang. Tim SAR Filipina pada Rabu (12/9) menyatakan bahwa Topan Mangkhut berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, dan gelombang laut tinggi.

“Tim SAR telah diterjunkan ke bagian paling utara dari pulau utama Luzon dimana lokasi itu akan diterjang Topan Mangkhut pada Sabtu (15/9),” demikian pernyataan kantor SAR Nasional Filipina.

Saat ini Topan Mangkhut masih berada di Samudera Pasifik dan kekuatan embusan anginnya diperkirakan mencapai 225 kilometer per jam. Menurut Dinas Cuaca Nasional Filipina, Mangkhut merupakan topan terdahsyat dengan kategori 4 berdasarkan skala Saffir-Simpson yang memiliki kategori puncak mencapai 5. Saat menerjang Filipina, Topan Mangkhut akan jadi yang terdahsyat sepanjang tahun ini dan embusan anginya maksimalnya bisa mencapai 270 kilometer per jam.

Menurut ketua Palang Merah Filipina, Richard Gordon, ada 10 juta warga Filipina akan terdampak akibat datangnya topan dahsyat ini. Sementara juru bicara Palang Merah Filipina, Mary Joy Evalarosa, mengatakan ada sekitar 3 juta warga yang tinggal di jalur pusat arah topan, terancam hidupnya. Tujuh juta warga Filipina lainnya akan terkena dampak akibat bencana alam lainnya yang dipicu oleh Topan Mangkhut.

Per tahunnya, rata-rata Filipina diterjang topan sebanyak 20 kali. Bulan lalu, Filipina diterjang Topan Yagi yang membawa curah hujan tinggi dan banjir di seluruh wilayah tengah Pulau Luzon termasuk Ibu Kota Manila. Topan terdahsyat yang pernah menerjang Filipina yaitu Haiyan yang terjadi pada November 2013. Dalam bencana alam itu, dilaporkan telah mengakibatkan 7.350 orang tewas atau hilang.

Setelah melanda Filipina, Topan Mangkhut akan menerjang Hong Kong. Dinas Pemantau Cuaca Hong Kong menyatakan bahwa topan dahsyat ini akan menerjang pada Minggu (16/9) malam atau Senin (17/9) pagi. Selain Hong Kong, Makau pun tak luput dari terjangan Topan Mangkhut ini.

 

Evakuasi di Carolina

Pada bagian lain dilaporkan bahwa Topan Florence pada Rabu pagi telah mendekati Negara Bagian North Carolina, South Carolina, dan Virginia di Amerika Serikat (AS). Sejumlah 1,7 juta warga sebelumnya dari 3 negara bagian itu diperintahkan untuk melakukan evakuasi.

Akibat dari perintah ini, jalan raya yang mengarah ke luar dari negara-negara bagian itu dipadati oleh kendaraan yang ditumpangi warga yang hendak mengungsi. “Telah terjadi kepadatan lalu lintas dalam rute evakuasi,” kata pejabat federal untuk penanganan situasi darurat, Jeff Byard.

Topan Florence diperkirakan akan menjadi topan terdahsyat sepanjang beberapa dekade. Saat mencapai wilayah pesisir timur AS, topan ini memiliki kekuatan embusan pada kategori 4 dalam skala Saffir-Simpson. Pusat Topan Nasional AS memperkirakan Topan Florence ini akan menerjang Carolina pada Kamis (13/9) malam atau Jumat (14/9) pagi dengan embusan angin mencapai 220 kilometer per jam. 

 

AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment