Koran Jakarta | March 27 2019
No Comments

Taktik dan Strategi Menjadi Orang Berpengaruh

Taktik dan Strategi Menjadi Orang Berpengaruh
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Great Influencer

Penulis : Cahyo Satria Wijaya

Penerbit : Solusi Mitra Media

Cetakan : 2018

Tebal : 160 halaman

ISBN : 978-602-5868-41-2

Menjadi pribadi yang berpengaruh (influencer) tidak mudah. Ada taktik yang mesti dilakukan secara cerdik. Pertama-tama pembaca harus lebih dulu memahami lawan bicara, pesan yang hendak disampaikan, serta reaksi yang diharapkan. Buku mengemas taktik untuk memengaruhi orang lain. Buku ini membagi tiga bagian besar: kepribadian manusia, seni memengaruhi orang lain, dan menggapai keberhasilan berkomunikasi.

Bab pertama, berisi tahap persiapan yang diawali dari diri sendiri. Untuk memengaruhi orang lain, seseorang terlebih dulu mesti punya pemahaman akan orang lain. Buku menekankan, kepribadian yang dapat memahami orang lain akan menguntungkan. Apabila bijak melihat karakter orang lain, orang akan bijak pula memperlakukan mereka.

Contoh dalam pengelompokan kepribadian berdasarkan buku Personality Plus karya Florece Littauer. Setelah tahu kepribadian seseorang, perlu tahu cara membuat lawan bicara bertindak sesuai dengan harapkan. Sebelum mengenal orang lain, ada baiknya orang mengenal diri sendiri lebih dulu. Komunikasi menjadi poin penting menjadi orang yang berpengaruh. Saat komunikasi efektif, maka pertukaran pesan menjadi lancar. Ingat bahwa komunikasi merupakan aset penting sebagai nilai tambah kepribadian seseorang (halaman 20).

Bab kedua membahas cara-cara mempengaruhi. Hal ini dilakukan setelah seseorang memahami orang lain. Ada 21 model ampuh yang dapat dilakukan apabila ingin memengaruhi orang lain. Bagian kedua ini sifatnya lebih praktikal sehingga dapat dijalankan dalam kehidupan. Misalnya, taktik ketiga berupa jurus 1 meter 30 detik di mana seseorang mesti bersikap ramah terhadap orang yang ada dalam radius satu meter. Keduapuluhsatu taktik ini secara garis besar menggaris bawahi bahwa seseorang yang ingin menjadi pengaruh, adalah inisiator utama untuk memulai komunikasi.

Di sini yang perlu diperhatikan antara lain mengenai detail lawan bicara, gestur, kepribadian, dan lainnya. Dalam pengemasannya dari taktik, buku lebih banyak menggunakan gambar dan tabel sehingga memudahkan pembaca memahami. Bagian terakhir atau bab tiga merupakan tahap memerlakukan orang lain dengan baik. Buku merangkum taktik-taktik yang dikemas per poin tentang cara menjadi pribadi yang disenangi dan memengaruhi orang banyak.

Secara benang merah keseluruhan buku, bab ketiga merangkum dari teori dan tip untuk mewujudkan keinginan seseorang. Kalau di awal buku, orang berharap menjadi berpengaruh maka di bagian inilah berisi cara-cara atau langkah-langkah yang harus diambil untuk mewujudkannya.

Hubungan dengan orang lain menjadi kunci seseorang dapat memengaruhi orang lain secara positif. Karena itu, hubungan mesti dipelihara. Dengan hubungan yang dipelihara lewat kepribadian yang menawan bagi banyak orang tersebut maka harapannya dapat terwujud tanpa melukai orang lain.

Tidak dibutuhkan suatu syarat atau kedudukan dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Yang dibutuhkan hanyalan sebuah usaha untuk membuat hubungan tersebut benar-benar terjadi (halaman 114). 

Diresensi Meilita Rinalti, Mahasiswa Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Unpad

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment