Koran Jakarta | December 15 2018
No Comments
DISKONTO

The Fed Belum Pastikan Waktu Kenaikan Lanjutan FFR

The Fed Belum Pastikan Waktu Kenaikan Lanjutan FFR

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Washingshing ton – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) diperkirakan segera menaikkan kembali suku bunga acuan (FFR) dengan catatan jika prospek ekonomi sejalan dengan ekspektasi para pejabat Fed.

“Sebagian besar peserta menilai bahwa jika informasi yang masuk secara luas mengkonfirmasikan prospek ekonomi mereka saat ini, kemungkinan segera akan sesuai untuk Komite (Pasar Terbuka Federal/ FOMC) untuk mengambil langkah lagi dalam menghapus kebijakan akomodatif,” kata risalah pertemuan FOMC pada 1-2 Mei lalu yang dirilis di Washington DC, AS, Rabu (23/5) waktu setempat.

Perkembangan inflasi baru-baru ini memberikan kepercayaan kepada para pejabat Fed bahwa inflasi akan naik ke targetnya sebesar dua persen. Indeks harga untuk pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), pengukur inflasi yang disukai oleh Fed, naik dua persen dari setahun lalu pada Maret, kenaikan terbesar sejak Februari 2017 dan memenuhi target inflasi Fed dua persen.

Tidak termasuk harga makanan dan energi yang volatil, indeks harga PCE inti naik 1,9 persen pada Maret, juga kenaikan terbesar sejak Februari 2017. “Mayoritas peserta melihat penguatan inflasi saat ini sebagai memberikan beberapa jaminan bahwa inflasi berada pada lintasan untuk mencapai target simetris Komite dua persen secara berkelanjutan,” menurut risalah The Fed.

Beberapa pejabat mencatat inflasi cenderung sedikit melampaui target dua persen untuk beberapa waktu, secara keseluruhan beberapa menunjukkan tren yang mendasari inflasi telah sedikit berubah.

Dalam pertemuan tersebut, pejabat-pejabat Fed membahas risiko-risiko terhadap prospek ekonomi AS, yang mencakup kemungkinan terlalu panas, dampak yang tidak pasti dari stimulus fiskal, dan ketidakpastian kebijakan perdagangan AS.

“Sejumlah peserta melihat berbagai kemungkinan hasil untuk kegiatan ekonomi dan inflasi menjadi sangat luas, tergantung pada tindakan apa yang diambil oleh Amerika Serikat dan bagaimana mitra perdagangan AS menanggapinya,” kata risalah. 

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment