Koran Jakarta | September 24 2019
No Comments
Ekspansi Bisnis

Sunindo Bangun Pabrik Baru di Jateng

Sunindo Bangun Pabrik Baru di Jateng

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Perusahaan pembuat boneka, PT Sunindo Adipersada berencana membangun pabrik baru pada semester II-2020. Ekspansi pembangunan pabrik baru yang akan berlokasi di Jawa Tengah (Jateng) ini guna mendukung fasilitas produksi terbaru dalam memenuhi pasar ekspor.

CEO Sunindo Adipersada, Iwan Tjen, mengatakan rencana pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah tidak terlepas dari perkembangan bisnis mainan yang terus berkembang. Saat ini, Sunindo telah memiliki pabrik di Cileungsi, Jawa Barat, yang memproduksi mainan boneka dengan menggunakan teknologi canggih.

Kapasitas produksi pabrik di Cileungsi sangat bervariasi tergantung jenis bonekanya dan produksi dibagi ke dalam 40 jenis line, satu line boneka bisa diproduksi sebanyak 500 pieces ada juga yang mencapai ribuan pieces. “Karena permintaan ekspor yang cukup tinggi maka kami berencana menambah fasilitas produksi terbaru di Jawa Tengah,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (10/9).

Menurut Iwan, kondisi perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok juga menjadi peluang bagi Perseroan untuk meningkatkan porsi ekspor ke Amerika Serikat dan merebut pangsa pasar Tiongkok. Apalagi mulai 12 Desember 2019, Amerika Serikat akan menaikkan tarif bea masuk untuk produk mainan Tiongkok.

Untuk bahan baku pembuatan mainan, 50 persen berasal dari lokal dan 50 persen dari impor. Hasil produksi Perseroan sebesar 80 persen ditujukan ke pasar ekspor. Sisanya, 20 persen dilakukan ke pasar domestik. Untuk pasar ekspor paling utama adalah AS dan Eropa.

 

Rencanakan IPO

 

Selain membangun fasilitas produksi baru di Jawa Tengah, Sunindo juga berencana akan melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/ IPO). Perseroan berencana melakukan IPO di semester dua tahun depan. “Tahun depan merupakan tahun yang paling bersejarah bagi perusahaan kami karena bangun pabrik baru sekaligus berencana IPO,” kata dia.

Menurut Iwan, Sunindo juga menjadi satu satunya perusahaan mainan yang dipilih Kementerian Perindustrian dan menjadi pilot project untuk mengimplementasikan industri 4.0 dalam industri mainan, proses pendampingan sudah dilakukan Agustus 2019. 

 

yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment