Tangerang Terapkan PSBL Tingkat RW | Koran Jakarta
Koran Jakarta | October 30 2020
No Comments

Tangerang Terapkan PSBL Tingkat RW

Tangerang Terapkan PSBL Tingkat RW

Wali Kota Arief berbincang dengan warga dalam penerapan aturan di wilayah Gebang Raya yang menjadi zona merah untuk menekan kasus COVID-19.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa Transisi  Perpanjang di­jalankan selama 14 hari ke depan. PSBB  transisi ke lima ini menfokuskan pada peningkaan kuaitas penanganan  korona.

Pengumuman itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Instagram-nya. Anies me-repost atau mengunggah ulang unggahan akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta.

“Pemprov DKI Jakarta resmi perpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase I di Ibu Kota selama 14 hari ke depan, berlaku mulai 28 Agustus-10 September 2020,” tulis akun Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta

Pemprov DKI mengingatkan kepada warga DKI Jakarta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, sehingga bisa meminimalkan penularan Covid-19.

“Untuk menekan berbagai indikator epidemiologi penyebaran Covid-19, teman-teman tetap semangat, saling mengingatkan dan menjalankan ketentuan PSBB Transisi ini,” katanya.

“Yuk, lebih serius memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Tidak keluar rumah bila tidak perlu, seluruh tempat beroperasi dalam setengah kapasitas dan biasakan melakukan 3M: memakai masker, menjaga jarak 1-2 meter, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” ujarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza)  mengatakan perpanjangan PSBB Transisi yang kelima akan difokuskan kepada peningkatan kualitas penanganan Covid-19

Pemerintah DKI, jelasnya, akan meningkatkan kualitas tenaga kesehatan, sarana prasarana laboratorium, rumah sakit, dan pendukung fasilitas kesehatan lainnya, termasuk logistik serta pendukungnya. “Bahkan kami juga menambah tenaga profesional untuk membantu tim medis di DKI. Kemudian aparat juga kami tambah, kami tingkatkan, kami sebar dan kami latih,” ujar Wagub DKI.

Fokus tersebut, kata Ariza, adalah bagian dari berbagai kebijakan yang akan diambil untuk PSBB Transisi Fase 1 yang diperpanjang untuk kelima kalinya tersebut, akan berlangsung selama 14 hari mulai dari 28 Agustus 2020 sampai 10 September 2020.

Kader Covid-19

Kebijakan lainnya yang akan diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni meminta setiap pasar, pusat perbelanjaan hingga perkantoran membentuk gugus tugas internal atau kader internal di setiap unit kegiatan.

“Termasuk kami minta di setiap rumah agar ditunjuk satu orang sebagai kader Covid-19,” ujarnya.

Menurut dia, jika setiap unit kecil mempunyai kepatuhan terhadap protokol serta menjaga kesehatan, kebersihan, berjemur, hingga makan sehat bergizi maka penyebaran wabah ini bakal cepat dihentikan.

“Unit terkecil di lingkungan diharapkan bisa patuh dan turut mendisiplinkan. Insha Allah ke depan tidak hanya berkurang penyebarannya tapi kita bisa memutus mata rantai penyebar­an Covid-19,” ucapnya.

Jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta bertambah 816 orang per Jumat (28/8).

Tambahan jumlah kasus positif itu lebih sedikit dibanding Kamis kemarin yang bertambah 820 orang. Sehingga jumlah akumulatif kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga hari ini adalah 37.278 orang.

“Dari 816 kasus positif tersebut, 240 kasus baru hari ini adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

Dwi memaparkan, sebanyak 29.169 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 78,2 persen.

Lalu, 1.154 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,1 persen dan 6.955 orang masih dirawat atau isolasi.

Sementara itu, hari ini tercatat 5.709 orang dites PCR dengan hasil 816 orang dinya­takan positif dan 4.893 negatif Covid-19.

Sementara itu, Pemprov DKI telah melakukan tes PCR terhadap 45.866 orang dalam sepekan terakhir. Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 54 laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. n Ant/P-5

Tags
Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment