Koran Jakarta | October 21 2017
No Comments
Suara Daerah

Terapkan “Smart City” Kota Bandung di Daerah Lain

Terapkan “Smart City” Kota Bandung di Daerah Lain

Foto : Koran Jakarta/teguh rahardjo
A   A   A   Pengaturan Font

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengapresiasi konsep smart city di Kota Bandung. Konsep ini bisa diterapkan di seluruh kota di Indonesia untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Imbauan ini disampaikan saat Mendagri bertemu Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, belum lama ini. Tindakan nyata pun dilakukan dengan ditandatanganinya kerja sama kolaborasi dengan daerah lain. Untuk mengetahui lebih jauh kolaborasi tersebut, wartawan Koran Jakarta, Teguh Rahardjo mewawancarai Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di Bandung, baru-baru ini.

Berikut petikan selengkapnya.

Smart city sudah diakui menjadi percontohan. Kota mana saja yang serius mengaplikasikan konsep ini? Smart city boleh diterapkan di kota lain karena tujuannya peningkatan pelayanan ke masyarakat. Kolaborasi dengan kota lain juga perlu untuk saling berbagi konsep dan kerja sama. Sudah tujuh kota/kabupaten yang siap melakukan kerja sama lintas daerah, yaitu Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Tanjung Balai, Kota Malang, Kabupaten Buleleng, dan Kota Kediri.

Kenapa konsep ini dibagikan ke daerah lain? Kerja sama antardaerah ini semangatnya NKRI, maju bersama sehingga kalau semuanya kompak maka kuat. Tahun 2030, kami ranking tujuh ekonomi dunia, 2045 ranking tiga ekonomi dunia. Syaratnya harus kompak, seperti saling berbagi. Kurangi kompetisi, perbanyak kolaborasi.

Apa yang Bandung tawarkan untuk kota/kabupaten lain? Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Bandung sendiri, Blitar sendiri, Surabaya sendiri. Jika demikian, mimpi sulit terwujud. Bandung menawarkan diri, apa yang bisa diberikan. Seperti yang paling mudah ditiru adalah sistem smart city dan teknologi.

Dari konsep smart city ini apakah sudah ada hasilnya? Dengan teknologi smart city ini, kami banyak lompatan, seperti dari urutan 200 ke ranking satu penilaian dari Menpan RB. Dari ranking puluhan sampai ke-10 besar untuk rapor Mendagri. Pelayanan publik sudah hijau semuanya, open goverment sudah ranking satu. Nah, ini yang bisa di-sharring.

Gratis diberikan atau ada kerja sama bersyarat? Sebenarnya tinggal dikomunikasikan. Kalau ada yang minta, tinggal dikasih. Konsep smart city Kota Bandung ini gratis, ada sekitar 300 software dari dinas-dinas. Silakan dipilih, dipakai kalau ada yang cocok. Kami juga demikian ke kota lain kalau ada yang cocok, ya sama-sama. Contohnya, e-budgeting berhasil menemukan anggaran-anggaran siluman, bisa menghemat sampai triliunan rupiah. Tinggal komunikasikan saja dengan kami, apakah kerja sama ini bisa dilakukan atau tidak. Kami awali dengan tujuh daerah. Saya juga akan ke kota lain untuk meninjau, saling mengisi. N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment