SURAT UNTUK BU ROSSA - Tips agar Tidak Stres menjalani WFH | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 31 2020
No Comments

SURAT UNTUK BU ROSSA - Tips agar Tidak Stres menjalani WFH

SURAT UNTUK BU ROSSA - Tips agar Tidak Stres menjalani WFH

Foto : ist
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan :

Bu Rossa, baru tiga minggu saya work from home (WFH) rasanya sudah stres dan bosan. Kinerja dan motivasi saya makin menurun. Saya jadi tidak kreatif dan malas menyelesaikan tugas. Bagaimana mengatasinya stres karena WFH Bu?

Jawaban :

Di tengah pandemi virus korona atau Covid-19 yang melanda berbagai negara, sejumlah perusahaan terpaksa menetapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH). Langkah tersebut guna menekan penyebaran virus Covid-19 di antara para karyawan. Sayangnya, sistem kerja ini berisiko menyebabkan terjadinya stres bagi sebagian para pekerja karena dianggap membosankan. Sebuah studi tahun 2017 yang dilakukan oleh PBB menemukan bahwa orang yang bekerja dari rumah melaporkan tingkat stres yang lebih tinggi. Studi ini menunjukkan bahwa orang yang bekerja dari rumah menghadapi sejumlah tantangan yang akhirnya berdampak buruk pada kesehatan mereka. Berikut tips agar tidak stres selama WFH pandemi virus korona:

1. Sisihkan waktu untuk istirahat Mengambil beberapa menit untuk beristirahat dapat membantu mencegah kelelahan. Berbincang sejenak dengan keluarga sambil minum air putih atau juice bisa jadi salah satu pilihan yang simpel. Beristirahatlah dari memikirkan pekerjaan dengan tidak memeriksa email yang terkait dengan pekerjaan di waktu istirahat atau memutuskan sambungan telepon di malam hari.

2. Terampil manajemen waktu Buat jadwal dan tentukan waktu terbaik kapan harus bekerja. Ini dapat memberikan pengalaman yang lebih produktif. Prioritaskan tugas-tugas yang menantang terlebih dahulu. Jangan biarkan tugas yang tidak menyenangkan atau sulit membebani kepala Anda.

3. Tetap “Update” e Health Site menuliskan, mengisolasi diri dapat menguras energi dan memengaruhi produktivitas seseorang. Tetap terhubung dengan teman kerja di rumah, atau orang yang berpikiran sama melalui kelompok media sosial. Komunikasi jarak jauh jelas bukan masalah di masa kini. Pastikan kamu berkoordinasi dengan atasan atau rekan kerja di channel komunikasi yang sudah disepakati. Terutama kalau mau teleconference ketika dibutuhkan.

4. Selesai kerja, Sempatkan Olahraga Keadaan terpaksa di rumah mungkin bikin Anda tidak bisa berolahraga outdoor seperti running, futsal, basket, atau jenis olahraga luar ruang lainnya. Tapi meski di rumah saja Anda tetap bisa olahraga. Anda bisa sit up, pull up, yoga, gym, treadmill, atau renang.

5. Tinggalkan pekerjaan di tempat kerja. Dilansir dari Mayo Clinic, penggunaan perangkat seluler yang lebih tinggi terkadang mengganggu pekerjaan yang harus diselesaikan. Buat keputusan secara sadar untuk memisahkan waktu kerja dari waktu pribadi. Hal ini bisa membuat lebih fokus bekerja dan dapat meminimalisir stres.

6. Kurangi akses email atau media sosial Mengurangi intensitas membuka email, chat atau media sosial pribadi cenderung membuat pikiran lebih fokus, tak perlu menanggapi masalah orang lain dan bersikaplah proaktif terhadap kebutuhan diri sendiri. Jika pekerjaan tidak menuntut untuk sering membuka email, cukup mengakses email maksimal tiga kali sehari, yakni pagi, siang dan sore hari.

7. Merawat diri Menyisihkan waktu untuk perawatan diri adalah suatu keharusan jika sering merasa stress dengan pekerjaan. Bisa juga melakukan beberapa aktivitas sederhana seperti memprioritaskan tidur, menyisihkan waktu untuk bersenang-senang, dan pastikan makan yang cukup sepanjang hari. Mulailah dengan meluangkan beberapa menit setiap hari untuk fokus menikmati aktivitas sederhana, baik itu berjalan kaki singkat di sekitar taman atau menghargai makanan di meja sendiri.

8. Lakukan Sesuatu yang Baru Work from home memungkinkan Anda mengatur waktu lebih eksibel. Bukan hanya kerja, sebenarnya Anda bisa melakukan banyak aktivitas seru lain di rumah. Cobalah mengerjakan sesuatu di luar zona nyaman. Misalnya memasak, berolahraga, atau menata kembali ruang di rumah yang berantakan.

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment