Tiga Hari Operasi, 27 Begal dan Penjambret Ditembak | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 20 2020
No Comments
Penanganan Kriminalitas l Pelaku Otodidak Merakit Senjata Api

Tiga Hari Operasi, 27 Begal dan Penjambret Ditembak

Tiga Hari Operasi, 27 Begal dan Penjambret Ditembak

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Tim satuan tugas yang diturunkan dalam memberantas penjahat jalanan diperintahkan untuk menembak di tempat.

 

JAKARTA – Sebanyak 27 penjahat jalananan ditembak dan diantarnya tewas, selama tiga hari operasi yang dilakukan Polda Metro Jaya di wilayahnya. Selain itu, sebanyak 387 pelaku kejahatan diamankan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menegaskan ratusan penjahat jalanan itu orang tersebut diduga terlibat dalam aksi premanisme, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor. Argo mengungkakan dari 387 orang yang diamankan, 73 orang ditetapkan sebagai tersangka.

“73 orang ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan 314 orang lainnya dilakukan pembinaan. Dia tidak terbukti lakukan tindakan pidana. Tapi, kita tetap monitor kegiatan-kegiatan mereka,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (6/7)

Poliis, kata Argo, polisi melakukan tindakan tegas dengan melakukan penembakan karena melawan petugas. Sebanyak 27 orang ditembak polisi, dua diantaranya tewas.

“27 orang yang lakukan tindakan keras terukur karena melawan petugas. Dua orang meninggal dunia karena kehabisan darah saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” imbuhnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yakni di antaranya senjata tajam dan beberapa senjata api rakitan. Operasi kewilayahan mandiri digelar hingga 3 Agustus 2018

Terkait dengan senjata api rakitan yang digunakan oleh pelaku kejahatan Kepala Bagian (Kabag) Bin Ops Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Fanani menjelaskan, pelaku penjahat jalanan (street crime) mendapatkan senjata api rakitan tersebut dari luar Jakarta. “Ini kan senpi (senjata api) rakitan mereka itu. Bukan senpi pabrikan. Mereka biasanya beli dari Lampung. kalau enggak dari Lampung ya dari Palembang,” ujar Fanani.

Argo menambahkan pembuat senpi rakitan tersebut biasanya tak memproduksi secara massal. “Biasanya mereka dapat dari orang per orang begitu,” kata dia,

Argo meminta bantuan masyarakat turut melakukan pengawasan peredaran senjata api jenis rakitan ini. “Artinya kan masyarakat pun ikut juga mengawasi, media juga sama. Artinya bahwa kalau kalau melihat (peredaran senpi rakitan) tolong disampaikan ke pihak kepolisian. Kami operasi juga di situ,” imbaunya.

Selain itu, lanjut Argo, beberapa pelaku bahkan dapat merakit senpinya sendiri. Mereka biasanya belajar merakit senpi secara otodidak

 

Satuan Tugas

Maraknya, kejahatanan jalanan, Polres Kota Tangerang membentuk satuan tugas anti begal dan premanisme Ttm khusus ini juga untuk menyukseksan Asian Games 2018.

Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Sabilul Alif mengatakan, tim yang diturunkan telah diperintahkan untuk mengambil tindakan tegas terhadap penjahat jalanan. “Kami perintahkan menembak mati bila perlu, demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Sabilul

Menurut Sabilul, keputusan untuk menembak pelaku kejahatan tentu tidak sembarangan. Personel di lapangan sudah memahami aturannya. Langkah ini sebagai bentuk ketegasan polisi untuk memerangi kejahatan.

Sabilul menambahkan, belum lama ini jajarannya telah mengungkap kasus perampokan taksi online. Dalam penangkapan itu, dua pelaku tewas ditembak. “Tidak ada kompromi kepada pelaku kejahatan,” kata Sabilul. Apalagi para pelaku dikenal sadis dan tidak segan-segan menghilangkan nyawa korban.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menginstruksikan agar menindak tegas pelaku kejahatan jalanan yang membahayakan masyarakat. Seperti pelaku penjambretan, pembegalan, premanisme, dan lainnya.

Operasi ini diharapkan mampu membuat jera para pelaku kejahatan, serta untuk menjaga situasi agar Jakarta selalu dalam keadaan aman dan terkendali. 

 

emh/P-5

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment