Koran Jakarta | November 22 2017
No Comments

Tips Seimbangkan Pekerjaan, Pendidikan dan Kehidupan Pribadi

Tips Seimbangkan Pekerjaan, Pendidikan dan Kehidupan Pribadi

Foto : KORAN JAKARTA
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan :                  

Bu Rossa, jenjang karir di perusahaan tempat saya bekerja menuntut saya untuk sekolah lagi. Saya sebenarnya bersemangat, tapi khawatir akan sulit menyeimbangkan antara karier, sekolah dan keluarga. Saya punya dua anak yang masih duduk di bangku SD. Mohon advisnya Bu. Sandi, Tangerang

Jawaban :

Untuk menjadi profesional dalam pekerjaan, seseorang terkadang diharuskan bersekolah lagi demi mendukung kariernya. Tapi untuk mendapatkan gelar yang dituntut dari pekerjaan saat ini, tentu bukan hal gampang. Banyak hal yang harus dikorbankan termasuk keluarga dan kehidupan pribadi.

Memang semakin tinggi pendidikan, biasanya akan berpengaruh pada kemajuan karir, kredibilitas, dan potensi penghasilan seseorang. Lalu bagaimana caranya agar pekerjaan, pendidikan, dan kehidupan pribadi bisa berjalan secara seimbang?

Jika merasa memiliki masalah dalam menyeimbangkan pekerjaan, pendidikan dan kehidupan pribadi, tips ini mungkin bisa membantu menciptakan keseimbangan antara belajar dan kehidupan yang baik, seperti dilansir laman sfltimes.com.

1. Jangan melakukan semuanya sendiri

Manfaatkan sistem dukungan pendidikan yang disediakan perusahaan Anda. Seperti pelatihan kerja, layanan karir, dan beberapa dukungan lainnya.

Cari tahu di mana kesulitan yang Anda rasakan dan cari cara untuk mengatasi kesulitan yang ada. Misalnya saat kerepotan mengurus anak dan di saat bersamaan ada jam kuliah atau kerja, maka mintalah bantuan dari orang yang dipercaya sementara waktu untuk mengurus anak.

Anda juga bisa meminta bantuan perawat atau day care, atau buat kelompok belajar virtual untuk mempersiapkan ujian yang akan dihadapi, jadi Anda tidak merasa sendiri ketika sedang kesulitan.

2. Maksimalkan waktu luang yang dimiliki

Teliti tugas Anda dengan benar, jika ada waktu jeda dari pekerjaan dan kuliah, berikan waktu lebih pada anak-anak. Caranya Anda bisa menghubungi mereka lewat telepon dan menanyakan perihal kegiatan sehari-hari. Hal terpenting meski sibuk dengan kuliah dan kerja, Anda tidak lupa mengontrol dan mengawasi anak-anak, sehingga mereka merasa orang tuanya tidak cuek dan tetap memberi perhatian.

3. Pilih program dengan bijak

Carilah program studi yang dirancang untuk mempermudah orang-orang yang memiliki kesibukan. Beberapa kampus kadang menawarkan fleksibilitas untuk belajar secara online.

Anda bisa menyesuaikannya dengan memiliki pengajar pribadi atau mentor yang sesuai dengan bidang yang dihadapi untuk membantu menyeimbangkan tanggung jawab kerja dan sekolah.

Dengan memilih program yang memahami tuntutan sebenarnya dari kuliah dan keinginan perusahaan, setidaknya dapat membantu Anda menerapkan pengetahuan dan memenuhi tujuan secara profesional nantinya.

4. Tetap ikuti perkembangan informasi

Jadilah seorang yang profesional baik sebagai pelajar maupun pekerja, efisienkan waktu secara teratur dengan selalu mengikuti perkembangan informasi.

Misalnya, jika Anda seorang perawat, maka harus selalu tahu informasi kesehatan terkini, banyak cara mudah yang bisa dilakukan seperti mencari informasi lewat internet atau ikut grup chat yang mendukung pekerjaan dan pendidikan Anda.

5. Sering tertawa

Sulit tidaknya suatu pekerjaan Andalah yang bisa membuatnya menjadi gampang dan tidak membosankan. Jika sampai pada suatu titik Anda merasa lelah dan bosan dengan semua aktivitas yang dilakukan, luangkan waktu untuk orang-orang terkasih yang dapat membuat tertawa dan biasanya cara ini sangat membantu untuk menjaga selera humor Anda saat menghadapi masalah yang sulit.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment