Tiongkok Gunakan Obat Tradisional untuk Lawan Covid-19 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments

Tiongkok Gunakan Obat Tradisional untuk Lawan Covid-19

Tiongkok Gunakan Obat Tradisional untuk Lawan Covid-19

Foto : AFP/NICOLAS ASFOURI
Raih Penghargaan - Pakar obat tradisional Tiongkok, Zhang Boli (kiri), ketika menerima penghargaan dari Presiden Xi Jinping di Balairung Agung Rakyat, Beijing, saat acara pemberian penghormatan pada warga yang turut berjuang melawan wabah korona pada 8 September lalu.
A   A   A   Pengaturan Font

BEIJING – Terapi pembersihan dan detoksifikasi paru-paru yang menggunakan obat tradisional Tiongkok (traditional Chinese medicine/TCM), saat ini mulai dilirik banyak dokter dari mancanegara dalam melawan infeksi Covid-19.

“Sebelumnya terapi dengan TCM banyak digunakan selama terjadi wabah epidemi di Tiongkok. Namun kini telah digunakan pula di berbagai negara termasuk di Italia, Inggris, Amerika Serikat, Jepang dan Malaysia, dengan hasil yang positif,” ucap Wang Wei, wakil ketua Beijing University of Chinese Medicine.

Sementara itu Zhang Boli, presiden Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, mengatakan kapsul dan butiran Lianhua Qingwen, obat tradisional Tiongkok lainnya yang direkomendasikan untuk pengobatan Covid-19, telah mendapatkan persetujuan pemasaran di lebih dari 10 negara dan wilayah dan telah disumbangkan ke sejumlah negara lain.

"Kami telah menjalin kerja sama dengan University of Southern California untuk uji klinis fase kedua dari pembersihan dan detoksifikasi paru-paru," kata Zhang. "Mereka sangat tertarik dengan obat dan hasil percobaan yang telah kami capai," imbuh dia.

Ternyata, orang-orang di luar Tiongkok tak hanya tertarik pada metode pengobatan ini saja karena mereka pun  amat berminat dengan pengobatan yang menggabungkan TCM dengan pengobatan dari Barat. Hal itu tercermin setelah Zhang mengikuti lusinan sesi webinar tahun ini untuk membagikan pengalaman klinisnya dalam merawat pasien Covid-19 dengan petugas medis dari negara lain.

Dalam webinar yang digelar World Federation of Acupuncture-Moxibustion Societies (WFAS), Kuo Tong Ho, wakil presiden Singapore Chinese Physicians' Association mengatakan bahwa pemerintah Singapura pada 5 Mei mengizinkan metode akupunktur dan moksibusi dari Tiongkok dalam mengobati pasien Covid-19.

“Model pengobatan TCM telah efektif di Singapura dan kami menyambut para pakar dari Tiongkok China untuk mengunjungi negara kami untuk membimbing kami,” ucap Kuo.

Demi memenuhi permintaan dokter asing yang mampu melakukan pengobatan TCM untuk penyakit tersebut, WFAS telah mengadakan 29 sesi webinar dalam bahasa pengantar Mandarin dan Inggris dengan menjalin kerja sama dengan China Association of Acupuncture-Moxibustion dan China Association of Chinese Medicine.

Ceramah webinar yang disampaikan oleh lebih dari 50 praktisi garis depan hingga saat ini telah disaksikan oleh penonton dari lebih dari 60 negara, dengan disaksikan oleh lebih dari 1 juta pemirsa.

 

Kesempatan Baru

Salah satu praktisi TCM yang mengisi webinar itu adalah Cao Hongxin, mantan ketua China Academy of Chinese Medical Sciences (CACMS). Cao memimpin tim ahli untuk melakukan diagnosis dan pengobatan jarak jauh untuk pasien Covid-19 di negara-negara lain termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Inggris.

Menurut National Administration of Traditional Chinese Medicine, Tiongkok telah membagikan terapi TCM, resep efektif, dan pengalaman klinis untuk menangani Covid-19 pada lebih dari 80 negara dan wilayah.

"Pandemi virus korona memberikan kesempatan baru yang memungkinkan TCM menjadi global," kata Liu Baoyan, ketua peneliti CACMS dan presiden WFAS, seraya menyerukan upaya untuk menyembuhkan lebih banyak pasien Covid-19 di seluruh dunia melalui metode pengobatan TCM. Xinhua/I-1

 

 

 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment