Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments
Kampanye Pemilu

TKN: Jokowi Sudah Menjalankan Gagasannya

TKN: Jokowi Sudah Menjalankan Gagasannya

Foto : ISTIMEWA
Juru Bicara TKN Jokowi – Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kampanye yang berbasis adu gagasan, ide, dan program kerja yang dielukan oleh sebagian besar masyarakat belum optimal sejauh ini. Beberapa pengamat politik mengkritik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, khususnya Pasangan Calon (Paslon) Presiden – Wakil Presiden yang hanya menampilkan kampanye saling sindir.

Namun, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin membantah tudihan tersebut. Mereka mengklaim bahwa Jokowi telah memiliki gagasan, malah telah melaksanakannya sejalan dengan pemerintahannya. “Kalau soal gagasan, kami sudah punya gagasan, sudah kita kerjakan malah.

Gagasan yang dilakukan oleh Jokowi kan sekaramg sudah dilakukan (Program kerja dalam pemerintahan),” ujar Juru Bicara TKN Jokowi – Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago, saat Jumpa Pers di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/12). Irma mengklaim, pihaknya tinggal melakukan perbaikanperbaikan dalam program nawacita, terutama yang belum mencapai target.

Ia mengatakan bahwa ada tambahan-tambahan yang akan menjadikan nawacita paripurna. Kemudian, Irma mempertanyakan kubu Prabowo – Sandi yang belum memiliki gagasan dan hanya mengkritik serta menyerang Jokowi. “Sementara, pihak sana itu (Prabowo – Sandi) yang tidak punya gagasan, yang dilakukan adalah seluruh program Jokowi itu dikritisi A, dikritisi B, dikritisi C, hanya mengkritisi program, jadi mereka tidak punya program. Itu fakta,” ujarnya.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut mencontohkan, gaya kampanye Sandiaga Uno yang ia sindir sebagai “Sandiwara Uno”, karena beberapa kali pergi ke pasar mengatasnamakan rakyat, namun ia melebihkan harga komoditi pasar yang tidak sesuai realita.

“Mudah-mudahan saja Sandiwara Uno itu nanti akan bertobat dan mengakui sandiwara-sandiwaranya yang selama ini dilakukan sehingga publik tidak tertipu,” harapnya. Sementara itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi, Suhud Alaynudin, mengklaim bahwa Sandiaga Uno sudah ratusan kali mengunjungi pasar sejak Pilkada DKI.

“Sebaiknya tabayyun dulu. Jangan langsung menuduh dan membuat komentar macam- macam, Sandi itu bukan baru pertama kali kampanye di pasar,” tambahnya. Menurut Suhud, pihaknya tidak memikirkan untuk melakukan rekayasa dalam kampanye. Ia menyarankan, sebaiknya fokus pada kampanye sehat, tidak perlu melontarkan tudingan yang tidak perlu sehingga dapat menimbulkan kegaduhan.

“Kami mengajak untuk melakukan kampanye yangg sehat, yaitu kampanye yang berfokus pada ide dan program. Jangan lagi ada diksi kontraproduktif,” imbuhnya. Sebelumnya diketahui, pengamat politik LIPI, Syamsuddin Haris, mengatakan kampanye yang oleh Paslon belum memiliki gagasan. 

 

tri/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment