Tekan Beijing, AS Akan Jual 7 Sistem Senjata Utama ke Taiwan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments

Tekan Beijing, AS Akan Jual 7 Sistem Senjata Utama ke Taiwan

Tekan Beijing, AS Akan Jual 7 Sistem Senjata Utama ke Taiwan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

 WASHINGTON. Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan  menjual tujuh sistem senjata utama, termasuk ranjau, rudal jelajah, dan drone, ke Taiwan. Pemerintahan Presiden Donald Trump ingin meningkatkan tekanan terhadap Tiongkok.

Tujuh penjualan system senjata utama ini  adalah aksi langka dari tahun-tahun sebelumnya, di mana penjualan militer AS ke Taiwan dibatasi dan dikalibrasi dengan hati-hati untuk meminimalkan ketegangan dengan Beijing.

Sekarang ini pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump lebih agresif ada Tiongkok  karena hubungan antara Beijing dan Washington berada pada titik terendah dalam beberapa dekade. Penyebabnya, tuduhan mata-mata, perang perdagangan yang berkepanjangan, dan perselisihan tentang penyebaran virus corona baru.

Pada saat yang sama, keinginan Taiwan untuk membeli senjata meningkat setelah Presiden Tsai Ing-wen terpilih kembali pada Januari lalu. Dan, telah menjadikan penguatan pertahanan Taiwan sebagai prioritas utama.

Taiwan adalah masalah teritorial paling sensitif di China. Beijing mengatakan, Taiwan adalah provinsi China, dan mengecam dukungan Pemerintah Trump untuk pulau itu.

Washington sangat ingin menciptakan penyeimbang militer terhadap pasukan Tiongkok membangun upaya yang Pentagon sebut sebagai "Benteng Taiwan". Sebab, militer Beijing membuat langkah yang semakin agresif di wilayah tersebut.

Paket senjata dari Lockheed Martin, Boeing, dan General Atomics sedang bergerak melalui proses ekspor, kata tiga orang yang mengetahui status kesepakatan di Capitol Hill. Dan, pemberitahuan kepada Kongres dalam beberapa minggu. ke depan. Trump dijadwalkan akan mendapat pengarahan tentang paket penjualan senjata ke Taiwan minggu ini oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo. 

Beberapa kesepakatan penjualan senjata telah Taiwan minta lebih dari setahun yang lalu, tetapi baru sekarang diproses AS. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menolak berkomentar. AFP/P-4

 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment